Tidak Saling Kenal

"Maaf Nona, Saya tadi ingin mengatakan kalau ada yang salah dengan resleting gaun pesta ini." Jawab pelayan butik yang barusan datang setelah selesai menggesek kartu kredit milik Dewi.

Tanpa menjawab Bela menarik resleting agar gaun tersebut tidak jatuh ke lantai. Namun ternyata resletingnya macet membuat Bela mencobanya berkali-kali hingga akhirnya Bela menyerah.

"Resletingnya tidak bisa di tarik." Ucap Bela.

"Kalau gaun ini jelek kenapa di jual? Kembalikan uangku!" Teriak Dewi karena melihat pelayan toko membawa struk pembelian dan kartu hitam miliknya.

Kasandra yang mendengar Dewi berteriak langsung menunjuk ke arah tulisan dekat gaun yang tadi Kasandra ambil. Bela dan Dewi langsung membaca tulisan tersebut dan matanya membulat sempurna.

"Jika pakaian yang di coba rusak oleh pembeli maka pembeli wajib membeli barang yang sudah dirusaknya tanpa ada alasan apapun."

"Kasandra, ternyata kamu sudah mengetahui hal ini, bukan?" Tanya Bela dengan nada satu oktaf.

Kasandra hanya tersenyum tanpa merasa bersalah sedikitpun membuat Bela sangat kesal dan membenci Kasandra.

Kemudian Bela berjalan ke arah jas wanita ukuran panjang lalu mengambil jas tersebut.

Kemudian Bela berjalan ke arah Dewi untuk menutupi tubuhnya di mana Dewi masih menahan gaun pesta tersebut agar tidak terjatuh. Setelah itu Bela memeluk bahu Dewi kemudian mereka berdua berjalan ke arah ruang ganti.

"Nona, seperti barusan yang Saya katakan kalau ada gaun pesta yang sangat cantik dan cocok untuk Nona. Apakah Nona ingin mencoba gaun pestanya?" Tanya pelayan toko sambil tersenyum ramah.

"Oh ya Nona, gaun pesta ini Nona tidak perlu membayarnya karena Nona yang tadi membeli gaun yang rusak itu sepuluh kali lipat dari harga aslinya." Sambung pelayan butik.

"Terima kasih, Dewi. Karena sudah membeli gaun pestanya sebanyak sepuluh kali lipat dari harga aslinya." Ucap Kasandra dengan suara agak keras agar Dewi mendengarnya.

"Ayo, kita melihatnya." Sambung Kasandra sambil tersenyum ke arah pelayan butik.

Pelayan butik hanya menganggukkan kepalanya kemudian pelayan butik tersebut berjalan ke arah ruangan lain diikuti oleh Kasandra.

Pelayan butik tersebut kemudian memberikan gaun pesta warna putih ke Kasandra. Kasandra langsung menerimanya kemudian berjalan ke arah ruang ganti.

Kasandra lalu mencoba gaun pesta tersebut dan ternyata pas di tubuh Kasandra. Kasandra semakin bertambah cantik terlebih jika Kasandra tersenyum manis.

Kasandra menatap ke arah cermin sambil merapikan rambutnya yang sedikit berantakan. Tiba-tiba terdengar suara seorang pria membuat Kasandra membalikkan badannya.

"Pakaian yang kamu kenakan sangat bagus dan sangat cocok karena pas di tubuhmu." Ucap pria tampan tersebut yang tidak lain bernama Paman Richard William.

"Paman Richard William, mengapa Paman Richard William ada di sini?" Tanya Kasandra tanpa menjawab ucapan Paman Richard William.

"Aku datang ke sini untuk menemuimu." Jawab Paman Richard William dengan jujur sambil berjalan ke arah Kasandra.

"Terima kasih. Tapi Aku baru saja melihat harganya dan Aku tidak mampu untuk membeli gaun pesta ini." Ucap Kasandra berbohong.

"Kalau begitu Aku akan membayarnya. Pela ..." Ucapan Paman Richard William terpotong oleh Kasandra.

"Tunggu. Paman Richard William sudah mempunyai tunangan jadi ini tidak bagus jika Paman Richard William membayar gaun pestaku. Terlebih Aku juga tidak akan memakai gaun ini jika Paman Richard William membayar gaunku ini." Ucap Kasandra dengan nada tegas.

