Chapter 14 | Sixteenth Year Death Curse

...Chapter 14 | Sixteenth Year Death Curse...

...#Himetsu (S7), 24 July 2045, 21:00....

Setelah lama mengunjungi panti asuhan dan membantu nya. Aku memutuskan untuk kembali ke Himetsu untuk beristirahat.

Akan tetapi, setibanya di istana. Kanbei menghampiri dan memberitahu sesuatu.

"Kazuya -sama, ada Tuan besar Nobunaga ke Himetsu," ucap Kanbei.

Dan, sebuah misi FATE pun datang.

...Ding!...

...[Misi FATE: Menjalin hubungan dengan Klan Nobunaga.]...

Mendengar dan melihat itu, aku sontak berlari untuk menemui nya lantaran aku penasaran dengan sosok Nobunaga Oda di game ini.

Setibanya di ruang pertemuan, terlihat lah seluruh petinggi samurai telah berkumpul dan Aoki sebagai pengganti ku untuk sementara.

Setibanya di ruang pertemuan, semua mata tertuju kepada terutama sosok pria berbadan besar, bermata tajam dan memiliki kunciran pada rambutnya disertai dengan baju Shogun hingga Kharisma nya sangat kuat dan dia tidak lain, Nobunaga Oda.

Saat aku tiba disana, dia memberikan hormat kepada ku.

"Salam kenal, Daimyo Kazuya -Dono! Aku Nobunaga Oda ingin bertemu dengan anda," ucap Nobunaga.

Melihat itu, aku tersenyum dan menganggukkan kepala.

"Iya, senang bertemu dengan anda, Nobunaga -San," ucap ku seraya melangkah dan duduk Dogeza di tengah depan yang mana Aoki duduk disamping ku.

"Kazuya -dono. Karena anda sudah datang aku akan langsung ke inti!" ucap tegas Nobunaga Oda.

Seusai berkata seperti itu, Nobunaga bersujud dihadapan seraya berseru.

"Kazuya -dono, tolong selamatkan putri ku!"

Aku yang mendengar itu sontak terheran,

"Putri? Kenapa dengan putrimu Nobunaga -San?"

Saat aku bertanya itu, Kanbei pun menjawab nya,

"Putri Yui Nobunaga telah menderita skill kutukan Sixteenth Year Death Curse."

"Skill kutukan?"

"Iya, itu adalah Skill bakat dari lahir yang berupa skill kutukan yang menimbulkan rasa sakit yang hebat kepada pemilik skill dalam siklus waktu tertentu seiring bertambahnya usia, rasa sakit akan semakin meningkat hingga sampai puncak nya pada usai 17 tahun yang membuatnya meninggal dunia," jawab Kanbei.

Mendengar itu, aku pun terdiam dan merasa sakit nya Putri Yui yang selalu menahan sakitnya seorang diri.

Lalu, aku mengangkat tangan kanan dan berharap Skill Recovery atau Mercy bisa menyembuhkan nya.

Setelah itu, aku pun mengambil keputusan dan beranjak diri lalu, membantu membangun kan Nobunaga Oda dari sujud nya.

"Aku tidak bisa berjanji apapun tapi, aku akan melakukan sebaik mungkin. Jadi, bangunlah!"

Disaat bangun, Nobunaga Oda melihat ku dengan tatapan sendu dan pipi nya berlinang air mata.

"Terimakasih," jawab Nobunaga.

"Jadi, berapa lama lagi waktu Putri Yui sampai batas umur 16 tahun nya?"

"Dua hari lagi," jawab pelan Oda.

Mendengar itu, aku sontak terkejut.

"Apa?! Dua hari lagi? Kalau begitu, ayo kita bergegas!"

Aku pikir dua hari adalah waktu yang sebentar lantaran dalam dunia nyata itu hanya satu hari bagiku.

Tidak lama kemudian, aku bersama Kanbei, Nobunaga beserta beberapa prajurit bergegas pergi ke kota Einzhen dengan kuda yang tercepat.

Meski sebelum nya aku belum mampu mengendarai kuda namun, aku bisa membeli nya di Indeks Skill Book."

Dan, aku pun tiba di kota hanya dalam waktu 20 menit.

...#Einzhen (S7). 24 July 2045, 21:30....

Setibanya di kota itu, aku disambut oleh suara kicauan burung camar dan udara laut yang sangat segar serta dari kejauhan terlihat beberapa kapal kayu besar di sudut pelabuhan.

Saat didalam, semua prajurit dan rakyat memberikan sambutan kepada kami serta memberikan jalan hingga kami pun menghentikan laju kuda dan turun dari kuda. Lalu, di istana kota Einzhen yang mana kami disambut oleh sosok wanita yang cantik dan aku menduga nya dia adalah Istri dari Nobunaga Oda -san, Kicho atau dikenal sebagai Nohime.

"Selamat datang, Tuan Ku!" ucap Nohime.

"Iya, Kicho dan perkenalkan dia Daimyo Himetsu, Kazuya Himetsu," ucap Nobunaga yang memperkenalkan ku.

Aku pun tersenyum dan mengangguk kepala. "Salam kenal, Aku Kazuya Himetsu."

"Saya Nohime, mari masuk, Kazuya -Dono!" seru Nohime.

"Dimana Yui?" tanya Nobunaga.

Mendengar pertanyaan itu, wajah Nohime sontak berubah sedih.

"Dia baru saja tidur. Seusai lama kesakitan."

Lalu, aku dan Nobunaga saling bertukar pandang.

"Kazuya -Dono, Ayo!" seru Nobunaga.

Aku menjawab dengan anggukan kepala.

Setelah itu, kami pun kedalam istana dan diikuti oleh Nohime beserta beberapa pelayan.

Lalu, kami pun pergi kedalam kamar dan terlihat Yui yang sedang berbaring di kasur geram kesakitan lagi dengan memegang erat dadanya.

Nohime yang melihat itu sontak berlari menyusul langkah ku dan Oda ke arah putrinya tersebut.

"Sayang, ada ibu disini! Kuat kan dirimu!" seru Nohime seraya memegang tangan Yui.

Melihat itu, Oda sontak melihat ku.

"Aku minta tolong kepada mu, Kazuya -Dono!" pinta Oda.

Saat mendengar permohonan itu, aku pun mengangguk kepala.

"Iya, aku akan berusaha."

Setelah itu, aku pun menghampiri Yui dan Nohime beranjak diri dari kasur dan memeluk setengah badan nya kepada Oda seraya menatap putri nya yang geram kesakitan dan menatap cemas.

"Kicho, aku yakin Kazuya -Dono bisa menyembuhkan nya," ucap yakin Nobunaga Oda seraya menggenggam tangan istrinya.

Aku yang mendengar itu tersenyum, semoga saja aku tidak mengecewakan nya.

Lalu, aku pun memulai pemeriksaan terlebih dahulu.

...Ding!...

...[ Analisa....

...Yui Nobunaga....

...Ras: Human....

...Umur: 16....

...Status Abnormal: Sixteenth Year Death Curse, 60 menit. ]...

Melihat itu, aku sedikit terkejut lantaran informasi yang diberikan Nobunaga lebih cepat. Setelah itu, aku pun meluruskan tangan dan menaruh di bawah buah dadanya.

Lebih baik aku mengunakan sihir penyembuhan tertinggi dan aku pun merapalkan skill.

"Mercy."

Sesaat merapalkan skill itu muncul lingkaran besar diatas dan dibawah Yui dan aku. Lalu, tubuh Yui diselimuti oleh cahaya hijau.

Disaat bersamaan, entah apa yang terjadi. Seluruh ingatan Yui terlihat oleh ku baik buruk nya dan senang serta duka nya.

Setelah proses yang cukup lama, skill Sixteenth Year Death Curse menghilang dari status nya dan wajah nya yang pucat berubah cerah kembali.

Seusai itu, cahaya yang menyelimuti tubuh Yui berlahan menghilangkan dan dua lingkaran sihir juga menghilangkan.

Melihat itu, Nobunaga sontak bertanya. "Berhasil kah?"

Aku pun menoleh kebelakang dan tersenyum serta mengangguk kepala.

Melihat jawaban ku, Nobunaga dan Nohime sontak tersenyum bahagia.

Lalu, aku pun kembali melihat Yui dan dia juga berlahan membuka matanya dengan ringan. Melihat itu, aku menyapa.

"Bagaimana keadaan mu, Putri Yui?"

Saat aku bertanya itu, Yui sontak memperlebar kedua matanya dan wajah sedikit memerah lalu, dia yang tengah panik sontak bangun hingga membentur dahi ku.

"Ah, maaf," ucap panik Yui.

Oda dan Nohime yang melihat putrinya bangun dari rebahan sontak menghampiri dan memeluk nya.

"Yui!" seru Nohime.

"Yui, terima kasih Dewa telah mengirimkan Kazuya -Dono untuk menyembuhkan putri ku ini!" ucap Nobunaga Oda seraya memeluk Yui.

Aku pun bernafas lega lantaran skill ku berhasil menyelamatkan nya dan aku sontak berdiri.

Lalu, aku di lihat oleh Yui dengan tatapan heran namun, aku hanya mengangguk kecil dan memberikan senyuman.

Melihat aku tersenyum, Yui pun ikut tersenyum dan aku pun tersadar bahwa Putri Yui sangat cantik.

