...Raid Mission: Black Demon Cat....
Raid Mission adalah sebuah misi yang diperuntukan untuk banyak orang atau misi dengan persyaratan minimal 10 pemain yang terlibat.
Semua itu dibutuhkan karena Raid Mission memiliki musuh Boss dengan tingkat kesulitan yang tinggi dengan banyak anak buahnya yang menjaga nya. Maka dari itu, dalam menjalankan Raid Mission dibutuhkan kerja sama yang Solid.
...# Kota Awal (S2). 28 July 2045, 01:00....
Saat ini aku sedang berada di hall kota awal menunggu kedatangan Cena. Ditengah itu, aku melihat sekeliling kota yang mana pada saat itu kota sangat lah ramai dan aku tidak tahu penyebab nya.
Sesaat kemudian, aku mendengar suara Cena.
"Kak Kazuya!"
Mendengar itu, aku sontak menoleh kearah sumber suara yang mana terlihat Cena sedang berlari kearah ku dengan melambai tangan.
Aku pun memberikan respon dengan lambaian tangan dan senyuman juga.
Lalu, Cena pun berhenti didekat ku.
"Maaf, kak. Aku terlambat."
"Tidak, aku juga baru datang. Jadi, kamu ingin meminta bantuan apa?"
"Bantu aku mengalah bos Raid misi!" pinta Cena dengan tangan memohon.
Mendengar itu, aku pun menduga sesuatu.
"Mungkin kah para pemain disini memiliki tujuan yang sama?"
“Benar, aku dan lainnya akan menjalankan misi Raid. Jadi aku harap, kak Alice membantuku! Aku mohon!”
"Baiklah, aku akan membantu mu. Jadi, undang aku di party mu!"
"Oke, kak."
Cena pun langsung membuka menu pertemanan dan mengirimkan undangan kepada ku.
...Ding!...
...[Anda mendapatkan undangan party group dari Cena. Apakah anda terima? Iya / Tidak.]...
Aku pun memilih [Iya] dan pemberitahuan baru terbuka.
...Ding!...
...[Anda telah berhasil bergabung di Party Cena.]...
Seusai pemberitahuan itu, nama dan garis HP serta MP Cena terlihat di atas kiri pandangan ku.
“Sekarang bagaimana persiapanmu?”
“Hah? Persiapan? Itu … hehe,” ucap Cena dengan tawa kecil.
“Jangan bilang kamu belum ada persiapan!”
“Hehe … maaf,” ucap Cena yang menggarukkan kepalanya.
“Kamu tuh ya ...”
Setelah itu, aku pun membuka menu penyimpanan. Lalu, aku mengirimkan beberapa potion yang cukup banyak kepada Cena.
Saat Cena melihat potion yang begitu banyak untuk ukurannya, dia pun terkejut.
“Kak Kazuya, ini benar-benar untuk ku!”
“Iya, aku tidak ingin anggota party ku mati."
“Aku akan berusaha sebaik mungkin,” ucap Cena dengan penuh semangat.
Beberapa saat kemudian, seorang pemain berkarakter pria pun berjalan ke tengah panggung dan karakter itu dikenal oleh Cena. Setibanya di tengah panggung, dia pun berdiri dan memberikan pidato nya.
“Hadirin sekalian! Aku Diablo, berlevel 14 dan berkelas swordman serta Ketua dari Guild Hanabi. Salam kenal!”
Cena yang melihat Diablo membuat dirinya sedikit kesal.
“Cihh … kenapa harus dia disini?” gumam Cena.
Mendengar itu, aku sedikit bingung.
“Hah?"
“Ehh, semua para pemain TFL. Terima kasih telah menerima undanganku untuk melakukan misi Raid. Seperti yang kalian ketahui bahwa dua hari yang lalu, sebuah misi raid muncul di Guild petualang yaitu penyerangan dari kelompok besar demon yang yang dipimpin oleh salah satu penjaga istana Raja Iblis, Black Cat Demon.”
Beberapa pemain menjadi merasa bersemangat dan mempertajam matanya mereka untuk mendengarkan dengan seksama dan Diablo pun melanjutkan kembali pidato.
“Seperti yang kalian ketahui dari para beta tester bahwa Black cat demon menjatuhkan banyak item berharga begitu juga anak buahnya dan juga masalah pembagian itu, kalian tidak perlu khawatir karena sistem utama yang membagi rata baik exp dan barang secara otomatis tergantung dengan damage yang kalian berikan.”
