Kau Yang Mengikat Dirimu Di Sisiku

Jisya tersenyum penuh arti saat mendengar berbagai hinaan yang dilontarkan dari para sepupunya.

Gadis itu tiba-tiba saja memeluk lengan suaminya, "Benarkah seperti itu? Tapi nggak papa kok. Soalnya yang menyantet itu orangnya ganteng banget kok," balas Jisya tersenyum manis.

Cup

Untuk yang kedua kalinya wanita itu mencium pipi suaminya di depan semua orang yang membuat para sepupunya dan juga keluarga yang lainnya dibuat melongo dan berpikiran kalau Jisya benar-benar terkena santet dari pria itu.

Sedangkan Malvin ya melihat Jisya begitu membanggakan suaminya itu, bahkan sampai berani bertindak mencium suaminya di depan semua orang, dibuat panas dingin karena dia merasa pria itu tidak pantas untuk bersanding dengan mantan kekasihnya. Menurutnya dia lah yang pantas bersanding dengan Jisya, bukan satpam yang miskin seperti Arga itu. Pikirnya tanpa sadar mengatupkan giginya.

"Apa yang kau lakukan, Jisya? Apa kau tidak jijik mencium pria itu? Kau benar-benar sudah di santet oleh pria itu, wajahnya sejelek itu, dan kau melihatnya seperti seorang pria yang tampan? Ku rasa kau memang sudah mulai bermasalah, Jisya," ujar sepupunya memandang jijik apa yang baru saja dilakukan oleh Jisya.

"Jijik? Tentu saja tidak." Jisya melepas pelukan pada lengan suaminya dan langsung merangkul kedua sepupunya yang berada di hadapannya itu.

"Kami bahkan sudah berbagi kenikmatan di atas ranjang, kalau cuma ciuman seperti itu mah, itu tidak ada apa-apanya. "Bisik Jisya di telinga kedua sepupunya itu yang membuat keduanya shock berat mendengar perkataan Jisya yang mereka berdua anggap benar. Padahal gadis itu hanya ingin mengerjai mereka berdua yang begitu sombong.

Arga jangan di tanya lagi. Dia sudah seperti ingin tertawa mendengar istrinya yang mengerjai kedua sepupunya.

Jisya berpikir suaminya tak mendengar ucapannya barusan yang berkata demikian hanya untuk membungkam mulut sepupunya yang angkuh. Andaikan saja dia tahu kalau suaminya mendengar perkataannya, sudah pasti dia akan malu berat.

"Gila kamu Jisya, apa sih enaknya tidur sama laki-laki jelek seperti wajah suami mu itu, udah jelek, miskin lagi," kembali terdengar hinaan yang terlontar dari bibir sepupunya.

"Ya enaklah, dari pada kayak suami kamu yang sudah tua, miris banget, demi bisa menikah dengan orang kaya, kamu rela menikah dengan pria seusia papa." Ledek Jisya membungkam mulut mereka semua.

"Jangan keterlaluan kamu, Jisya!" Akhirnya sepupunya itu yang terpancing emosi.

"Ada apa ini ribut-ribut?" Tanya Lina salah satu sepupu Jisya yang paling super angkuh.

"Tidak ada." Elak Jisya malas menghadapi wanita itu.

"Ayo, Mas. Kita pergi mencari makanan." Jisya menarik suaminya untuk menjauh dari semua keluarganya yang membuat dia darah tinggi.

Wanita itu mengambil sepiring makanan yang tampak begitu banyak sehingga menggunung di piringnya yang membuat Arga menelan salivanya berpikir mau di apakan oleh istrinya makanan sebanyak itu.

Setelah menyendok makanan, Jisya melangkah ke belakang rumah dan duduk di bangku dan mulai menyantap makanannya dengan wajah yang menahan air matanya.

"Ada apa denganmu?" Tanya Arga pada Jisya.

"Memang apa kesalahannya jika menikah dengan seorang satpam?" Jawab gadis itu terdengar bergetar dari nada bicaranya seperti sedang menahan tangis dengan mulut yang penuh makanan.

