Jo, aku sekarang sedang berdiri di tepi sungai. Apakah kau ingat waktu itu, waktu pertama kali kita bertemu.
Yah, ketika itu aku berdiri di bawah pohon akasia yang rindang untuk menghindari rintik - rintik hujan. Ketika itu kamu lewat membawa sebuah payung hitam dan kau menawarkan jasa untuk mengantarkanku ke kampus.
Ternyata kita satu fakultas hanya beda jurusan, kamu jurusan Managemen Akuntan Komputer sedangkan aku jurusan Sekretaris.
Ketika kamu bercerita kepadaku, pada hari itu ternyata ulang tahunmu. Ya, aku ingat pada saat itu tanggal 13 oktober, tapi ketika aku belum tahu nama kamu sama sekali, sangat lucu, kita seperti sangat akrab tapi belum mengetahui nama masing - masing.
"Oh ya, nama kamu siapa?" tanyaku ketika sampai di kampus.
"Johan, kamu?"
"Susi" jawabku.
Akhirnya kita berpisah ketika teman kamu Benny, mengajak kamu untuk pergi ke dalam ruangan kelas.
Aku mengira hanya sampai saat itu saja pertemuan kita, tapi ketika pulang ternyata kamu malah menjemputku. Waktu itu kamu berkata bahwa kamu ingin ngobrol banyak denganku, karena kamu merasa bahwa aku nyambung saat berbincang denganmu.
Kau masih ingat nggak? Ketika hari minggu mengajakku untuk memancing di sungai.
Jo... Saat ini aku berada di sungai yang sama ketika kita memancing dulu, untuk mengingat - ingat kenangan kita, ada rasa sedih bercampur kerinduan.
Kamu ingat tidak, waktu itu hari sudah siang tapi kita belum juga mendapatkan ikan satupun, ketika itu aku marah - marah karena jengkel, eh.. Kamu malah senyum - senyum saja.
Trus pancingku ada yang strike, ternyata aku mendapatkan ikan yang cukup gede dan selanjutnya kamu juga dapet. Ketika itu aku menyadari memancing itu mengasyikan juga.
Karena tak terasa kita memancing sampai sore dan hujan mulai turun, kamu mengantarkan aku pulang, dan ketika itu mama marah- marah karena kita terlambat pulang.
***
Esoknya ketika saya hendak berangkat ke kampus, mama mengingatkanku untuk membawa payung karena pada saat itu lagi musim hujan.
Ketika saya melewati pohon akasia itu, ternyata kamu sudah berdiri di situ untuk menghindari hujan. Aku merasa lucu dan kamu tersenyum juga.
"Boleh numpang enggak?" tanyamu ketika itu dengan bermaksud menggodaku.
Aku cuma mengangguk dan tersenyum simpul seraya berkata :
"makanya jangan lupa bawa payung." ucapku sok menasehati, padahal kalau tidak di ingati mama, aku juga pasti lupa he he.
Begitulah hari - hari yang terus kita lalui, selalu ceria. Dan pada suatu hari kamu mengungkapkan isi hatimu padaku.
Aku sangat terharu pada saat itu, seolah warna warni di dalam benakku tidak bisa aku lukiskan. Ternyata cintaku tidak bertepuk sebelah tangan.
Untuk merayakan bahwa kita sudah menjadi pasangan kekasih kamu mengajakku langsung ngedate ke sebuah cafe untuk dinner, sebenarnya aku tidak sampai hati juga karena kamu cuma ngekost di kota besar ini.
Tapi kamu tetap ngotot mau meneraktir aku, kamu bilang bahwa kamu baru aja nerima transferan dari desa, oleh orang tuamu. Dan kamu berkata tidak enak kalau cewek yang meneraktir cowok.
Aku hanya tersenyum mendengar penjelasanmu, kamu berusaha membahagiakan aku walaupun kamu dalam keadaan pas - pasan. Hari - hari berikutnya kita selalu bersama - sama kemanapun.
Dan pada suatu hari kamu harus berangkat ke Luar Negri untuk melanjuti S2 mu, waktu itu aku berkata :
"Untuk apa terburu - buru melanjutkan S2 sih?"
Tapi kamu berkata "Ini kesempatan saya untuk menikmati sekolah yang tinggi, apa lagi saya anak kurang mampu dan hanya kali ini negara mau membiayai kuliah saya karena saya masuk ke dalam mahasiswa terbaik tahun ini. Itu juga berkat kamu kan, kamu pernah mengatakan agar saya lebih giat belajar. Karena seperti yang kamu bilang, cowok harus lebih pintar dari ceweknya."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments