Chapter 19 | Raid Mission: Black Demon Cat II

...Raid Mission: Black Demon Cat II...

Monster adalah makhluk jahat yang berbagai rupa jenis dan Ras. Kekuatan dan kemampuan mereka sangat terorganisir seperti Raja Iblis yang bisa memimpin ribuan monster lalu ada juga monster-monster dengan tinggi yang mampu memimpin monster dibawahnya dan berikut adalah peringkat dari para monster.

Yang pertama, Monster peringkat rendah. Monster ini biasanya memakan tumbuh-tumbuhan dan buah.

Monster peringkat menengah. Monster ini biasanya berukuran sedang namun monster ini pemakan daging.

Monster peringkat Tinggi, Monster yang berbagai ukuran namun kekuatannya lebih kuat dibandingkan dengan monster menengah dan mereka juga pemakan daging. Kadang monster ini memakan monster rendah dan menengah.

Monster peringkat Boss, Monster ini memiliki kekuatan dan kemampuan lebih kuat dibandingkan dengan monster tingkat tinggi. Monster ini juga sudah mampu membuat kelompok besar.

Monster peringkat Raja, Monster ini adalah monster yang lebih kuat dan kemampuan nya lebih tinggi dari pada monster Boss. Monster ini biasa sudah bisa membuat negara sendiri.

Dan yang terakhir adalah Monster peringkat Kiamat, Monster ini adalah monster terkuat yang bahkan para dewa pun kesulitan untuk menghadapinya.

...# Hutan Hitam (S2). 28 July 2045, 01:35....

Saat ini aku sedang berada didalam misi Raid yang dipimpin oleh Diablo yang mana kami pun terjebak oleh monster kucing besar yang berbadan bayangan.

“Serang semua!” seru Diablo.

“Baik,” jawab serentak.

Tang!

“Meowuuuu!”

Beberapa pemain pun memulai pertarungan nya dan berhasi menebas satu persatu monster tersebut.

“Kita berhasil!”

“Yoshaa, aku naik level.”

Seru kemenangan dari para pemain yang berhasil menebas monster tersebut. Akan tetapi pertarungan terus berlangsung dan jumlah kucing besar semakin banyak.

Tidak hanya itu, kucing bayangan yang baru datang menghidupkan kembali kucing bayangan yang sudah tertebas.

“Bohong kah!”

“Sial, Hiyaaa!”

Cena yang melihat pertarungan yang begitu sengit membuatnya ingin menolongnya.

“Aku akan menolong mu!” teriak Cena.

Saat Cena berlari, dia dihentikan oleh ku dan menyadari itu, dia melihat ku.

“Kak Kazuya, kenapa tidak boleh?” ucap kesal Cena.

“Tunggu! Simpan tenagamu! Sesuatu yang lebih besar akan datang!”

Beberapa saat kemudian, langit gelap pun menjadi merah.

Srekkk! Srekkk!

Samar-samar aku pun mendengar langkah kaki itu, dia pun memberitahu kepada Cena.

“Dia datang!”

Crukk!

Dari sisi samping Alice, sosok besar melompat dan mencakar pemain dibawahnya sambil mendaratkan tubuhnya.

“Ahhhh!”

“Sial, aku kena kill!”

Beberapa pemain langsung terkena serangan fatal dari bos Black Cat Demon.

Diablo yang melihat monster itu membuat dirinya tersenyum.

“Pertarungan sesungguhnya dimulai! Kelompok 1, 2, 3 Serang!” seru Diablo.

“Baik.”

Beberapa pemain pun mengayunkan senjata nya dan mulai menyerang Black Cat Demon.

Tang! Dung! Bur!

Serangan bertubi-tubi dilesatkan oleh para pemain kepada black cat Demon.

“Mweounngggg!” teriak monster kucing hitam dan dia pun memunculkan banyak kucing bayangan yang muncul dari tanah.

“Kelompok 4, 5, 6 hadang kucing bayangan itu!” seru Diablo.

“Baik,” jawab serentak pemain termasuk Cena.

Cena pun langsung bergerak dan mengeluarkan pisaunya setelah itu, dia mengeluarkan skill nya.

“Back Stab!”

Cena mengeluarkan skillnya dan dalam sekejap dia berada di belakang kucing bayangan dan menusuknya. Disaat Cena berhasil mengalah beberapa kucing bayangan, dia pun melihat ku yang mana memberikan kode untuk bergerak.

Namun, saat ini aku tengah menganalisa pertarungan dan melihat Diablo yang hanya memerintah saja.

“Apa yang dia rencanakan?"

Aku pun masih tetap terdiam dan Cena pun tidak mempedulikannya hingga tanpa sadar dia terkepung oleh kucing bayangan.

“Sial! Mana ku habis!” gumam Cena.

Grrrrr! Grrr!

Gerangan kucing bayangan yang mengelilingi Cena. Lalu, mereka pun melompat.

Mewuongggg!

Gerangan enam kucing bayangan yang melompat dengan tangan yang kedepan mengunakan cakarnya.

Melihat itu, aku sontak membuka Gate dibawah kakinya dan dia pun berpindah tempat didekatku

"Kamu tidak apa-apa?"

"Iya, aku baik-baik saja."

Menyadari mangsa mereka telah berpindah tempat, keenam kucing bayangan sontak berlari kearah ku.

Maka dari itu, aku memasang kuda-kuda dan melesatkan skill ...

"Cross Air Slash."

Saat merapalkan itu, seluruh kucing bayangan pun terbunuh dalam sekejap dan berubah menjadi gelembung.

Hal itu membuat Cena terjatuh karena terkejutnya serangan balik dari ku yang begitu cepat.

Diablo yang berada cukup jauh dari Alice dan Cena pun melihat skill tersebut.

“Samurai berambut putih berpakaian yukata maple. Mungkin kah, dia Kazuya?!"

Mendengar itu, aku pun hanya tersenyum kecil.

Lalu, Cena juga memuji ku.

"Kak Kazuya, kakak luar biasa!"

"Terimakasih."

Setelah itu, aku pun menyembuhkan luka dan stamina Cena.

"Wuahh ... tidak hanya luka ku saja yang sembuh tapi, stamina ku pulih kembali. Terimakasih, Kak Kazuya," ucap senang Cena.

"Iya, sama-sama."

Lalu, Cena pun bangkit berdiri dan siap untuk bertarung.

Bommmm!

Meuwooooooooo! Debungggggg!

“Haaaa!” suara teriakan keras dari para pemain yang melawan Black Cat Demon.

Teriakan itu pun didengar oleh Diablo, aku dan Cena.

“Wuaaa … gawat! Black Cat Demon marahhhh,” teriak pemain yang juga terkena kill.

Meeuwwooooooo!

Geraman dari Black Cat Demon terdengar semakin kencang dan langkahnya menjadi sangat cepat.

“Ahhh!”

“Aku kena!!”

“Tidakkkk!”

Teriakan para pemain yang terbunuh satu persatu.

“Diablo! Izinkan aku menyerang terlebih dahulu!” seru salah satu rekan Diablo di Guild.

Diablo pun melihat tekad yang kuat dari rekannya.

“Baik, aku akan mengakhiri serangan kalian,” ucap Diablo.

Ketiga rekan Diablo pun menganggukkan kepalanya dan memulai menyerang.

“Hiyaaaa!” teriakan ketiga rekan Diablo namun serangan mereka tidak efektif untuk melukai Black Cat Demon hingga mereka pun terbunuh.

“Vika, Dici, Van,” teriak Diablo yang melihat rekannya terkena Kill.

Serangan itu pun membuat sisa party kami hanya tiga orang.

“Sial! Aku tidak menyangka dia begitu kuat!” ucap Cena yang masih terdiam.

Itulah komentar dari Cena namun, aku ...

“Ini akan menjadi hal yang menarik!”

Para pemain yang begitu percaya diri menjalankan Raid misi berakhir dengan kegagalan dari 32 pemain yang ikut serta dalam misi raid hanya tersisa tiga orang dan sisanya kembali ke Katedral, kota awal dengan kebangkitan diri mereka.

Diablo yang melihat rekan guild nya kena kill dia pun menjadi marah.

“Sialan! Kau kucing setan!” teriak umpat Diablo. Lalu, dia pun mengayunkan pedang nya dan menyerang black cat demon.

Monster kucing itu pun tidak menyerah dan dia menyerang Diablo dengan sangat kuat hingga membuat Diablo terpental dan pedang yang dipegangnya terlepas dari tangannya.

“AAA!” teriak Diablo.

Buk!

Hempasan terpental Diablo pun terhenti oleh pohon besar dibelakangnya.

“Grrrrrr!” geraman Black Cat demon yang berjalan pelan mendekati Diablo yang terjatuh.

