Sangat Lucu

"Kamu datang ke sini untuk mempermalukan ibumu dan adikmu begitu kamu kembali dari luar negri." Ucap Sebastian Subroto sambil menatap Kasandra dengan tatapan kebencian.

"Aku akan menghukummu!" Teriak Sebastian Subroto sambil mengangkat tongkat.

Usianya semakin bertambah tua membuat Sebastian Subroto memakai tongkat karena kaki kirinya tidak begitu kuat menahan beban tubuhnya.

Kasandra bersiap menyerang Sebastian Subroto dengan menggunakan jarum perak. Sedangkan Paman Richard William bersiap untuk menahan tongkat milik Sebastian Subroto namun gerakan mereka kalah cepat.

Di mana seorang anak kecil membawa pistol mainan dan tentunya isinya pistol mainan juga. Hanya saja isi pistolnya berbentuk bulat-bulat kecil di mana jika di tembak ke tubuh seseorang maka orang itu akan merasakan kesakitan.

"Dor ... Dor ... Dor ... Aku akan menembak siapa saja orang yang melakukan kejahatan." Ucap anak kecil tersebut sambil menembak ke arah dada Sebastian Subroto sebanyak 3 kali.

"Akhhhh!" Teriak Sebastian Subroto, Bu Yuni Subroto dan Bela Subroto dengan serempak.

Ketika anak kecil tersebut menembak ke arah dada Sebastian Subroto membuat tongkat yang di angkat ke atas tidak sengaja miring ke samping kanan dan ke samping kiri. Tongkat itupun langsung mengenai kepala Bu Yuni Subroto dan Bela Subroto bersamaan mereka berteriak kesakitan.

"Siapa Dia?" Tanya Sebastian Subroto sambil menunjuk ke arah anak kecil tersebut.

Anak kecil itupun mundur beberapa langkah dan tidak sengaja menabrak Paman Richard William. Reflek Paman Richard William menahan tubuh anak kecil tersebut.

"Suamiku, kamu masih belum tahu kan? Suamiku sekarang sudah menjadi Kakek." Ucap Bu Yuni Subroto.

"Apa?" Tanya mereka dengan serempak dengan wajah terkejut.

Paman Richard William langsung menatap ke arah Kasandra di mana Kasandra sedang menatap Sebastian Subroto.

"Kasandra, kamu sudah membuat malu keluarga Subroto." Ucap Sebastian Subroto dengan nada satu oktaf.

Kasandra hanya mendengus sambil menyimpan kembali jarum perak ke dalam tasnya. Hingga beberapa saat kemudian terdengar suara membuat Kasandra dan Dewi menatap ke arah Paman Richard William.

"Kamu tidak apa-apa?" Tanya Paman Richard William sambil membelai rambut anak kecil tersebut.

"Tidak apa-apa." Jawab anak kecil tersebut.

Anak kecil tersebut kemudian berjalan ke arah Kasandra lalu membalikkan badannya untuk menatap ke arah Paman Richard William.

'Mata Paman tampan ini sangat mirip dengan mataku. Mungkinkah Paman tampan ini Daddy Aku seperti yang dikatakan Mommy?' Tanya anak kecil tersebut sambil masih menatap sepasang mata Paman Richard William yang sangat mirip dengan dirinya yaitu berwarna biru.

"Jangan bikin malu keluarga, pergilah ke kamarmu dan tanpa seijinku kamu di larang keluar." Ucap Sebastian Subroto yang tidak mempunyai pilihan lain.

'Setelah acara lamaran putriku selesai maka Aku akan menghukumnya dengan sangat berat karena sudah membuatku malu.' Sambung Aku akan menghukumnya dengan sangat berat karena sudah membuatku malu.

"Richardo, anak yang sangat baik. Kita pergi yuk ke kamar bersama Mommy." Ajak Kasandra.

"Baik, Mommy." Jawab Richardo dengan patuh.

Kemudian Kasandra dan Richardo berjalan melewati Paman Richard William menuju ke arah tangga. Sedangkan Paman Richard William menatap kepergian mereka berdua hingga terdengar suara yang membuatnya menatap ke arah sumber suara.

"Tuan Richard William, silahkan duduk." Ucap Sebastian Subroto dengan nada ramah berbeda ketika dirinya berbicara dengan Kasandra.

"Mari kita bahas pernikahan kedua keluarga secara lebih detail." Sambung Sebastian Subroto.

"Aku di sini hanya untuk membantu ponakanku yang bernama Alex William untuk melamar. Jadi Anda bisa mendiskusikannya sendiri detailnya bersama ponakanku." Jawab Paman Richard William sambil menatap sekilas ke arah Sebastian Subroto.

Setelah itu Paman Richard William pergi meninggalkan ruangan tersebut menuju ke arah tangga tanpa mengetahuinya kalau seseorang menahan amarahnya.

'Bagaimana bisa Kak Richard William bisa sangat tertarik dengan orang asing?' Tanya Dewi dalam hati.

Dewi yang penasaran mengikuti Paman Richard William menuju ke arah tangga sedangkan Sebastian Subroto, Bu Yuni Subroto, Bela Subroto dan Alex William sangat terkejut dengan perkataan Paman Richard William.

Di tempat yang sama hanya beda ruangan di mana Kasandra bersama Richardo sedang berada di kamar mandi. Di mana Kasandra ingin membantu Richardo mencuci tangan di wastafel.

"Mommy, Aku sudah besar jadi tidak perlu di bantu." Ucap Richardo.

"Iya ... Iya ... Richardo sudah besar." Jawab Kasandra sambil menahan tawa.

Kemudian Richardo mencuci tangan di wastafel sedangkan Kasandra memperhatikan apa yang dilakukan putranya.

"Setelah mencuci tangan, pergilah bermain sendiri di kamar Mommy. Karena ada sesuatu yang ingin Mommy bicarakan dengan Kakekmu." Ucap Kasandra sambil membelai rambut Richardo dengan lembut.

"Baik, Mommy." Jawab Richardo dengan patuh.

"Bagus." Jawab Kasandra dengan singkat.

Richardo kemudian membalikkan badannya dan berlari dengan cepat meninggalkan Kasandra sendirian di kamar mandi.

"Tunggu, tanganmu belum di lap." Ucap Kasandra sambil mengambil handuk kecil.

Namun Richardo tidak terdengar suaranya membuat Kasandra meletakkan kembali handuk kecil tersebut dekat wastafel.

Kasandra membalikkan badannya dan berjalan ke arah pintu kamar mandi namun ketika sampai di depan pintu seseorang mencegatnya membuat Kasandra terkejut.

Kasandra mundur beberapa langkah karena orang tersebut berjalan ke arah Kasandra hingga pintu kamar mandi di tutup oleh orang tersebut.

Pria tersebut adalah Paman Richard William di mana Paman Richard William membutuhkan penjelasan Kasandra. Kenapa Kasandra melarikan diri darinya dan meninggalkan uang ketika mereka sudah selesai melakukan cinta satu malam.

"Kamu meninggalkan Aku sendirian di ranjang dan juga uangmu lima tahun yang lalu. Menurutmu Aku ini apa?" Tanya Paman Richard William sambil menatap ke arah wajah cantik Kasandra.

"Aku tidak tahu apa yang Paman Richard William bicarakan." Jawab Kasandra pura-pura tidak ingat.

"Lalu apakah kamu ingin Aku membantumu mengingat kenangan lima tahun yang lalu?" Tanya Paman Richard William sambil mencapit dagu Kasandra.

Ketika Kasandra ingin menjawab tiba-tiba terdengar suara dari balik pintu membuat mereka terdiam.

