Masih Terjebak di Villa..

Mas ini minuman apa sih sepertinya enak..

Tanya Tiara yang masih berdiri di pantry..

"Oh itu minuman penghangat badan..

apakah kamu mau mencobanya..

Tawar Setya..

" Jika kamu meminum ini, maka segala beban pikiran kamu bakal hilang seketika. yang ada hanya kebahagiaan..

Jelasnya lagi kepada Tiara..

" Oh ya apakah benar begitu..?

Tanya Tiara lagi..

" Tentu dong baby..

aku biasa minum ini jika aku sedang mumet..

minuman ini memang khusus di sediakan untuk tamu, manakala ada tamu yang butuh minuman kehangatan penghilang mumet..

Terang Setya lagi..

Setya lalu menuangkan minuman itu kedalam dua gelas..

lalu mengajak tiara duduk di sofa depan TV..

" ini cobalah seteguk dulu, nanti jika tidak suka kamu jangan teruskan..

" hmm..

Tiara mengangguk paham.

. . .

sementara di sisi lain. Rein yang sudah menikah dengan Tania mengajak istrinya itu pulang kerumah yang dulu di tempati oleh Tiara.

" Sayang apakah kamu sudah menyingkirkan foto-foto Tiara dari rumah ini..

Tanya Tania yang sudah dah menjadi istri Rein itu..

" sayang ini rumahku, dia nggak berhak menyimpan, atau menggantung fotonya dirumah ini.

Sudah jangan membahas dia lagi..

ucap Rein pada Tania.

"bi. bibi inah...

Teriak Rein memanggil pelayan dalam rumah itu.

" ini bi bawa semuanya ke kamarku ya..

perintah Tania pada bi Inah

" baik non..

Ucap bi Inah..

"eh bi,, sekarang aku nyonya di rumah ini.. aku istri Tuanmu. jadi panggil aku Nyonya oke..

Celoteh Tania pada bi Ijah..

" sudahlah sayang, kamu nggak boleh gitu sama bi Ijah.

beliau kan belum terbiasa..

ucap Rein yang membela Bi Ijah..

Tania hanya mendengkus kesal..

karena suaminya itu membela seorang pelayan.

" Duh Gusti.., setan apa yang merasuki Tuan Rein sehingga lebih memilih nyonya Tania yang jelas-jelas lebih mirip mak Lampir dari pada nyonya Tiara yang berhati malaikat itu.

Gumamnya dalam hati sambil berjalan menuju kamar Rein..

Setelah Rein dan Tania sudah berada di kamar mereka,, mereka langsung bersih-bersih dan naik ke atas Ranjang mereka..

" akhirnya aku jadi nyonya Reinhard Davis..

setelah tiga tahun lamanya menjadi simpanan.

ujar Tania dalam hatinya..

" Sayang kita honeymoon dimana..

Tanya Tania..

" apakah kamu butuh honeymoon sayang..

Tanya Rein balik pada Tania..

" Ya iya dong sayang,, setiap pasangan yang habis menikah kan butuh honeymoon..

jawab Tania merajuk..

" iya.. iya nanti aku atur waktu agar kita bisa honeymoon ya..

bujuk Rein yang langsung Mel*mat bibir Tania.

Tania pun segera membalas dengan serangan brutal..

dan memainkan permainan panas untuk mengasah pedang tumpulnya..

. . .

sementara Tiara sudah ngelantur kemana-mana efek terlalu banyak minum..

Sementara Setya hanya minum sedikit karena setiap kali menuangkan minuman, Tiara langsung menyambar gelasnya..

"udah.. udah cukup..

jangan terlalu banyak beb.. nggak baik untuk kesehatan mu.

Setya melarang dan langsung menarik gelas yang ada di dalam genggaman Tiara..

" hehehee mas..

panggilan Tiara yang begitu mesra pada Setya..

" sini ayo berdiri,, kamu harus istirahat.

Setya memboyong tubuh seksi Tiara ke dalam kamar..

" mas antar aku ke toilet..

dengan sigap Setya membantunya dan..

" uekkk..uekkk.. uekkk

Tiara memuntahkan isi perutnya..

Setya yang mendengar langsung panik..

" baby kamu nggak apa-apakan..?

Tanya Setya panik..

" Mas bajuku basah tolong ambilkan piyama ku..

