13. Sandiwara Emiralda

Emiralda berdiri di tempatnya sambil tersenyum mengejek, 'mampuslah kau Kak, akan bagus kalau kau langsung mati hari ini!' ucap Emiralda dalam hati. 

Emiralda perlahan-lahan mundur dari tempat itu untuk meninggalkan toko obat itu, lebih baik mencari aman daripada membuat masalah dengan perempuan yang tidak bisa dihadapi sendirian itu. 

Sementara Lerina yang telah berdiri di hadapan Linda, ia kini berkata, "Jadi kau orangnya? Beraninya kau membuat dua orang tua sampai tidak habis sadarkan diri selama berhari-hari. Apakah keluargamu mengajarimu dengan baik? Cepat minta maaf padaku dan berikan sejumlah uang untuk biaya pengobatan kedua orang tuaku, maka aku akan membiarkan masalah ini dan tidak akan melaporkannya pada pengadilan desa supaya, atau kau mau diadili dan mendapatkan hukuman cambuk 100 kali!" 

Pelayan yang berdiri di dekat Linda sangat kesal dengan perempuan di hadapannya, dia dengan penuh amarah berkata, "beraninya kau berbicara seperti itu pada noda-muda kami?! Seharusnya hari itu orang tuamu bukan hanya diberikan tiga kali tamparan, tapi masing-masing 150 tamparan untuk setiap orang! Tapi Nona muda kami dengan murah hati menguranginya menjadi 3 kali tamparan saja untuk dua orang. Apa sekarang kau datang untuk menerima sisa tamparan itu?"

"A,, apa?" Tiba-tiba Lerina merasa ada yang aneh, dia berbalik untuk menatap adiknya, namun saat itu adiknya telah menghilang membuat Lerina menyadari sesuatu yang telah terjadi. 

Jangan-jangan Emiralda membohonginya?

"Tunggu, tapi kenapa ayah dan ibuku harus mendapatkan 150 tamparan?" Tanya Lerina. 

"Kenapa? Kenapa kau tidak tanyakan saja pada mereka? Atau pada perempuan yang baru saja pergi dari sini?! Jangan membuang-buang waktu nona muda kami, waktunya terlalu berharga untuk mendengar ocehanmu yang tidak jelas itu!" Pelayan Linda dengan cepat menarik Lerina keluar dari toko obat tersebut agar tidak mengotori udara di sekitar Linda. 

"Lepas!!! Lepaskan aku!" Lerina berteriak marah, dia tidak pernah diperlakukan dengan seburuk ini. 

Bruk!

Pelayan Linda mendorong tubuh Lerina ke tanah hingga membuat Emiralda yang bersembunyi di salah satu tokoh sambil mengintip kejadian tersebut langsung menahan tawanya. 

"Rasain kamu, kakak yang bodoh!' ucap Emiralda dalam hati merasa begitu senang namun dia masih sedikit tidak puas dengan kakaknya yang hanya diusir seperti itu saja. Dia berharap ada sesuatu yang lebih buruk yang menimpanya. 

Maka setelah melihat sekitarnya, ia melihat sebuah kereta kuda yang sedang melaju dari arah sebelah kanan, Emiralda dengan cepat memungut sebuah batu yang ada di bawah tanah dan melemparkan batu tersebut mengenai kuda yang menarik kereta. 

Buk!

Ihikk!!! Ihikkk!

Kuda itu dengan cepat mengamuk dan berjalan tak karuan hingga orang-orang dengan cepat berlari menghindarinya, tetapi Emiralda yang baru saja terjatuh ke tanah tidak menyadari kuda yang mendekat, perempuan itu meringis sambil memeriksa telapak tangannya yang terluka karena tergores oleh batu-batu di jalanan. 

"Minggir!" Teriak seorang pria saat melihat Lerina masih berada di tengah jalan dan kuda semakin mendekat. 

Lerina yang mendengar teriakan itu langsung menoleh ke arah orang berteriak dan betapa terkejutnya ia saat dia malah melihat seekor kuda yang sulit untuk dikendalikan. 

