"Eh nyonya jangan berlari nanti anda jatuh" Ucap bik inah dengan khawatir lalu pergi menghampiri Bella
"Ada apa nyonya? Kenapa anda bahagia sekali?" Ucap bik inah
"Bik.... Nanti bibik bantu Bella nanam bunga ya bik?"
"Baik nyonya"
Saat sedang asyik dengan bik inah, tiba-tiba pak yan datang dan menghampiri Bella
"Nyonya!" Panggil pak yan
"Iya pak ada apa ya pak?" Tanya Bella
"Bibit bunga nyonya sudah sampai" Jelas pak yan sambil tersenyum
"Yeyyy! Bik bunganya udah sampe bik, ayuk bik kita liat" Ucap Bella sambil berlari kecil dan menggandeng tangan bik inah
"Aduh nyonya jangan lari, saya sudah tua nyonya" Ucap bik inah dengan terengah-engah
"Eh maaf bik saya gak sengaja, yaudah saya duluan liat, bibik nyusul ya bik" Ucap Bella dengan senyum ceria lalu berlari lagi menuju pintu utama
"Baik nyonya" Ucap bik Ratih terengah-engah
Saat keluar rumah Bella kaget bukan main Sampai-sampai dia terduduk lemas karena melihat bibit bunga yang dia minta datang dengan truk
'Kalau bibitnya sebanyak ini, kurasa aku akan menghabiskan waktu satu bulan untuk menanamnya,dasar novan kau ingin mempermainkan ku hah? Awas nanti ya kalo kamu pulang.... Ihhh sebel banget.....' batin Bella
"Waduh nyonya kalau bibitnya banyak sekali" Teriak bik inah saat melihat bibit bunga nya satu truk penuh
"Nyonya ini bibit bunganya mau kami taruh dimana?" Tanya sopir truk kepada bella
Perkataan sopir truk itu membuyarkan lamunan bella, bella yang masih mengatai novan dalam batin nya
"Eee tarok aja di halaman belakang pak"
Lalu sopir beserta beberapa orang pelayan di rumah bella mulai membawa satu persatu bibit bunga ke halaman belakang
Setelah semua selesai bella pergi ke halaman belakang untuk menanambunga
"Haisss banyak sekali" Keluh bella
"Gak papa nyonya, kita tanam sedikit demi sedikit pasti juga akan habis bibitnya" Ucap bik inah menyemangati bella
"Iya bik, ya sudah yuk kita tanam bik, biar cepet tumbuh, cepet berbunga juga" Ucap bella berusaha menyemangati dirinya
Bella dan bik inah mulai menanam bibit bunga tersebut, sebenarnya para pelayan juga sudah di suruh oleh pak yan untuk membantu mereka berdua. Tapi bella tidak mengizinkan karena bella ingin dia sendiri yang menanam bunganya
Sekitar 3 jam mereka menanam bunga, baru sedikit yang ditanam disana. Saat tengah asyik menanam bunga seorang pelayan memanggil bella dan bik inah
"Nyonya, bik inah" Pangil pelayan itu
Sontak keduanya langsung melihat kebelakang dan melihat seorang pelayan sedang berdiri membawa minuman sambil tersenyum. Lalu bella dan bik inah menghampiri pelayan tersebut
"Saya di suruh oleh pak yan membawakan minuman nyonya, nyonya dengan bik inah istirahat saja dulu. Biar saya saja yang melanjutkan" Ucap pelayan itu
"Terimakasih ya lia, tidak perlu kamu lanjutkan. Pasti juga kamu punya kerjaan yang belum selesai" Ucap bella
"Nyo-nyonya kok tau nama saya" Ucap lia dengan gagap karena terkejut
"Saya tahu semua nama pelayan disini" Ucap bella sambil tersenyum, lalu mengambil minumannya dan duduk di kursi santai yang ada di sana
"Bik sini duduk, bella kan masih pengen ngobrol sama bibik" Pintar bella dengan manja
"Iya baiklah nyonya" Ucap bik inah sambil tertawa kecil, bik inah merasa sangat bahagia melihat tingkah bella yang seperti anak kecil saat bersama dirinya
"Bik di rumah ini ada ruang bacanya gak? Atau ruang olahraga gitu?" Tanya bella
"Ada nyonya, tempat olahraga ada di lantai satu di dekat rumah para pelayan, dan ruang baca ada di lantai dua dekat ruang kerja tuan novan nyonya" Jelas bik inah
"Oooo, nanti tunjukin ruangannya ya bik"ucap bella sambil memohon kepada bik inah
"Iya nyonya sudah pasti saya tunjukkan, jangan memohon seperti itu nyonya, saya merasa tidak enak. Kan disini nyonya bella adalah nyonya kami"
"Yasudah bik, saya masuk dulu ya" Kita lanjutkan besok pagi saja bik menanamnya " Ucap bella lalu berdiri dan pergi ke dalam rumah
"Baik nyonya" Ucap bik inah sambil menundukkan kepalanya sebagai rasa hormat
HAI SEMUA AUTHOR UCAPKAN TERIMAKASIH DAN SEE YOU NEXT CHAPTER💗
maaf kalau masih banyak salah ya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments