Sementara itu Jingga yang tengah berjalan menuju gazebo belakang, menghentikan langkahnya saat mendengar suara setengah berbisik dari balik pohon besar yang ada di halaman belakang rumahnya. Dengan perlahan Jingga pun berjalan mendekat untuk mendengar, dan melihat lebih jelas siapa yang tengah berbincang di tempat tersebut.
"Aku berubah pikiran. Aku ingin hubungan kita diketahui oleh semua orang yang ada di rumah ini," pinta Amanda setelah mengajak kekasihnya untuk berbicara empat mata.
"Iya tapi kenapa? Bukankah kau yang selama ini menyuruhku untuk menyembunyikan hubungan kita?"
Amanda diam, bingung harus menjawab apa. Tidak mungkin bukan jika ia menjawab karena merasa takut Jingga akan merebut Bayu, setelah selama ini ia yang meminta pria itu untuk merahasiakan hubungan mereka.
"Aku hanya ingin—"
"Kak Bayu, Kak Manda," panggil Jingga sembari mendekat pada keduanya dengan raut wajah polos seakan terkejut melihat keberadaan mereka. "Sedang apa kalian di sini?" tanyanya dengan sedikit mengeraskan suaranya, agar ayah Adam dan ibu Anin bisa datang kemari dan mengetahui kalau Bayu dan Amanda berada di halaman belakang.
Sukur-sukur kedua orang tuanya mengetahui jika selama ini Bayu dan Amanda menjalin hubungan tanpa sepengetahuan mereka, jadi akan lebih muda baginya untuk memperbaiki masa depannya yang hancur berantakan.
Ya, Jingga sudah memutuskan untuk mengubah masa depannya dengan tidak menikah dengan Bayu meskipun itu artinya ia akan kehilangan sang buah hati. Tapi setidaknya mereka bertiga tidak akan terluka, dan Liora tak akan dilahirkan tanpa cinta ayahnya.
"Kau sendiri sedang apa di sini?" tanya Bayu dengan raut datar.
Sementara Amanda diam terpaku di tempatnya dengan gugup.
"Aku ingin duduk di gazebo. Kakak sendiri kenapa —"
"Masuk!" Bayu menarik Jingga tanpa memberikan waktu pada gadis itu untuk meneruskan perkataannya. "Kau juga masuk Manda!" ucapnya sebelum beranjak dari tempat tersebut. Meninggalkan Amanda yang kini sendirian di tempat tersebut.
"Lepas Kak!" Jingga berusaha melepaskan cengkraman tangan Bayu.
Kedua matanya menatap ruang tengah di mana tadi ayah Adam dan Ibu Anin berada, yang saat ini justru terlihat kosong tanpa ada satu orang pun. Pantas saja tadi kedua orang tuanya tidak ada yang menyusul ke halaman belakang, karena mereka tidak mendengar suaranya.
"Diam, Ji! Kenapa tadi kau ke halaman belakang?" tanya Bayu setelah memaksa Jingga untuk masuk ke dalam kamar gadis itu.
"Sudah aku bilang aku ingin —"
"Bukankah kau takut kegelapan?" sela Bayu.
"Sekarang tidak lagi Kak," lirih Jingga dengan menahan emosi. "Karena bagiku tidak ada yang lebih menakutkan dari pada kehidupan yang pernah aku jalani."
Bayu hanya diam dengan mengerutkan keningnya.
"Keluar Kak, aku ingin istirahat!" pinta Jingga sembari menunjuk pintu kamarnya.
Bayu pun beranjak dari kamar Jingga, meninggalkan gadis itu yang kini terduduk di atas ranjang dengan menitikkan kedua air matanya.
"Rasanya sangat sakit, Mas. Kalian mengkhianati aku tanpa perasaan," lirih Jingga dengan terisak.
Malam itu pun ia lewati dengan menangis, agar kedepannya tak lagi menangisi keputusannya yang telah melepas Bayu.
*
*
Hari-hari yang dijalani Jingga kini dilalui tanpa rasa beban lagi, seolah wanita itu melupakan semua yang telah terjadi dalam hidupnya. Menjalani kembali kehidupan masa lalu untuk merubah masa depan.
Hubungannya dengan Bayu dan Amanda sendiri semakin merenggang, karena Jingga memang sengaja menjauh dari keduanya. Untungnya sekarang ada Reno yang menjadi teman baiknya. Ya, setelah pertemuan mereka saat di taman beberapa waktu yang lalu. Mereka semakin dekat setelah menjalin komunikasi dengan lancar.
"Sepertinya kau sudah menerima hidupmu yang sekarang."
Jingga yang tengah menunggu kedatangan Reno, mengalihkan tatapan matanya pada sosok yang berdiri di sampingnya.
"Kau..."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments
Alistalita
Ini laki2 yang ngasih bunga tulip ke jingga, kae Zaelani ya mom datang tak diundang pulang tak diantar... Wkwkwk
Sebetulnya yang jingga lakukan dah benar, walupun tanpa adanya Liora lebih baik. Karena kalaupun jodoh Jingga bukan Bayu, setelah menikah kalau mommy merestui Jingga pasti akan punya anak juga.. Setelah melihat perubahan Jingga, Bayu mulai ada rasa dan Manda juga dah mulai ketakutan kalau Bayu berpaling darinya.. Kalau sampai Jingga menikah dengan Bayu berarti Jingga jadi pl4kor dong mom, enak aja buat Bayu dan Manda sadar dulu.. Sejauh ini mereka masihh biasa aja, tapi dimasa depann bikin darting.. Harusnya tuh yang ngasih bunga tulip segera bantu Jingga biar dia tahu hal apa yang harus dia lakukan..
Semangaat lanjut nulisnya mom🤗
2024-07-12
54
Lanjar Lestari
orang Asing lg yg datang temui Jingga semoga Jingga ikhlas lepaskan Bayu untuk Amanda dan Bayu yg menyesal siapkan Jingga dan melepas berlian demi kerikil
2024-11-07
0
kaka_ina
ini pria yg tau kehidupan jingga di masa depan.... penasaran dg identitas nya....
2025-01-17
0