Hari berduka

"Dimas, tolong tinggalkan kami. Aku ingin bicara dengan orang ini," pinta Zian pada karyawannya itu.

"Kau yakin, Bos?" Dimas merasa tidak yakin jika bosnya itu mau di tinggal berdua dengan Naya. Pasalnya Zian selama ini begitu menghindari gadis menyebalkan itu.

"Pergilah dulu,"

"Baiklah," kata Dimas, lalu dia berbisik di telinga bosnya,"Kalau dia macam-macam denganmu, hubungi aku segera."

Dimas pun segera pergi meninggalkan bengkel itu. Tinggallah Naya berdua dengan Zian.

Zian menatap Naya tanpa berkedip. Tatapan tajam seperti hendak membelah-belah tubuh gadis itu.

Dia sangat seksi dengan tatapannya itu. batin Naya.

"Menurutmu siapa yang melakukan itu? Kau pasti punya musuh kan?" tanya Zian.

"Aku tidak punya musuh,"

"Lalu kenapa mereka menjebakmu dengan menggunakan aku sebagai alat? Atau jangan-jangan kau yang sengaja melakukan ini semua?" Zian berjalan maju semakin mendekat pada Naya, sedangkan Naya terus melangkah mundur karena tatapan Zian membuat nyalinya menciut.

Tatapannya saja seperti sanggup membunuhku, bagaimana ini? batin Naya.

Entah keberanian darimana asalnya, gadis itu berdiri berkacak pinggang menantang Zian yang tubuhnya tinggi menjulang itu.

"Bagaimana kalau aku membocorkan siapa laki-laki yang tidur denganku saat itu pada media?" Naya mulai memberanikan dirinya menakut-nakuti Zian.

"Sebelum kau melakukannya, aku akan mencekikmu sampai mati di sini,"

glek

Naya menelan ludah kasar, ancaman dari Zian membuatnya merinding. Tapi gadis itu tidak mau kalah.

"Kalau aku mati di sini, kau pasti akan semakin terkenal, seorang montir membunuh soeorang gadis yang telah tidur dengannya..."

"Kau mengancamku?"

"Tidak, aku memperingatkanmu."

"Apa yang kau inginkan?"

Naya tersenyum, "Nikahi aku."

Zian terperanjak mendengar ucapan Naya. Rasanya ingin menenggalamkan gadis itu di palung Mariana saking kesalnya.

"Kau bercanda, ya...?" Zian terlihat semakin geram, "Walaupun dunia ini sudah kehabisan wanita, aku tidak akan sudi menikahimu."

"Benarkah? Kau benar-benar tidak menyukaiku?" Naya berdiri di depan Zian, memberikan tatapan menggoda, "Coba lihat aku... Aku masih muda, aku cantik dan seksi. Kau akan beruntung memiliki istri seperti aku."

Zian menghela napas kasar, enggan menatap gadis di depannya.

"Pergi dari sini!!"

Naya terlonjak mendengar ucapan Zian yang malah mengusirnya, sama sekali tidak bergeming dengan rayuan maut gadis itu.

"PERGI!" teriaknya sekali lagi dengan suara menggelegar membuat Naya menutup telinganya.

Mia yang baru saja tina di gerbang rumahnya begitu terkejut ketika melihat seorang gadis menyerupai Naya di dalam bengkel Zian. Gadis itu segera mendekat. Dan benar, Naya ada di dalam sana.

"Naya, apa yang kau lakukan di sini? Kenapa kau kabur? Ayahmu di larikan ke rumah sakit, dia kena serangan jantung," ucap Mia saat memasuki bengkel kecil itu.

Bagai tersambar petir di siang bolong, setiap inci bagian tubuh gadis itu bergetar.

"A-ayah...?"

"Cepatlah ke rumah sakit, ayahmu sedang membutuhkanmu, Nay..." pinta Mia, "Ayo aku antar,"

Tanpa mempedulikan Zian lagi, Naya langsung keluar dari bengkel itu.

"Mia, apa yang terjadi pada ayahku?" tanya Naya dalam perjalanan menuju rumah sakit.

"Ayahmu melihat beritamu di TV, dia syok dan pingsan," ungkap Mia.

"Kamu sudah lihat berita itu?"

"Bukan hanya aku dan ayahmu, tapi seluruh tamu undangan melihatnya. Itulah yang membuat ayahmu terkena serangan jantung," lanjut Mia, " Siapa laki-laki yang tidur denganmu dalam foto itu?" tanya Mia kemudian.

Naya terdiam. Tidak mungkin dia mengatakan pada Mia bahwa laki-laki yang tidur bersamanya adalah Zian. Pria itu telah memberinya ancaman keras.

"Aku tidak tahu, Mia. alAku tidak mengenalnya. Sepertinya aku di jebak," ucap Naya.

