"Apa yang Dia lakukan di sini?" Tanya Richard William sambil masih berjalan.
"Nona Kasandra hamil." Jawab Felix.
"Apa?" Tanya Richard William dengan wajah terkejut sambil menghentikan langkahnya.
"Di ruangan mana Dia sekarang?" Tanya Richard William sambil tersenyum nyaris tidak terlihat.
"Ruangan nomer 808." Jawab Felix.
Felix langsung melangkahkan kakinya dengan cepat menuju ke arah kamar 808. Sedangkan di ruangan 808 di mana Kasandra sudah selesai mengganti pakaian pasien dengan pakaian dress dan masih di bantu oleh Fitri.
"Aku sudah membelikan penerbangan paling awal untukmu." Ucap Fitri.
"Bagus, ayo kita berangkat." Ucap Kasandra sambil tersenyum.
Fitri hanya menganggukkan kepalanya kemudian mereka berdua berjalan ke arah pintu sedangkan Richard William, Felix dan beberapa bodyguardnya hampir sampai ke ruang perawatan 808.
Fitri kemudian membuka pintu ruang perawatan dengan lebar agar Kasandra keluar setelah keluar barulah Fitri keluar dari ruang perawatan.
Mereka berjalan menuju ke arah ruang administrasi untuk membayar biaya perawatan Kasandra hingga lima menit kemudian Richard William, Felix dan beberapa para bodyguard berhenti tepat di depan pintu 808.
Felix membuka pintu ruang perawatan dengan lebar sedangkan Richard William dengan langkah cepat masuk ke dalam ruangan tersebut. Richard William sangat terkejut karena ruangan tersebut kosong.
"Di mana Kasandra? Kenapa tidak ada di rumah ruangan ini?" Tanya Richard William sambil membalikkan badannya untuk menatap asisten setianya.
"Saya akan menghubungi orang Saya." Jawab Felix.
Felix kemudian mengambil ponselnya di saku jasnya lalu menghubungi orang kepercayaannya dan sambungan pertama langsung di angkat.
'Hallo.' Panggil Felix.
'Maaf, Tuan. Baru saja Nona Kasandra keluar dari rumah sakit.' Ucap anak buahnya yang masih berada di parkiran bandara.
'Apa?' Tanya Felix dengan wajah terkejut.
'Iya, Tuan dan sekarang Nona Kasandra sudah naik pesawat beberapa menit yang lalu pergi ke luar negri.' Jawab anak buahnya.
Tut
Tanpa menjawab Felix memutuskan sambungan komunikasi secara sepihak kemudian menatap ke arah Richard William.
"Maaf, Tuan. Nona Kasandra sudah naik pesawat beberapa jam yang lalu di mana Nona Kasandra pergi ke luar negri." Ucap Felix melaporkan apa yang terjadi.
Richard William hanya menatap Felix sekilas kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut menuju ke perusahaan diikuti oleh Felix dan para bodyguard.
Enam Tahun Kemudian
Di rumah milik Sebastian Subroto yang seharusnya milik Ibunya Kasandra yang merupakan peninggalan orang tua dari Ibunya Kasandra namun Sebastian Subroto merebutnya dengan cara yang sangat licik.
Bu Yuni Subroto saat ini sedang kedatangan 3 teman sosialitanya. Di mana salah satu temannya menjual perhiasan mewah dan ke tiga temannya termasuk Bu Yuni Subroto asyik memilih perhiasan mewah.
"Jam satu siang Bela Subroto dan Alex William akan mengadakan acara lamaran di sini." Ucap Bu Nia sambil melihat jam mahalnya yang masih menunjukkan pukul sebelas siang.
"Putri keduamu sangat beruntung bisa menikah dengan salah satu keluarga William." Bu Valen.
"Tentu saja, putriku merupakan keberuntungan bagi keluarga kami." Ucap Bu Yuni Subroto sambil tersenyum bahagia dan penuh rasa bangga.
"Oh ya, Aku dengar kalau putri pertamamu akan datang hari ini untuk menghadiri pesta pertunangan putri keduamu."Ucap Bu Ririn.
"Aku mendengar bahwa putri pertamamu dulu pacaran tapi ditinggalkan oleh Alex William." Ucap Bu Valen sambil tersenyum sinis.