"Apakah sebegitu hinanya? Aku hanya tidak ingin menikah dengan pria yang salah... Aku tahu Ryan itu bukan pria yang baik-baik, aku sudah sering melihatnya bergonta ganti pasangan. Dan aku tidak mau menjadi salah satu dari wanita-wanita itu..." Ucapnya mengusap air matanya sedih karena suaminya menjadi bahan hinaan di dalam keluarga besarnya.

Tanpa Arga mengeluarkan sapu tangan dari dalam sakunya, kemudian pria itu mengusap air mata istrinya dan juga mulutnya yang terlihat belepotan.

"Jadi, apa karena itu kau ingin menikah denganku? Kau hanya tidak ingin menikah dengan Ryan. Sehingga kau lebih memilih menikah dengan seorang satpam?" Tanya Arga menatap kedua netra istrinya.

Jisya terlihat gelagapan dan timbul rasa bersalah dari dalam hatinya "M-Maaf....." Jawabnya terdengar lirih dan menunduk.

Pria itu bukannya marah, dia malah tersenyum dan merangkul istrinya.

"Bukankah aku sudah menjadi suamimu?" Tanya Arga membuat Jisya tak mengerti.

"I-iya..."

"Bukankah kau yang sudah memilih aku untuk menjadi pendamping mu?" Tanya Arga lagi.

Jisya semakin bingung dengan pertanyaan pria itu, tapi dia masih tetap menjawab dengan anggukan, meski kedua netra pria itu sudah terlihat berubah dan tampak berbeda.

"Kalau begitu, mulai sekarang juga, kau harus belajar untuk mencintaiku. Kau yang mengikat dirimu di sisiku, jadi jangan salahkan aku, jika kau akan tetap berada di sisiku seumur hidup mu. Karena sesuatu yang sudah menjadi milikku, tidak akan pernah bisa dimiliki oleh orang lain lagi..." Ujar Arga penuh penekanan dan mendekatkan bibirnya di telinga Jisya.

"Apa lagi jika sesuatu itu, sesuatu yang memang sudah lama aku impikan." Lanjut Arga berbisik di telinga Jisya.

Glek

Jisya menarik sedikit tubuhnya tiba-tiba merasa merinding dengan pria yang tampak berbeda itu. Wajah Jisya jelas tampak ketakutan.

Terpopuler

Comments

zeus

zeus

Betul itu, jauh x makna Antara santet dan pelet
Kurang gaul ato gmn nich othornya..

