"Kenapa ti ..." Ucapan Kasandra terpotong oleh Dewi.
"Kasandra karena Bela mengatakan padaku untuk mencoba gaun ini maka Aku akan mencoba memakainya. Jika Aku tidak menyukainya maka Aku akan memberikannya lagi padamu." Ucap Dewi mengalihkan pembicaraan.
'Jika kamu tidak menyukainya maka gaun pesta itu akan diberikan padaku. Apakah kamu mengira kalau Aku seorang pemulung yang memungut barang bekas?' Tanya Kasandra dalam hati sambil menahan amarahnya.
Kasandra tiba-tiba mempunyai rencana membuat Kasandra tersenyum jahat kemudian menatap ke arah Dewi.
"Kamu bukan lagi sahabatku jadi maaf, Aku memutuskan untuk membeli gaun pesta ini." Ucap Kasandra sambil mengeluarkan kartu debit platinum kemudian diberikan ke pelayan butik.
"Memang berapa gajimu?" Tanya Dewi yang tidak mempedulikan ucapan Kasandra.
"Pasti gajimu sangat kecil jadi Aku akan membayar dua kali lipat." Ucap Dewi sambil mengeluarkan kartu kredit warna hitam.
Dewi sangat di manja oleh orang tuanya karena itu apapun keinginan Dewi selalu dituruti. Hal itu membuat Dewi selalu melakukan apapun asalkan keinginannya terwujud.
"Tapi ..." Ucapan pelayan butik terpotong oleh Dewi.
"Tiga kali lipat lebih banyak dari punya Kasandra." Ucap Dewi dengan wajah sombongnya.
"Sekalipun kamu menyombongkan diri tapi kamu tidak akan mungkin bisa mengalahkan Aku." Sambung Dewi dengan tatapan merendahkan dan tersenyum jahat.
"Aku sangat yakin kalau uang di kartumu hanya sedikit. Bahkan kamu tidak akan mungkin sanggup membeli risleting untuk gaun pesta ini." Ucap Bela yamg juga menatapnya dengan tatapan merendahkan.
"Kasandra, Aku tahu kalau kamu adalah seorang Ibu tunggal jadi tidak mudah membesarkan anak sendirian. Jadi tidak ada gunanya menghabiskan seluruh tabunganmu hanya untuk membeli gaun ini." Ucap Dewi sambil memperlihatkan gaun pesta yang sejak tadi di pegangnya.
"Aku membeli gaun ini seharga lima kali lipat." Sambung Dewi sambil kembali menyodorkan kartu kreditnya kembali karena pelayan butik tidak mau menerima kartu pemberian Kasandra dan Dewi.
"Delapan kali lipat." Ucap Kasandra sambil masih memegang kartu platinum.
"Sepuluh kali lipat." Ucap Dewi yang tidak mau dikalahkan.
"Karena mantan sahabatku sangat menyukai gaun pesta ini maka Aku hanya bisa menahan rasa sakit dan melepaskan gaun yang Aku sukai." Ucap Kasandra lebay sambil memegang lengan pelayan butik.
'Kartunya di terima saja dan langsung di gesek.' Bisik Kasandra tepat di telinga pelayan butik.
Pelayan butik hanya menganggukkan kepalanya kemudian mengambil kartu yang di pegang oleh Dewi. Setelah itu pelayan butik berjalan meninggalkan mereka untuk menggesek kartu milik Dewi.
"Sahabatku, cepatlah mencoba gaun pesta ini dan biarkan Kakakku ini melihatnya. Sekaligus menunjukan identitas yang sebenarnya di mana gaun pesta ini hanya cocok dipakai olehmu." Ucap Bela.
"Hanya orang bodoh dan mempunyai banyak uang untuk membeli gaun pesta ini seharga satu juta dollar.' Ucap Kasandra dalam hati sambil membalikkan badannya untuk pura-pura mencari gaun pesta yang cocok untuk dirinya.
"Kasandra, Aku minta maaf karena Aku akan mencoba gaun pesta ini." Ucap Dewi sambil tersenyum dengan penuh kemenangan.
Kemudian Dewi berjalan melewati Kasandra menuju ke arah kamar pas untuk mencoba gaun pesta tersebut. Tanpa sepengetahuan mereka kalau Kasandra diam-diam tersenyum puas karena rencananya berhasil sesuai harapan.
'Awalnya Aku mempunyai rencana ke Dewi hanya untuk membeli gaun pesta itu sesuai harga tapi setelah Aku pikir-pikir lebih baik memprovokasi Dewi agar membelinya dengan harga tinggi dan rencanaku berjalan lancar.' Ucap Kasandra dalam hati sambil menahan senyuman jahatnya.
Tidak berapa lama Dewi datang dengan menggunakan gaun pesta berwarna hitam. Gaun pesta itu sepanjang lutut dan ada belahan sampai ke paha. Hingga memperlihatkan paha Dewi yang mulus tanpa ada cacat sedikitpun.
Di tambah bagian atasnya terlihat ke dua gunung kembar milik Dewi yang terlihat dengan jelas dan ke dua bahu Dewi yang sangat mulus.
"Dewi, kamu sangat cantik memakai gaun itu. Pasti Paman Richard William akan tergila-gila padamu." Puji Bela.
'Ahhhh!" Teriak Dewi tiba-tiba.
Dewi sangat terkejut ketika gaun yang hanya memiliki tali seukuran jari manusia untuk penahan gaun pesta tersebut tiba-tiba meluncur hingga sampai ke lengan Dewi.
Dewi langsung menahan gaun pesta tersebut agar tidak meluncur ke bawah dan memperlihatkan tubuhnya yang hanya mengenakan pakaian segi tiga bermuda.
"Apa yang terjadi?" Tanya Bela dengan wajah tak kalah terkejutnya sambil menarik perlahan ke dua tali kecil seukuran jari manusia ke bahu Dewi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Dewi Anggya
dasar bodoh si Dewi iniii...aiiih knp pula namanya SM kyk akuuuu😤🤭
2024-08-22
0