Beberapa komentar dari pemain lain pun terdengar.
“Wow! Benarkah!”
“Yosh, aku jadi begitu semangat!”
“Yoshhhaaa!”
Diablo tersenyum senang saat pidatonya diterima baik.
“Baiklah, sekarang buat tim kalian dengan maksimal 6 orang lalu dalam 10 menit. Kita akan berangkat menuju hutan hitam,” lanjut Pidato Cena.
“OOOOO!” seruan semangat para pemain.
Pidato pun usai dan Diablo berkumpul kembali dengan rekan satu tim nya yang duduk paling depan. Saat semua sibuk untuk bergabung dan berkenalan. Cena juga melihat-lihat pemain yang masih sendiri dan aku pun menyadari itu,
“Cena, jangan cari lagi! Kita berdua sudah cukup."
“Tap-,” ucap Cena pun terhenti disaat ku menatap tajam diri ku.
“Hehe, baiklah,” sambung jawab Cena seusai melihat ku tersenyum kepada nya.
Setelah itu, kami mengalihkan pandangannya dan melihat Diablo.
“Orang yang suka pamer!” gumam Cena.
“By the Way, Cena. Kamu level berapa?”
“12. Kak Kazuya?” tanya balik Cena.
"Aku level 28."
Mendengar itu, Cena pun terkejut.
"Wuah ... Kak Kazuya memang beda. Level kakak sudah jauh dari ku dan sama dengan para Ranked."
"Oh, benar kah. Aku hanya rajin leveling. Tidak punya tujuan apa-apa."
Aku dan Cena pun saling bertukar senyum.
10 menit pun berlalu dan Diablo berdiri kembali di panggung.
“Semuaaa! Apa kalian sudah siappp?!” tanya Diablo yang penuh semangat.
“Yooooo …” teriak semua pemain di kursi penonton.
“Sekarang, Ayo kita berangkat!” seru Diablo.
Setelah mendengar seruan dari Diablo, 32 pemain pun bersorak senang dan mulai berjalan menuju hutan hitam. Dalam misi Raid itu sudah terbentuk 6 kelompok lalu, Aku beserta Cena berada di kelompok enam.
...# Hutan Hitam (S2). 28 July 2045, 01:20....
Perjalanan yang cukup tenang karena tidak ada monster yang kuat menghalangi langkah mereka sehingga beberapa kelompok lain melakukan leveling untuk menaikan levelnya melalui monster yang lemah.
Beberapa saat kemudian, mereka pun masuk di sebuah hutan yang sangat gelap bahkan tidak ada sinar matahari disana.
“Bagi para penguna penyihir api dan cahaya, gunakan bola api untuk penerangan kalian!” seru Diablo.
“Baik,” jawab beberapa pemain dibelakang Diablo.
Aku berada di barisan paling belakang dan disana terlihat Cena yang sedang kesulitan untuk melihat jalan.
“Cena, kamu tidak punya sihir api atau cahaya?”
“Maaf, aku tidak punya dan juga baru kali ini aku menjalankan misi didalam kegelapan,” jawab Cena.
Mendengar itu, aku pun memberikan skill Scroll Night Vision kepada nya.
Night Vision sendiri merupakan skill pasif yang dimana para pemain nya akan diberikan kemampuan untuk melihat dalam kegelapan.
"Cena, gunakan ini!"
Sesaat menerima nya Cena pun terkejut lagi.
"Kak Kazuya, ini bukan kah..."
"Sudah. Jangan dibahas, gunakan saja!"
"Baik, Kak Kazuya. Terimakasih."
Lalu, Cena pun mengunakan Scroll Skill Night Vision yang kuberikan kepada nya.
Setelah beberapa langkah, aku pun menghentikan jalannya dan menghadang Cena.
“Ada apa, Kak Kazuya?” tanya Cena yang menghentikan langkah.
Aku pun menghentikan langkah karena beberapa monster pengawal dari Black Demon Cat sudah datang.
“Mereka datang!”
“Semua berhati-hatilah, ada yang datang!” teriak Cena.
“Dasar bodoh!”
Semua pemain pun menghentikan langkahnya dan melihat Cena yang berada belakang namun karena teriakan Cena terdengar suara yang lain.
Srerkkkk!
Suara rumput terdengar.
“Mewounggg!”
Beberapa sosok monster kucing tinggi dengan tubuh bayangan pun datang dan melompat menyerang para pemain.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments