Merasa Dibohongi Suami

Jisya tersabar dari lamunannya saat merasa kan jari pria itu masih menempel di wajahnya.

Wanita itu melangkah ke belakang untuk menghindar dari tangan Rega.

"Maaf, Tuan. Saya sudah mengotori baju anda," kata Jisya lagi.

Pria itu melihat ke arah pakaiannya yang memang sudah kotor. Rega bergerak dan membuka jasnya kemudian memberikan jas itu kepada Jisya.

Jisya mengerutkan alisnya tak mengerti kenapa pria di hadapannya memberikan dia jas miliknya. Tapi meski dia tidak mengerti apa maksud dari pria itu, jari lentik gadis itu tetap bergerak dan meraih jas milik Rega.

"Di dunia ini tidak ada yang gratis Nona. Kau sudah mengotori pakaian ku, makanya kau harus mencucinya terlebih dulu, setelah itu kau bisa mengembalikannya pada ku di alamat yang berada di dalam jas itu." Kata Rega memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana dan kembali ingin melangkah pergi.

"Lalu, bagaimana dengan baju, dan celana Tuan yang terkena sedikit itu," tunjuk Jisya pada baju kemeja putih dan juga celana Rega yang juga terkena noda.

Rega menyeringai dalam masker yang dia pakai. Tiba-tiba pria itu bergerak ingin membuka tali pinggangnya.

Jisya di buat kaget, "Maaf, anda mau apa, Tuan?" Tanya Jisya mengedar pandangannya di mana hari sudah hampir gelap.

"Mau membuka celana ku, agar kau bisa bawa pulang untuk membersihkannya juga," jawab Rega yang sebenarnya sedang menahan tawanya melihat ekspresi lucu gadis itu yang memandangnya aneh.

"Apa! Jangan lakukan itu, Tuan!" Jisya langsung berteriak untuk menghentikan pria itu yang sengaja menjahilinya.

"Kenapa? Aku hanya ingin membuka pakaianku agar kau bisa mencucikannya untukku," jawab pria itu.

"I-ya, ah, bukan, maksud saya, anda tidak bisa membuka pakaian anda di depan umum seperti ini..." ujar Jisya malu dan mengecilkan kalimatnya.

"Kalau begitu, mari kita ke hotel saja," Rega semakin menjadi-jadi sengaja mengisengi Jisya.

"Tidak! Apa yang ingin kita lakukan di hotel?" Jisya menggeleng dan menjauhi pria di hadapannya.

Pletak!

"Arkh!" Jisya mengusap dahinya yang baru saja terkena jitakan pria itu, dan rasanya lumayan perih.

"Bukan kah barusan kita membahas tentang pakaian? Lalu kenapa kau bertanya lagi apa yang ingin kita lakukan di hotel? Atau....... Kau ingin kita melakukan sesuatu?" Ucap Rega melirik dahi gadis itu yang memerah akibat jitakannya.

"Anda sangat tidak sopan, Tuan." Terdengar nada

Jisya yang tak suka dengan pembahasan pria asing itu yang tiba-tiba saja membahas yang aneh-aneh.

Rega hanya membalas ucapan gadis di depannya dengan tersenyum di balik maskernya kemudian membalik badan dan melangkah pergi tanpa mengeluarkan sepatah kata pun lagi.

"Dasar laki-laki tidak sopan." Gumam Jisya masih menatap punggung Rega.

Gadis itu tiba-tiba teringat dengan ucapan pria tadi yang mengatakan jika ada alamat di dalam jas yang dia pegang itu.

Jisya merogoh saku jas Rega dan benar saja, dia menemukan kartu nama pria itu.

"Rega Argapramana CEO MegaGP."

Jisya kembali mengangkat pandangan di mana sudah tidak ada pria itu lagi.

"Bagaimana bisa aku tidak menyadari tadi jika dia adalah Tuan Rega Pengusaha yang terkenal dengan kekejamannya, si pria angkuh yang arogan dan tidak ingin tampil di publik dengan wajah aslinya, cucu kesayangan Nyonya Mahiswara Pramusita." Gumam Jisya.