Disaat yang bersamaan, ada pemberitahuan datang.

...Ding!...

...[Selamat! Anda mendapatkan gelar Pahlawan Penyembuh.]...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Episodes
1 Prolog | Full Virtual Reality
2 Chapter 01 | Login As NPC
3 Chapter 02 | Re-Check
4 Chapter 03 | Kazuya Himetsu
5 Chapter 04 | Cheater Skill
6 Chapter 05 | Skill Baru X Pedagang Haro
7 Chapter 06 | Bertemu Pemain lain
8 Chapter 07 | Pemain Cheat
9 Chapter 08 | Duel dan Undangan Pemain Terkuat
10 Chapter 09 | Menyelamatkan Sang Adik
11 Chapter 10 | Recovery
12 Chapter 11 | Daimyo
13 Chapter 12 | Cena
14 Chapter 13 | Informasi dan membantu panti asuhan
15 Chapter 14 | Sixteenth Year Death Curse
16 Chapter 15 | Dipaksa menikah, mungkin?
17 Chapter 16 | FATE: Menyelamatkan Gadis Elf
18 Chapter 17 | Rena dan Gadis Desa
19 Chapter 18 | Raid Mission: Black Demon Cat
20 Chapter 19 | Raid Mission: Black Demon Cat II
21 Chapter 20 | Global Release The Forgotten Legend
22 Chapter 21 | Crossover Player
23 Chapter 22 | Bug nya masih ada di Avatar ini juga?
24 Chapter 23 | Kekacauan Di desa Shen
25 Chapter 24 | Menyelamatkan Rena X Transmigrasi
26 Chapter 25 | Sang Pemimpin Kota Himetsu
27 Chapter 26 | The Game Master, Yogi Wijaya
28 Chapter 27 | Rune Master Flix
29 Chapter 28 | Rune Creator
30 Chapter 29 | Rune Master ke 11, Elsa Ananta
31 Chapter 30 | Membuat Rune
32 Chapter 31 | Pedang Murasame
33 Chapter 32 | Buku Rune
34 Chapter 33 | Menolong Gadis Kembar
35 Chapter 34 | Event No Game No Life X Misi dari Himura
36 Chapter 35 | Bookworm
37 Chapter 36 | Informasi
38 Chapter 37 | Guru dan Murid I
39 Chapter 38 | Guru dan Murid II
40 Chapter 39 | Menolong anak kecil dan desa nya
41 Chapter 40 | Keajaiban
Episodes

Updated 41 Episodes

1
Prolog | Full Virtual Reality
2
Chapter 01 | Login As NPC
3
Chapter 02 | Re-Check
4
Chapter 03 | Kazuya Himetsu
5
Chapter 04 | Cheater Skill
6
Chapter 05 | Skill Baru X Pedagang Haro
7
Chapter 06 | Bertemu Pemain lain
8
Chapter 07 | Pemain Cheat
9
Chapter 08 | Duel dan Undangan Pemain Terkuat
10
Chapter 09 | Menyelamatkan Sang Adik
11
Chapter 10 | Recovery
12
Chapter 11 | Daimyo
13
Chapter 12 | Cena
14
Chapter 13 | Informasi dan membantu panti asuhan
15
Chapter 14 | Sixteenth Year Death Curse
16
Chapter 15 | Dipaksa menikah, mungkin?
17
Chapter 16 | FATE: Menyelamatkan Gadis Elf
18
Chapter 17 | Rena dan Gadis Desa
19
Chapter 18 | Raid Mission: Black Demon Cat
20
Chapter 19 | Raid Mission: Black Demon Cat II
21
Chapter 20 | Global Release The Forgotten Legend
22
Chapter 21 | Crossover Player
23
Chapter 22 | Bug nya masih ada di Avatar ini juga?
24
Chapter 23 | Kekacauan Di desa Shen
25
Chapter 24 | Menyelamatkan Rena X Transmigrasi
26
Chapter 25 | Sang Pemimpin Kota Himetsu
27
Chapter 26 | The Game Master, Yogi Wijaya
28
Chapter 27 | Rune Master Flix
29
Chapter 28 | Rune Creator
30
Chapter 29 | Rune Master ke 11, Elsa Ananta
31
Chapter 30 | Membuat Rune
32
Chapter 31 | Pedang Murasame
33
Chapter 32 | Buku Rune
34
Chapter 33 | Menolong Gadis Kembar
35
Chapter 34 | Event No Game No Life X Misi dari Himura
36
Chapter 35 | Bookworm
37
Chapter 36 | Informasi
38
Chapter 37 | Guru dan Murid I
39
Chapter 38 | Guru dan Murid II
40
Chapter 39 | Menolong anak kecil dan desa nya
41
Chapter 40 | Keajaiban

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!