"Apa?" tanya Mia tak percaya.

"Iya... Aku tidak tahu kenapa aku bisa ada di penginapan bersama laki-laki itu, tapi kami tidak melakukan apa-apa. Sepertinya saat itu kami sama-sama mabuk,"

Tidak lama kemudian, mereka sampai di rumah sakit tempat ayah Naya di rawat. Rama sedang mondar-mandir di depan ruang IGD ketika Naya sampai kesana.

"Rama, bagaimana ayahku?" tanya Naya dengan berderai air mata.

"Semua ini salahmu. Kau yang membuat ayahmu jadi begini," Rama berapi-api memarahi Naya, yang menjadi pemicu ayahnya terkena serangan jantung, "Siapa yang tidur denganmu di foto itu?" tanya Rama kemudian.

"I-itu... aku... Tidak tahu," jawab Naya terbata-bata.

"Kau bilang apa? Kau sampai tidak tahu tidur dengan siapa?"

Ingin sekali Rama menampar gadis di depannya itu, yang sudah di anggapnya adik sendiri.

"Aku tidak tahu bagaimana aku bisa berada di tempat itu bersamanya, aku tidak tahu siapa yang mengambil gambar kami,"

"Kau keterlaluan, Nay... Kalau Tuan Erlangga sampai kenapa-kenapa, itu adalah kesalahanmu."

Dokter keluar dari ruangan itu dengan wajah suram. Rama sudah dapat menebak apa yang terjadi pada ayah Naya itu. Pria itu telah mempersiapkan hatinya untuk kemungkinan terburuk.

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi takdir berkata lain, pasien tidak dapat bertahan."

"A-pa...? Dokter bohong kan?" ucap Naya terputus-putus. Gadis itu mencoba untuk tidak mempercayai ucapan dokter itu.

Tiba-tiba waktu seakan berputar, semuanya menjadi gelap, Naya pun tidak sadarkan diri. Rama dengan cepat menangkap tubuh gadis itu dan membawanya ke pembaringan pasien.

"Mia tolong panggilkan dokter," pinta Rama dengan paniknya. Laki-laki itu mencoba menyadarkan Naya dengan menepuk pipinya, "Nay... bangun!!"

****

Pelan-pelan Naya membuka matanya. Di sampingnya ada Mia yang tetap setia menunggunya.

"Nay, kamu sudah bangun?"

"Mia, aku mimpi kan? Ayahku tidak meninggal kan?" tanya Naya dengan berderai air mata. Mia lalu memeluk sahabatnya itu dengan erat, mencoba memberinya kekuatan.

"Tenanglah, Nay... Kamu harus ikhlas,"

"Semua ini salahku, Mia... Aku yang sudah menyebabkan ayahku meninggal." tangisan gadis itu terdengar semakin kencang, memenuhi setiap sudut ruangan.

Rama masuk ke dalam ruangan itu, hatinya ikut sakit melihat Naya menangis pilu.

"Nay... Ayo kita pulang. Ayahmu harus segera dimakamkan," kata Rama.

****

Rumah keluarga Adiwinata...

Naya duduk bersimpuh di sisi jenazah yang tertutup kain putih itu. Matanya telah sembab karena terlalu banyak menangis. Gadis itu tak henti-hentinya menyalahkan dirinya sendiri karena merasa menjadi penyebab kematian ayahnya.

Para kerabat dan rekan bisnis ayahnya berdatangan memenuhi rumah itu. Ada yang mengucapkan bela sungkawa pada Naya, ada pula yang sedang berbisik seraya menatap gadis itu. Mia dan Bibi Yas berada di sampingnya, sementara Rama terlihat menyalami para tamu.

****

Proses pemakaman sore itu berjalan lancar. Naya dengan kesedihannya masih duduk di sisi makam yang masih basah itu.

"Ayah, mereka memfitnahku. Aku tidak melakukan apa-apa. Kenapa ayah pergi sebelum aku menjelaskannya pada Ayah..." ucap Naya yang bersandar di atas nisan kayu yang bertuliskan nama ayahnya.

Rama masih berdiri menunggu Naya menumpahkan kesedihannya. Sementara beberapa orang sudah terlihat meninggalkan area pemakaman itu.

"Ayo, Nay... Kita pulang," ajak Rama.

Laki-laki itu kemudian membantu Naya berdiri dan menuntunnya meninggalkan pemakaman.

***

BERSAMBUNG

Terpopuler

Comments

Adhe Ayori

Adhe Ayori

ini rencana busuk Gaby ,Krn dia mau sama Marvin tpi Marvin gk pernah noleh k Gaby

2024-10-30

1

💥💚 Sany ❤💕

💥💚 Sany ❤💕

Kasian Naya harus kehilangan Ayahnya karna kesalahan yg gak pernah dia lakukan. Gaby bener2 gak da otak.

