Malam harinya Alena dkk bersiap siap dan untuk kearena balap
"Gimana udah?." Tanya Valen memastikan
"Udah gw." Jawab Berlian
Sedangkan Alena langsung berjalan terlebih dahulu dan masuk kedalam mobil kesayangannya tanpa menunggu Berlian dan Valen lagi
"Yah ditinggal kan kita." Kesal Valen
"Udah ayo buru, jangan banyak cing cong lu." Ucap Berlian langsung berjalan duluan
Valen dan Berlian langsung menyusul Alena yang sudah melaju dengan kecepatan penuhnya
Saat sudah sampai diarena balap Alena dkk langsung turun dengan gaya cool dan bueutynya mengacuhkan sorakan yang bergemuruh untuknya, karna itu juga sudah banyak didengarnya
Sari kejauhan berdiri 3 lelaki yang memandang Alena dkk
"Itu si Berlian kan." Ucap Adrian menunjuk Berlian yang berdiri disaming kanan Alena, sontak Jovian dan Marvin mengakihkan pandangan mereka pada Alena dkk
"Eh itu si Valen, juga ada." Ucap Jovian
"Lu suka ya ama, Valen." Ucap Adrian dengan nada mengintrogasi andalannya
"Eh.. i.. iya kayaknya." Jawab Jovian gugup
"Untung si Valen, awas aja lu kalo sampe Berlian." Ucap Adrian terang terangan menyatakan bahwa ia menyukai Berlian
"Iyeh, elah sapa juga yang mau jadi penghalang hubungan orang, orang gw bukan pelakor," ucap Jovian "KU MENANGIS MEMBAYANGKAN." Imbuh Jovian menyanyi dengan suara falsnya yang langsung dibekap oleh Marvin
"Diem, atau lidah lu gw cincang." Ancam Marvin dengan tatapan tajam, yang langsung membuat Jovian bungkam
"Yok lah, kita samperin." Ajak Adrian
"Ayok." Jawab Jovian semangat
Mereka bertiga langsung mendekat kearah Alena dkk yang tengah berdiri, bersandar dengan santai disisih mobilnya
"Ketemu lagi kita." Sapa Adrian sok akrab
"Wahhh iya, dan sayangnya gw nggak notice kalo ada lu." Ucap Berlian acuh dengan nada mengejek, yang langsung membuat Adrian terdiam karna malu dibuatnya
"Kalian balapan?." Tanya Jovian
"Heh buta mata lu, orang diarena balap ya balapan, mana ada diarena balap mau nyate." Balas Valen dengan ngegas dan gaya savegenya
"Ya maap Neng, kan cuman basa basi." Ucap Jovian
"Hadeh bakal susah nih kayaknya buat deketin dia, baru disapa udah di gas gw, mana kaga ada remnya lagi." Ucap Jovian dalam hati
"Kaga usah ngomong sama arwah lu." Ucap Valen tanpa melihat Jovian
"Eh kaga." Elak Jovian
"Ok sekarang kita udah siapin lawan yang cukup handal buat Queen Racing kita, kita langsung mulai aja balapannya." Ucap salah satu orang diarena
(Bisa dibilang kayak pemandu acara atau panitia acaranya gitu, kalo di dunia balap kaga tau namanya, jadi mon maap)
"Dia Queen Racing, sungguh bayak yang ingin ku ketahui dari dirimu." Batin Marvin yang sudah merasa tertarik pada Alena
Prok prok prok prok
Bunyi tepukan tangan para penonton bergemuruh menyoraki Alena dan menyemangatinya
Alena yang belum tahu siapa lawannyapun menunggu hingga sang lawan berdiri ditengah tengah, dan disaat itu juga Marvin maju dengan gaya coolnya
"Dia? hmmm not bad." Batin Alena yang melihat Marvin maju mendekatinya ditengah tengah arena
"Taruhan?." Tanya Marvin
"Hmmm." Dehem Alena pertanda 'Iya'
"Kalo gw menang, lu bakal jadi temen gw, dan kalo lu menang lu boleh minta apapun dari gw." Ucap Marvin
"Hmm, ok." Jawab Alena
"Ok Queen sudah siap?." Tanya si pemandu dan diangguki Alena, Alena langsung masuk dalam mobilnya
"Kau sudah siap?." Tanyanya Marvin, tanpa Menjawab Marvin langsung masuk dalam mobilnya
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
~BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPA👆
SEE YOU NEXT EPISODE 😉
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIAN💕💕
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments
Imam Sutoto Suro
wooow keren banget lanjutkan thor
2022-12-18
0
Yuni Verro
gak beda jauh dari emaknya
2022-04-28
0
BINTANG PENGHACUR
wah awalnya gak menarik tapi kok gw baca terus ya hhhh🤦
2021-12-13
0