Setelah makan malam Alena dkk langsung masuk kedalam kamar masing masing, Alena membuka jendela balkon kamarnya dan duduk dibalkon kamarnya dengan memperhatikan pergelangan tangannya yang terdapat gelang pemberian Buudynya itu
"Buddy, Chubby udah nunggu lama loh." Keluh Alena memegang pergelangan tangannya
Tanpa ia sadari ada sesosok laki laki yang memandangnya lewat jendela kamarnya, siapa lagi kalau bukan Marvin
"Kenapa dia terlihat sedih." Gumamnya memperhatikan Alena
"Dan apa yang ditangannya, kenapa dia memegangi tangannya terus menerus." Gumamnya lagi memperhatikan tangan Alena, namun ia tak dapat melihat apa yang ada ditangan Alena
"Lah kenapa gw perduli ama dia? gw aja masih belum nemuin Chubby gw, jangan sampe gw ngingkarin janji gw." Gumam Marvin mengingat janjinya dimasa kecil lalu menutup gorden jendelanya dan pergi tidur
Alena merasa bahwa hanwa sudah semakin dingin, ia langsung masuk dalam kamarnya dan menutup jendela balkonnya bersiap tidur
Pagi harinya seperti hari hari biasanya Alena dkk pergi kekampus, namun bedanya kali ini mereka berangkat beriringan dengan Marvin dkk
Saat sampai dikampus semua Mahasiswa hiteris karna menduga Alena dkk dan Marvin dkk mempunyai suatu hubungan karna berangkat bareng
"Wahhh itu Queen kita."
"Bareng sama anak baru yang kemarin itu."
"Atau jangan jangan mereka punya hubungan special."
"Harus diabadiin nih."
Gumam para Mahasiswa memotret Alena dkk dan Marvin dkk saat turun dari mobil
Alena yang memakai kaca mata langsung membuka kacamatanya dan berucap
"Hapus semua foto." Ucap Alena lantang lalu berjalan kearah kelas diikuti Berlian dan Valen
Sontak semua Mahasiswa yang mengambil foto mereka langsung menghapus fotonya takut jika Alena dkk marah
Sedangkan Marvin dkk dibuat bingung dengan apa yang terjadi
"Kenapa sih pada tuh orang orang, perasaan dikampus kita dulu kaga pernah kita kek gini." Bingung Adrian
"Kaga tau gw, berasa idol k-pop gw." Ucap Jovian dengan kepedean yang sudah mendarah daging
"Menurut lu kenapa?." Tanya Adrian menyenggol lengan Marvin, namun tak ada jawaban dari Marvin melainkan Marvin yang langsung berjalan duluan meninggalkan Adrian dan Jovian
"Woy tungguin napa." Teriak Jovian mengejar Marvin
"Kebiasaan tuh bocah, kaga pernah nungguin orang." Kesal Adrian yang juga langsung menyusul Marvin
Saat masuk kekelas mereka tidak menemukan Alena dkk
"Lah mereka bertiga kemana? bukannya tadi udah masuk duluan yah." Ucap Adrian bertanya tanya
"Ada yang tau Alena dkk kemana nggak?." Tanya Jovian kesemua Mahasiswa yang ada dikelas, namun saat ditanya mereka enggan menjawab, dan malah menunduk takut
"Lah kenapa pada diem." Batin Marvin tak mengerti
"Kemana?," tanya Adrian "kaga usah takut, kita pacarnya." Ucap Adrian ngasal agar mendapat jawaban yang diinginkan
"Itu anu... mereka biasanya ada di roftop." Jawab salah satu Mahasiswa yang berada dibekang
"Ok thanks." Ucap Adrian langsung menarik tangan Jovian dan Marvin paksa
"Nagapin narik narik gw." Protes Marvin, namun tak dihiraukan oleh Adrian, Adrian terus menarik tangan Marvin dan Jovian hingga keroftop
Diroftop mereka melihat Alena dkk yang sedang Duduk santai dengan memainkan game dengan posisi Alena yang rebahan
Marvin dkk mulanya tidak berani dan bersembunyi dibalik meja yang ada diroftop
"Lu ngapain ngajak kita kemari?." Tanya Jovian pada Adrian yang asik melihat Berlian
"Husttttt diem jangan berisik ntar ketauhan." Ucap Adrian dengan suara pelan
"Gila." Gumam Marvin yang hanya bisa pasrah dengan kelakuan temannya ini, mamun matanya tertuju pada Alena
"Cantik juga." Batin Marvin tanpa sadar
Alena yang sadar seperti ada yang mengintainya, ia diam diam melirik arah meja dimana ada Marvin dkk yang sedang bersembunyi, ia merogoh sakunya dan melemparkan pisau lipatnya hingga menancap dan menembus meja persembunyian Marvin dkk
Berlian dan Valen langsung melirik apa yang dilakulan Alena, namun mereka langsung terfokus pada kegiatan mabarnya itu
"Keluar!." Perintah Alena yang masih fokus pada gamenya
"Yahhh ketahuan." Kesal Adrian
"Lu sih." Ucap Jovian menyalahkan
"Kok gw, lu yang dari tadi brisik." Elak Adrian
"Lu kali." Elak Jovian lagi
"Keluar!." Bentak Alena lagi
Sontak Marvin dkk langsung keluar ketakutan, tapi berbeda dengan Marvin yang hanya memasang muka datar dan dinginnya sambil berjalan mendekat kearah Alena dkk
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
~BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPA👆
SEE YOU NEXT EPISODE 😉
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIAN💕💕
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments
Imam Sutoto Suro
top deh lanjut thor
2022-12-18
0
Yuni Verro
smngt thor
2022-04-28
0
BINTANG PENGHACUR
kayaknya seru kalau Marvin bisa ngalahin tuh anak dengan kekuatan
2021-12-13
0