episode 17~~MPBB

"Apa maksud tuan? Tolong bicara yang benar."

Edgar tidak menjawab apa-apa,dia malah tersenyum tipis lalu merangkak naik keatas kasur menghampiriku,aku yang panik mencoba menjauh,namun dengan cepat dia meraih pergelangan kaki ku dan menarik ku ke arah nya dengan keras....

Swoosssss

"Dari dulu sudah kubilang,kamu hanya akan menjadi milik ku Siera ku,dan aku akan menghajar siapa pun yang berani menyentuh mu,dan semua tubuh mu ini hanya milik ku seorang."Bisik Edgar penuh penekanan.

Lalu dia mulai membenamkan wajah nya di leherku,dan mulai menciumku dengan nafas memburu,aku yang sedang kebingunan mencoba mengingat kembali,siapa saja yang pernah ku temui di masa kecil ku,dan sekarang,tak lama serpihan ingatan bermunculan seperti video yang di putar kembali....

"Di-dia,tidak mungkin,dia tidak mungkin anak kecil yang suka marah-marah,dan menghajar orang karna mereka bicara dengan ku,atau tak sengaja mengajak ku date."Batinku berkaca-kaca.

"Angry bird ku."

Yah itu adalah nama yang ku berikan kepada kekasih masa kecil ku yang suka marah-marah,tapi aku tidak menyangka dia sekarang berada di hadapanku,lebih tepat nya aku di bawa kungkungan nya....

"Kamu sudah mengingat nya?"

Aku tidak menjawab apa-apa,perlahan aku mengangkat kedua lengan ku dan merangkul nya dengan erat,karna jujur saja,setiap detik,setiap jam,aku sangat merindukan sosok yang selalu menghiasi hariku di saat aku diselimuti kesedihan,walaupun dia suka marah-marah,tapi sisi lembut yang dia miliki Edgar,tidak pernah ku temukan dari pria mana pun....

"Kau jahat,ka-kau,huwaaaaa." tangisku pecah saat itu juga,yang membuat Edgar kaget dan menatapku dengan panik.

"Sayang,maafkan aku,apakah aku menyakitimu?"

Edgar pun turun dari atas kasur,lalu menarik ku bangun dan memeluk dengan erat,dia pasti tau betapa aku sangat merindukan nya,namun entah mengapa,pikiranku malah dialihkan oleh pelukan yang tadi di lakukan oleh wanita itu,dengan cepat aku melepaskan pelukan nya,lalu meraih rambut Edgar....

Grepppp

"Kau! Kau berani membiarkan dia memeluk mu."

"Aduh sayang...maaf tadi aku telat untuk mendorong nya menjauh,maafkan aku."Ringis Edgar sambil mencoba melepaskan diri dariku.

Aku yang sudah di selimuti emosi,tidak menghiraukan ringisan nya,malah aku menambahkan kekuatan jambakan ku,dan menarik rambutnya dengan keras....

"Kau tau betapa aku sangat merindukan mu,kau tega Angry bird,kau sudah berada di hadapanku,tapi kamu tidak mau memberi tahu ku."

Bukan nya marah,Edgar malah menarik ku ke arah nya,dan kembali memeluk dalam posisi tangan ku masih setia menarik rambutnya....

"Maafkan aku,aku sebenarnya ingin memberitahumu,tapi pria sial yang bernama Jack itu selalu menghalangku."Jelas Edgar dengan lembut.

Aku pun perlahan melepaskan tanganku dari rambut Edgar,dan membalas pelukan nya tak kalah erat,tak lama Edgar melepaskan pelukan,kemudian meraih bibirku dan menciumku dengan panas,aku yang sudah lama merindukan sosok kekasih masa kecil ku itu pun,ikut membalas ciuman yang tak kalah panas....

Ciuman kami pun semaking lama,semaking mendalam,Edgar menuntun ku keatas kasur,lalu merebahkan ku disana tampa melepaskan tautan bibir,perlahan ciuman Edgar perlahan turun ke leher ku,dan aku bisa merasakan dia pasti meningalkan banyak bekas merah disana....

"Siera ku."Panggil Edgar dengan suara berat sambil membuka kancing baju ku satu persatu.

Aku tidak menjawab apa-apa,karna saat ini pirikanku kosong,dan yang kuinginkan adalah melepaskan kerinduan yang selama ini ku tahan selama bertahun-tahun lama nya,dan aku memejamkan mataku saat Edgar melumat pucuk melonku yang berwarna pink seperti bayi kelaparan....

"Ugh...Angry bird."Desahku sambil meremas rambut Edgar saat dia secara bergantian melumat kedua pucuk melonku.

Dan ciuman itu pun kembali berlanjut dan turun kebawa,dan aku bisa merasakan dia sedang membuka kancing celanaku,yang membuat seluruh tubuhku gemetar takut....

"apakah aku akan melepaskan sesuatu yang selama ini ku jaga sepenuh hati."batinku menimbangi keinginanku saat ini.

Tampa kusadari,air mataku pun mengalir turun tampa atas izin ku,dan kini celana ku pun berhasil di loloskan oleh Edgar,dan dia kembali membenamkan wajah nya di bawa sana yang membuat seluruh tubuhku terasa panas dan darahku mengalir dengan cepat,ini baru pertama kali nya aku merasakan sensasi yang amat aneh menurutku....

"Aahh." suara aneh itu meluncur begitu saja dari bibirku,yang membuatku dengan cepat menutup bibirku.

Kegiatan panas itu terus di lanjutkan oleh Edgar,dan sampai akhirnya aku merasakan sesuatu yang keluar dari tubuhku,dan membuat ku lemas....

"Aakkhhhh...aahhh...aaahhh."

"Sayang,kamu sudah berhasil meraih pelepasan pertamu."Ucap Edgar bangkit dari posisi nya dan memeluk ku yang adalam keadaan polos.

"Aku mohon,jangan bicara lagi."

Aku merasa malu dan menutup wajahku dengan kedua tangan ku,dan aku bisa mendengar suara tertawa kecil yang di lakukan oleh Edgar,itu membuatku semaking malu tak karuan....

Terpopuler

Comments

Dewi Oktavia

Dewi Oktavia

y ampun, sudah merasakan dan menyadari y tapi synk ko cepat,,, jangan dulu 😁

2024-08-16

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!