Lerina melototkan matanya, tubuhnya terasa kaku seolah-olah dia dipaku ke tanah, refleksinya terlalu lambat untuk bergerak menghindari kuda tersebut. 

Ihikkkkk!!

Drap! Drap!

"Akhhh!!!" Teriakan Lerina menggema di sepanjang jalanan setelah kakinya terinjak oleh kuda. 

Rasa sakit pada pergelangan kakinya begitu hebat dan dari pergelangan kakinya keluar darah yang langsung membasahi jalanan. 

Kuda itu pun berlalu seperti tidak terjadi apa-apa, namun Lerina meringis kesakitan di tempatnya memegangi kaki kanannya yang seperti ingin putus. 

"Astaga!" Seorang perempuan berlari ke arah Lerina dan dengan cepat membantu Lerina berdiri. 

Pada saat itu juga, Emiralda keluar dari tempat persembunyiannya lalu menghampiri kakaknya dengan wajah khawatir. 

"Kakak!" Emiralda meneteskan air matanya sambil melihat kaki kakaknya yang tampak terluka parah. 

Terpopuler

Comments

Mardelis

Mardelis

emiralda, betapa rendahnya kamu

2025-03-14

0

HERYATI HER

HERYATI HER

kena

2024-11-30

0

Retno Palupi

Retno Palupi

semoga emiralda mendapat karmanya segera

2024-10-15

0

lihat semua
Episodes
1 1. Ingatan yang kembali membawa kemampuan medis terbaik
2 2. Perempuan beruntung
3 3. Perempuan lusuh itu sangat cantik
4 4. Ingin menelannya bulat-bulat
5 5. Salah membawa obat
6 6. Penawaran diluar anggaran
7 7. Tamparan membuat geger otak
8 8. Tidak kembali modal
9 9. Pengobatan Alaska berjalan lancar
10 10. Anak kepala desa mesum
11 11. Anak kepala desa dipermalukan
12 12. Perempuan yang melukai ayah dan ibu
13 13. Sandiwara Emiralda
14 14. Doni, si pria beristri banyak
15 15. Menolak pinangan Doni
16 16. Pengembara yang tinggal di sebelah timur desa
17 17. Kereta kuda milik Alaska
18 18. Linda dipanggil Alaska
19 19. Sogokan
20 20. Semua orang akan mendapat giliran merasakan sakit
21 21. Hendak memanfaatkan kesempatan
22 22. Tamu di pavilium
23 23. Perempuan tak tahu malu
24 24. Alaska menyimpan sebuah permintaan
25 25. Perjanjian dengan Robinson
26 26. Keributan di pagi hari
27 27. Sangat direndahkan
28 28. Maju salah, mundur salah
29 29. Hukuman untuk semua orang
30 30. Perintah menyelidiki asal usul Linda
31 31. Linda bertemu kenalan lama
32 32. Bunga dari keluarga Gintara
33 33. Suara yang menyusahkan
34 34. Sandiwara
35 35. Tidak ada hubungan khusus dengn Alaska
36 36. Penyelidikan identitas Linda
37 37. Hadiah iseng yang menggemparkan
38 38. Pria asing yang mengirim hadiah
39 39. Sang cucu kembali ke keluarga Amanta
40 40. Mengatur perjodohan
41 41. Restoran mengalami kerusakan.
42 42. Tiba di restoran
43 43. Bertemu Bunga di restoran
44 44. Perempuan muda yang tak berpengalaman menghina masakan juru masak
45 45. Bertaruh untuk juru masak atau Linda
46 46. Makanan yang enak itu masakan Linda
47 46. Terkejut berkali-kali
48 48. Identitas Linda
49 49. Menyembunyikan kerapuhan
50 50. Undangan pertunangan
51 51. Akhirnya seseorang datang
52 52. Alaska mengikuti kencan buta
53 53. Memutuskan untuk tidak lari lagi
54 54. Tidak nyaman
55 55. Dokumen dari sang nenek
56 56. Meninggalkan keluarga Gintara
57 57. Nona muda kembali membawa seorang pria
58 48. Keputusan untuk menikah
59 59. Masalah dokumen
60 60. Laporan
61 61. Hamil
62 62. Hasil diagnosa tabib
63 63. Mega Pingsan
64 64. Surat dari ibukota
65 65. Kembali ke ibukota
66 66. Hadiah yang menyentuh hati
67 67. Aksi protes
68 68. Keputusan Nyonya Besar
69 69. Harus meninggalkan kediaman Genandra
70 70. Segera meninggalkan ibu kota
71 71. Rencana untuk kembali ke ibu kota
72 72. Lempari dengan batu
73 73. Dibawa ke pengadilan
74 74.
75 75. Menghina keluarga kerajaan
76 76. Hukuman mati
77 77. The End
Episodes