"Kak Richard, apakah Kak Richard ada di dalam?" Tanya gadis cantik tersebut.

Gadis cantik tersebut adalah Dewi di mana Dewi diam-diam mengikuti Paman Richard William. Karena Dewi sangat yakin kalau Paman Richard William pasti ingin menemui Kasandra.

"Kak Richard, Paman Sebastian Subroto mengajak kita untuk makan bersama." Ucap Dewi sambil memegang gagang pintu kamar mandi.

Paman Richard William membuka mulutnya namun Kasandra menutup mulutnya dengan menggunakan tangan kanannya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

Paman Richard William hanya tersenyum sambil menarik tangan Kasandra kemudian kembali membuka mulutnya. Kasandra yang tidak mempunyai pilihan lain membekap mulut Paman Richard William dengan menggunakan mulutnya.

Paman Richard William langsung memeluk pinggang Kasandra dan membalas ciumannya. Mereka berdua sama-sama memejamkan matanya sambil masih berciuman. Di mana Kasandra tidak ingin ketahuan oleh Dewi kalau mereka berdua berada di dalam kamar mandi.

Sedangkan Paman Richard William menikmati ciuman Kasandra yang sudah menjadi candunya sejak mereka melakukan cinta satu malam.

Untuk Dewi, karena tidak ada jawaban Dewi tidak jadi membuka pintu kamar mandi lalu berbicara dari luar pintu.

Kak Richard, Aku akan menunggumu di bawah dulu." Ucap Dewi.

Setelah itu Dewi membalikkan badannya dan berjalan meninggalkan kamar mandi sedangkan Kasandra yang masih berciuman dengan Paman Richard William mendengar suara langkah kaki Dewi.

Hingga suara langkah kaki tersebut tidak terdengar barulah Kasandra melepaskan ciumannya lalu pergi meninggalkan Paman Richard William di dalam kamar mandi.

Di mana Paman Richard William diam membatu karena mendapatkan jackpot dari Kasandra secara tidak terduga. Sedangkan Kasandra menghentikan langkahnya yang tidak jauh dari kamar mandi di mana Kasandra menetralkan jantungnya yang berdetak dengan kencang.

