Valen dan Jovian menghabiskan waktu ditaman kampus, bercerita tentang masa kecilnya, dimana mereka sering bermain dan bercanda ria
Saat waktunya pulang kampus tiba Marvin, Adrian, Berlian dan Alena menghampiri Valen dan Jovian
"Lu berdua, beduaan mulu, awas loh yang ketiga ntar setan." Ucap Adrian
"Elu tuh setannya, ganggu orang pacaran lu." Kesal Jovian
"Wah wah udah ada yang jadian nih kayaknya." Ucap Berlian menyenggol lengan Valen
"Iya." Jawab Valen yang sedikit malu
"Lu juga baru jadian." Ucap Marvin melirik Adrian
"WHUT?!" Kaget Jovian dan Valen
"Wah gercep juga lu, kapan? sama siapa?." Tanya Jovian beruntun
"Tadi dikelas, ama Berlian lah, siapa lagi, mau ama kutub kek Alena." Jawab Adrian yang mengejek Alena, yang hanya ditatap datar oleh Alena
"Wah wah, kita nggak jomblo dong," ucap Valen merangkul pundak Berlian "eh kalian tau nggak, ternyata Jovian salah satu temen kita waktu kecil." Imbuhnya
"Beneran?" tanya Berlian tak percaya "anak siapa? Tante Abila Abraham atau Tante Salsa Maheswara atau Tante A..." Belum Berlian menyelesaikan kata terakhirnya sudah dipotong terlebih dahulu oleh Jovian
"Abila." Jawab Jovian
"Loh Yang, kamu tau Mama aku?." Tanya Adrian
"Siapa?." Tanya Berlian
"Salsa Maheswara, Papa aku Gavin Gavriel." Terang Adrian
"Benarkah?!." Kaget Berlian
"Iya, beneran."
"Wah kita teman kecil yang terpisahkan sekarang bersama tanpa sengaja, eh udah jadi pacar." Ucap Jovian
"Iya, kenapa gw baru nyadarnya sekarang ya." Ucap Adrian menimpali
"Tapi sayangnya masih kurang satu lagi." Ucap Jovian
"Iya, kita dulu bertiga." Ucap Adrian
"Benar apa kata hatiku, kemungkinan Marvin adalah orang yang selama ini ditunggu oleh Alena." Ucap Valen dalam hati sambil melihat Alena dan Marvin secara bergantian
"Tapi kita belum tau orang tua Marvin." Ucap Belian yang tiba tiba penasaran
"Kita aja yang udah sahabatan 4 tahun belum pernah tau orang tua Marvin." Ucap Adrian
"Kasih tau ding Vin." Bujuk Jovian
"Iya, siapa? siapa tau kita juga temen waktu kecil." Imbuh Valen
"Marvin El...." Belum Marvin menyelesaikan ucapannya, tiba tiba telepon Alena berdering menunjukkan nomor Azka sang Momy
Tanpa berfikir panjang Alena langsung mengangkatnya, tapi sebelum itu ia agak sedikit menjauh agar tak didengar oleh Marvin dkk, karna baginya mereka masih orang luar yang menyelinap masuk dalam kesehariannya
"Ya, Mom."
"Kamu pulang sekarang kemansion utama." Suruh Azka disebrang sana (Mansion utama adalah mansion yang ditempati oleh Abraham)
"Kenapa kemansion utama? ada masalah apa?."
"Tidak usah banyak tanya, sekarang kamu kemansion utama, nanti Momy jelasin, sendiri saja." Ucap Azka tegas disebrang sana lalu mematikan panggilannya sepihak
"Untung Momy gw." Gumamnya berjalan kembali kearah yang lain
"Siapa yang nelfon?." Tanya Berlian kepo
"Momy." Jawab Alena
"Ngapain?." Tanya Berlian kepo maksimal
"Kaga usah banyak nanya, gw kemansion utama." Ucap Alena langsung pergi
"Ada apa dengannya?." Batin Marvin bertanya tanya
"Elah tuh anak gitu amat ditanya." Kesal Berlian
"Udah biarin aja, mungkin ada urusan sama Momy." Ucap Valen
"Momy?." Tanya Jovian
"Iya kita manggil orang tua Alena itu Momy, Dady." Jelas Valen
Sedangkan Jovian hanya ber oh ria
"Yaudah kita langsung balik aja." Ajak Adrian
"Hmmm." Dehem semuanya langsung kemobil masing masing
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
~BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPA👆
SEE YOU NEXT EPISODE 😉
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIAN💕💕
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments
Imam Sutoto Suro
nice story thor lanjutkan
2022-12-18
0
Yuni Verro
knp yah
2022-05-02
0
Nurhalimah Al Dwii Pratama
semoga ktauan manya Marvin main
2021-03-05
1