"Kasihan sekali melihat adiknya bahagia bersama orang yang dicintainya. Hahahahahaha ..." Tawa Bu Ririn tanpa punya rasa empati sedikitpun terhadap Kasandra.
"Hahahahaha ..." Tawa ke tiga temannya dengan serempak yang juga tidak mempunyai rasa empati sedikitpun.
Di tempat yang berbeda sebuah mobil hitam melaju dengan kecepatan sedang menuju ke rumah milik Sebastian Subroto.
Skip
Mobil tersebut kini berhenti tepat di depan Sebastian Subroto dan seorang wanita cantik turun dari mobil sambil menyimpan dendam terhadap penghuni rumah tersebut termasuk pemilik rumah.
'Yuni Subroto, Sebastian Subroto dan Bela Subroto, Aku kembali lagi membawa dendam.' Ucap wanita cantik dalam hati.
Dia adalah Kasandra di mana Kasandra menggandeng seorang anak laki-laki tampan berumur 5 tahun. Mereka berjalan memasuki gerbang.
Di tempat yang sama hanya berbeda ruangan di mana Bu Yuni Subroto, Bu Nia, Bu Ririn dan Bu Valen masih asyik mengobrol. Di mana mereka memilih perhiasan mewah kecuali Bu Nia karena Bu Nia yang menjual perhiasan mewah.
"Dia adalah gadis liar yang tidak memiliki Ibu sejak Dia masih kecil. Jadi mana bisa dibandingkan dengan putri kesayanganku." Ucap Bu Yuni Subroto.
"Memang benar kalau putrimu tidak ada bandingannya." Ucap Kasandra sambil berjalan dengan menggandeng putra semata wayangnya.
Serempak mereka menatap ke arah sumber suara dan melihat Kasandra sambil berjalan dengan menggandeng seorang anak laki-laki kecil.
"Bagaimanapun seluruh dunia tahu kalau tidak semua orang bisa menjadi wanita simpanan." Ucap Kasandra sambil menatap Ibu Tirinya dengan tatapan sinis.
Serentak Bu Yuni Subroto, Bu Nia, Bu Ririn dan Bu Valen berdiri dan menatap Kasandra dengan tatapan tajam dan ingin membunuh Kasandra.
Satu persatu keluar dari mobil, mereka adalah Richard William, Alex William, Bela Subroto, Rohma dan Dewi. Mereka datang sambil membawa serah-serahan karena hari ini Bela Subroto dan Alex William akan melangsungkan acara lamaran.
"Paman Richard William, terima kasih telah datang membantuku untuk acara lamaran ini." Ucap Alex William.
"Paman Richard William, terima kasih." Ucap Bela Subroto sambil tersenyum bahagia.
"Kak Richard." Panggil Dewi sambil memeluk lengan Richard William.
"Masuk ke dalam." Ucap Richard William tanpa menjawab ucapan terima kasih mereka dan membiarkan Dewi memeluk lengannya.
"Baik." Jawab Alex William dengan singkat sambil tersenyum bahagia.
Kemudian mereka berjalan memasuki kediaman Sebastian Subroto di mana Kasandra masih mengobrol lebih tepatnya bertengkar dengan Ibu Tirinya dan ke 3 teman Ibu Tirinya.
Ketika Richard William sedang berjalan ke arah ruang keluarga bersama yang lainnya, tanpa sengaja melihat seorang wanita berjalan mundur. Entah kenapa Richard William refleks melepaskan pelukan Dewi.
Kemudian Richard William melangkah dengan cepat untuk menolong Kasandra agar tidak terjatuh. Tanpa mengetahui kalau Kasandra bisa menyeimbangkan tubuhnya agar tidak terjatuh.
Lima Menit Sesudahnya
"Kasandra, kapan kamu kembali?" Tanya Alex William dengan wajah terkejut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Dewi Anggya
laaah si Dewi jdian th SM Richard
2024-08-22
1
Mama Kasandra
terima kasih banyak. Silahkan tinggalkan jejak bintang 5, komentar, bunga dan kopi/Grievance/
2024-07-26
0
Naruto Uzumaki family
ini novel kk yg ke-3 yah wah aku baru tahu, semangat yah kk
2024-07-26
0