"Lalu apa yang harus Aku lakukan agar Sandra mau menerima pemberianku?" Tanya Paman Richard William dengan wajah kecewa namun berusaha bersikap biasa saja.

Sambil berbicara Paman Richard William berjalan ke arah Kasandra agar lebih dekat namun Kasandra langsung berjalan mundur.

"Jangan panggil Aku Sandra." Ucap Kasandra.

'Orang yang berhak memanggilku dengan sebutan Sandra hanya Mommyku yang sudah lama meninggal dunia.' Sambung Kasandra dalam hati.

"Bukankah dulu kamu yang memintaku untuk memanggilmu dengan sebutan Sandra?" Tanya Paman Richard William sambil masih berjalan ke arah Kasandra.

Kasandra masih berjalan mundur hingga tubuh Kasandra mentok ke tembok. Kasandra dengan terpaksa mengulurkan tangannya ke dada Paman Richard William agar menghentikan langkahnya.

Paman Richard William menatap tangan Kasandra yang sedang menyentuh dadanya dengan jantung berdebar kencang.

Hal itu membuat Paman Richard William menatap Kasandra dengan tatapan penuh cinta. Berbeda dengan Kasandra di mana Kasandra menatapnya dengan tatapan penuh kecewa terhadap Paman Richard William.

"Paman Richard William, enam tahun yang lalu Aku tidur denganmu dikarenakan Aku di jebak oleh salah satu sahabatku. Di mana orang itu dengan teganya memberikan Aku obat perang x sang." Ucap Kasandra.

'Dewi dan Rohma, tunggu saja pembalasanku. Aku akan menghukum kalian secara perlahan karena Aku ingin kalian merasakan apa yang Aku rasakan waktu itu.' Sambung Kasandra dalam hati.

"Siapa orang yang berani menjebakmu?" Tanya Paman Richard William penasaran sambil menahan amarahnya.

"Jika Aku mengatakannya, apakah Paman Richard William percaya denganku?" Tanya Kasandra balik bertanya sambil menatap sepasang mata Paman Richard William.

"Tentu saja Aku percaya padamu." Jawab Paman Richard William.

"Pelakunya adalah tunanganmu di mana tunanganmu bekerja sama dengan Adik Tiriku yaitu Bela." Jawab Kasandra.

"Tidak mungkin. Dewi adalah gadis baik dan tidak mungkin tega menyakiti orang lain terlebih Dewi adalah sahabat baikmu." Ucap Paman Richard William dengan penuh keyakinan.

'Tidak mungkin teman masa kecilku yang polos tega melakukan hal itu.' Sambung Paman Richard William dalam hati.

"Aku tidak akan memaksamu untuk percaya dengan apa yang Aku katakan terlebih Dewi bukan lagi sahabat baikku." Ucap Kasandra dengan nada dingin.

"Lupakan saja yang terjadi pada waktu itu dan anggap saja kita tidak saling kenal satu sama lainnya." Sambung Kasandra dengan perasaan kecewa yang teramat sangat.

