BAB 10

Dhena kembali bekerja ke klinik, seperti biasa ia sudah ditunggu oleh pasien-pasien nya, namun yang ia lihat tidak sebanyak hari-hari sebelumnya.

Dhena masuk kedalam klinik, ia disambut oleh Sari, Gian dan Alya.

" Pagi Dok "

" Pagi "

" Kok udah ada pasien yang masuk ke ruang pemeriksaan ? Kan saya nya baru dateng " tanya Dhena.

" Euh.. Itu Dok, sejak kemarin sudah ada dokter baru yang akan bertugas di klinik ini, Bu Mega mengatakan kemarin Dokter sedang ada seminar di luar kota jadi tidak bisa praktek " ucap Alya.

Dhena mengingat kemarin ia selesai memeriksa Ciara lalu ia diminta untuk tidak perlu ke klinik, agar istirahat di rumah, hari ini ia kembali ke klinik sudah ada satu dokter yang akan bertugas disini lalu Bu Mega mengatakan jika kemarin ia sedang mengikuti seminar.

" Fix pasti ini kerjaan Pak Bisma " Batin Dhena.

" Apa maksud Pak Bisma seperti ini ya ? " Dhena masih berpikir.

Karena jabatan Dhena sebagai kepala Klinik, memang diwajibkan untuk datang setiap hari ke klinik dari pagi sampai pukul 2 siang, terkecuali hari sabtu dan minggu adalah jadwal libur Dhena, namun karena di klinik baru ada satu dokter, Dhena harus siap kapan pun dihubungi jika ada pasien yang membutuhkan pertolongan medis.

Dengan adanya dokter baru, itu menguntungkan bagi Dhena sehingga ia bisa berbagi jadwal praktek dengan dokter baru itu.

Dhena lalu duduk di station perawat bersama ketiga perawat yang lain, hingga akhirnya pasien terakhir telah di periksa, dokter yang baru praktek keluar ruangan pemeriksaan menghampiri Dhena di station perawat.

" Dok, ini dokter Dhena kepala klinik disini " ucap Sari memperkenalkan Dhena.

" Oh ya.. Maaf Dok sebelumnya, saya Hani "

" Oh ya dokter Hani, senang sekali dokter bisa bergabung disini " ucap Dhena.

" Iya dok, saya juga sangat senang bisa bergabung disini, mohon bimbingannya dok " balas Hani.

Dhena hanya mengangguk tersenyum, lalu Dhena seperti biasa akan menjelaskan apapun itu yang berkaitan dengan klinik.

Menjelang siang klinik mulai sepi, belum ada pasien lagi yang berobat ke klinik, Dhena, Hani, Sari, Alya dan Gian sedang berada di ruang istirahat perawat disana mereka sedang menonton televisi sambil memakan cemilan yang sebelumnya Sari dan Alya membelinya di kantin.

Mereka berlima menonton televisi sambil berbincang-bincang, Dhena memang terbilang cepat akrab dengan seseorang yang baru ia kenal, apalagi jika orang baru itu satu frekuensi dengannya, sehingga obrolannya pun cepat nyambung.

" Oya dok sekarang Pak Bisma jadi sering mondar-mandir depan klinik loh.. " ucap Alya.

" Masa ? Mungkin dia sedang memonitoring seperti biasa " balas Dhena.

" Tapi ini beda dok tadi pagi saja Pak Bisma sudah mondar mandir di depan " susul Alya.

" Tadi pagi ? Sebelum saya datang ? "

" Iya dok "

" Jadi Pak Bisma lebih dulu datang dibanding saya ? "

Alya dan Sari mengangguk berbarengan.

" Wah.. Tapi dia gak masuk klinik kan ? " tanya Dhena lagi.

" Tidak dok "

" Syukurlah " susul Dhena merasa tenang.

Karena peraturan perusahaan, karyawan akan dikenakan sanksi jika mereka tiba di kantor sesudah presiden direktur tiba, jadi jika ingin aman karyawan datang sebelum presiden direktur tiba di kantor.

Peraturan aneh bukan ? Begitulah Bisma kebijakannya terkadang tidak masuk akal.

Walaupun kebijakannya terkadang tidak biasa, namun itu bisa Bisma jadikan tolak ukur kedisiplinan para karyawan nya. Dengan adanya sanksi itu akan membuat karyawan berlomba-lomba untuk datang ke kantor tepat waktu bahkan lebih pagi dari biasanya .

Tapi memang gaji yang di dapatkan oleh karyawan Natural Corporindo tidak main-main, untuk perihal itu Bisma hampir sama seperti Ayah nya yang sangat royal kepada karyawan.

Sehingga apapun kebijakan yang Bisma keluar kan bagi karyawan, tidak ada sedikit pun karyawan yang protes karena mereka pun di berikan gaji yang cukup tinggi dibandingkan dengan perusahaan lain yang bergerak di bidang yang sama.

...----------------...

Kediaman Waluyo Wirasastra

" Bu.. Maaf.. Non Cia muntah-muntah " ucap Yuli menghampiri Oma nya Cia yang sedang menemani Opa nya.

" Apa Cia muntah ? Ya Tuhan " Oma nya langsung beranjak dari duduknya untuk melihat Cia.

" Kenapa Cia ? " tanya Pak Waluyo merasa khawatir.

" Muntah-muntah Yah.. Memang dari semalam sudah demam " ucap Ibu.

" Hubungi Bisma segera " ucap Pak Waluyo saat melihat istrinya kembali berjalan menuju kamar Cia.

" Iya Yah.. "

" Yul, tolong hubungi Papa nya Cia kita bertemu di rumah sakit saja, Ibu akan membawanya ke rumah sakit " ucap Ibu seraya berjalan menuju kamar Cia.

Ibu melihat Cia yang terduduk di di kasur nya, wajahnya sudah penuh keringat, sedikit menangis.

" Sayang cucu Oma.. " Ibu langsung memeluk cucu kesayangan nya.

" Kita ke rumah sakit ya.. Ayo sayang"

Cia terlihat sangat lemas, tanpa berpikir lagi Ibu langsung menggendong Cia, untuk dibawa ke rumah sakit.

" Yuli, beritahu Pak Udin, siapkan mobil " ucap Ibu. Kepada Yuli, Pak Udin adalah supir Pak Waluyo.

" Baik Bu "

Cia akhirnya dibawa ke rumah sakit oleh Oma nya, sedangkan Yuli diperintahkan untuk di rumah saja menjaga Pak Waluyo.

Dalam perjalanan Ibu menghubungi Bisma, memberitahu jika Cia dibawa ke rumah sakit karena muntah-muntah.

Mendengar Cia dibawa ke rumah sakit, membuat Bisma bergegas menyusul Ibu nya, ia sangat khawatir dengan keadaan Cia.

Bisma mengendarai mobilnya secepat kilat, disisi lain Dhena sedang bersama Alya menuju kantin, mereka berdua melihat mobil Bisma yang melaju secepat kilat padahal ini masih jalan komplek perusahaan.

" Biasanya Dok kalo Pak Bisma mengendarai mobil secepat kilat gitu, ada sesuatu yang gawat " ucap Alya.

" Hmm.. Kamu tahu banget" ucap Dhena tertawa kecil.

" Saya beberapa kali melihat Pak Bisma seperti itu dok " balas Alya lagi.

Dhena hanya tersenyum melanjutkan langkahnya menuju kantin.

...----------------...

Di lorong salah satu rumah sakit, Ibu masih menunggu dokter yang memeriksa Cia.

" Bu.. Bagaimana keadaan Cia ? " Tiba-tiba lamunan Ibu dibuyarkan oleh kedatangan Bisma.

" Bisma.. Ibu masih belum tahu, dokter masih memeriksa " ucap Ibu.

Bisma dan Ibu duduk di kursi tunggu, tidak lama dokter keluar ruangan menghampiri Bisma dan Ibu.

" Bu, Pak.. Keadaan ananda Ciara belum stabil, masih kami pantau dan kami masih menunggu hasil laboratorium nya, jadi kami sarankan ananda Ciara untuk di rawat inap saja " ucap Dokter yang menangani Ciara.

" Yang terbaik saja dok " ucap Bisma.

Ibu hanya mengangguk mengiyakan ucapan Bisma.

Disaat yang bersamaan perawat datang menghampiri Ibu dan Bisma.

" Maaf Pak Bu ada yang bernama tante dokter ? " tanya perawat.

Bisma dan Ibu pun saling berpandangan.

" Maksud nya gimana sus ? " tanya Bisma.

" Ananda Ciara memanggil-manggil tante dokter " jawab perawat.

" Bisa saya dan Ibu saya bertemu Ciara ? " ucap Bisma.

" Oh silakan Pak "

Bisma masuk kedalam ruang pemeriksaan, gadis mungil itu tertidur di bed pemeriksaan dengan infus yang sudah terpasang.

" Cia " panggil Bisma.

" Papa "

" Cia Papa disini "

" Pa.. Papa kesini sama tante dokter ? " tanya Ciara dengan suara sedikit lemah.

Bisma menoleh ke arah Ibu nya, Ibu nya hanya memberi isyarat jika Bisma harus segera mendatangkan Dokter Dhena untuk Ciara.

Bisma mengangguk, mengerti dengan Isyarat dari Ibunya.

" Sayang.. Kamu sama Oma dulu ya.. "

Ciara hanya terdiam. Ia lalu ditemani Oma nya selepas Bisma pergi, ia berniat untuk menghubungi Dhena. Mau tidak mau, suka tidak suka sepertinya ia akan sering menghubungi Dhena demi Ciara.

🌷🌷🌷

Terpopuler

Comments

Sulis Tyawati

Sulis Tyawati

Cia jln menuju jodohmu Bisma

2025-03-16

0

Siti Mutrikah

Siti Mutrikah

lanjut

2025-03-06

0

Febrianti Ningrum

Febrianti Ningrum

itu si Cia jangan2 dibawa ke rumah sakit punya papanya dhena ya..

2024-07-10

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108
109 BAB 109
110 BAB 110
111 BAB 111
112 BAB 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 BAB 115
116 BAB 116
117 BAB 117
118 BAB 118
119 BAB 119
120 BAB 120
121 BAB 121
122 BAB 122
123 Pengumuman Novel Baru
124 Novel Baru Lagi
Episodes

Updated 124 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108
109
BAB 109
110
BAB 110
111
BAB 111
112
BAB 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
BAB 115
116
BAB 116
117
BAB 117
118
BAB 118
119
BAB 119
120
BAB 120
121
BAB 121
122
BAB 122
123
Pengumuman Novel Baru
124
Novel Baru Lagi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!