Hantu iseng Penghuni Toilet Stasiun

Sudah seminggu sepupunya Edwin yang bernama Damar itu liburan di daerahnya Edwin, kini Damar akan pulang kembali menuju rumahnya di Banyuwangi. Waktu sudah menunjukkan pukul 20.00, Damar mendapatkan jadwal pemberangkatan kereta api pada waktu malam hari karena untuk jadwal pada siang hari tiketnya sudah habis.

Seperti biasa, Edwin yang mengantarkan Damar menuju ke stasiun. Tepat pukul 20.25 kereta api yang menuju ke arah Banyuwangi itu datang juga. Sempat delay beberapa menit, menurut petugas kereta api disana katanya relnya ada yang rusak karena terkena longsoran tebing waktu kemarin hujan deras.

Setelah kereta api datang, Damar pun memasuki kereta api itu dan mencari tempat duduk sesuai yang tercantum dalam tiket. Tak lama, kereta api pun melaju juga dan sebelum Edwin pulang ke rumah, Edwin menuju ke toilet stasiun karena ingin buang air kecil terlebih dahulu.

Edwin akhirnya memasuki toilet stasiun khusus pria, tapi keadaan toilet itu sangat pengap dan agak remang-remang. Mungkin lampunya tidak terlalu terang.

Ketika Edwin memasuki tempat cuci tangan itu, tiba-tiba lampunya nyala dan mati sendiri gitu saja terus berulang-ulang hingga akhirnya Edwin berteriak “ Hey, siapa yang mematikan lampu? Jangan isenglah!”

Setelah Edwin berteriak begitu, lampu pun kembali menyala normal seperti biasa. Namun, ketika Edwin mulai memasuki toilet tiba-tiba pintunya menutup dan terkunci sendiri serta tiba-tiba keran air menyala sendiri.

Edwin berusaha untuk tenang dan tidak panik, dan dia pun berusaha untuk mencari bantuan orang lain dengan cara berteriak seperti tadi “ Hallo...apa ada orang diluar? Saya terjebak didalam toilet ini!” ucap Edwin sambil menggedor-gedor pintu. Beberapa menit kemudian, setelah Edwin terkurung di dalam toilet tadi lalu datanglah petugas kebersihan stasiun itu.

‘ Tadi, sepertinya ada orang berteriak disini, tapi kok tidak ada ya?’ batin petugas kebersihan stasiun itu bertanya-tanya sendiri di dalam hati. Untuk meyakinkan petugas kebersihan stasiun, Edwin berteriak sekali lagi “ Hallo...”

Lalu, petugas kebersihan stasiun itu buru-buru lari ke arah sumber suara “ Apa ada orang didalam?”

Edwin lalu menjawab “ Iya, saya tidak bisa keluar dari toilet, mana bau lagi.”

“ Sebentar ya, saya bukain dulu pintunya!” ucap petugas kebersihan itu.

Pintu pun lalu dibuka oleh petugas kebersihan stasiun, begitu dibuka, wajah Edwin sudah pucat dan tubuhnya lemas.

“ Masya Allah, Abang sedang apa didalam?” tanya petugas kebersihan stasiun.

“ Saya tadi habis buang air kecil, tapi begitu selesai pintunya kok sulit dibuka.” Jawab Edwin.

“ Tapi Abang tidak menemukan hal aneh kan tadi?”

“ Cuma lampu nyala padam sendiri, air keran nyala sendiri dan pintu terkunci saja, pak!”

“ Oh ...untung Abang tadi sempat teriak, jadi saya buru-buru kesini, soalnya ini toilet sudah lama tidak digunakan dan sebagai gantinya toilet baru di depan sana.” Ucap petugas kebersihan stasiun sambil menunjukkan toilet yang baru.

“ Loh, saya baru tahu ini, alasannya kenapa ya sudah tidak digunakan lagi?”

“ Ceritanya diluar saja yuk, sekarang Abang ikuti saya keluar dari toilet ini.” Ajak petugas kebersihan stasiun kepada Edwin.

Setelah petugas kebersihan stasiun berhasil keluar dengan Edwin dari bekas toilet yang sudah tak terpakai itu, lalu petugas kebersihan stasiun bercerita.

“ Karena sekitar lima tahun yang lalu pernah ada kejadian penusukan orang di toilet itu, dan orang yang tertusuk itu menghembuskan nafas terakhir didalam toilet yang Abang gunakan tadi dengan banyak darah segar mengalir disitu.”

Setelah mendengar penjelasan petugas kebersihan stasiun itu, Edwin bergidik ketakutan tapi masih bersyukur tidak apa-apa hanya syok saja.

Edwin lalu pamit dengan petugas kebersihan stasiun itu “ Terima kasih atas pertolongan dan penjelasannya pak, saya pamit dulu kalau begitu, mau pulang ke rumah.”

“ Iya sama-sama Bang, hati-hati dijalan, ya!”

Edwin lalu meninggalkan petugas kebersihan stasiun sedangkan petugas kebersihan stasiun kembali ke tempat kerjanya.

