pagi

Setelah membaca dan mencermati isi kontrak bella akhirnya setuju dan menandatangani kontrak tersebut

Sebelum menyerahkan kontrak bella bertanya sesuatu kepada novan

"Novan, bagaimana dengan uang bulanan ku?" Tanya bella

"Aku hanya akan memberimu 50 juta sebulan, kamu harus bisa berhemat dan menahan diri untuk tidak membeli barang mewah" Cibir Novan

"Kenapa sedikit sekali, kan kamu kaya?" Tanya bella meremehkan Novan

"Saya malas memberikan uang kepada orang lain" Ketus novan

"Hmm" Hanya itu yang keluar dari mulut Novan

Setelah perbincangannya itu berakhir Novan pun keluar dari kamar bella dan pergi menuju ruang kerjanya

Bella yang sudah lelah sedari pagi memutuskan untuk merebahkan dirinya di ranjang dan berpikir sejenak

'Kalau uangku hanya 50 juta satu bulan bagaimana aku bisa membangun sebuah restoran, butik, dan juga toko kecantikan'

'Menurut perkiraan ku, sepertinya perlu waktu beberapa bulan mungkin sampai 10 bulan agar aku bisa membangun usahaku'

'Dalam waktu 10 bulan juga kan tidak mungkin aku tidak membelanjakan uang itu sepeserpun'

'Arggh gimana nih, apa aku telpon selly aja ya' pikir bella

'Ahh yaudah lah aku pikirnya nanti aja deh' batin bella

Lalu bella tidur, sedangkan di dalam ruangan yang lain di dalam apartemen yang sama

"Halo Tio"

"Iya tuan"

"Apakah kau sudah menyiapkannya rumahku?"

"Sudah tuan" Oh iya tuan apakah saya harus mencari pembantu, sopir, serta pengawal tuan?" Tanya Tio

"Terserah" Ucap Novan lalu mematikan telepon

Pagi harinya.............

Anaya membuka matanya saat alarmnya berbunyi, ia bangun dan langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya lalu ia pergi ke dapur untuk memasak

Yaa memang selama diluar negeri bella hidup mandiri tanpa adanya pembantu yang membantunya membersihkan apartemen nya ataupun membantunya memasak

Sementara di dalam ruangan yang lain Novan membuka matanya saat sinar matahari mulai memancarkan sinarnya menembus jendela Novan

Novan langsung bangun dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai dengan ritual mandinya Novan keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk sebatas pinggangnya.

Novan terlihat sangat tampan dengan rambut yang masih basah, lengan yang kekar, dan perutnya yang berotot membentuk kotak Kotak, yah dengan ketampanannya yang seperti itu wanita mana yang tidak akan klepek-klepek saat melihat dia

Novan memakai baju kaos hitam polos dengan lengan pendek dan celana pendek yang membuatnya semakin tampan dan mempesona

Setelah selesai bersiap Novan akhirnya keluar dari kamarnya, saat Novan keluar kamar ia mencium bau yang sangat harum dari arah dapur

Lalu ia memutuskan untuk melihat ke arah dapur dan melihat siapa yang memasak disana, Novan sempat berpikir kalau bella yang memasak tapi ia langsung mengubris pikirannya

karena menurutnya bella tidak mungkin bisa memasak secara dia adalah anak dari orang kaya yang Hanya tahu untuk menghabiskan uang, yaa begitulah pikiran novan terhadap bella

Saat tiba di dapur Novan terkejut mendapati kalau ternyata memang bella yang memasak, Novan sempat terpesona sebentar lalu ia menyadarkan dirinya

Novan akhirnya ke dapur dan membuka kulkas, ia terkejut saat melihat ternyata minuman alkoholnya sudah tidak ada disana

"Kau mencari minuman mu?" Tanya bella

"Ya"

"Sudah aku buang"

Ya bella memang sempat terkejut saat melihat isi kulkas Novan yang dipenuhi lima botol minuman beralkohol, kulkas Novan sangat kekurangan bumbu ataupun bahan dapur lainnya seperti sayur

Bella heran manusia macam apa yang hanya cukup dengan minum saja

Mata Novan seketika terbelalak, wajahnya memerah menandakan kalau dia telah marah karena minumannya telah di buang

"Kenapa kau buang minuman ku?" Ucap Novan dengan nada tinggi

"Karena aku istri mu" Ketus bella

"Kau tidak berhak menyentuh minuman ku, kau adalah orang asing yang aku bawa kesini dan kau dengan beraninya membuang minuman ku?" Marah Novan lagi

"Kalau aku orang asing ya kenapa kau tidak mengusir ku dari sini saja" Ketus bella lagi

"Kauuu"

Saat Novan ingin melanjutkan ucapkan tiba-tiba dia disodorkan piring berisi nasi goreng

"Ini sarapan mu, minum di pagi hari itu tidak sehat, lebih baik kau sarapan saja" Ucap bella lalu pergi meninggalkan Novan

Novan yang ingin marah tidak jadi marah saat mencium wangi masakan bella dan dia juga sudah lapar daritadi

Novan duduk di barat kecil sambil makan, saat suapan pertama di mulutnya mata Novan terbelalak karena masakan bella sangat enak

Bella pergi ke kamar dan mengemas bajunya karena pagi ini dia dan Novan akan pergi ke rumah barunya

Setelah selesai mengemasi bajunya bella keluar dari kamar dan pergi menuju ruang tamu, di mana disana sudah berdiri Novan menunggunya untuk pergi ke bawah

Saat bella tiba di ruang tamu, Novan melihat bella dengan tatapan aneh dia tak habis pikir dengan bella

"Kau manusia dari planet mana? Makhluk mana yang memadukan daster dengan sepatu sneakers saat akan pergi?" Tanya Novan

"Terserah saya" Ketus bella

Novan tak habis pikir dengan pakaian bella, saat tidur dia memakai dress dan saat akan pergi dia Hanya memakai daster

Bella bukannya tak tahu fashion tapi dia malas mengganti bajunya saja

Akhirnya kedua suami istri itu keluar dari apartemen dan ternyata Tio sudah menunggu di depan pintu

HAI SEMUA TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA AUTHOR UCAPKAN TERIMAKASIH YA JANGAN LUPA LIKE

SALAM CINTA DARI AUTHOR 💗

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!