pernikahan

Keesokannya harinya pernikahan pun dilakukan seperti yang direncanakan, sejak pukul 4 pagi bella sudah dibangunkan untuk mandi dan siap-siap menuju hotel.

Pernikahan bella dan novan dilakukan di hotel milik Bagaskara gruop, di lantai paling atas khusus ruangan untuk tamu ternama saja

pernikahan yang sangat megah namun tidak banyak yang datang karena hanya mengundang orang orang terdekat saja, bisa dikatakan kalau pernikahan dua insan ini adalah pernikahan yang privat

Saat sampai di hotel bella sudah di sibukkan dengan gaun pengantin dan juga make up

Saat sudah selesai make up bella menyuruh semua orang untuk keluar dari ruangannya dan akan memanggilnya ketika acara akan dimulai

"Yang bener aja dong, ni gaun berat amat. Ni juga yang dikepala aku kok panjang banget sih, kepala aku puyeng"

"Aku mau tidur aja ah, ngantuk banget.... Gak ngotak banget nyuruh aku jam lima pagi udah ke hotel"

"Hoammm"

Lalu bella tertidur dengan memakai baju pengantin

Tidak lama bella tidur, mungkin hanya sekitar 10 menit, Novan masuk ke dalam ruangan bella

Kini di ruangan itu hanya ada mereka berdua, Novan memerintah Tio agar berjaga di depan pintu

Saat masuk ke dalam, tanpa sadar Novan tersenyum kecil saat melihat bella sedang tidur

Wajah imut bella dengan make up yang sangat cantik membuat Novan terpesona sesaat mengagumi kecantikan bella

Lalu ia menggubris kekagumannya tersebut dan membangunkan bella

"Hei bangun" Ucapnya dengan datar

Tak ada respon dari bella karena dia sudah tertidur sangat lelap

"Hei bangun" Sekali lagi

Namun masih tak ada respon dari bella, Novan mulai kesal dan mengangkat tubuh bella

Merasa ada yang menggerakkan tubuhnya bella akhirnya membuka mata dan terkejut saat melihat ternyata Novan sedang menggendongnya

"Hei turunin aku"

Novan langsung melepaskan tangannya yang menahan tubuh bella

Seketika bella langsung terjatuh ke bawah dan berteriak

"Auuwww sakit tau" Ucap bella memonyongkan bibirnya

"Cepat bangun karena acaranya sudah dimulai" Ucap Novan dengan dingin dan datar

Dengan perasaan kesal bella bangun dan berusaha berjalan, tapi baru langkah pertama saja bella sudah terjatuh lagi karena hak sepatunya terlalu tinggi

Bella yang merasa akhirnya mengganti sepatu hak nya dengan sepatu vans biasa

"Lepaskan sepatumu, tidak ada pengantin yang memakai sepatu yang seperti itu saat menikah" Ucap Novan dengan tegas

"Gak mau, lagian juga kan gak keliatan gaun aku panjang kok, nih juga gaun berat banget siapa sih yang pilihin" Bella mulai mengeluh dan tak berhenti mengomel sampai keluar dari ruangan itu

Novan yang berjalan duluan lalu diikuti oleh bella dan Tio berjalan paling belakangan

"Heh sekretaris menyebalkan, angkat gaun ku. Ini Terlalu berat untuk ku berjalan cepat"

"Baik nyonya" Ucap Tio dengan berat hati

Bella yang mendapat respon seperti itu dari Tio mulai tersenyum, karena menurutnya Tio penurut sekali

"Kamu penurut sekali bagaimana kalau kita berteman" Ucap bella

"Ehem"

Deheman Novan membuat bella diam dan Tio menjadi diam tak jadi merespon bella karena ia takut tuannya akan marah

"Tio lepaskan gaunnya" Titan Novan

"Baik tuan'

"Kok dilepas sih, ini tu berat tau gak. Kalo gak kamu aja sana yang pakek gaun" Protes bella

"Dia asisten pribadi ku, bukan Asistes mu, jadi kamu tidak berhak memerintah dia" Ucap Novan

Bella yang mendengar itu hanya diam dan kesal dia bahkan memaki Novan dalam hatinya

Akhirnya acara pun dimulai dan para tamu Undangan mulai datang, pesta yang megah nan meriah itu hanya di hadiri oleh para pebisnis dan kalangan orang atas

Pernikahan bella dan Novan tidak di ekpos kepada media, bahkan wartawan saja tidak ada yang boleh masuk ke dalam. Hotel saat pernikahan novan dan bella

Hanya teman dekat Novan yang datang kesana, sedangkan teman bella tidak ada yang datang karena bella memang tidak memberitahu kepada temannya kalau dia menikah, lagipula bella hanya memiliki dua teman

Saat teman Novan datang, bella terkejut karena salah satu dari temannya Novan adalah sahabat dekatnya saat berada di luar negeri

"Hah gila kok andre ada disini sih"

Melihat andre ada di acara pernikahan, bella menjadi gelisah dan langsung meninggalkan panggung pernikahannya.

Andre yang sudah dari tadi melihat bella akhirnya mengikutinya bella pergi dari dalam ruangan tersebut

Bella pergi keluar ruangan dan di ikuti oleh andre

Novan yang melihat bella pergi juga tidak peduli dan pergi juga dari panggung untuk menyambut tiga sahabat karibnya itu

"Andre pergi kemana?" Tanya Novan saat melihat andre pergi menuju arah pintu keluar

"Kayanya handphonenya ketinggalan di mobil" Sahut bryan.

Mendengar apa yang dikatakan oleh bryan novan hanya diam, lalu dia mengajak bryan dan juga niko untuk duduk sambil bercerita

"Kok lo setuju dinikahin" Tanya niko

Novan pun menceritakan semuanya dari awal sampai akhir kenapa dia bisa berada di ruangan yang besar.

Sementara di sisi lain terlihat bella berhenti di dalam sebuah ruangan, dan andre pun masuk ke dalam ruangan itu

"Huahahahah"

Andre tertawa saat melihat wajah bella yang memakan make up dan gaun putih panjang

"Ini lo bell" Ucap andre dengan nada mengejek

"Ihh lo nyebelin banget sih" Ucap bella sambil memukul mukul lengan andre

"Abisnya ini kayak bukan ello" Ucap andre sambil duduk di sofa

Akhirnya bella pun duduk disofa dan mulai menceritakan semuanya dari awal sampai akhir

"Jadi lo terpaksa"

"Iya makanya pernikahan ini gak di ekpos ke media, soalnya aku gak mau publik tau"

"Sahabat wanita malam lo tau gak?" Ucap andre

"Heh tutup mulut lo ya, atau gue nih yang tutup pakai gaun ini"

"Yaelah galak amat sih neng"

"Selly belum tau, aku belum ngasih kabar kalo aku udah nikah"

Bella memilikimu sahabat sejak dia SMA yaitu selly, awalny selly adalah anak yang baik dan juga cerdas. Karena dia berasal dari keluarga kurang mampu dia sering kali bermasalah tentang ekonomi, selly juga mempunyai ibu tiri yang kejam, bahkan ibu tiri selly menjual selly sejak lulus SMA. Sebenarnya bella sudah mengajak selly untuk kabur dari rumahnya dan tinggal bersama dengan bella, tapi selly menolak karena masih harus menjaga adiknya yang baru berusia 9 tahun saat selly SMA, selly takut kalau dia kabur dari rumah ibu tirinya akan menjual adiknya.