***

Setelah meninggalkan stasiun, Edwin berjalan cepat menuju parkiran sepeda motornya. Bayangan kejadian di toilet itu terus terngiang-ngiang di benaknya. Wajahnya masih pucat, dan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. Saat ia menyalakan motornya, hawa dingin tiba-tiba menyeruak meskipun malam itu tidak ada angin.

Dalam perjalanan pulang, Edwin merasa seolah-olah ada yang mengawasi. Setiap kali ia melihat kaca spion, ia seperti menangkap bayangan samar, namun ketika ia menoleh, tidak ada apa-apa. Rasa takut mulai menyelimuti dirinya, tapi ia mencoba menenangkan diri dengan berpikir bahwa itu hanya efek dari cerita tadi.

Sesampainya di rumah, Edwin langsung memarkir motornya dan masuk ke dalam. Ibunya yang melihat wajah pucat Edwin langsung bertanya, “Kamu kenapa, Nak? Kelihatannya seperti habis melihat sesuatu yang menyeramkan.”

Edwin mencoba tersenyum dan menjawab, “Enggak apa-apa, Bu. Tadi cuma ada kejadian aneh di stasiun.” Ia tidak ingin membuat ibunya khawatir, jadi ia memutuskan untuk tidak menceritakan detail kejadian itu.

Setelah makan malam seadanya, Edwin memutuskan untuk tidur lebih awal. Namun, saat ia mencoba memejamkan mata, bayangan toilet stasiun itu kembali muncul. Ia merasa seolah-olah sedang berada di sana lagi, dengan darah segar mengalir di lantai. Suara napas berat terdengar di telinganya, membuatnya terbangun dengan keringat dingin.

Edwin mengusap wajahnya, mencoba menenangkan diri. Tapi tiba-tiba, suara pintu kamar mandi di rumahnya terdengar seperti diketuk dari dalam. Jantung Edwin serasa berhenti. Ia menatap pintu kamar mandi dengan mata membelalak.

“Siapa di sana?” tanyanya dengan suara bergetar.

Tidak ada jawaban. Tapi pintu itu perlahan bergerak...