Terpopuler

Comments

Dewi Anggya

Dewi Anggya

waaaah ternyata Richard bodoh bngt ...udh tua padahal. duhhh si paman

2024-08-22

0

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula
2 Menarik
3 Menjemputmu
4 Pergi Ke Luar Negri
5 Enam Tahun Kemudian
6 Sangat Berani
7 Apakah itu lucu?
8 Sangat Lucu
9 Tuan Muda Vino Felix
10 Kamu berani melakukannya?
11 Membeli Gaun Pesta
12 Tidak Saling Kenal
13 Dewi Kusnandar
14 Melawan
15 Seseorang
16 Daddy
17 Daddy Angkat
18 Pergi Lagi Ke Luar Negri
19 Saham
20 Tolong Aku
21 Tunggu
22 Telepon Siapa
23 Apa Yang Terjadi
24 Kamu Tenang Saja
25 Hadiah
26 Berdebar Kencang
27 Sebentar Lagi Akan Menghilang
28 Diam!
29 Video Itu Palsu
30 Tidak Bisa Hidup
31 Apa Rencanamu
32 Makam Keluarga
33 Tunggu Saja
34 Rencana
35 Anda harus membayarnya
36 Kenapa Aku ada di sini?
37 Memohon
38 Apa Yang Kamu lakukan Pada Ibuku?
39 Datang Terlambat
40 Menginap
41 Menghukum Dewi
42 Kamu mengenalnya?
43 Di Larang Masuk
44 Apa Maksudmu?
45 Lihat Ini
46 Hidup Bahagia
47 Srigala
48 Ini Untukmu
49 Cafe Baron
50 Bergabung
51 Wuk Mest Grup
52 Aku tidak akan pergi
53 Apa yang terjadi?
54 Dua Pria
55 Perjanjian
56 Pergilah Ke Neraka
57 Rencana Jahat
58 Bukti-bukti Kejahatan Vino
59 Mustahil
60 Terbongkar
61 Hukuman Mati
62 Memangnya Kenapa
63 Kak Richard
64 Tamat
65 Novel : Di Khianati Kekasih Di Cintai CEO 2
66 Novel : Ranjang Sang Mafia
67 Novel : Mafia VS Psychophat Karya : Yayuk Triatmaja
68 Novel : Dendam Dan Cinta, Karya : Yayuk Triatmaja
69 Kita Lihat Saja
70 Ada apa denganmu?
71 Flash Back
72 Tidak Bisa Kabur
73 Seseorang
74 Sangat Terkejut
75 Novel : Suamiku Arogant
76 Terlalu Cepat?
77 Berpura-pura
78 Novel : Gadis Culun Dan Psycopath Karya : Yayuk Triatmaja
79 Novel : Wanita Kesayangan CEO By. Yayuk Triatmaja
80 Novel : Wanita Pembaca Pikiran Kesayangan CEO
81 Novel : Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh 2
82 Novel : Di Khianati Kekasih Di Cintai CEO 2
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Awal Mula
2
Menarik
3
Menjemputmu
4
Pergi Ke Luar Negri
5
Enam Tahun Kemudian
6
Sangat Berani
7
Apakah itu lucu?
8
Sangat Lucu
9
Tuan Muda Vino Felix
10
Kamu berani melakukannya?
11
Membeli Gaun Pesta
12
Tidak Saling Kenal
13
Dewi Kusnandar
14
Melawan
15
Seseorang
16
Daddy
17
Daddy Angkat
18
Pergi Lagi Ke Luar Negri
19
Saham
20
Tolong Aku
21
Tunggu
22
Telepon Siapa
23
Apa Yang Terjadi
24
Kamu Tenang Saja
25
Hadiah
26
Berdebar Kencang
27
Sebentar Lagi Akan Menghilang
28
Diam!
29
Video Itu Palsu
30
Tidak Bisa Hidup
31
Apa Rencanamu
32
Makam Keluarga
33
Tunggu Saja
34
Rencana
35
Anda harus membayarnya
36
Kenapa Aku ada di sini?
37
Memohon
38
Apa Yang Kamu lakukan Pada Ibuku?
39
Datang Terlambat
40
Menginap
41
Menghukum Dewi
42
Kamu mengenalnya?
43
Di Larang Masuk
44
Apa Maksudmu?
45
Lihat Ini
46
Hidup Bahagia
47
Srigala
48
Ini Untukmu
49
Cafe Baron
50
Bergabung
51
Wuk Mest Grup
52
Aku tidak akan pergi
53
Apa yang terjadi?
54
Dua Pria
55
Perjanjian
56
Pergilah Ke Neraka
57
Rencana Jahat
58
Bukti-bukti Kejahatan Vino
59
Mustahil
60
Terbongkar
61
Hukuman Mati
62
Memangnya Kenapa
63
Kak Richard
64
Tamat
65
Novel : Di Khianati Kekasih Di Cintai CEO 2
66
Novel : Ranjang Sang Mafia
67
Novel : Mafia VS Psychophat Karya : Yayuk Triatmaja
68
Novel : Dendam Dan Cinta, Karya : Yayuk Triatmaja
69
Kita Lihat Saja
70
Ada apa denganmu?
71
Flash Back
72
Tidak Bisa Kabur
73
Seseorang
74
Sangat Terkejut
75
Novel : Suamiku Arogant
76
Terlalu Cepat?
77
Berpura-pura
78
Novel : Gadis Culun Dan Psycopath Karya : Yayuk Triatmaja
79
Novel : Wanita Kesayangan CEO By. Yayuk Triatmaja
80
Novel : Wanita Pembaca Pikiran Kesayangan CEO
81
Novel : Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh 2
82
Novel : Di Khianati Kekasih Di Cintai CEO 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!