Episodes
1 Awal Mula
2 Menarik
3 Menjemputmu
4 Pergi Ke Luar Negri
5 Enam Tahun Kemudian
6 Sangat Berani
7 Apakah itu lucu?
8 Sangat Lucu
9 Tuan Muda Vino Felix
10 Kamu berani melakukannya?
11 Membeli Gaun Pesta
12 Tidak Saling Kenal
13 Dewi Kusnandar
14 Melawan
15 Seseorang
16 Daddy
17 Daddy Angkat
18 Pergi Lagi Ke Luar Negri
19 Saham
20 Tolong Aku
21 Tunggu
22 Telepon Siapa
23 Apa Yang Terjadi
24 Kamu Tenang Saja
25 Hadiah
26 Berdebar Kencang
27 Sebentar Lagi Akan Menghilang
28 Diam!
29 Video Itu Palsu
30 Tidak Bisa Hidup
31 Apa Rencanamu
32 Makam Keluarga
33 Tunggu Saja
34 Rencana
35 Anda harus membayarnya
36 Kenapa Aku ada di sini?
37 Memohon
38 Apa Yang Kamu lakukan Pada Ibuku?
39 Datang Terlambat
40 Menginap
41 Menghukum Dewi
42 Kamu mengenalnya?
43 Di Larang Masuk
44 Apa Maksudmu?
45 Lihat Ini
46 Hidup Bahagia
47 Srigala
48 Ini Untukmu
49 Cafe Baron
50 Bergabung
51 Wuk Mest Grup
52 Aku tidak akan pergi
53 Apa yang terjadi?
54 Dua Pria
55 Perjanjian
56 Pergilah Ke Neraka
57 Rencana Jahat
58 Bukti-bukti Kejahatan Vino
59 Mustahil
60 Terbongkar
61 Hukuman Mati
62 Memangnya Kenapa
63 Kak Richard
64 Tamat
65 Novel : Di Khianati Kekasih Di Cintai CEO 2
66 Novel : Ranjang Sang Mafia
67 Novel : Mafia VS Psychophat Karya : Yayuk Triatmaja
68 Novel : Dendam Dan Cinta, Karya : Yayuk Triatmaja
69 Kita Lihat Saja
70 Ada apa denganmu?
71 Flash Back
72 Tidak Bisa Kabur
73 Seseorang
74 Sangat Terkejut
75 Novel : Suamiku Arogant
76 Terlalu Cepat?
77 Berpura-pura
78 Novel : Gadis Culun Dan Psycopath Karya : Yayuk Triatmaja
79 Novel : Wanita Kesayangan CEO By. Yayuk Triatmaja
80 Novel : Wanita Pembaca Pikiran Kesayangan CEO
81 Novel : Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh 2
82 Novel : Di Khianati Kekasih Di Cintai CEO 2
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Awal Mula
2
Menarik
3
Menjemputmu
4
Pergi Ke Luar Negri
5
Enam Tahun Kemudian
6
Sangat Berani
7
Apakah itu lucu?
8
Sangat Lucu
9
Tuan Muda Vino Felix
10
Kamu berani melakukannya?
11
Membeli Gaun Pesta
12
Tidak Saling Kenal
13
Dewi Kusnandar
14
Melawan
15
Seseorang
16
Daddy
17
Daddy Angkat
18
Pergi Lagi Ke Luar Negri
19
Saham
20
Tolong Aku
21
Tunggu
22
Telepon Siapa
23
Apa Yang Terjadi
24
Kamu Tenang Saja
25
Hadiah
26
Berdebar Kencang
27
Sebentar Lagi Akan Menghilang
28
Diam!
29
Video Itu Palsu
30
Tidak Bisa Hidup
31
Apa Rencanamu
32
Makam Keluarga
33
Tunggu Saja
34
Rencana
35
Anda harus membayarnya
36
Kenapa Aku ada di sini?
37
Memohon
38
Apa Yang Kamu lakukan Pada Ibuku?
39
Datang Terlambat
40
Menginap
41
Menghukum Dewi
42
Kamu mengenalnya?
43
Di Larang Masuk
44
Apa Maksudmu?
45
Lihat Ini
46
Hidup Bahagia
47
Srigala
48
Ini Untukmu
49
Cafe Baron
50
Bergabung
51
Wuk Mest Grup
52
Aku tidak akan pergi
53
Apa yang terjadi?
54
Dua Pria
55
Perjanjian
56
Pergilah Ke Neraka
57
Rencana Jahat
58
Bukti-bukti Kejahatan Vino
59
Mustahil
60
Terbongkar
61
Hukuman Mati
62
Memangnya Kenapa
63
Kak Richard
64
Tamat
65
Novel : Di Khianati Kekasih Di Cintai CEO 2
66
Novel : Ranjang Sang Mafia
67
Novel : Mafia VS Psychophat Karya : Yayuk Triatmaja
68
Novel : Dendam Dan Cinta, Karya : Yayuk Triatmaja
69
Kita Lihat Saja
70
Ada apa denganmu?
71
Flash Back
72
Tidak Bisa Kabur
73
Seseorang
74
Sangat Terkejut
75
Novel : Suamiku Arogant
76
Terlalu Cepat?
77
Berpura-pura
78
Novel : Gadis Culun Dan Psycopath Karya : Yayuk Triatmaja
79
Novel : Wanita Kesayangan CEO By. Yayuk Triatmaja
80
Novel : Wanita Pembaca Pikiran Kesayangan CEO
81
Novel : Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh 2
82
Novel : Di Khianati Kekasih Di Cintai CEO 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!