...Chapter 09 | Menyelamatkan Sang Adik...
...#Kota Gefennia. 22 July 2045, 13:00....
Setelah beberapa lama, aku mendiami dan hidup di dunia game ini. Kini, aku tiba di kota keempat.
Setibanya di kota ini, jarang sekali para pemain yang ada mendiami kota ini dan mungkin sama seperti di kota Himetsu.
Saat aku bertanya beberapa NPC, kota Gefennia ini juga di kenal sebagai kota suci yang mana di kota ini juga tempat untuk para pendeta dan ksatria suci melakukan ujian dan pelatihan sihir penyembuhan.
Memahami itu, mungkin kota ini cocok untuk ku menjadi Raja didalam nya bahkan aku memiliki skill tertinggi dalam sihir penyembuhan.
Ditengah aku berjalan melamun, tiba-tiba ada seseorang datang dan menabrak ku dari samping namun, saat dia ingin jatuh aku sontak menahannya dengan memegang kedua bahunya. Lalu, aku melihat sosok wanita yang berambut putih dengan pakaian ksatria dan dia NPC.
Dan, kami pun saling menatap dan saat menatap nya, sesaat didalam benak, aku melihat gambaran sosok wanita yang ada di depan ini dan seperti pernah mengenalnya.
"Maaf, saya terburu-buru hingga menabrak anda," ucap wanita yang membuat ku tersadar dari lamunan.
Mendengar itu, aku sontak melepaskan tangan dari kedua bahunya.
"Aku juga minta maaf dan kenapa nona terburu-buru?"
Sesaat kemudian, wanita itu teringat sesuatu dan mengambil sebuah foto dari sakunya,
"Oh, iya, Tuan. Apakah anda pernah melihat adik saya? Dia bernama Lethicia Vin Zen Beberapa jam yang lalu, dia ingin mencari sesuatu di pemakaman tua namun, sampai saat ini belum kembali. Saya khawatir karena nya," ucap wanita berpakaian ksatria.
Saat mendengar nama Lethicia, aku teringat akan sesuatu namun, masih sangat kabur dan nama itu tidak asing.
Dan, seusai NPC menyelesaikan ucapannya pesan pemberitahuan pun datang yang mana suara itu menyadarkan lamunan ku.
...Ding!...
...[Misi Fate: Temukan Lethicia Vin Zen!]...
Melihat itu, aku pun menerima misi tersebut.
"Baiklah, Nona. Aku akan membantu mencari adik mu."
Mendengar ucapan ku itu Nona ksatria itu sontak senang. "Benarkah? Terimakasih, Tuan!"
Aku pun menjawabnya dengan anggukan kepala. "Iya, sama-sama."
"Tuan, salam kenal! Saya Lilia Vin Zen. Mohon kerjasamanya!" ucap Lilia seraya menundukkan kepalanya.
"Aku Kazuya. Salam kenal juga!"
Sama seperti adiknya, disaat aku mendengar nama Lilia. Aku merasa sudah pernah bertemu dengan nya. Namun, aku pun memutuskan mengabaikan itu dan fokus menjalankan misi.
Setelah saling berkenalan, aku dan Lilia pergi ke makam tua. Lalu, setibanya disana banyak monster serangga yang menutupi makam seperti Killer Bee, Demon Beetle dan beberapa monster lainnya.
Saat tiba disana , Lilia terlihat seperti gemetar tapi setelah mengambil nafas dalam-dalam dia membulatkan tekad untuk menerjang serangga itu kedalam makam.
"Saya yakin Lethicia ada didalam!" seru Lilia seraya melangkah ke dalam makam.
Melihat tekad yang kuat dari nya, aku pun menghentikan.
"Lilia, tunggu!" ucap ku seraya memegang tangan dan menahan langkah Lilia.
Lilia yang menyadari itu, dia sontak menoleh kearah ku.
"Ada apa, Kazuya -Kun?" tanya Lilia.
"Biar aku yang hadapi!"
Saat aku mengatakan itu, Lilia menghentikan langkah dan menurunkan tangan dari pedang. Sedangkan, aku melangkah ke depan melewati Lilia.
"Apakah Kazuya -Kun, bisa melawan nya?" tanya ragu Lilia.
"Tenang saja, aku seorang samurai dan Shinobi yang kuat."
Dan, itulah ucapan ku yang mana setelah membulatkan tekad untuk menjadi samurai sekaligus Shinobi meski sebenarnya aku bisa semua profesi namun, kedepannya akan sangat merepotkan jika seorang ahli pedang bisa mengunakan sihir apalagi sihir penyembuhan. Menghindari hal itu, aku pun membuat profesi ku sendiri yaitu Shinobi.
Disaat sudah berada di pintu gerbang, aku sontak mengeluarkan jimat dari sihir penyimpanan dan dengan gaya keren ninja aku memegang jimat dan merapalkan sihir yang ada di jimat tersebut.
"Fire Manipulation."
Sesaat kemudian, muncul lingkaran sihir merah didekat tangan dan sosok naga Asia berbadan kan api keluar dari lingkaran lalu membakar semua monster yang ada di makam tua.
Setelah semua monster terbakar, terlihat lah seorang wanita berpakaian pendeta yang memiliki rambut pirang panjang dibawah pohon yang cukup besar dan aku yakin, dia adalah Lethicia.
Lilia yang melihat Lethicia sontak tersenyum lebar.
"Lethicia!" seru Lilia seraya berlari kearah adik nya tersebut.
Lethicia yang melihat Lilia, dia sontak tersenyum lebar dan berlari kearah Lilia.
Setelah itu, mereka pun saling berpelukan dan menitihkan air mata.
Melihat itu, aku pun menghampiri mereka.
"Nona-nona, lebih baik kita pergi dari sini sebelum monster yang lain datang!"
Mendengar ucapan ku, Lilia dan Lethicia melepaskan pelukannya. Setelah itu, mereka menjawab ku dengan anggukan kepala.
Setelah sepakat dengan hal itu, aku pun mengunakan sihir gate yang mana juga sihir ini ku aktifkan dengan jimat.
Dan, kami pun tiba di kota Gefennia dalam sekejap mata.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
Wanderer Writer
Diantara Para NPC Yang Kuat, Aku lah NPC Yang Terpilih. Nah I'd Win😎🤞
2024-08-14
0