2024-12-06

1

Ra Lasminah

Ra Lasminah

kalau di santet mah udah langsung mati

2024-12-14

0

Albertus Sinaga

Albertus Sinaga

yayaya udah suami istri

2024-12-12

0

lihat semua
Episodes
1 Permintaan Seorang Gadis Pada Satpam Tampan
2 Hinaan Dari Keluarga Istri
3 Apa Status Mu
4 Dia Istri Saya
5 Ancaman dari Ryan
6 Kenyataan
7 Siapa Kau?
8 Kedatangan Malvin
9 Kesombongan Mama Sua
10 Menjijikkan
11 Perjanjian Malvin
12 Di Remehkan
13 Kau Yang Mengikat Dirimu Di Sisiku
14 Perkelahian
15 Deg
16 Pria Berhati Bengis
17 Merasa Dibohongi Suami
18 Sama Saja
19 Masa Lalu Rega Argapramana
20 Jisya!
21 Tak Sengaja
22 Trauma
23 Kekacauan di kantor polisi
24 Hari Persidangan
25 Keputusan Hakim
26 Kehancuran Jisya
27 Bukan Menumpang Hidup, Tapi Berbagi Hidup.
28 Kedatangan Ayah Arga
29 Di Kerjai Suami Sendiri
30 Jahil kena batunya
31 DOR!
32 Kedatangan Arini Dan Sasa
33 Pembalasan Di Mulai
34 Adegan Memalukan
35 Rencana Penculikan
36 Bab
37 TentangKu
38 DEG
39 Terpaksa
40 Untuk Apa Aku Mencintainya
41 Maafkan Aku
42 Kekecewaan
43 Kejam!
44 Kebenaran Mengejutkan
45 Bertemu Di Apartemen
46 Sebuah Tembakan
47 Permintaan Dya
48 Aku Tidak Tega Menyakitinya
49 Pria Mencurigakan
50 Berterus Terang
51 Kesengajaan Dya
52 Berusaha Membujuknya
53 Bab
54 Bab,
55 Ketegasan Arga
56 babb
57 Kehancuran Damar
58 Foto Bunda
59 Awal Mula Jatuh Cinta
60 1
61 Pertengkaran Arini dan Suaminya
62 Kekacauan
63 DEG...
64 Pekerjaan Untuk Keluarga Damar
65 Kedatangan Tante Mia
66 Fitnah Mia
67 Pertengkaran Jisya dan Arga
68 Sandiwara Mia
69 Membungkam Mulut Mia
70 1
71 Musibah
72 Curiga
73 Kedatangannya
74 Kedatangan Ayah kandung
75 Mia Geram
76 Gengsi
77 Rencana jahat Leo
78 Kaget
79 Bab
80 Terjebak
81 Jisya Di Culik
82 Terancam
83 Leo dan Dya Tertangkap
84 Aku Sangat Merindukan Mama
85 Arga ingin menyampaikan sesuatu
86 TAMAT
87 Promo S2 Udah Rilis
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Permintaan Seorang Gadis Pada Satpam Tampan
2
Hinaan Dari Keluarga Istri
3
Apa Status Mu
4
Dia Istri Saya
5
Ancaman dari Ryan
6
Kenyataan
7
Siapa Kau?
8
Kedatangan Malvin
9
Kesombongan Mama Sua
10
Menjijikkan
11
Perjanjian Malvin
12
Di Remehkan
13
Kau Yang Mengikat Dirimu Di Sisiku
14
Perkelahian
15
Deg
16
Pria Berhati Bengis
17
Merasa Dibohongi Suami
18
Sama Saja
19
Masa Lalu Rega Argapramana
20
Jisya!
21
Tak Sengaja
22
Trauma
23
Kekacauan di kantor polisi
24
Hari Persidangan
25
Keputusan Hakim
26
Kehancuran Jisya
27
Bukan Menumpang Hidup, Tapi Berbagi Hidup.
28
Kedatangan Ayah Arga
29
Di Kerjai Suami Sendiri
30
Jahil kena batunya
31
DOR!
32
Kedatangan Arini Dan Sasa
33
Pembalasan Di Mulai
34
Adegan Memalukan
35
Rencana Penculikan
36
Bab
37
TentangKu
38
DEG
39
Terpaksa
40
Untuk Apa Aku Mencintainya
41
Maafkan Aku
42
Kekecewaan
43
Kejam!
44
Kebenaran Mengejutkan
45
Bertemu Di Apartemen
46
Sebuah Tembakan
47
Permintaan Dya
48
Aku Tidak Tega Menyakitinya
49
Pria Mencurigakan
50
Berterus Terang
51
Kesengajaan Dya
52
Berusaha Membujuknya
53
Bab
54
Bab,
55
Ketegasan Arga
56
babb
57
Kehancuran Damar
58
Foto Bunda
59
Awal Mula Jatuh Cinta
60
1
61
Pertengkaran Arini dan Suaminya
62
Kekacauan
63
DEG...
64
Pekerjaan Untuk Keluarga Damar
65
Kedatangan Tante Mia
66
Fitnah Mia
67
Pertengkaran Jisya dan Arga
68
Sandiwara Mia
69
Membungkam Mulut Mia
70
1
71
Musibah
72
Curiga
73
Kedatangannya
74
Kedatangan Ayah kandung
75
Mia Geram
76
Gengsi
77
Rencana jahat Leo
78
Kaget
79
Bab
80
Terjebak
81
Jisya Di Culik
82
Terancam
83
Leo dan Dya Tertangkap
84
Aku Sangat Merindukan Mama
85
Arga ingin menyampaikan sesuatu
86
TAMAT
87
Promo S2 Udah Rilis

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!