Xia Yu dan Long Jun tidak sengaja melihat Yu Bai keluar dari bangunan jasa penjualan dan sewa vila dan apartemen mengangkat alis mereka dan memilih mendekati Yu Bai.
“Hei, Saudara A Bai, apa yang kau lakukan di bangunan penjualan itu?”
Yu Bai tentu saja memiliki kesan yang baik terhadap keduanya memilih menjawab, tapi bukan jawaban jujur.
“Kami memutuskan akan pergi hari ini, karena tidak tahu kapan kami kembali ke pangkalan dan kemungkinan ada orang lain yang akan membutuhkan rumah, jadi kami memilih untuk menjual vila kami kembali.”
Meski Yu Bai menjawab dengan tenang, tapi mereka tahu jika Yu Bai tengah berbohong.
Namun, mereka tidak melanjutkan untuk bertanya lebih jauh, karena mereka melihat Tim Darkness lainnya menghampiri mereka.
“A Bai, apakah sudah?”
“Ya.”
“Ayo pergi ke parkiran untuk mengambil mobil kita lebih dulu.”
“Ya.”
Yu Bai menatap kedua orang tersebut dan mengucapkan selamat tinggal.
“Kami pergi dulu. Sampai jumpa lagi.”
“Ya, kalian hati-hati.”
Yu Bai hanya mengangguk dan langsung mengikuti rekannya menuju parkiran, tapi ketika mereka ingin mengambil mobil mereka, aura mereka kembali menjadi gelap, karena mobil mereka telah dipasang GPS.
Namun, mereka tidak mengatakan apa-apa, dan baru saja mereka akan memasuki mobil mereka, Tim lain datang pada mereka.
“Hei bro, mobil yang bagus.”
“Ya, kami beruntung memilikinya.”
“Bisakah kalian menjual mobil ini pada kami?”
Mo Yu Chen melirik Han Xue, karena RV tersebut adalah milik Han Xue.
“Baiklah, aku akan melepasnya dengan 25.000 poin kontribusi.”
Pemimpin Tim tersebut tidak ragu dan langsung membayar. Dia adalah pencinta otomotif, jadi dia tahu jika RV yang akan menjadi miliknya sebentar lagi telah dimodifikasi dengan bahan khusus.
“Oke.”
Dia dengan senang hati membayar, dan Han Xue juga dengan gembira memberikan kunci dan surat kepemilikan mobil tersebut.
Han Xue tentu mengenali Tim yang membeli mobilnya, mereka tidak lain adalah Tim Badai. Setelah serah terima, Tim Darkness berjalan keluar, tapi ketika mereka akan keluar dari gerbang pangkalan, sirene pangkalan berbunyi dengan keras.
Tim Darkness saling menatap, dan mereka menyeringai.
Kebetulan, ada sesuatu untuk melampiaskan kemarahan mereka pada orang-orang yang memasang penyadap dan GPS.
“Dihimbau untuk penduduk biasa agar segera pergi menuju ruang perlindungan. Diharapkan untuk setiap tim dan prajurit pangkalan untuk bersiap bertarung. Zombi berjarak 5 kilo meter dari pangkalan.”
Tim Darkness tidak langsung pergi meninggalkan pangkalan, tapi langsung berdiri di luar gerbang menatap sekelompok zombi yang perlahan mendekat.
Segera di samping mereka, berdiri Tim badai yang juga memiliki wajah serius.
Han Xue yang melihat Tim badai merasa baik, karena mereka bisa melepas mobil yang telah dipasang GPS.
Dia berjalan mendekati seorang gadis yang ada di Tim badai dan langsung mengajaknya berbicara.
Yang lain melihat tindakan Han Xue hanya terkekeh dan tampak biasa. Mereka tidak peduli apa yang akan dilakukan oleh Han Xue.
“Kakak cantik, siapa namamu, aku Han Xue, panggil aku A Xue.”
Gadis itu awalnya memiliki wajah yang sangat serius, tapi ketika mendengar Han Xue menyebutnya cantik, dia terkekeh ringan.
“Xu Xue, kau bisa memanggilku A Xue juga.”
Han Xue tercengang, dia kemudian tertawa terbahak-bahak. Bahkan rekan Tim mereka juga ikut terkekeh.
“Xue Jie, apakah Tim kalian meningkatkan kemampuan menggunakan inti kristal?”
Xu Xue dan rekan tim badai lainnya menatap Han Xue seolah kau baru tahu.
“Tentu saja.”
“Pasti menyakitkan.”