***

Episodes
1 Hantu Penunggu Jembatan Tua
2 Siluman Ikan Penghuni Danau
3 Laboratorium Bekas Terbakar
4 Kesurupan di Pabrik Boneka
5 Tragedi Pemukulan oleh Geng Motor
6 Jalan Tol KM 54
7 Palang Pintu Kereta Angker
8 Korban Mutilasi
9 Hutan Wisata Bekas Kerajaan
10 Kuntilanak Penculik Bayi
11 Hantu Penunggu Bekas Pabrik Tepung
12 Hantu Penunggu Terowongan
13 Bermain Jailangkung
14 Hantu iseng Penghuni Toilet Stasiun
15 Makhluk Astral Penghuni Stadion Bola
16 Misteri Kerangka Manusia Dalam Rumah
17 Orderan Fiktif Driver Ojol
18 Teror Kalongwewe
19 Teror Genderewo di Pohon Beringin
20 Pesona Sundelbolong yang Mempesona
21 Membangun Museum Untuk Mengenang Kisah Sari “ si sundelbolong ”
22 Teror Babi Ngepet
23 Mencari Pocong, Jin penghuni pohon pisang kudapat
24 Misteri Mayat di Tumpukan Sampah
25 Mimpi Yang Merupakan Sebuah Petunjuk
26 Tuyul Iseng Perampok Uang
27 Siluman Buaya Putih dan Siluman Belut
28 Arwah anak kecil penunggu jembatan tua
29 Tangisan Sosok Anak Kecil Penunggu Jembatan
30 Sosok Tinggi Kurus Penghuni Bekas Gudang
31 Penghuni Gaib Bekas Pusat Perbelanjaan
32 Teror Penghuni Bekas Pusat Perbelanjaan
33 Tersesat di Gunung Angker
34 Penyakit Aneh Kiriman
35 Menelusuri Bekas Kolam Renang Terbengkalai
36 Sosok Penghuni Bekas Kolam Renang Merasa Terusik
37 Kiriman Santet dari Rekan Kerja
38 Pak Darman Mulai Sadar
39 Menelusuri Sumur Tua Bekas Pembuangan Mayat
40 Penemuan Bukti di Rumah Tua
41 Urusan Akhirnya Selesai
42 Misteri Wanita Misterius Pembeli Sate
43 Penunggu Astral Danau Kampus
44 Misteri Sekeluarga M*ti Bundir
45 Misteri Jasad Bayi di Kebun Cabai
46 Mimpi Buruk Pembuang Bayi
47 Penelusuran ke Sungai Cibulan
48 Menelusuri Lahan Bekas Perang
49 Menelusuri Bekas Tragedi Kereta Maut
50 Cerita Menyeramkan Orang Tua Ruri
51 Menelusuri Bekas Kapal Tenggelam
52 Kembali Dengan Rutinitas
53 Rencana Bundir Yang Gagal
54 Tragedi Bocah Kecil Hanyut di Selokan
55 Datang Melalui Mimpi
56 Jenazah ditemukan di Saluran Irigasi
57 PSK yang meninggal terbunuh
58 Tangisan Ratih
59 Wisatawan Tenggelam di Pantai
60 Panen Buah di Kebun Orang tua Ruri
61 Penelusuran ke Gua Bekas Pertambangan
62 Menelusuri Gedung Sekolah Terbengkalai
63 Menelusuri Jejak Lampau di Museum Senjata Api
64 Kembali ke Museum Senjata Api Bagian 2
65 Menelusuri Museum Kereta Api
66 Suara Aneh di Museum Kereta Api
67 Bayangan itu....
68 Yogi Sakit
69 Menjenguk Yogi
70 Eksplorasi Jejak Leluhur Yogi
71 Darah Biru
72 Berziarah ke Goa
73 Pemandian Air Panas Mengerikan
74 Pulang
75 Obrolan Santai Mbah Susilo
76 Sosok aneh dibalik Pintu
77 Ajakan Pulang dari Mbah Susilo
78 Kembali Pulang dengan Selamat
79 Karyawisata ke Benteng Pulau Seberang
80 Tenggelam
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Hantu Penunggu Jembatan Tua
2
Siluman Ikan Penghuni Danau
3
Laboratorium Bekas Terbakar
4
Kesurupan di Pabrik Boneka
5
Tragedi Pemukulan oleh Geng Motor
6
Jalan Tol KM 54
7
Palang Pintu Kereta Angker
8
Korban Mutilasi
9
Hutan Wisata Bekas Kerajaan
10
Kuntilanak Penculik Bayi
11
Hantu Penunggu Bekas Pabrik Tepung
12
Hantu Penunggu Terowongan
13
Bermain Jailangkung
14
Hantu iseng Penghuni Toilet Stasiun
15
Makhluk Astral Penghuni Stadion Bola
16
Misteri Kerangka Manusia Dalam Rumah
17
Orderan Fiktif Driver Ojol
18
Teror Kalongwewe
19
Teror Genderewo di Pohon Beringin
20
Pesona Sundelbolong yang Mempesona
21
Membangun Museum Untuk Mengenang Kisah Sari “ si sundelbolong ”
22
Teror Babi Ngepet
23
Mencari Pocong, Jin penghuni pohon pisang kudapat
24
Misteri Mayat di Tumpukan Sampah
25
Mimpi Yang Merupakan Sebuah Petunjuk
26
Tuyul Iseng Perampok Uang
27
Siluman Buaya Putih dan Siluman Belut
28
Arwah anak kecil penunggu jembatan tua
29
Tangisan Sosok Anak Kecil Penunggu Jembatan
30
Sosok Tinggi Kurus Penghuni Bekas Gudang
31
Penghuni Gaib Bekas Pusat Perbelanjaan
32
Teror Penghuni Bekas Pusat Perbelanjaan
33
Tersesat di Gunung Angker
34
Penyakit Aneh Kiriman
35
Menelusuri Bekas Kolam Renang Terbengkalai
36
Sosok Penghuni Bekas Kolam Renang Merasa Terusik
37
Kiriman Santet dari Rekan Kerja
38
Pak Darman Mulai Sadar
39
Menelusuri Sumur Tua Bekas Pembuangan Mayat
40
Penemuan Bukti di Rumah Tua
41
Urusan Akhirnya Selesai
42
Misteri Wanita Misterius Pembeli Sate
43
Penunggu Astral Danau Kampus
44
Misteri Sekeluarga M*ti Bundir
45
Misteri Jasad Bayi di Kebun Cabai
46
Mimpi Buruk Pembuang Bayi
47
Penelusuran ke Sungai Cibulan
48
Menelusuri Lahan Bekas Perang
49
Menelusuri Bekas Tragedi Kereta Maut
50
Cerita Menyeramkan Orang Tua Ruri
51
Menelusuri Bekas Kapal Tenggelam
52
Kembali Dengan Rutinitas
53
Rencana Bundir Yang Gagal
54
Tragedi Bocah Kecil Hanyut di Selokan
55
Datang Melalui Mimpi
56
Jenazah ditemukan di Saluran Irigasi
57
PSK yang meninggal terbunuh
58
Tangisan Ratih
59
Wisatawan Tenggelam di Pantai
60
Panen Buah di Kebun Orang tua Ruri
61
Penelusuran ke Gua Bekas Pertambangan
62
Menelusuri Gedung Sekolah Terbengkalai
63
Menelusuri Jejak Lampau di Museum Senjata Api
64
Kembali ke Museum Senjata Api Bagian 2
65
Menelusuri Museum Kereta Api
66
Suara Aneh di Museum Kereta Api
67
Bayangan itu....
68
Yogi Sakit
69
Menjenguk Yogi
70
Eksplorasi Jejak Leluhur Yogi
71
Darah Biru
72
Berziarah ke Goa
73
Pemandian Air Panas Mengerikan
74
Pulang
75
Obrolan Santai Mbah Susilo
76
Sosok aneh dibalik Pintu
77
Ajakan Pulang dari Mbah Susilo
78
Kembali Pulang dengan Selamat
79
Karyawisata ke Benteng Pulau Seberang
80
Tenggelam

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!