Diablo yang tergeletak di tanah berlahan dia pun berdiri dan menghadap black Cat demon.

“Aku tidak akan menyerah!” seru Diablo yang sudah penuh luka.

Disisi lain, Cena yang melihat Diablo yang sedang terpojok. Dia ingin membantunya tapi dia menyadari bahwa kemampuannya tidak akan bisa melawan black cat demon maka dari itu, dia meminta pendapat ku.

“Kak Kazuya, bagaimana sekarang?” tanya Cena.

“Tenang saja! Aku memikirkan sebuah ide."

Lalu, aku berjalan kedepan Cena dan berbicara keras kepada Diablo.

“Diablo, kau ingin nama guild mu dikenal, bukan! Masukan aku kedalam Guild mu!” seru ku dengan tersenyum lebar.

“Ehh, apa yang kau katakan, kak Kazuya?” tanya Cena.

“Aku mengerti,” jawab Diablo yang dengan cepat membuka menu Guild dengan menulis huruf G dan membuat undangan kepada ku.

“Oke,” jawab ku seraya menerima undangan nya.

Seusai mengundang di guild, black cat demon pun langsung melompat dan menyerang Diablo tapi langkah monster itu dihentikan oleh ku yang mengeluarkan teknik ...

"Horizontal Cut."

Sebuah ayunan pedang mengarah kucing hitam dengan lurus kesamping namun, serangan itu hanya membuat kucing hitam itu melompat menghindari ku.

Melihat kesempatan itu, aku pun menghampiri dan menyembuhkan luka Diablo.

“Dia bahkan ada sihir penyembuh,” gumam Diablo.

“Cena, bantu Diablo untuk menjaga diri! Aku akan hadapi sendiri!” seru Ku.

“Tapi!” bantah Cena.

Aku tidak mendengarkan ucapan Cena itu dan berlari kearah kucing hitam dengan mengunakan kecepatan tinggi. Begitu pun kucing hitam, dia berdiri dan langsung berlari kearah ku.

“Meuoog!” geraman kucing hitam.

Saat sudah berjarak dekat dengan kucing hitam, aku melepaskan skill ...

"Assassinated."

Sebuah tusukan cepat kearah leher membuat monster itu mati dan menjadi gelembung.

Tidak lama kemudian, pemberitahuan dunia pun datang dihadapan semua pemain.

...Ding!...

...[Selamat kepada Guild Hanabi yang telah menyelesaikan Raid Mission – Black Cat Demon!]...

Seusai pemberitahuan dunia, aku juga mendapat pemberitahuan secara pribadi.

...Ding!...

...[Selamat anda telah naik level 30.]...

Melihat itu, aku pun tersenyum kecil.

Diablo yang berada di samping ku, dia pun menghampirinya dan memberikan tangannya kepadanya.

“Terima kasih, Tuan Kazuya ,” ucap Diablo.

“Tidak perlu, kamu hanya perlu membayar ku 50.000 Richie!” ucap Alice.

“Tentu aku akan membayar,” ucap Diablo yang menarik tangan lagi dan tersenyum kepada ku.

Beberapa jam kemudian, seluruh pemain yang sudah bangkit. Mereka berkumpul di Colosseum hall untuk menyambut kedatangan Diablo dan mereka mengadakannya dengan meriah sedangkan, aku dan Cena berada jauh dari Diablo.

“Kak Kazuya, tidak apa-apa kah? Padahal yang mengalahkan black cat demon adalah kakak tapi Diablo yang diangkat menjadi pahlawan mereka,” ucap Cena.

“Cihh … itu tidak penting. Oiya, Cena! Aku sarankan kau tetap bergabung saja dengan guild mereka meski terlihat pamer tapi Diablo sangat royal kepada rekan-rekannya."

“Hm, aku mengerti,” jawab Cena.

Seusai itu, aku pun berbalikan badan dan pergi meninggalkan Cena.

“Kak Kazuya, kamu tidak ikut pesta mereka!” teriak Cena.

“Kamu saja!” jawab ku yang melambaikan tangan tanpa melihat Cena.

Cena pun tersenyum, "Terimakasih, Kak Kazuya."