Updated 77 Episodes

1
1. Ingatan yang kembali membawa kemampuan medis terbaik
2
2. Perempuan beruntung
3
3. Perempuan lusuh itu sangat cantik
4
4. Ingin menelannya bulat-bulat
5
5. Salah membawa obat
6
6. Penawaran diluar anggaran
7
7. Tamparan membuat geger otak
8
8. Tidak kembali modal
9
9. Pengobatan Alaska berjalan lancar
10
10. Anak kepala desa mesum
11
11. Anak kepala desa dipermalukan
12
12. Perempuan yang melukai ayah dan ibu
13
13. Sandiwara Emiralda
14
14. Doni, si pria beristri banyak
15
15. Menolak pinangan Doni
16
16. Pengembara yang tinggal di sebelah timur desa
17
17. Kereta kuda milik Alaska
18
18. Linda dipanggil Alaska
19
19. Sogokan
20
20. Semua orang akan mendapat giliran merasakan sakit
21
21. Hendak memanfaatkan kesempatan
22
22. Tamu di pavilium
23
23. Perempuan tak tahu malu
24
24. Alaska menyimpan sebuah permintaan
25
25. Perjanjian dengan Robinson
26
26. Keributan di pagi hari
27
27. Sangat direndahkan
28
28. Maju salah, mundur salah
29
29. Hukuman untuk semua orang
30
30. Perintah menyelidiki asal usul Linda
31
31. Linda bertemu kenalan lama
32
32. Bunga dari keluarga Gintara
33
33. Suara yang menyusahkan
34
34. Sandiwara
35
35. Tidak ada hubungan khusus dengn Alaska
36
36. Penyelidikan identitas Linda
37
37. Hadiah iseng yang menggemparkan
38
38. Pria asing yang mengirim hadiah
39
39. Sang cucu kembali ke keluarga Amanta
40
40. Mengatur perjodohan
41
41. Restoran mengalami kerusakan.
42
42. Tiba di restoran
43
43. Bertemu Bunga di restoran
44
44. Perempuan muda yang tak berpengalaman menghina masakan juru masak
45
45. Bertaruh untuk juru masak atau Linda
46
46. Makanan yang enak itu masakan Linda
47
46. Terkejut berkali-kali
48
48. Identitas Linda
49
49. Menyembunyikan kerapuhan
50
50. Undangan pertunangan
51
51. Akhirnya seseorang datang
52
52. Alaska mengikuti kencan buta
53
53. Memutuskan untuk tidak lari lagi
54
54. Tidak nyaman
55
55. Dokumen dari sang nenek
56
56. Meninggalkan keluarga Gintara
57
57. Nona muda kembali membawa seorang pria
58
48. Keputusan untuk menikah
59
59. Masalah dokumen
60
60. Laporan
61
61. Hamil
62
62. Hasil diagnosa tabib
63
63. Mega Pingsan
64
64. Surat dari ibukota
65
65. Kembali ke ibukota
66
66. Hadiah yang menyentuh hati
67
67. Aksi protes
68
68. Keputusan Nyonya Besar
69
69. Harus meninggalkan kediaman Genandra
70
70. Segera meninggalkan ibu kota
71
71. Rencana untuk kembali ke ibu kota
72
72. Lempari dengan batu
73
73. Dibawa ke pengadilan
74
74.
75
75. Menghina keluarga kerajaan
76
76. Hukuman mati
77
77. The End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!