bertemu lagi

Setelah menjalankan mobil agak lama pak mamat akhirnya berhenti disebuah alfamart.

"Neng kita udah sampe"

"Bapak tunggu di mobil aja ya"

"Iya neng"

Setelah mobil berhenti bella keluar dan masuk ke dalam alfamart, disaat bella sedang melihat jajanan tiba-tiba ada yang menabrak bella.

Bruk

"Aduh"

"Maaf nona saya tidak sengaja saya sedang buru-buru" Ucap sekretaris pria tersebut

"Makanya liat-liat dong kalo jalan" Ucap bella sambil mengangkat wajahnya.

Sekretaris Tio terkejut saat melihat orang yang ditabrak tuannya adalah wanita yang kemarin ada di bandara

"Nona akhirnya kita bertemu lagi" Ucap sekretaris Tio

"Kita? Emang sebelumnya kita ada bertemu?"

"Nona kemarin membuat jas tuan saya kotor"

"Saya lupa.... Tapi kan saya sudah meminta maaf dan memberikan uang pada kalian"

"Jika hanya uang saya rasa uang tuan saya jauh lebih banyak daripada uang nona"

"Sombong amat sih mentang-mentang orang kaya"

"Karena nona kemarin tuan saya jadi...... "

"Ayo kita pergi" Ucap novan dengan datar dan dingin. Memotong perkataan Tio.

Setelah mendengar apa yang dikatakan tuannya sekretaris Tio langsung pergi dari alfamart tersebut dan mengikuti tuannya.

"Belagu amat sih jadi orang kaya, kan aku udah minta maaf dan ngasih kompensasi, masalah baju doang kan. Lagian juga aku kan enga sengaja.. .. . .. Ihhh kesel deh dasar orang kaya" Ucap bella dalam hati.

Bella membeli beberapa jajanan dan membayarnya dikasir. Setelah itu ia keluar dan masuk ke dalam mobil.

Melihat raut wajah bella yang bad mood pak mamat mencoba untuk menanyakan ada apa dengan nonanya tersebut

"Kenapa neng kok mukanya ditekuk gitu? "

"Gak papa pak jalan aja ke taman"

Mendengar nonanya baik-baik saja pak mamat langsung menjalankan mobil dan menuju taman

Setelah menjalankan mobilnya beberapa menit akhirnya mereka sampai ditaman.

"Neng bapak ikut ya, buat jaga neng bella"

"Terserah bapak tapi jagain nya dari jauh aja ya"

"Iya neng"

Mereka pun keluar dari dalam mobil dan masuk ke area taman.

Saat bella sedang berjalan dia melihat sebuah dompet terjatuh, sedangkan pak mamat hanya menjaga bella dari kejauhan karena memang bella memerintahkan seperti itu.

"Dompet siapa ya? Aku ambil aja kali ya"

Bella mengambil dompet tersebut dan membuka nya dia melihat KTP pemilik dompet tersebut.

"Kusuma Bagaskara, kok namanya gak asing ya.. . . . Pernah denger dimana yaaa"

Karena kecapean berdiri bella memlih untuk duduk dan makan jajanan yang ia beli tadi

"Daripada pusing mending makan"

Saat sedang makan Bella melihat seorang pria yang mondar-mandir seperti mencari sesuatu

Karena orang tersebut seperti kehilangan sesuatu Bella merasa kalau dompet yang ia temukan adalah dompet milik pria itu

"Permisi om, lagi cari dompet ya?"

"Iya" Ucapnya dengan datar

"Ini" Ucap Bella sambil memberikan dompet milik pria tersebut.

"Ini dompet saya" Kamu temukan dimana?" Ucap pria tersebut langsung tersenyum karena benda berharganya akhirnya ditemukan

"Tadi jatuh disitu om jadi saya ambil"

"Terimakasih ya"

"Iya om"

"Oh iya nama kamu siapa, biar saya ingat" Untuk suatu saat membalas budi kamu"

"Nama saya amaranta Bella om, panggil aja Bella"

"Bella? Kamu anaknya Wijaya Hartono? Dari WIJAYA GRUOP" Tanyanya

"Iya om kok om tau?"

"Perkenalkan saya kusuma Bagaskara, saya yang akan jadi ayah mertua kamu" Ucapnya dengan hangat.

Bella kaku saat mendengar perkataan om kusuma tersebut, dia tidak menyangka kalau akan bertemu dengan calon ayah mertua lebih awal.

