(Malam)
Saat Bella sedang memasak di dapur, tiba-tiba novan datang dan langsung marah-marah
"Apa begini cara kalian memperlakukan nyonya kalian hah?" Tanya novan
"Novan tunggu dulu" Ucap Bella berusaha menenangkan novan
"Tidak, kau diam dulu" Lalu novan menjauhkan Bella dari depan kompor lalu menempatkan Bella di pelukannya
"Kenapa istri saya yang memasak sedangkan kalian hanya duduk diam disitu, apa aku terlalu baik dengan kalian semua, aku akan menyuruh tio untuk memberikan hukuman kepada kalian" Ucap novan dengan marah-marah
"Tidak tuan jangan hukum kami, kami mohon maaf tuan karena telah membiarkan nyonya memasak" Ucap bik inah
"Kalian semua akan....... "
"Novan dengerin aku dulu" Ucap Bella memotong perkataan Novan, lalu membawa Novan pergi menjauh dari dapur
"Bik inah tolong lanjutin memasaknya ya" Pintar Bella
"Baik nyonya"
Bella lalu menarik tangan Novan ke ruang keluarga, lalu Bella duduk di sana bersama Novan.
Sebenarnya Bella sempat terkejut dengan perlakuan Novan yang tiba-tiba memeluknya tadi, pasalnya ini pertama kali dia dipeluk oleh pria lain selain ayahnya
"Apa" Ucap novan
"Jadi gini, tadi itu aku yang minta buat masak, mereka semua udah larang aku tapi aku tetap pengen masak, aku kira kamu gak akan marah karena tadi siang aku juga yang masak, jadi ku pikir gak masak kalau aku masak" Ucap Bella berusaha menjelaskan
"Bagaimana kalau tadi tangan kamu terkena minyak goreng, lalu menangis?" Tanya novan dengan menaikkan sebelah alisnya
"Itu tidak akan terjadi, karena aku selalu masak dirumah, jadi aku sudah pasti selalu berhati-hati" Jelas Bella
"Selalu masak dirumah?" Tanya novan dengan heran
"Iya, emangnya kenapa?" Ucap Bella balik bertanya
"Kenapa kamu memasak?" Tanya novan
"Kata mama agar aku menjadi istri yang baik suatu saat nanti" Jelas Bella lagi
"Menjadi istri yang baik ya?" Ucap Novan sambil mengelus daging dengan satu tangannya
"Iyaa" Ucap Bella dengan tegas dan senyuman
"Kalau begitu kau harus melakukan beberapa hal lagi agar menjadi istri yang baik" Ucap Novan
"Apa?" Tanya Bella
"Kau harus membangunkanku setiap pagi, menyiapkan air mandiku, lalu menyiapkan pakaianku, lalu memasak untuk ku, lalu mengantar tu sampai depan pintu ketika akan berangkat bekerja, lalu mengantar makan siangku di kantor, lalu menyambut ku saat aku pulang kantor, menyiapkan air mandiku lagi beserta pakaiannya, dan masak makan malam untuk ku"
"Tidak mau, itu terlalu banyak" Ucap Bella
"Kau harus mau atau aku akan menghukum mu" Ucap Novan
"Tapi... . .. . "
"Yasudah aku mau makan, aku sudah lapar" Ucap Novan memotong perkataan Bella
"Loh kok.. . .."
Belum sempat Bella menyelesaikan kalimatnya, novan sudah bangun dari sofa lalu pergi meninggalkan Bella dan menuju meja makan untuk makan Malam
'Ihhhh nyebelin banget sih' batin Bella, lalu dia pergi mengikuti Novan ke meja makan untuk makan bersama Novan
Setelah selesai makan malam, mereka berdua pergi ke kamar mereka dan bersantai disana
Novan duduk di samping ranjang sambil memainkan handphonenya, sementara Bella tiduran di atas sofa sambil menonton TV
Mereka berdua sibuk dengan urusan masing-masing sampai waktu menunjukkan pukul sepuluh malam
Bella bangun mengganti bajunya dengan piyama tidur, ya dia tidak mungkin memakai lingerie lagi karena dia masih ingin perawan
'Huh sepertinya aku tidak akan memakai lingerie lagi kedepannya' batin Bella sambil menghempaskan lingerienya ke dalam koper lalu menyimpan koper tersebut diatas lemari pakaian
Bella keluar dari ruang ganti pakaian lalu dia mengambil bantal dan selimut.
HAI SEMUA AUTHOR UCAPKAN TERIMAKASIH
SEE YOU NEXT CHAPTER💗
Maaf kalau masih banyak salah ya☺author kan masih pemula😇
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments