BAB 3

Pagi ini klinik cukup ramai, karena perusahaan memberlakukan jika klinik akan buka 24 jam, selain untuk karyawan perusahaan klinik pun dibuka umum bagi warga sekitar komplek perusahaan.

Beberapa waktu Bisma menjabat sebagai presiden direktur, sudah banyak aturan-aturan dan kebijakan-kebijakan baru yang Bisma lakukan salah satunya kebijakan untuk klinik ini.

Dhena yang baru saja tiba sedikit mengerutkan dahinya.

" Rame banget ya.. " batin Dhena.

Lalu ia masuk kedalam klinik, saat ia melangkahkan kakinya kedalam pintu masuk, terdengar suara dari calon pasien Dhena.

" Mbak, kalo mau berobat ke klinik antri dulu, kami saja yang sedari pagi belum dipanggil oleh dokternya " ucap salah satu calon pasien.

" Iya betul itu, harusnya budayakan antri "

Mendengar kegaduhan di luar Alya dan Sari menghampiri Dhena.

" Maaf Bapak-bapak, Ibu-ibu.. Ini adalah dokter nya, Dokter Dhena namanya " ucap Sari.

" Oh jadi ini dokternya "

" Oh ini dokter nya "

" Ehem.. Mohon maaf ya bapak-bapak dan ibu-ibu semua saya agak telat datang nya, kita mulai ya untuk antrian nomor pertama silakan ke ruang perawatan " ucap Dhena lalu memberi kode kepada Sari dan Alya untuk menyiapkan.

Sari dan Alya mengerti.

Dhena langsung masuk ke ruangan periksa disana sudah menumpuk status pasien baru yang akan berobat.

Mulai dengan antrian pertama.

" Bapak ada pusing atau mual ? " tanya Dhena.

" Mual sedikit Bu dokter "

" Dada terasa sakit Pak ? "

" Iya ada sedikit sakit dan lidah terasa pahit "

" Oke.. Pak ini asam lambung bapak meningkat, bapak bisa minum obat ya ? " ucap Dhena lagi.

" Bisa dok "

" Saya akan resep kan obatnya, jangan lupa diminum obatnya, semoga bapak lekas sembuh " ucap Dhena mengakhiri pemeriksaan nya.

" Terima kasih bu dokter "

" Sama-sama Pak "

Dhena melanjutkan memeriksa pasien dengan antrian no 2 dan seterusnya hingga pasien terakhir.

Tanpa ia sadari jam sudah menunjukan pukul setengah 12 siang, pantas saja perutnya sudah keroncongan, sepertinya cacing-cacing diperut sudah meminta jatah makannya.

" Dok permisi.. Minum dulu " Sari menghampiri Dhena lalu membawakan teh hangat.

" Terima kasih Sar, sudah selesai ? Gak ada pasien lagi ? " tanya Dhena memastikan.

" Tidak ada dok "

" Oke.. " Sari meneguk teh hangat yang dibawakan oleh Sari, lalu ia beranjak dari duduknya keluar ruang pemeriksaan menuju station perawat.

Dhena melihat Alya dan Sari yang sepertinya sedikit kewalahan juga karena pasien klinik yang tiba-tiba menjadi ramai beberapa minggu ini.

" Semenjak kebijakan klinik ini berubah, pasien yang datang ke klinik ini juga berubah ya " ucap Dhena.

" Iya betul dok, ada bagusnya sih klinik jadi ramai, tapi sepertinya kita harus menambah tenaga kesehatan dok, kalau tiap hari seperti ini bisa-bisa kita akan kewalahan " ucap Alya.

" Betul Alya, saya akan mengajukan penambahan tenaga kesehatan disini, semoga tidak lama lagi akan ada perekrutan karyawan baru " balas Dhena.

" Sepertinya perusahaan ini akan berubah warna, semenjak kepemimpinan di alihkan ke putra mahkota, banyak sekali kebijakan-kebijakan yang di ubah dan sampai saat ini kita belum tahu juga yang mana presiden direktur kita yang baru " ucap Alya.

" Mau banget ketemu Presdir baru ? " susul Sari.

" Ya mau dong.. Kata karyawan kantor utama, Presdir sekarang ganteng, berwibawa, masih muda lagi, walaupun katanya sih agak galak, kamu lihat lah kebijakan-kebijakan nya bikin kita gempor kan, dengan kita yang cuma perawat dua lalu dokter satu orang klinik harus buka 24 jam, gimana gak gempor kita " ucap Alya.

Dhena hanya menyimak sambil tersenyum obrolan kedua perawat nya.

" Galak ada bagusnya juga, buat kalian yang tega membuat saya berdiri menunggu kalian selesai bergosip, udah waktunya makan siang, ayo ke kantin " ajak Dhena.

Alya dan Sari tertawa mendengar ucapan Dhena.

" Ayo dok " ucap Sari dan Alya berbarengan.

Jam menunjukkan sudah waktunya makan siang, Dhena mengajak Alya dan Sari untuk makan siang di kantin kantor, yang berada tidak jauh dari klinik.

...----------------...

Ruangan Presiden Direktur

Bisma sedang fokus pada laptopnya, ia sedang memperhatikan video tangkapan cctv di area klinik.

" Kebijakan Ku tidak salah, klinik memang harus dibuka 24 jam selain untuk karyawan, akan bermanfaat untuk warga sekitar juga " gumam Bisma.

Ia terus memperhatikan rekaman cctv klinik, ia tersenyum bahagia karena kebijakan nya membuahkan hasil, ini keinginan Bisma, perusahan sebesar ini yang mempunyai karyawan sekitar 2500 karyawan yang kebanyakan karyawannya ia ambil dari warga sekitar karena ia ingin berdiri nya perusahaan bisa membantu perekonomian warga sekitar perusahaan.

Disaat yang bersamaan terdengar dering telepon melalui interkom.

" Ya.. "

" Siang Pak Bisma, Pak Bagas dari Divisi Umum ingin bertemu " ucap Yola sekretaris pribadi Bisma.

" Ya, masuk ke ruangan saya "

" Baik Pak, terima kasih "

Tidak lama pintu ruangannya di ketuk, Bisma pastikan itu adalah Pak Bagas kepala Divisi Umum.

" Selamat siang Pak Bisma "

" Siang, silakan duduk "

" Baik, terima kasih "

" Ada apa Pak ? " tanya Bisma.

" Begini Pak, sekarang ini klinik kita menjadi ramai, membuat tenaga kesehatan yang ada menjadi kewalahan, baru saja saya dihubungi oleh Dokter Dhena, ia meminta untuk menambah tenaga kesehatan untuk di klinik Pak " ucap Pak Bagas.

Karena memang di Divisi Umum yang akan mengatur keberlangsungan klinik perusahaan.

" Dokter Dhena ? Siapa dia ? " tanya Bisma.

" Dia penanggungjawab klinik Pak untuk saat ini " jawab Pak Bagas.

" Oke, tolong jadwalkan saya ingin bertemu dulu dengan Dokter Dhena " ucap Bisma.

" Baik Pak, kalau begitu saya permisi, selamat siang "

" Siang "

Pak Bagas kembali ke ruangannya, ia akan menjadwalkan Dhena untuk bertemu dengan Bisma. Karena sepertinya Bisma ingin mengetahui apa saja yang di butuhkan oleh klinik saat ini.

🌷🌷🌷

Terpopuler

Comments

Tanti Umiyati

Tanti Umiyati

klinik 24 jam itu harus 3sip jaga, artinya minimal 3 dokter jaga yg harus dinas

2025-03-16

1

Siti Mutrikah

Siti Mutrikah

asik nih kètemu pimpinan perusahaan

2025-03-06

1

Hasmina Nita

Hasmina Nita

lanjutt Thor👍💕

2025-03-29

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108
109 BAB 109
110 BAB 110
111 BAB 111
112 BAB 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 BAB 115
116 BAB 116
117 BAB 117
118 BAB 118
119 BAB 119
120 BAB 120
121 BAB 121
122 BAB 122
123 Pengumuman Novel Baru
124 Novel Baru Lagi
Episodes

Updated 124 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108
109
BAB 109
110
BAB 110
111
BAB 111
112
BAB 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
BAB 115
116
BAB 116
117
BAB 117
118
BAB 118
119
BAB 119
120
BAB 120
121
BAB 121
122
BAB 122
123
Pengumuman Novel Baru
124
Novel Baru Lagi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!