Teriak Tiara dari dalam kamar mandi..

"iya sayang sebentar..

segera Setya menyambar koper Tiara dan membukanya. Saat ingin mengambil piyama, matanya tertuju pada pakaian dalam milik Tiara yang berupa g-string.

"kamu benar-benar seksi sayang.."

Gumamnya dalam hati dan cepat cepat ia menutup koper lalu kearah kamar mandi tuk memberikan permintaan tiara.

" Tiara sayang.. ini piyama nya..

Setya menggedor pintu kamar mandi itu.

lalu Tiara segera membuka pintu dan menyambar piyama yang ada di tangan Setya..

sesaat setelah nya Tiara keluar dan membuat mata Setya terbelalak tanpa mengedip sedikit pun..

bagaimana tidak,, Piyama yang baru saja. di berikan itu amat sangat tembus pemandangan yang membuat tubuh seksi Tiara seolah-olah tak menggunakan benang sehelai pun..

Bra dan g-string yang di pakainya amat sangat menonjol..

Setya menelan salivanya lalu..

"Mas.. kamu melihat hantu ya.. ini aku..

ujar Tiara yang berjalan masih sempoyongan dan nyaris jatuh..

kedua tangan Setya langsung gerak cepat menangkap tubuh Tiara.

" Hati-hati dong beb..

Setya yang tak berkedip sedari tadi, membuat dirinya tidak bisa berfikir jernih akibat ulah Tiara.

Setya memboyong nya ke arah ranjang dan mendudukkan nya dengan hati-hati.

saat ingin beranjak dari tempat tidur. Tiara menariknya dan Mel*mat bibir Setya. kedua tangannya melingkar di leher Setya.

"mau kemana mas..

lirih Tiara pada Setya..

Setya yang gugup tak bisa berkata apa-apa..

" aku ingin kamu disini,,

Tiara yang agresif memeluk mencium Setya berulang-ulang kali,,

Tiara naik ke pangkuan Setya dan mendudukinya.. sesekali Mel*mat bibirnya,, mengecup leher jenjang Setya dan memberikan kissmark.

Tiara terus melakukan serangan yang membuat Setya hanya bisa merem melek..

" katanya ahli.. kenapa kamu nggak balas serangan ku hmm..

Ledek Tiara pada Setya..

Setya tersenyum melihat tingkah Tiara yang seolah-olah menggodanya.

Setya yang menerima serangan bertubi-tubi itu hanya diam dan pasrah.. sesekali Setya membalas mengulum Tiara. namun ia tak berani melanjutkan karena takut berbuat terlalu jauh pada Tiara..

Setelah puas mempermainkan nafsu Setya..

Tiara pun tertidur dalam pangkuan Setya dengan melingkarkan kedua tangannya di leher Setya..

. . .

" Sayang bangun,, udah pagi..

Setya membangunkan wanita yang di cintainya itu.

" hmm iya mas..

begitu mata Tiara terbuka ia merasakan cenat cenut di Kepala akibat kebanyakan minum.

setelah mata terbuka jelas,, ia kaget begitu banyak kissmark di leher jenjang Setya..

" mas it.. itu..

sambil nunjuk ke leher Setya..

" ini,,

semalam aku mendapatkan serangan dari seorang wanita drakula..

Setya mencondongkan dirinya lalu berbisik ke area kuping Tiara..

"aku akan membalasnya dalam waktu yang dekat dan takkan ku beri ampun.

Setya lalu mengecup area leher Tiara..

" ayo kita berkemas.., jalanan sudah di buka. aku akan membawa permaisuri ku pulang."

ujarnya seraya tersenyum dan menyiapkan koper-koper mereka.

Tiara yang merasa malu akhirnya bergegas untuk bersiap-siap..

" Jonny go to home now,

My Big Boss.. pesan masuk

" siap laksanakan.. jawab Jonny

"Sayang setelah dari sini kita kerumah papa dan mama ya..

ujar Setya pada Tiara..

" hmm iya mas..

anggukan Tiara diiringi senyuman.

begitu sampai di mansion Tuan dan Nyonya Wilson. Tiara langsung berlari karena melihat sosok abangnya juga kedua orang tuanya sedang duduk bersama Tuan dan Nyonya Wilson.