“Ya, sangat sakit.”
“Aku memiliki cara yang lebih ampuh dan tidak menyakitkan, ini adalah rahasia Tim kami, jadi aku harap Anda merahasiakan dari Tim lain.”
Segera wajah mereka menjadi serius, sedangkan Tim Darkness lainnya tampak biasa saja. Mumpung suasana hati Han Xue tampak baik dan sebentar lagi mereka akan memiliki samsak yang akan membantu mereka melepaskan kekesalan mereka.
“Bagaimana caranya?”
“Lakukan meditasi seperti kultivator dalam novel, hasilnya dua kali lipat dari menyerap energi dari inti kristal.”
“Kau serius?”
“Ya, cara ini tidak memiliki risiko mengubah kita menjadi zombi ketika akan naik level.”
Xu Xue mengangguk dan langsung menepuk kelapa Han Xue, dia juga melihat rekannya mengangguk jika mereka menerima saran dari Han Xue dan akan merahasiakan dari Tim lain.
Han Xue tersenyum tipis karena Tim badai menganggap serius ucapannya. Dia menatap semua anggota Tim badai dan mereka semua memiliki 1 anting giok di salah satu telinga mereka, membuat Han Xue tercengang.
“Juga, ada ruang penyimpanan di dalam giok. Kalian bisa mencoba meneteskan darah kalian pada anting kalian.”
“Oke A Xue, terima kasih.”
“Satu hal lagi, aku menjual mobilku, karena ada yang memasang GPS di mobil itu, dan aku tidak menyukainya.”
“Tidak masalah, nanti aku akan melepas GPS tersebut.”
Segera semua anggota Tim badai memiliki kesan baik pada Han Xue dan yang lainnya. Han Xue juga tahu jika Tim badai ini tidak buruk, dan mereka juga salah satu Tim terkuat di kehidupan pertamanya.
“Setelah ini ke mana tujuan kalian?”
“Kami tidak memiliki tujuan pasti, tapi kami ingin menjelajahi dunia yang telah berubah ini dan ingin mengetahui hal menarik selain tumbuhan yang dapat berinteraksi dengan manusia.”
Anggota Tim badai saling menatap, dan seolah mereka memiliki pikiran yang sama, sang ketua langsung mengambil keputusan.
“Biarkan kami bergabung dengan kalian untuk menjelajahi dunia berbahaya dan menarik ini.”
Bibir Han Xue berkedut, tapi Mo Yu Chen terkekeh dan setuju.
“Oke, tapi kita harus fokus pada sekelompok zombi yang semakin mendekat.”
“Baiklah.”
Segera mereka berhenti berbicara, dan kelompok lain juga perlahan mulai berdiri membentuk barisan dan menatap serius pada zombi yang datang, termasuk Tim Nirvana yang juga berdiri tidak jauh dari mereka.
Melihat sudah semakin banyak orang berkumpul, Mo Yu Chen mendekati Han Lan. Di pangkalan ini, Han Lan hanya mengisi sistem ruang sebagai kemampuannya, tidak ada kemampuan lain.
“Lan'er.”
“Ya, Bos.”
“Lakukan yang terbaik, jangan memaksakan diri.”
“Aku mengerti.”
Han Lan tahu, Mo Yu Chen tidak ingin dia menunjukkan kemampuan supernatural miliknya, dia juga tidak keberatan.
Dari ruang, dia mengeluarkan 2 pedang panjang, dan dia menatap lurus pada sekelompok zombi yang kian mendekat.
Han Xue sendiri terkekeh dan matanya semakin menyipit. 1 pedang emas yang begitu tajam perlahan terbentuk di tangan kirinya, mulai dari gagang hingga bilah.
Beberapa orang di dekat mereka tidak menyangka jika Han Xue sudah mampu melakukan hal tersebut. Pada dasarnya mereka yang memiliki kemampuan elemen emas mampu membentuk benda sesuai dengan imajinasi mereka harus berada di tingkat 3 ke atas, dan karena mereka mengisi level mereka yang berada di tingkat 2 jadi Tim Nirvana dan petugas yang sempat melihat mengira jika Han Xue baru naik tingkat ke tingkat 3.
Itu wajar, karena mereka tidak mampu melihat tingkatan yang dimiliki semua anggota Tim Darkness.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
sipuuttt
aska, jinlien nya kapan dilanjut???
2024-09-12
0
Evi Yana
up nya mna kak.. dah gk sabar baca lanjutannya ???
2024-01-19
0
Mio mio
Lanjut semangat
2024-01-18
0