Saat tasya tiba di gerbang sekolah. Saat itu juga sebuah mobil berwarna merah melaju melewati tasya. Mobil itu berhenti tak jauh dari gerbang sekolah. Sehingga tasya pun masih dapat melihat mobil itu.
Tak lama setelahnya, seorang pria tampan keluar dari mobil itu. Pria tampan itu adalah kakaknya tasya yaitu william. Namun, tak di sangka william malah melirik ke arah tasya. Alhasil mata mereka bertemu. Hingga pada akhirnya william pengalihkan pandangannya lebih dulu.
Tasya berjalan menuju kelasnya di lantai dua. Meski sudah lama tasya bersekolah di sini, dia masih selalu mengagumi suasana di sekolah. tetapi, ada hal lain yang membuat tasya sedih. Dia harus menerima fakta bahwa tidak ada yang mengetahui kalau tasya adalah anak dari keluarga anggara, dan merupakan adik william. Kecuali kepala sekolah, pihak administrasi, dan sahabat tasya.
Tasya tiba di kelasnya. Ternyata belum banyak yang datang, mungkin karena masih cukup pagi. Bahkan sahabat tasya juga belum datang.
Setelah menyimpan ranselnya di kursi, tasya keluar kelas menuju balkon depan kelasnya untuk menikmati suasana pagi yang cerah. Saat tasya melihat ke arah lapangan, ternyata ada banyak siswa laki-laki yang sedang mengobrol di pinggir lapangan, salah satu dari siswa laki-laki itu adalah william.
Tasya tersenyum saat dia memandang william kakaknya. Dia ingat sewaktu kecil william tak pernah mau diam. William memiliki tubuh tinggi, bulu mata yang lentik, berkulit kuning langsat, senyum yang manis, kapten basket, dan juga sangat ramah. william merupakan salah satu primadona di SMA bangsa. Banyak sekali yang jatuh cinta pada william.
Sejak kecil sampai sekarang, william merupakan kakak yang paling tasya sukai. Dulu, william selalu menjadi pendengar yang baik untuk tasya, menjadi tempat tasya bercerita, ketika dia sedang jalan-jalan bersama teman-temannya dia selalu ingat pada tasya untuk membelikan sesuatu untuk adiknya, dia sangat sayang pada adik perempuannya. Namun, sekarang berbeda, william menjadi kakak yang tak pernah peduli dengan adiknya, bahkan dia sudah tak mengganggap tasya sebagai adiknya.
☆☆☆☆☆
Tasya merupakan anak dari dion dan sekar. Sedangkan bryan, robert dan juga william adalah anak dari dion dan aruma. Bunda sekar adalah ibu kandung tasya, sedangkan mama aruma adalah ibu kandung dari ketiga anak laki-laki tersebut. Saat mama aruma sedang sakit dan tidak bisa mengurus ketiga anaknya, dion dan aruma sepakat untuk mencari asisten yang akan mengurus ketiga anaknya. Pada saat itu ketiga anaknya masih sangat kecil, mereka sangat membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Setelah cukup lama sekar bekerja mengurus anak-anaknya dion dan aruma, ketiga anak itu sudah sangat menyayangi sekar begitu pun sebaliknya. Kondisi aruma semakin parah dan pada akhirnya meninggal dunia. Setelah cukup lama kepergian mama aruma, dion memutuskan memilih sekar sebagai ibu sambung untuk ketiga anak laki-lakinya. tak lama setelah mereka menikah, sekar di kabarkan hamil. Mendegar bunda sekar hamil, membuat ketiga anak laki-laki itu ngambek pada bunda sekar. Bryan yang tak mau menambah adik lagi, karena dia rasa adiknya sudah banyak. Dan robert, dia tak akan marah jika nanti adiknya perempuan. Sedangkan william, dia tidak ingin ada yang menggantikan posisinya sebagai anak terakhir. Namun, setelah putri kecil anggara lahir, ketiga anak laki-laki itu ternyata sangat menyayangi putri kecil itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments
Shinta Dewiana
dr episod pertama udah bikin nyesek..
2024-08-01
0
Sagara Sanosuke
Akhirnya nemu juga cerita indonesianya yang keren kayak gini! 🤘
2024-04-20
1