episode 11

Semua siswa mulai masuk ke dalam bus. Hazel masih menunggu tasya yang tak kunjung tiba. Hazel merasa khawatir sahabatnya akan tertinggal, hazel berjalan menghampiri salah satu bus kelas william. Hazel ingin mencari tahu apakah william sudah tiba, atau sama seperti tasya yang juga belum tiba. Saat mata hazel melihat ke segala sisi di sana, hazel tidak mendapatkan sosok william di sana.

Seorang wanita cantik menghampiri hazel.

"kamu ngapain di sini? Kamu kelas 11 kan?" tanya wanita tersebut. Wanita itu merupakan kakak kelas hazel sekaligus ketua osis di SMA bangsa, namanya mitha.

"aku lagi nunggu teman aku. Dia belum datang" jawab hazel.

"tapi kenapa kamu nunggu di sini?" ucap mitha. Mitha bingung, kenapa hazel menunggunya di area kelas 12.

"sebenarnya aku emang lagi nyari kak william kak, dia tetangganya teman aku" jawab hazel ragu.

"oh william, dia juga belum datang sih. Aku belum liat dia soalnya, di dalem juga kursinya masih kosong" jawab mitha.

"iya kak, makasih ya kak" ucap hazel sambil berjalan kembali ke area busnya.

Hazel sudah coba menghubungi tasya berkali-kali, tapi tak ada balasan darinya. Dia merasa sedikit lega jika william juga belum tiba di sana.

"HAZELLL!" teriak seseorang dari kejauhan, sambil berlari ke arah hazel.

Hazel langsung menengok ke sumber suara. Itu adalah tasya. Saat melihat tasya telah tiba, hazel merasa sangat tenang. Hazel pun ikut berlari ke arah tasya. Kini mereka berpelukan.

"kemana aja sih lo, gue khawatir tau" hazel sangat kesal dengan tasya, karena dia menghilang begitu saja, tanpa memberi kabar kepada dirinya.

Tasya tidak menjawab pertanyaan hazel, dia hanya membalasnya dengan senyum di wajahnya. Tasya dan hazel kini bergegas masuk ke dalam bus.

Setelah beberapa menit berlalu, bus siap untuk berangkat. Kini semua bus sudah jalan menuju satu tujuan yang sama.

Sebenarnya hazel ingin menanyakan mengapa tasya dan william bisa terlambat, tapi hazel takut pertanyaannya akan memaksa tasya untuk cerita kepadanya. Jika tasya ingin cerita, dia pasti akan cerita. Hazel mengurung niatnya untuk bertanya kepada tasya.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, akhirnya semua tiba di sebuah lokasi seperti hutan. Namun, perjalanan mereka belum selesai, mereka harus menempuh perjalanan lagi, tanpa kendaraan apa pun, sampai mereka tiba di lokasi camping.

Semua siswa merasa lelah, pada akhirnya semuanya memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu.

Clara menghampiri william yang sedang duduk bersandar di sebuah pohon. Sambil menyodorkan botol minum dan sebuah anduk kecil kepada william. William menatap clara dengan heran, william hanya menggelengkan kepala sebagai jawaban.

Saat tasya ingin mengambil botol minum di dalam tasnya, dia terkejut saat melihat ada 2 botol di sana. Dia ingat, saat tadi ingin berangkat ke sekolah, william sempat memasukkan sesuatu ke dalam tasnya. Tasya berniat untuk memberikan botol minum itu pada william. Tasya bangkit dari duduknya, dan berjalan ke arah william.

Tasya menyodorkan sebuah botol minum ke pada sang kakak. William langsung mengambil botol minum tersebut, dan langsung meminumnya. Clara yang melihat itu, sangat marah dan kesal kepada william, dia tidak menerima pemberiannya, tapi malah menerima pemberian dari tasya.

"nyari gara-gara tuh cewe" ucap clara kesal.

"minta di kasih perhitungan tuh anak" sahut salah satu teman clara.

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

huh...

2024-08-01

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!