Jisya!

Arga membaringkan dirinya di atas ranjang sembari menatap langit-langit kamar. Tampak pria itu seperti begitu banyak yang dia pikirkan.

"Aku berharap kau berbeda dengan keluargamu... Semua keluargamu itu terlalu rakus akan harta... Aku tidak suka dengan wanita matre... Bukannya aku pelit atau tidak ingin membiayai keinginan wanita yang aku cintai... Tapi aku sudah trauma oleh kelakuan Dya yang tidak pernah puas dengan yang namanya harta..." Gumam Arga menarik nafas berat.

Aku selalu berharap kau berbeda dengan wanita-wanita yang kebanyakan memandang seseorang dari materi. Batin Arga alias Rega.

Perlahan kedua netra pria itu mulai terlelap.

,,,

Keesokan harinya di rumah Jisya terlihat wanita itu yang baru terbangun dari tidurnya.

Jisya berusaha untuk turun dari atas ranjang dengan sedikit menyeret tubuhnya karena rasa sakit yang terasa nyeri pada arena kewanitaannya.

"Ini sakit sekali..." Gumam Jisya perlahan mulai berjalan ke kamar mandi dengan sedikit kerepotan akibat luka pada int*mnya.

Setiba wanita itu di dalam kamar mandi. Tampak bulir bening mulai berjatuhan dari kedua matanya.

Jujur saja dia sangat sedih atas perlakuan suaminya kepadanya yang pergi begitu saja setelah pria itu membobol gawang pertahanannya.

Iya, dia sadar diri bahwa dia adalah seorang istri yang harus memenuhi kebutuhan suaminya. Tapi bukan seperti ini yang dia harapkan. Di mana Arga membuat dia terlihat seperti wanita murahan yang tidak punya harga diri sama sekali.

Membayangkan itu semua membuat hati Jisya terasa begitu sakit.

Dia menangis sedih menumpahkan rasa sakit hati dalam kamar mandi sambil berendam dengan air hangat, berharap setelah itu int*mnya bisa terasa sedikit membaik dari rasa nyeri akibat laki-laki yang membuatnya menangis.

Usai membersihkan tubuhnya Jisya bersiap-siap untuk berangkat ke toko.

Wanita itu tak menuju dapur untuk sarapan. Terlihat dia keluar cepat dari rumah sebelum kedua orang tuanya melihatnya dan akan menghentikan dia.

Ternyata Jisya menjalankan mobilnya ke rumah suaminya untuk mencari pria itu di rumahnya. Meski hatinya terasa sakit akibat sikap suaminya yang meninggalkannya semalam begitu saja. Tapi dia tetap mencari pria itu.

"Kenapa Mas Arga? Kenapa dia tidak berada di rumahnya ya?" Gumam Jisya.

Setelah itu Jisya kembali ke mobil karena ternyata rumah suaminya kosong dan Arga tidak ada di sana.

Jisya melajukan mobilnya ke butik.

Di lain sisi, terlihat Arga yang sedang bersiap-siap untuk berangkat ke kantor. Karena hari ini dia ada meeting penting yang tidak bisa dia lewatkan.

Setelah bersiap dengan jas yang begitu rapih, dan celana berbahan kain juga sepatu yang mengkilat, tak lupa dengan rambut yang ditata rapih membuat Arga sangat tampan dan pasti saat Jisya bertemu dengan dirinya yang sekarang, Jisya juga tidak akan percaya jika pria itu adalah suaminya yang sering bersamanya dalam satu kamar.

Jisya memang sudah melihat wajah asli suaminya, tapi wanita itu tidak pernah melihat rambut suaminya yang ditata rapih dengan penampilan yang sangat perfect dan terlihat benar-benar seperti malaikat.

Pasti jika wanita itu melihat penampilan suaminya yang sekarang, dia pasti akan merasa minder jika ingin bergandeng dengan laki-laki itu.

Jisya memang gadis yang cantik, tapi jika Jisya di bandingkan dengan Dya, Dya bahkan berlipat jauh lebih cantik dari pada Jisya. Apa lagi Dya yang sangat perfect dari segi penampilan, tentu saja kedua wanita itu sangat terlihat jauh berbeda dari segi kecantikan.

Tapi entah mengapa kesederhanaan yang di miliki Jisya dengan wajah yang imut dan manis membuat Arga jatuh dalam pesona wanita sederhana itu. Sehingga dia rela membuang-buang waktunya yang super sibuk di Perusahaan, menjadi seorang satpam hanya untuk bisa mengenali Jisya lebih dalam.

Tapi siapa yang menduga ternyata keberuntungan berpihak kepadanya. Saat di tengah-tengah kacaunya pernikahan wanita itu yang disebabkan olehnya sendiri.

Wanita itu malah datang ke arahnya dan meminta untuk dia menikahi Jisya yang membuat semua yang sudah dia rencanakan menjadi lebih mudah.

"Rega, kau tidak sarapan cu? Oma sudah menyiapkan sarapan untuk mu." Kata Oma Pramusita dengan senyuman penuh arti.

Arga menatap curiga pada senyuman Omanya itu.

"Apa lagi yang sudah Oma berikan ke sarapan Rega, Oma?" Tanya pria itu penuh curiga.

"Ayolah anak muda, jangan sering berprasangka buruk kepada Oma mu yang cantik ini." Mencoba untuk menutupi sesuatu dari cucunya.

"Tidak, Oma. Rega ingin segera pergi, karena sebentar lagi ada rapat penting di kantor." Tolak Arga yang tahu pasti Omanya sudah menyiapkan sarapan yang aneh-aneh.

"Jangan menolak Oma, Rega!" Tegas wanita itu menatap tajam ke arah cucunya.

Arga memutar bola mata malas. "Apa sih, Oma!" Kesalnya.

"Sebentar." Oma Pramusita masuk ke dalam dapur dan mengambil secangkir minuman yang sudah dia sediakan dan kemudian kembali kepada cucunya lagi.

"Ini, di minum dulu."

Arga yang malas meladeni Omanya yang super duper cerewet, akhirnya menuruti saja keinginan Omanya itu.

Baru saja ia meminum sedikit, pria itu langsung memuntahkan minuman tersebut yang membuat Oma Pramusita kesal.

"Oma apaan sih! Apa Oma mau membunuh Rega! Itu minuman apaan lagi! kok rasanya aneh banget!" Rega berdecak di buat benar-benar kesal oleh Omanya.

Para pelayan yang melihat tingkah Oma dan cucu itu langsung menahan tawanya.

Arga menatap tajam ke arah pelayan. "Kalian menertawakan saya! Apa kalian mau dipecat!"

Oma Pramusita langsung menarik kuping cucunya yang membuat harga diri Arga anjlok seketika di depan para pelayan.

"Enak saja mau pecat-pecat pelayan Oma! Jangan samakan Mension ini seperti kantor kamu! Yang bisa kau berbuat sesuka hati memecat karyawan meski hanya karena kesalahan sepele!" Omel Oma Pramusita yang tahu sikap buruk cucunya.

Iya, Rega alias Arga terkenal dengan sikap bengisnya di kantor dan di dunia bisnis yang suka melakukan sewenang-wenang.

Bahkan pria itu tak segan-segan memutuskan kerja sama di antara Perusahaannya dan juga Perusahaan yang bersangkutan jika dia tidak suka dengan pemilik Perusahaan tersebut.

Arga juga tidak pernah peduli dengan royalti perjanjian kontrak kerja sama kalau dia memang sudah muak dengan orang yang bersangkutan.

Makanya dalam dunia bisnis, tidak ada yang berani menyinggung Rega Argapramana. Karena semua orang tahu dengan sikapnya yang suka berbuat sesuka hati tanpa peduli dengan kebangkrutan oleh sebuah Perusahaan atas tindakannya.

"Terserah Oma. Rega mau berangkat ke kantor." Pria itu ingin melangkah pergi tapi lagi-lagi Oma Pramusita menahannya.

"Apa lagi sih Oma sayang...." Arga benar-benar di buat gemes oleh Omanya.

"Habisin ini dulu!" Titah Oma Pramusita.

"Tapi itu pahit banget Oma, seperti racun."

"Ini bukan racun cucu ku. Ini obat agar kau bisa kuat di atas ranjang, siapa tahu saja tongkat mu letoy saat sedang berhadapan dengan gawang pemusnah." ujar Oma Pramusita ceplas-ceplos membuat Arga melebarkan kedua matanya.

"Apa!!!!!" Kaget pria itu berusaha memuntahkan ramuan tersebut yang sudah terlanjur ia terminum sedikit. Tapi tentu saja ia tidak bisa memuntahkannya.

Iya, Oma Pramusita ternyata juga tahu apa yang di lakukan oleh cucunya itu. Bahkan Oma Pramusita sering menyuruh Arga untuk mengajak istrinya datang ke Mension. Tapi pria itu selalu menolak dan berkata dia belum siap untuk menunjukkan jati dirinya kepada Jisya.

Dengan perasaan dongkol Arga akhirnya berangkat ke kantor akibat ulah Omanya.

Setibanya di kantor ternyata Arga memarahi semua karyawannya karena terlambat mempersiapkan meeting.

Usai rapat Arga masih terus marah-marah dan melangkah masuk ke dalam ruangannya. Dia bahkan mengskorsing dua karyawan yang dia anggap penyebab terlambatnya rapat.

Seperti itulah tingkah laku buruk yang melekat dalam diri Arga saat dia sedang marah.

Tok tok tok

Terdengar suara ketukan dari luar pintu ruangan Arga.

Tok tok tok

Untuk yang kedua kalinya pintu itu kembali di ketuk. Tapi karena Arga yang sedang dalam emosi berat, dia tidak peduli pada ketukan pintu itu.

Karena dia tahu karyawan tidak akan ada yang berani masuk ke dalam ruangannya tanpa seizin darinya.

Akhirnya seseorang yang mengetuk pintu itu masuk ke dalam meski tanpa izin si pemilik.

Tak!

Arga yang geram karena seseorang berani masuk ke dalam ruangannya tanpa izin, langsung melayangkan sebuah berkas keras dan tepat mengenai dahi si wanita yang berdiri di ambang pintu.

"Arkh!" Wanita itu berteriak kesakitan dan langsung memegang dahinya.

Jisya!. Kaget Arga saat suara wanita yang terkena lemparannya itu mirip dengan suara istrinya.