2023-05-31

4

Rusme Juthec

Rusme Juthec

secara tdk langsung yg menjebak Naya telah membunuh ayah naya

2023-04-02

0

lihat semua
Episodes
1 Sinopsis
2 Salah Tembak
3 Berawal dari mimpi
4 Sengaja merusak
5 Gadis aneh
6 SKINCARE DAN OLI
7 MALAPETAKA
8 Malapetaka sungguhan
9 Tidur bersama?
10 Kabur
11 Hari berduka
12 Ancaman
13 Menikah
14 Kopi asin
15 Belajar Memasak
16 Check up
17 Bos misterius
18 Senin
19 Kemana Zianku?
20 Orang asing
21 Perampok
22 Impian yang terlupa
23 Mencari kerja
24 Kia
25 Bukan gadis manja
26 Berkelahi
27 Alasan untuk berjuang
28 Amarah Zian
29 Menunggu waktu yang indah
30 Tolong aku
31 Ultah Kia Group
32 Kemana Kia-Ku...
33 Banyak rahasia
34 trending di internet
35 Bos Kia Group
36 laporan Dimas
37 Jaket kulit
38 Mimpi buruk Zian.
39 Suamiku lelaki biasa
40 Diusir
41 Dia istriku!
42 Bekas luka
43 Khawatir berlebihan
44 Dosakah?
45 Terbakar Cemburu
46 Naya Vs Gadis dari masa lalu
47 Perasaan aneh
48 Bos Kia Group Vs Zian
49 Diserang
50 kabur
51 Dalang penyerangan
52 TERBONGKAR
53 Gedung Kia Group
54 Menunggu waktu
55 Menorehkan luka
56 PATAH HATI
57 Kecewa....
58 Terakhir kalinya...
59 Kenangan terakhir
60 Selamat tinggal
61 TERUNGKAP
62 TENGGELAM DALAM PENYESALAN
63 Kepergiannya...
64 Kia= Kanaya Indhira Adiwinata
65 Terus mencari
66 Melampiaskan emosi
67 Buku catatan
68 Mulai terbuka
69 Tidurlah Nayaku...!
70 Kritis
71 Hukuman dari Takdir
72 Pendonor hati
73 Harapan hidup...
74 Operasi
75 Trauma berat...
76 TERBALIK
77 Jam tangan
78 Siapa Zian...
79 Terbongkarnya rahasia besar
80 Selesai....
81 Ungkapan perasaan
82 PCSM 82
83 PCSM 83
84 PCSM 84
85 PCSM 85
86 PCSM 86
87 PCSM 87
88 PCSM 88
89 PCSM 89
90 PCSM 90
91 HAREUDANG PART 1
92 HAREUDANG PART 2
93 SEKAREPMU WAE,, Zian!!!!
94 PCSM 94
95 PCSM 95
96 PCSM 96
97 PCSM 97
98 PCSM 98
99 PCSM 99
100 PCSM 100
101 PCSM 101
102 PCSM 102
103 PCSM 103.
104 PCSM 104
105 PCSM 105
106 PCSM 106
107 PCSM 107
108 pCSM 108
109 PCSM 109
110 PCSM 110
111 PCSM 111
112 PCSM 112
113 PCSM 113
114 PCSM 114
115 PCSM 115
116 PCSM 116
117 Ada apa dengan Anita?
118 Rahasia masa lalu part 1
119 Rahasia Masa Lalu part 2
120 Monster Betina
121 Firasat buruk
122 Berita di TV
123 PENGUMUMAN
124 Ditangkap
125 Dimana Zianku?
126 Ancaman hukuman
127 Menjadi Wanita yang Kuat
128 Kelahiran Baby Deniz
129 Pengakuan
130 Dua tahun tanpamu
131 Oh Denizku...!
132 Dimas pengkhianat!!!
133 Seorang penyelamat
134 PENGUMUMAN
135 Apa kabar, Kinara Marissa?
136 LEOPHARD BAY PYORDOVA
137 Talkshow
138 Dimas Vs Zian
139 SIDANG PUTUSAN
140 Keadilan untuk Tuan Maliq
141 Pulang?
142 Mr. Pecicilan dan Monster Betina
143 Kelakuan Bos gesrek!
144 Diculik bos gila.
145 Perfect Honeymoon
146 Penjara Cinta Sang Mafia 2 rilis
147 PENGUMUMAN PEMENANG GIVE AWAY
148 Pengumuman Novel Baru
149 BUKAN WANITA MALAM STORY
150 Penjara Cinta Sang Mafia musim 3 rilis (ELSA &DR.WILLY)
151 BUKAN SALAHKU MEREBUT ISTRIMU
152 Keong Lucknut rilis
153 HIDDEN WIFE
154 Suami Bohongan
155 MY SEXY LITTLE WIFE
156 KISAH KEONG KEMBAR - RAFLI RILIS
Episodes