Setelah beberapa bulan di jual oleh ibunya, selly akhirnya dapat kabur dari rumah dan membawa adiknya ke liar negeri untuk sekolah, selly mendapatkan banyak tip pria hidung belang yang ia layani selama beberapa bulan

Setelah Kelly kabur dia menyekolahkan adiknya diluar negeri agar ibunya tidak bisa menemukan adiknya, saat di luar negeri adik selly di rawat oleh bella dan menganggap seperti adiknya sendiri, karena itulah bella jarang pulang kerumah

Kembali lagi pada bella

"Dia lagi diluar negeri ngurus adiknya yang sakit, ternyata Kelly ada sakit bawaan dari dia lahir. Gue sama selly gak tau"

"Ohhhh"

"Lagian ya selly kan udah ga kerja kayak gitu lagi"

"Siapa bilang?" Ucap andre

"Temen aku sering sama selly kok di hotel"

"Maksud lo, dia gak berubah?"

"Gak tau sih, tapi dia masih sering layanin tuh para pria gede perut"

"Kok selly boong sama aku ya?" Tanya bella

"Gak tau juga"

Ditengah perbincangan itu ada yang mengetok pintu ruangan bella

Tok tok tok

"Nyonya, tuan sedang menunggu anda"

Ternyata itu adalah sekretaris Tio yang mengetuk pintu

"Hah... . . Dasar cowo nyebelin"

"Nyebelin gitu suami ello kan" Ejek andre

"Awas ya ello kalo kita ketemu lagi nanti, aku hajar kamu ya dre. Untung aku lagi pakek gaun panjang, kalo engga.. . .. Huh habis lo" Ancam bella

"Hahahha ampun" Ejek bella lagi

"Inget ya dre jangan kasih tau Novan kalo kita sahabatan, anggap aja kita gak kenal dan gak pernah ketemu sama sekali"

"Iya iya nyonya" Ejek andre lagi

Bella keluar dari ruangan itu di ikuti oleh andre, saat mereka masuk ke dalam aula pernikahan Novan heran karena bella dan andre masuk secara berbarengan

"Kenapa kalian masuk secara bersama-sama, apa kalian saling kenal?" Tanya Novan kepala bella

"Gak aku gak kenal" Ucap bella

Mendengar hal tersebut Novan hanya diam dan tidak memedulikan itu, dia akhirnya memperkenalkan bella kepada sahabatnya

"Ini bryan" Ucap Novan

"Hai nyonya Bagaskara" (Bryan)

"Ini niko"

"Hai kakak ipar" (Niko)

"Dan ini andre"

"Hai amaranta Bella" (Andre)

"Kok lo tau nama panjangnya?" (Nova)

"Tadi gue nanya sama om kusuma sama tante ayu" ( andre)

Setelah perkenalkan singkat itu bella langsung pergi dari tempat Novan dan teman-temannya

Dia lebih memilih duduk dengan ibunya dan tante ayu yang sedang mengobrol dengan para sosialita

"Van istri lo cuek amat" (Bryan)

"Iya kayak ko nih van" (Andre)

"Pantesan jodoh" (Niko)

"Diem ya kalian semua" (Novan)

Tak terasa waktu pun sudah berlalu cukup lama, acaranya pun berakhir dan semua para tamu undang sudah pulang semua

Bella pun sudah mengganti pakaiannya dan siap siap untuk pulang bersama Novan

"Mama sama papa pulang dulu ya sayang" Ucap mama bella sambil memeluk bella kemudian bergantian dengan ayah bella yang mengucapkan salam perpisahan kepada bella.

"Mama sama papa pulang juga ya sayang" Ucap tante ayu kepada bella

"Aku sama suami aku gak tinggal sama tante sama om?" Tanya bella kepada tante ayu

"Jangan panggil tante lagi dong sayang, kan udah jadi mantu mama"

"Hehehe iya mah"

"Kita gak tinggal sama mama sama papa, kita punya rumah sendiri" Ucap Novan

Bella hanya diam mendengarkan hal tersebut dan merasa kecewa

"Kamu tenang aja sayang, kalo Novan macam-macam sama kamu, kamu tinggal telpon mamah ya" Ucap mama ayu

"Iya mah"

Lalu mobil mama ayu dan papa kusuma pergi meninggal hotel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!