"Ehhh... Iya om" Hanya itu yang terdengar dari mulutnya Bella.

Akhirnya keduanya berbincang-bincang sambil duduk dikursi yang tadi Bella duduki dengan memakan jajanan yang dibeli Bella tadi.

Om kusuma menanyakan banyak hal kepada Bella mulai dari sekolahnya, pertemanannya, sampai apakah Bella sedang pacaran sekarang

Karena menurut kusuma sendiri tidak akan baik jika menikahkan anaknya dengan Bella kalau Bella sedang pacaran atau dekat dengan seseorang itu akan berpotensi merusak rumah tangga mereka nanti dan merusak kebahagiaan Bella karena menikah dengan terpaksa

"Engak om Bella gak pernah pacaran"

"Sama sekali belum pernah semenjak kamu remaja?"

"Iya om"

"Kenapa?"

"Karena Bella sayang sama papa Bella, papa tidak suka melihat Bella pacaran"

"Kamu ternyata anak yang sangat penurut dan berbakti kepada orangtua" Kalau begitu om duluan ya" Om masih banyak pekerjaan "

"Iya om hati-hati ya"

Setelah om kusuma pergi Bella memilih untuk pergi juga. Jalan-jalan melihat taman.

Setelah beberapa menit berjalan Bella melihat sebuah kolam kecil dan ada ikan hias didalamnya

Lalu ia duduk di pinggir kolam tersebut

"Ternyata om kusuma sama baiknya kayak tante ayu, semoga anak mereka juga nanti bisa baik sama aku walaupun diantara kami tidak ada rasa"

Setelah duduk cukup lama disana Bella melihat jam tangannya menunjukkan pukul 11 siang

"Pak mamat!"

"Iya neng"

"Potoin aku bentar pak!"

"Iya neng"

Bella memberikan ponselnya kepada pak mamat yahh buat cewek namanya kalau engak poto poto dulu ya kannnn.

Setelah selesai Bella dan pak mamat pergi meninggalkan taman dan menuju mall yang dekat dengan taman tersebut

Setelah sampai di parkiran mall Bella keluar setelah pak mamat membukakan pintu mobil Bella

"Pak saya mau makan bentar pak mamat tunggu dimobil aja"

"Iya neng"

Setelah Bella meninggalkan parkiran pak mamat juga keluar dan menjaga Bella dari jauh agar Bella aman karena pak mamat merasa tidak tenang jika Bella keluar sendiri

Setelah sampai di sebuah cafe di dalam mall Bella memesan makanan dan langsung melahapnya karena sudah sangat lapar

Bella memang suka sekali makan dia sering kali lapar walaupun sudah makan banyak, tapi walaupun makan Bella banyak badannya tetap ideal karena dia sering berolahraga

Saat Bella sedang makan ternyata ada dua pria yang sedang memerhatikan dia, kebetulan sekali Bella datang ke cafe tersebut saat mereka sedang makan juga

"Jika tuan merasa risih dengan wanita tersebut aku bisa menyuruh pelayan untuk mengusirnya tuan" Ucap sekretaris Tio

"Tidak perlu dia adalah orang yang dijodohkan oleh orang tuaku"

Sekretaris Tio tersedak saat mendengar perkataan tuannya itu dia tidak menyangka sekali kalau yang menjadi istri tuannya adalah wanita tersebut

Setelah minum tio hanya diam dan memakan makanannya karena sudah tidak berani lagi bertanya pada tuannya

"Menurutmu berapa tahun aku harus bekerja dan menyisihkan uangku agar aku sama kayanya dengan ayahku?" Tanya novan

"Kalau tuan terus bekerja seperti sekarang perkiraan ku satu tahun saja sudah cukup untuk tuan bekerja dan memiliki harta yang melimpah"

"Buatkan aku nanti kontrak pernikahan dengan perempuan itu, tuangkan dalam berkas bersebut agar setelah satu tahun kami akan bercerai" Ucap novan dengan dingin dan datar

"Baik tuan" Ucap Tio dengan nada kecil, Tio merasa kasihan pada Bella yang akan menjadi nyonya nya tersebut, karena ia tahu betul sifat novan semenjak ditinggal oleh kekasihnya.

Novan berubah drastis setelah ditinggal oleh kekasihnya, ia menjadi pria yang gila kerja dan sering mabuk, ia juga dingin terhadap perempuan dan tidak percaya lagi kepada perempuan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!