Updated 156 Episodes

1
Sinopsis
2
Salah Tembak
3
Berawal dari mimpi
4
Sengaja merusak
5
Gadis aneh
6
SKINCARE DAN OLI
7
MALAPETAKA
8
Malapetaka sungguhan
9
Tidur bersama?
10
Kabur
11
Hari berduka
12
Ancaman
13
Menikah
14
Kopi asin
15
Belajar Memasak
16
Check up
17
Bos misterius
18
Senin
19
Kemana Zianku?
20
Orang asing
21
Perampok
22
Impian yang terlupa
23
Mencari kerja
24
Kia
25
Bukan gadis manja
26
Berkelahi
27
Alasan untuk berjuang
28
Amarah Zian
29
Menunggu waktu yang indah
30
Tolong aku
31
Ultah Kia Group
32
Kemana Kia-Ku...
33
Banyak rahasia
34
trending di internet
35
Bos Kia Group
36
laporan Dimas
37
Jaket kulit
38
Mimpi buruk Zian.
39
Suamiku lelaki biasa
40
Diusir
41
Dia istriku!
42
Bekas luka
43
Khawatir berlebihan
44
Dosakah?
45
Terbakar Cemburu
46
Naya Vs Gadis dari masa lalu
47
Perasaan aneh
48
Bos Kia Group Vs Zian
49
Diserang
50
kabur
51
Dalang penyerangan
52
TERBONGKAR
53
Gedung Kia Group
54
Menunggu waktu
55
Menorehkan luka
56
PATAH HATI
57
Kecewa....
58
Terakhir kalinya...
59
Kenangan terakhir
60
Selamat tinggal
61
TERUNGKAP
62
TENGGELAM DALAM PENYESALAN
63
Kepergiannya...
64
Kia= Kanaya Indhira Adiwinata
65
Terus mencari
66
Melampiaskan emosi
67
Buku catatan
68
Mulai terbuka
69
Tidurlah Nayaku...!
70
Kritis
71
Hukuman dari Takdir
72
Pendonor hati
73
Harapan hidup...
74
Operasi
75
Trauma berat...
76
TERBALIK
77
Jam tangan
78
Siapa Zian...
79
Terbongkarnya rahasia besar
80
Selesai....
81
Ungkapan perasaan
82
PCSM 82
83
PCSM 83
84
PCSM 84
85
PCSM 85
86
PCSM 86
87
PCSM 87
88
PCSM 88
89
PCSM 89
90
PCSM 90
91
HAREUDANG PART 1
92
HAREUDANG PART 2
93
SEKAREPMU WAE,, Zian!!!!
94
PCSM 94
95
PCSM 95
96
PCSM 96
97
PCSM 97
98
PCSM 98
99
PCSM 99
100
PCSM 100
101
PCSM 101
102
PCSM 102
103
PCSM 103.
104
PCSM 104
105
PCSM 105
106
PCSM 106
107
PCSM 107
108
pCSM 108
109
PCSM 109
110
PCSM 110
111
PCSM 111
112
PCSM 112
113
PCSM 113
114
PCSM 114
115
PCSM 115
116
PCSM 116
117
Ada apa dengan Anita?
118
Rahasia masa lalu part 1
119
Rahasia Masa Lalu part 2
120
Monster Betina
121
Firasat buruk
122
Berita di TV
123
PENGUMUMAN
124
Ditangkap
125
Dimana Zianku?
126
Ancaman hukuman
127
Menjadi Wanita yang Kuat
128
Kelahiran Baby Deniz
129
Pengakuan
130
Dua tahun tanpamu
131
Oh Denizku...!
132
Dimas pengkhianat!!!
133
Seorang penyelamat
134
PENGUMUMAN
135
Apa kabar, Kinara Marissa?
136
LEOPHARD BAY PYORDOVA
137
Talkshow
138
Dimas Vs Zian
139
SIDANG PUTUSAN
140
Keadilan untuk Tuan Maliq
141
Pulang?
142
Mr. Pecicilan dan Monster Betina
143
Kelakuan Bos gesrek!
144
Diculik bos gila.
145
Perfect Honeymoon
146
Penjara Cinta Sang Mafia 2 rilis
147
PENGUMUMAN PEMENANG GIVE AWAY
148
Pengumuman Novel Baru
149
BUKAN WANITA MALAM STORY
150
Penjara Cinta Sang Mafia musim 3 rilis (ELSA &DR.WILLY)
151
BUKAN SALAHKU MEREBUT ISTRIMU
152
Keong Lucknut rilis
153
HIDDEN WIFE
154
Suami Bohongan
155
MY SEXY LITTLE WIFE
156
KISAH KEONG KEMBAR - RAFLI RILIS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!