Terpopuler

Comments

Albertus Sinaga

Albertus Sinaga

hahaha kejam juga cek arga

2024-12-12

0

Richard Lin

Richard Lin

namanya bolak balik.. baca sampai binggung

2024-09-08

0

Ramlah Kuku

Ramlah Kuku

🤣🤣🤣

2024-06-26

2

lihat semua
Episodes
1 Permintaan Seorang Gadis Pada Satpam Tampan
2 Hinaan Dari Keluarga Istri
3 Apa Status Mu
4 Dia Istri Saya
5 Ancaman dari Ryan
6 Kenyataan
7 Siapa Kau?
8 Kedatangan Malvin
9 Kesombongan Mama Sua
10 Menjijikkan
11 Perjanjian Malvin
12 Di Remehkan
13 Kau Yang Mengikat Dirimu Di Sisiku
14 Perkelahian
15 Deg
16 Pria Berhati Bengis
17 Merasa Dibohongi Suami
18 Sama Saja
19 Masa Lalu Rega Argapramana
20 Jisya!
21 Tak Sengaja
22 Trauma
23 Kekacauan di kantor polisi
24 Hari Persidangan
25 Keputusan Hakim
26 Kehancuran Jisya
27 Bukan Menumpang Hidup, Tapi Berbagi Hidup.
28 Kedatangan Ayah Arga
29 Di Kerjai Suami Sendiri
30 Jahil kena batunya
31 DOR!
32 Kedatangan Arini Dan Sasa
33 Pembalasan Di Mulai
34 Adegan Memalukan
35 Rencana Penculikan
36 Bab
37 TentangKu
38 DEG
39 Terpaksa
40 Untuk Apa Aku Mencintainya
41 Maafkan Aku
42 Kekecewaan
43 Kejam!
44 Kebenaran Mengejutkan
45 Bertemu Di Apartemen
46 Sebuah Tembakan
47 Permintaan Dya
48 Aku Tidak Tega Menyakitinya
49 Pria Mencurigakan
50 Berterus Terang
51 Kesengajaan Dya
52 Berusaha Membujuknya
53 Bab
54 Bab,
55 Ketegasan Arga
56 babb
57 Kehancuran Damar
58 Foto Bunda
59 Awal Mula Jatuh Cinta
60 1
61 Pertengkaran Arini dan Suaminya
62 Kekacauan
63 DEG...
64 Pekerjaan Untuk Keluarga Damar
65 Kedatangan Tante Mia
66 Fitnah Mia
67 Pertengkaran Jisya dan Arga
68 Sandiwara Mia
69 Membungkam Mulut Mia
70 1
71 Musibah
72 Curiga
73 Kedatangannya
74 Kedatangan Ayah kandung
75 Mia Geram
76 Gengsi
77 Rencana jahat Leo
78 Kaget
79 Bab
80 Terjebak
81 Jisya Di Culik
82 Terancam
83 Leo dan Dya Tertangkap
84 Aku Sangat Merindukan Mama
85 Arga ingin menyampaikan sesuatu
86 TAMAT
87 Promo S2 Udah Rilis
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Permintaan Seorang Gadis Pada Satpam Tampan
2
Hinaan Dari Keluarga Istri
3
Apa Status Mu
4
Dia Istri Saya
5
Ancaman dari Ryan
6
Kenyataan
7
Siapa Kau?
8
Kedatangan Malvin
9
Kesombongan Mama Sua
10
Menjijikkan
11
Perjanjian Malvin
12
Di Remehkan
13
Kau Yang Mengikat Dirimu Di Sisiku
14
Perkelahian
15
Deg
16
Pria Berhati Bengis
17
Merasa Dibohongi Suami
18
Sama Saja
19
Masa Lalu Rega Argapramana
20
Jisya!
21
Tak Sengaja
22
Trauma
23
Kekacauan di kantor polisi
24
Hari Persidangan
25
Keputusan Hakim
26
Kehancuran Jisya
27
Bukan Menumpang Hidup, Tapi Berbagi Hidup.
28
Kedatangan Ayah Arga
29
Di Kerjai Suami Sendiri
30
Jahil kena batunya
31
DOR!
32
Kedatangan Arini Dan Sasa
33
Pembalasan Di Mulai
34
Adegan Memalukan
35
Rencana Penculikan
36
Bab
37
TentangKu
38
DEG
39
Terpaksa
40
Untuk Apa Aku Mencintainya
41
Maafkan Aku
42
Kekecewaan
43
Kejam!
44
Kebenaran Mengejutkan
45
Bertemu Di Apartemen
46
Sebuah Tembakan
47
Permintaan Dya
48
Aku Tidak Tega Menyakitinya
49
Pria Mencurigakan
50
Berterus Terang
51
Kesengajaan Dya
52
Berusaha Membujuknya
53
Bab
54
Bab,
55
Ketegasan Arga
56
babb
57
Kehancuran Damar
58
Foto Bunda
59
Awal Mula Jatuh Cinta
60
1
61
Pertengkaran Arini dan Suaminya
62
Kekacauan
63
DEG...
64
Pekerjaan Untuk Keluarga Damar
65
Kedatangan Tante Mia
66
Fitnah Mia
67
Pertengkaran Jisya dan Arga
68
Sandiwara Mia
69
Membungkam Mulut Mia
70
1
71
Musibah
72
Curiga
73
Kedatangannya
74
Kedatangan Ayah kandung
75
Mia Geram
76
Gengsi
77
Rencana jahat Leo
78
Kaget
79
Bab
80
Terjebak
81
Jisya Di Culik
82
Terancam
83
Leo dan Dya Tertangkap
84
Aku Sangat Merindukan Mama
85
Arga ingin menyampaikan sesuatu
86
TAMAT
87
Promo S2 Udah Rilis

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!