"Sepertinya keberuntungan sedang berpihak kepadaku hari ini, karena pria itu tidak menunjukkan sikap bengisnya dan menampar ku karena tidak sengaja mengotori pakaiannya. Karena seperti itu yang biasa aku dengar dari orang-orang." Ucap Jisya mengusap lembut dadanya dan kembali melanjutkan langkahnya.

,,,

Jisya sudah tiba di kompleks dan menjalankan mobilnya ke rumah suaminya. wanita itu ingin melihat apa suami yang sedang pulang atau belum.

Tok tok tok

Jisya mengetuk pintu rumah suaminya.

Cklek

Pria itu membuka pintu dan melihat Jisya yang sudah berdiri di depannya dengan wajah tak enak untuk di lihat.

"Apa kau tidak ingin masuk?" tanya Arga saat gadis itu hanya diam dengan wajah datar menatapnya.

Jujur saja Jisya ingin sekali meminta penjelasan pada pria itu karena mengingat tadi seorang wanita yang mengangkat panggilan telepon darinya, dan juga mengatakan jika dia adalah pacar Arga.

Tapi saat gadis itu kembali teringat jika bukan Arga yang mengajaknya menikah, tapi dia sendirilah yang mengajak pria itu untuk menikah dengannya. Ia akhirnya mengurung niatnya karena merasa tidak pantas untuk dia bertanya tentang pribadi pria itu.

"Mas, dari mana? Tadi aku dari kantor polisi, tapi Mas Arga tidak berada di sana," tanya Jisya tak ingin melihat mata pria itu karena berpikir ternyata Arga sama saja seperti Malvin yang tukang selingkuh.

"Aku dari kantor polisi, lalu mau dari mana lagi?" jawab Arga membuat hati Jisya semakin berpikir jika Arga memang seorang pembohong seperti Malvin.

"Oh, baiklah kalau begitu." Jisya membalik badan dengan bola mata membendung merasa jika suaminya sedang mempermainkannya.

"Jisya." panggil pria itu.

"I-ya." jawabnya tak ingin membalik badan karena air matanya yang sudah hampir jatuh.

Tiba-tiba Jisya merasa pelukan lembut penuh kehangatan yang memeluknya dari belakang.

"Ada apa? Kenapa kau terlihat begitu sedih, hm?" tanya Arga mencium pucuk kepala istrinya yang di baluti jilbab.

Terpopuler

Comments

Albertus Sinaga

Albertus Sinaga

gimana ini jisya masa tak kenal sama suami

2024-12-12

0

Yulay Yuli

Yulay Yuli

Waktu ijab kabul gimana sih Jisya masa ga kenal nama suami🤔 ga masuk akal. se x pun pake masker juga masa ga nhenalin suami😕