Episodes
1 Tiara, Istri Yang Tak Dianggap
2 Kemarahan Reinhard
3 Harus Kuat
4 Kepergian Tiara
5 Amarah Rachel
6 Rachel Penembak Jitu
7 Perceraian Tiara
8 Tiara Ke Swiss
9 Dapat Ancaman
10 Setya Jatuh Cinta
11 Tiara Terjebak bersama Setya
12 Setya Yang Jahil
13 Hujan Salju
14 Tersentuh
15 Tiara Ngambek
16 Masih Terjebak di Villa..
17 Menghalalkan Tiara
18 Rein Menyusul Setya
19 Rein Takjub Melihat Kecantikan Tiara
20 Membelah Duren
21 Rein Mengajak Dinner
22 Double Date
23 Alexa kekasih Rachel
24 Tania Tergila-gila
25 Kekecewaan Reinhard
26 Tania Yang Licik
27 Kehamilan Tania
28 Sandiwara Berjalan Mulus
29 Tomi mengetahui Tania Hamil
30 Tania Yang Sombong
31 Jodoh Untuk Rachel
32 Kedatangan Alexandria
33 Rachel Canggung
34 Kencan
35 Reinhard Stress
36 Lawan yang salah
37 Prematur
38 Surat Cerai Untuk Tania
39 Pernikahan Rachel
40 Pesta Mewah
41 Penolakan Tania
42 Mengadopsi Anak
43 Baby Cantika
44 Tiara Bahagia, Tania Gigit Jari
45 Masuk Perangkap
46 Kekejaman di bayar tunai
47 Tomi mencari Cantika
48 Alexa Mempercayai Suaminya
49 Tomi bertemu Setya
50 Tiara Kaget
51 Tiara bertemu Reinhard
52 Setya Meminta Jatah
53 Ulang Tahun
54 Wanita Penggoda
55 Tiara Murka
56 Tania kembali bertemu Tomi
57 Acara Tujuh Bulanan
58 Melahirkan
59 Baby Keith
60 Tiara Melahirkan
61 Putra Ahli Waris
62 Tania mencari anaknya
63 Tania Yang Menyesal
64 15 tahun berlalu
65 Terungkap
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Tiara, Istri Yang Tak Dianggap
2
Kemarahan Reinhard
3
Harus Kuat
4
Kepergian Tiara
5
Amarah Rachel
6
Rachel Penembak Jitu
7
Perceraian Tiara
8
Tiara Ke Swiss
9
Dapat Ancaman
10
Setya Jatuh Cinta
11
Tiara Terjebak bersama Setya
12
Setya Yang Jahil
13
Hujan Salju
14
Tersentuh
15
Tiara Ngambek
16
Masih Terjebak di Villa..
17
Menghalalkan Tiara
18
Rein Menyusul Setya
19
Rein Takjub Melihat Kecantikan Tiara
20
Membelah Duren
21
Rein Mengajak Dinner
22
Double Date
23
Alexa kekasih Rachel
24
Tania Tergila-gila
25
Kekecewaan Reinhard
26
Tania Yang Licik
27
Kehamilan Tania
28
Sandiwara Berjalan Mulus
29
Tomi mengetahui Tania Hamil
30
Tania Yang Sombong
31
Jodoh Untuk Rachel
32
Kedatangan Alexandria
33
Rachel Canggung
34
Kencan
35
Reinhard Stress
36
Lawan yang salah
37
Prematur
38
Surat Cerai Untuk Tania
39
Pernikahan Rachel
40
Pesta Mewah
41
Penolakan Tania
42
Mengadopsi Anak
43
Baby Cantika
44
Tiara Bahagia, Tania Gigit Jari
45
Masuk Perangkap
46
Kekejaman di bayar tunai
47
Tomi mencari Cantika
48
Alexa Mempercayai Suaminya
49
Tomi bertemu Setya
50
Tiara Kaget
51
Tiara bertemu Reinhard
52
Setya Meminta Jatah
53
Ulang Tahun
54
Wanita Penggoda
55
Tiara Murka
56
Tania kembali bertemu Tomi
57
Acara Tujuh Bulanan
58
Melahirkan
59
Baby Keith
60
Tiara Melahirkan
61
Putra Ahli Waris
62
Tania mencari anaknya
63
Tania Yang Menyesal
64
15 tahun berlalu
65
Terungkap

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!