Dan, aku pun dalam perjalanan membuka menu Guild dan keluar dari guild tersebut.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Episodes
1 Prolog | Full Virtual Reality
2 Chapter 01 | Login As NPC
3 Chapter 02 | Re-Check
4 Chapter 03 | Kazuya Himetsu
5 Chapter 04 | Cheater Skill
6 Chapter 05 | Skill Baru X Pedagang Haro
7 Chapter 06 | Bertemu Pemain lain
8 Chapter 07 | Pemain Cheat
9 Chapter 08 | Duel dan Undangan Pemain Terkuat
10 Chapter 09 | Menyelamatkan Sang Adik
11 Chapter 10 | Recovery
12 Chapter 11 | Daimyo
13 Chapter 12 | Cena
14 Chapter 13 | Informasi dan membantu panti asuhan
15 Chapter 14 | Sixteenth Year Death Curse
16 Chapter 15 | Dipaksa menikah, mungkin?
17 Chapter 16 | FATE: Menyelamatkan Gadis Elf
18 Chapter 17 | Rena dan Gadis Desa
19 Chapter 18 | Raid Mission: Black Demon Cat
20 Chapter 19 | Raid Mission: Black Demon Cat II
21 Chapter 20 | Global Release The Forgotten Legend
22 Chapter 21 | Crossover Player
23 Chapter 22 | Bug nya masih ada di Avatar ini juga?
24 Chapter 23 | Kekacauan Di desa Shen
25 Chapter 24 | Menyelamatkan Rena X Transmigrasi
26 Chapter 25 | Sang Pemimpin Kota Himetsu
27 Chapter 26 | The Game Master, Yogi Wijaya
28 Chapter 27 | Rune Master Flix
29 Chapter 28 | Rune Creator
30 Chapter 29 | Rune Master ke 11, Elsa Ananta
31 Chapter 30 | Membuat Rune
32 Chapter 31 | Pedang Murasame
33 Chapter 32 | Buku Rune
34 Chapter 33 | Menolong Gadis Kembar
35 Chapter 34 | Event No Game No Life X Misi dari Himura
36 Chapter 35 | Bookworm
37 Chapter 36 | Informasi
38 Chapter 37 | Guru dan Murid I
39 Chapter 38 | Guru dan Murid II
40 Chapter 39 | Menolong anak kecil dan desa nya
41 Chapter 40 | Keajaiban
Episodes

Updated 41 Episodes

1
Prolog | Full Virtual Reality
2
Chapter 01 | Login As NPC
3
Chapter 02 | Re-Check
4
Chapter 03 | Kazuya Himetsu
5
Chapter 04 | Cheater Skill
6
Chapter 05 | Skill Baru X Pedagang Haro
7
Chapter 06 | Bertemu Pemain lain
8
Chapter 07 | Pemain Cheat
9
Chapter 08 | Duel dan Undangan Pemain Terkuat
10
Chapter 09 | Menyelamatkan Sang Adik
11
Chapter 10 | Recovery
12
Chapter 11 | Daimyo
13
Chapter 12 | Cena
14
Chapter 13 | Informasi dan membantu panti asuhan
15
Chapter 14 | Sixteenth Year Death Curse
16
Chapter 15 | Dipaksa menikah, mungkin?
17
Chapter 16 | FATE: Menyelamatkan Gadis Elf
18
Chapter 17 | Rena dan Gadis Desa
19
Chapter 18 | Raid Mission: Black Demon Cat
20
Chapter 19 | Raid Mission: Black Demon Cat II
21
Chapter 20 | Global Release The Forgotten Legend
22
Chapter 21 | Crossover Player
23
Chapter 22 | Bug nya masih ada di Avatar ini juga?
24
Chapter 23 | Kekacauan Di desa Shen
25
Chapter 24 | Menyelamatkan Rena X Transmigrasi
26
Chapter 25 | Sang Pemimpin Kota Himetsu
27
Chapter 26 | The Game Master, Yogi Wijaya
28
Chapter 27 | Rune Master Flix
29
Chapter 28 | Rune Creator
30
Chapter 29 | Rune Master ke 11, Elsa Ananta
31
Chapter 30 | Membuat Rune
32
Chapter 31 | Pedang Murasame
33
Chapter 32 | Buku Rune
34
Chapter 33 | Menolong Gadis Kembar
35
Chapter 34 | Event No Game No Life X Misi dari Himura
36
Chapter 35 | Bookworm
37
Chapter 36 | Informasi
38
Chapter 37 | Guru dan Murid I
39
Chapter 38 | Guru dan Murid II
40
Chapter 39 | Menolong anak kecil dan desa nya
41
Chapter 40 | Keajaiban

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!