2024-11-05

2

Adi Nugroho

Adi Nugroho

Rega sama Arga orang yg sama

2024-08-28

0

lihat semua
Episodes
1 Permintaan Seorang Gadis Pada Satpam Tampan
2 Hinaan Dari Keluarga Istri
3 Apa Status Mu
4 Dia Istri Saya
5 Ancaman dari Ryan
6 Kenyataan
7 Siapa Kau?
8 Kedatangan Malvin
9 Kesombongan Mama Sua
10 Menjijikkan
11 Perjanjian Malvin
12 Di Remehkan
13 Kau Yang Mengikat Dirimu Di Sisiku
14 Perkelahian
15 Deg
16 Pria Berhati Bengis
17 Merasa Dibohongi Suami
18 Sama Saja
19 Masa Lalu Rega Argapramana
20 Jisya!
21 Tak Sengaja
22 Trauma
23 Kekacauan di kantor polisi
24 Hari Persidangan
25 Keputusan Hakim
26 Kehancuran Jisya
27 Bukan Menumpang Hidup, Tapi Berbagi Hidup.
28 Kedatangan Ayah Arga
29 Di Kerjai Suami Sendiri
30 Jahil kena batunya
31 DOR!
32 Kedatangan Arini Dan Sasa
33 Pembalasan Di Mulai
34 Adegan Memalukan
35 Rencana Penculikan
36 Bab
37 TentangKu
38 DEG
39 Terpaksa
40 Untuk Apa Aku Mencintainya
41 Maafkan Aku
42 Kekecewaan
43 Kejam!
44 Kebenaran Mengejutkan
45 Bertemu Di Apartemen
46 Sebuah Tembakan
47 Permintaan Dya
48 Aku Tidak Tega Menyakitinya
49 Pria Mencurigakan
50 Berterus Terang
51 Kesengajaan Dya
52 Berusaha Membujuknya
53 Bab
54 Bab,
55 Ketegasan Arga
56 babb
57 Kehancuran Damar
58 Foto Bunda
59 Awal Mula Jatuh Cinta
60 1
61 Pertengkaran Arini dan Suaminya
62 Kekacauan
63 DEG...
64 Pekerjaan Untuk Keluarga Damar
65 Kedatangan Tante Mia
66 Fitnah Mia
67 Pertengkaran Jisya dan Arga
68 Sandiwara Mia
69 Membungkam Mulut Mia
70 1
71 Musibah
72 Curiga
73 Kedatangannya
74 Kedatangan Ayah kandung
75 Mia Geram
76 Gengsi
77 Rencana jahat Leo
78 Kaget
79 Bab
80 Terjebak
81 Jisya Di Culik
82 Terancam
83 Leo dan Dya Tertangkap
84 Aku Sangat Merindukan Mama
85 Arga ingin menyampaikan sesuatu
86 TAMAT
87 Promo S2 Udah Rilis
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Permintaan Seorang Gadis Pada Satpam Tampan
2
Hinaan Dari Keluarga Istri
3
Apa Status Mu
4
Dia Istri Saya
5
Ancaman dari Ryan
6
Kenyataan
7
Siapa Kau?
8
Kedatangan Malvin
9
Kesombongan Mama Sua
10
Menjijikkan
11
Perjanjian Malvin
12
Di Remehkan
13
Kau Yang Mengikat Dirimu Di Sisiku
14
Perkelahian
15
Deg
16
Pria Berhati Bengis
17
Merasa Dibohongi Suami
18
Sama Saja
19
Masa Lalu Rega Argapramana
20
Jisya!
21
Tak Sengaja
22
Trauma
23
Kekacauan di kantor polisi
24
Hari Persidangan
25
Keputusan Hakim
26
Kehancuran Jisya
27
Bukan Menumpang Hidup, Tapi Berbagi Hidup.
28
Kedatangan Ayah Arga
29
Di Kerjai Suami Sendiri
30
Jahil kena batunya
31
DOR!
32
Kedatangan Arini Dan Sasa
33
Pembalasan Di Mulai
34
Adegan Memalukan
35
Rencana Penculikan
36
Bab
37
TentangKu
38
DEG
39
Terpaksa
40
Untuk Apa Aku Mencintainya
41
Maafkan Aku
42
Kekecewaan
43
Kejam!
44
Kebenaran Mengejutkan
45
Bertemu Di Apartemen
46
Sebuah Tembakan
47
Permintaan Dya
48
Aku Tidak Tega Menyakitinya
49
Pria Mencurigakan
50
Berterus Terang
51
Kesengajaan Dya
52
Berusaha Membujuknya
53
Bab
54
Bab,
55
Ketegasan Arga
56
babb
57
Kehancuran Damar
58
Foto Bunda
59
Awal Mula Jatuh Cinta
60
1
61
Pertengkaran Arini dan Suaminya
62
Kekacauan
63
DEG...
64
Pekerjaan Untuk Keluarga Damar
65
Kedatangan Tante Mia
66
Fitnah Mia
67
Pertengkaran Jisya dan Arga
68
Sandiwara Mia
69
Membungkam Mulut Mia
70
1
71
Musibah
72
Curiga
73
Kedatangannya
74
Kedatangan Ayah kandung
75
Mia Geram
76
Gengsi
77
Rencana jahat Leo
78
Kaget
79
Bab
80
Terjebak
81
Jisya Di Culik
82
Terancam
83
Leo dan Dya Tertangkap
84
Aku Sangat Merindukan Mama
85
Arga ingin menyampaikan sesuatu
86
TAMAT
87
Promo S2 Udah Rilis

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!