Perjalanan Raul dan Queen Elara Moonshadow menuju kerajaan Lord Aldric tidak hanya penuh dengan percakapan dan refleksi, tetapi juga dengan bahaya. Di dalam hutan dan lembah yang mereka lewati, mereka dihadapkan pada berbagai monster yang menghadang jalur mereka.
Saat matahari terbenam di hari kedua perjalanan mereka, mereka tiba-tiba diserang oleh sekelompok makhluk berbulu besar yang dikenal sebagai Gorklins. Gorklins adalah predator buas yang tinggal di dalam hutan dan sangat melindungi wilayah mereka.
Raul dan Queen Elara segera bersiap untuk bertempur. Mereka memimpin pasukan gabungan mereka melawan Gorklins yang ganas. Senjata-senjata sakti Raul dan kemampuan magis Queen Elara memberikan keunggulan dalam pertempuran ini.
"Kita tidak boleh membiarkan mereka menghentikan kita!" ucap Raul memberi perintah.
Gorklins yang mencoba menghadang mereka dengan serangan ganas harus menghadapi pertahanan yang kuat dan serangan balik yang mematikan. Pasukan gabungan Raul dan Queen Elara berhasil mengalahkan Gorklins, meskipun pertempuran itu tidak tanpa kerugian.
Pada hari ketiga, mereka dihadapkan pada bahaya lain makhluk-makhluk seperti harimau raksasa yang dikenal sebagai Felgarth. Felgarth adalah makhluk buas yang sangat kuat dan sulit dikalahkan.
"Felgarth ini adalah pemangsa yang sangat ganas. Kita harus bergerak dengan hati-hati," terang Queen Elara.
Raul dan Queen Elara menggunakan strategi yang cerdik untuk mengelabui Felgarth dan membawa mereka ke dalam perangkap yang telah mereka persiapkan. Mereka berhasil mengalahkan Felgarth dan melanjutkan perjalanan mereka.
Meskipun perjalanan ini penuh dengan bahaya, pertempuran, dan tantangan, Raul dan Queen Elara Moonshadow terus maju dengan tekad untuk menghentikan Lord Aldric dan melindungi Pohon Kehidupan di Hutan Sylvandria. Mereka tahu bahwa mereka akan menghadapi bahaya yang lebih besar di kerajaan Lord Aldric, tetapi mereka siap untuk menghadapinya bersama-sama.
Sementara Raul dan Queen Elara Moonshadow serta pasukan gabungan mereka terus bergerak menuju kerajaan Lord Aldric, di dalam istana Lord Aldric, penjaga gerbang melaporkan pergerakan yang mencurigakan di depan gerbang.
"Tuan, ada pergerakan aneh di depan gerbang. Seseorang atau sesuatu tampaknya mendekati istana," ucap Penjaga Gerbang.
Lord Aldric mengangkat alisnya, curiga dengan laporan itu. Dia tahu bahwa saat ini adalah waktu krusial dalam rencananya, dan tidak boleh ada gangguan yang tidak diinginkan.
"Siapa yang mendekat? Apakah kau yakin ini bukan sekadar hewan liar?" ucap Lord Aldric sambil mengangkat alisnya.
"Saya tidak yakin, Tuan, tetapi ini terlihat seperti sekelompok orang dan hewan berkumpul. Mereka tidak terlihat seperti pengunjung biasa," terang Penjaga Gerbang kurang yakin.
Lord Aldric memutuskan untuk menyelidiki sendiri. Dia bersiap-siap dengan pasukan kecilnya dan pergi menuju gerbang istana. Ketika dia tiba, dia melihat sekelompok orang yang tampaknya telah mencapai gerbang dan berbicara dengan penjaga gerbang.
"Kami datang untuk menghadap Lord Aldric. Kami memiliki urusan yang sangat penting," ucap Raul sambil menunggangi kuda.
Raul dan Queen Elara Moonshadow adalah yang pertama kali dia lihat. Lord Aldric mendengar nama Raul, yang sudah menjadi legenda dalam dunia para assasin, dan dia merasa tidak enak.
"Kalian adalah Guild Assassins, bukan? Apa yang membawa kalian ke sini?" ucap Lord Aldric tanpa dosa.
Raul tidak menyembunyikan niatnya.
"Kami datang untuk menggagalkan rencanamu, Lord Aldric, dan melindungi Pohon Kehidupan di Hutan Sylvandria," ucap Raul dengan tegas.
Lord Aldric merasa jantungnya berdetak kencang. Pertempuran besar yang telah lama dia rencanakan, akhirnya telah tiba. Dia tahu bahwa nasib benua Astraedia sedang dipertaruhkan.
Dalam chapter ini, pergerakan aneh di depan gerbang istana Lord Aldric telah memicu pertemuan antara Lord Aldric, Raul, dan Queen Elara Moonshadow. Pertempuran besar semakin mendekat, dan kedua belah pihak telah bersiap untuk menghadapinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments
Richie
kamu pernah nulis ya?
2023-09-07
0