Ancaman dari Ryan

"Tidak usah, Ma. Jisya sarapan di luar saja," tolak Jisya mengusap air matanya yang jatuh karena tak menyangka keluarganya sanggup melakukan itu sengaja menyakiti perasaan suaminya dan merendahkan suaminya sampai sebegitunya.

"Mas, aku beli sarapan dulu ya buat kamu, sekalian aku antar ke tempat kerja kamu," kata Jisya naik ke mobilnya.

"Aku jalan kaki saja. Dan tidak usah repot-repot untuk membelikan ku sarapan," tolak pria itu melangkah meninggalkan istrinya yang sudah berada di atas mobil.

Jisya turun dari mobil dan menahan lengan kokoh pria itu.

"Ikut aku saja, Mas. Lagi pula kan aku mau keluar juga," kata Jisya menahan suaminya untuk pergi.

"Nanti orang-orang akan merendahkan mu kalau kau terlihat pergi bersama ku yang hanya seorang satpam," ucap pria itu menatap Jisya ingin melihat seperti apa respon wanita itu.

Jisya tersenyum mengerat pegangannya pada lengan suaminya. "Kenapa aku harus peduli dengan tanggapan orang lain," ucap Jisya menarik lengan Arga.

Tanpa Jisya sadari. Ternyata Arga melengkung senyuman tipis di wajah datarnya.

Kau memang pilihan yang terbaik. Tapi aku masih ingin melihat, sejauh mana kau mampu bertahan.

,,,

Setelah mengantar sarapan untuk suaminya. Jisya langsung berangkat ke toko kosmetik miliknya.

Tiba di toko. Ia melihat ada laki-laki yang tempo hari pernah menawarkan diri untuk menikahinya.

"Hai, nona angkuh," sapa Ryan mengelilingi wanita itu sembari memperhatikan penampilannya dari atas sampai bawah yang membuat Jisya risih dengan pria itu.

"Ada perlu apa anda datang kemari?" Tanya Jisya menunjukkan rasa tak suka pada pria itu.

Tersenyum miring dan ingin memegang dagu Jisya yang langsung di tepis oleh gadis itu.

"Jaga sikap anda, tuan." Jisya melangkah ke kasir dan mendudukkan diri di sana.

"Kau tahu? Kau wanita pertama yang menolak ku. Tak ada seorang wanita pun yang pernah menolak pesona seorang Ryan," ucap pria itu angkuh sembari mengedar pandangannya dalam toko Jisya.

"Hanya wanita bodoh yang tertarik dengan mu." Gumam Jisya.

"Anda sudah selesai, tuan?" Tanya Jisya tiba-tiba.

"Kau mengusirku?"

"Saya tidak mengusir anda. Tapi mungkin anda melihat pintu yang luas di sana itu, jadi silahkan anda keluar, karena ada banyak pelanggan yang ingin datang kemari. Dan saya juga sangat sibuk." Tersenyum tapi dengan bibir yang mengucap kan pengusiran secara halus.

Rahang pria itu mengeras saat wanita di depannya terang-terangan menolaknya.

"Lihat saja! Kau pasti akan menyesal karena sudah berani menolak ku!" Ancam pria itu bergegas pergi dari 'Jisya Kosmetik' nama yang di berikan untuk toko itu.

Jisya hanya membuat wajah tak bersalah. "Sombong." Gumam Jisya.

Tanpa sadar sudah menunjuk kan setengah 7, dan Jisya baru pulang. Pulangnya gadis itu dia tidak pulang ke rumah papa nya. Tapi dia malah ke rumah suaminya.

Tiba di sana Jisya melihat seorang wanita yang sedang berbicara dengan suaminya sembari tersenyum manis. Jisya juga tidak mengenali wanita itu, karena ini pertama kali Jisya melihat wanita itu.

Melihat Jisya datang. Wanita itu langsung menghentikan pembicaraan dan beredar pergi.

Bola mata Jisya mengikuti langkah kaki wanita itu karena menyadari wanita itu sangat seksi dan mempunyai tubuh yang bohay.

"Siapa dia Mas? Sepertinya dia bukan penghuni kompleks ini?" Tanya Jisya pada suaminya.

"Dia hanya mencari seseorang yang aku sendiri tidak tahu." Jawab pria itu berbohong ingin membuka pintu karena dia juga baru pulang bekerja.

"Mas, kita pulang ke rumah papa saja ya, Mas. Karena mama pasti akan datang kemari saat aku terlambat pulang lagi," ajak Jisya pada pria itu.

"Aku belum mandi." Jawabnya melangkah masuk ke dalam rumah.

"Mandi di kamar aku saja nanti, Mas," ujar Jisya takut kalau sampai mamanya datang dan membuat masalah lagi.

Pria itu tak menjawab dan melangkah masuk ke dalam mengambil pakaian ganti miliknya dan kembali melangkah keluar.

"Ayo." Ajaknya melewati istrinya itu.

Mereka pun langsung pulang ke rumah keluarga Jisya.

Tiba di sana ternyata drama sudah terjadi di dalam rumah itu.

Plak!

Tamparan keras mendarat di pipi kakak kedua Jisya.

Jisya terperanjat kaget dan ingin menghampiri kakaknya untuk mengantikan sang papa yang sedang di selimuti amarah.

Tapi tangan kokoh suaminya langsung menghentikan wanita itu.

"Jangan mencampuri urusan mereka." Ucap Arga.

Terpopuler

Comments

guntur 1609

guntur 1609

aku yakin Arga hilang kaya

2025-02-11

0

Albertus Sinaga

Albertus Sinaga

liku liku hidup

2024-12-12

0

sean hayati

sean hayati

pasti arga lafi dalam penyamaran

2024-10-31

0

lihat semua
Episodes
1 Permintaan Seorang Gadis Pada Satpam Tampan
2 Hinaan Dari Keluarga Istri
3 Apa Status Mu
4 Dia Istri Saya
5 Ancaman dari Ryan
6 Kenyataan
7 Siapa Kau?
8 Kedatangan Malvin
9 Kesombongan Mama Sua
10 Menjijikkan
11 Perjanjian Malvin
12 Di Remehkan
13 Kau Yang Mengikat Dirimu Di Sisiku
14 Perkelahian
15 Deg
16 Pria Berhati Bengis
17 Merasa Dibohongi Suami
18 Sama Saja
19 Masa Lalu Rega Argapramana
20 Jisya!
21 Tak Sengaja
22 Trauma
23 Kekacauan di kantor polisi
24 Hari Persidangan
25 Keputusan Hakim
26 Kehancuran Jisya
27 Bukan Menumpang Hidup, Tapi Berbagi Hidup.
28 Kedatangan Ayah Arga
29 Di Kerjai Suami Sendiri
30 Jahil kena batunya
31 DOR!
32 Kedatangan Arini Dan Sasa
33 Pembalasan Di Mulai
34 Adegan Memalukan
35 Rencana Penculikan
36 Bab
37 TentangKu
38 DEG
39 Terpaksa
40 Untuk Apa Aku Mencintainya
41 Maafkan Aku
42 Kekecewaan
43 Kejam!
44 Kebenaran Mengejutkan
45 Bertemu Di Apartemen
46 Sebuah Tembakan
47 Permintaan Dya
48 Aku Tidak Tega Menyakitinya
49 Pria Mencurigakan
50 Berterus Terang
51 Kesengajaan Dya
52 Berusaha Membujuknya
53 Bab
54 Bab,
55 Ketegasan Arga
56 babb
57 Kehancuran Damar
58 Foto Bunda
59 Awal Mula Jatuh Cinta
60 1
61 Pertengkaran Arini dan Suaminya
62 Kekacauan
63 DEG...
64 Pekerjaan Untuk Keluarga Damar
65 Kedatangan Tante Mia
66 Fitnah Mia
67 Pertengkaran Jisya dan Arga
68 Sandiwara Mia
69 Membungkam Mulut Mia
70 1
71 Musibah
72 Curiga
73 Kedatangannya
74 Kedatangan Ayah kandung
75 Mia Geram
76 Gengsi
77 Rencana jahat Leo
78 Kaget
79 Bab
80 Terjebak
81 Jisya Di Culik
82 Terancam
83 Leo dan Dya Tertangkap
84 Aku Sangat Merindukan Mama
85 Arga ingin menyampaikan sesuatu
86 TAMAT
87 Promo S2 Udah Rilis
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Permintaan Seorang Gadis Pada Satpam Tampan
2
Hinaan Dari Keluarga Istri
3
Apa Status Mu
4
Dia Istri Saya
5
Ancaman dari Ryan
6
Kenyataan
7
Siapa Kau?
8
Kedatangan Malvin
9
Kesombongan Mama Sua
10
Menjijikkan
11
Perjanjian Malvin
12
Di Remehkan
13
Kau Yang Mengikat Dirimu Di Sisiku
14
Perkelahian
15
Deg
16
Pria Berhati Bengis
17
Merasa Dibohongi Suami
18
Sama Saja
19
Masa Lalu Rega Argapramana
20
Jisya!
21
Tak Sengaja
22
Trauma
23
Kekacauan di kantor polisi
24
Hari Persidangan
25
Keputusan Hakim
26
Kehancuran Jisya
27
Bukan Menumpang Hidup, Tapi Berbagi Hidup.
28
Kedatangan Ayah Arga
29
Di Kerjai Suami Sendiri
30
Jahil kena batunya
31
DOR!
32
Kedatangan Arini Dan Sasa
33
Pembalasan Di Mulai
34
Adegan Memalukan
35
Rencana Penculikan
36
Bab
37
TentangKu
38
DEG
39
Terpaksa
40
Untuk Apa Aku Mencintainya
41
Maafkan Aku
42
Kekecewaan
43
Kejam!
44
Kebenaran Mengejutkan
45
Bertemu Di Apartemen
46
Sebuah Tembakan
47
Permintaan Dya
48
Aku Tidak Tega Menyakitinya
49
Pria Mencurigakan
50
Berterus Terang
51
Kesengajaan Dya
52
Berusaha Membujuknya
53
Bab
54
Bab,
55
Ketegasan Arga
56
babb
57
Kehancuran Damar
58
Foto Bunda
59
Awal Mula Jatuh Cinta
60
1
61
Pertengkaran Arini dan Suaminya
62
Kekacauan
63
DEG...
64
Pekerjaan Untuk Keluarga Damar
65
Kedatangan Tante Mia
66
Fitnah Mia
67
Pertengkaran Jisya dan Arga
68
Sandiwara Mia
69
Membungkam Mulut Mia
70
1
71
Musibah
72
Curiga
73
Kedatangannya
74
Kedatangan Ayah kandung
75
Mia Geram
76
Gengsi
77
Rencana jahat Leo
78
Kaget
79
Bab
80
Terjebak
81
Jisya Di Culik
82
Terancam
83
Leo dan Dya Tertangkap
84
Aku Sangat Merindukan Mama
85
Arga ingin menyampaikan sesuatu
86
TAMAT
87
Promo S2 Udah Rilis

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!