Tentu saja mereka mendekorasi kamar mereka sesuai dengan kesukaan mereka dan membuat mereka nyaman.
Setelah mereka selesai, mereka memeriksa masalah listrik, tapi tidak ada listrik di Vila. Jika mereka menginginkan listrik, mereka bisa mencari orang yang bertanggung jawab, tapi bagi Tim Darkness itu tidak perlu. Mereka bisa menyediakan listrik dan air mereka sendiri.
“Keluarkan Generator, biar kami mengatasi masalah listrik, A Xue, Shui'er dan Lan'er, kalian bertiga pergi untuk mengisi penampung air di Vila ini!”
“Oke.”
ketiganya langsung bekerja, dan Nalan Mei mengeluarkan generator yang cukup besar, tentu saja mereka juga tidak bingung masalah bahan bakar generator, karena mereka memiliki banyak.
Melihat semua orang bekerja, Nalan Mei tidak tinggal diam, meski Air belum tersedia, tapi dia memiliki airnya sendiri, karena dia merupakan sistem air.
Nalan Mei memilih untuk masak, karena mereka belum makan siang.
Di atas tempat penampung air, tiga gadis, saling pandang.
“Ayo isi!”
Nalan Shui dan Han Lan mengisi dengan air biasa sampai 2 pertiga, dan sepertiganya Han Xue mengisi dengan air ajaib.
Selesai mengisi penampung air yang sangat besar itu, mereka turun dan melihat Nalan Mei sedang memasak, mereka juga langsung membantu, meski banyak makanan jadi di dalam ruang, mereka hanya akan memakannya jika mereka berada di luar.
Di sisi lain, ketika Han Xue tersenyum sopan pada Tim Nirvana, Xia Yu tertegun untuk beberapa saat, ketika dia tersadar ada senyum lebar di bibirnya dan itu membuat rekan Tim miliknya mau tak mau langsung bertanya.
“Xiao Yu, ada apa?”
“Qing jie, aku menemukan gadis itu.”
Mereka semua langsung melihat sekitar, tapi tidak menemukan seorang yang dimaksud oleh Xia Yu.
“Itu gadis yang merupakan bagian dari Tim Darkness dan dia yang keluar terakhir.”
Dalam sekejap mereka mengingat gadis berambut bob itu, dia tampak lebih muda dari Xia Yu, tapi mereka bisa melihat ketegasan dari gadis tersebut.
“Karena dia bagian dari Tim Darkness, kita tidak bisa membawanya ke dalam Tim Nirvana kita.”
Long Jun yang tidak lain adalah tunangan Xia Yu tentu tahu jika mereka tidak bisa asal membawa seseorang ke dalam Tim mereka, terlebih orang tersebut telah memiliki Tim. Dia juga melihat jika gadis itu cukup nyaman berada di Tim Darkness.
“Tidak apa-apa, karena dia bagian dari pangkalan Nirvana ini, tidak perlu mempersulit mereka dalam segala macam peraturan. Jika mereka keluar untuk mencari perbekalan, pangkalan tidak perlu mengambil sebagian milik mereka.”
“Begitu juga bisa, daripada dengan sengaja mendekati mereka, pengaturanmu lebih dapat diterima.”
Segera semua setuju, dan Xia Yu langsung menghubungi paman yang dia berikan tanggung jawab untuk memimpin pangkalan. Mengatakan untuk tidak mempersulit Tim Darkness.
Setelah mereka menukar beberapa hal menjadi poin, mereka juga keluar dari bank dan langsung berjalan ke area B, tanpa harus menyewa pemandu seperti Tim darkness, karena mereka pernah melihat pangkalan Nirvana ini sebelum akhir dunia.
Mereka juga memasuki area B dengan mudah dan langsung menuju Vila mereka sendiri. Tentu saja Vila Tim tidak mereka gabung dengan rumah keluarga mereka.
Baru saja memasuki Vila, mereka mencium bau harum dari Vila sebelah, dan itu membuat mereka mengangkat alis.
“Agh aku jadi lapar.”
Qin Qing mengelus perutnya yang belum diisi, dan segera mereka terkekeh.
Berbeda dengan Tim Darkness, Vila Tim Nirvana telah lengkap dengan perabotan dan furnitur. Bahkan alat dapur juga telah lengkap.
Karena terlalu lapar, mereka tidak memasak dan memilih mengeluarkan beberapa makanan jadi dari dalam ruang, dan tentunya masih panas.
Setelah mereka selesai, mereka memilih beristirahat.
Di Tim Darkness, setelah mereka makan, mereka tidak beristirahat, tapi memilih bermeditasi di ruang tengah.
Namun, ketika Mo Yu Chen sedang bermeditasi dengan serius, Han Xue mendekatinya dengan seringai. Di tangan Han Xue ada es krim.
Beberapa yang tidak bermeditasi mengangkat alis dan juga ikut menyeringai.
“Bos.”
Mo Yu Chen tidak menjawab, dia tentu sangat larut dalam meditasinya.
“Coba buka mulutmu!”
Dengan suara lembut Han Xue, alam bawah sadar Mo Yu Chen merespon dan dia langsung membuka mulut begitu saja.
Han Xue dengan jahil menyuapi Mo Yu Chen sesendok es krim rasa vanila, setelah itu, dia mundur perlahan, dan beberapa dari mereka yang menyaksikan hal tersebut berpura-pura tidak melihat.
“A Xue, kembali kau!!”
“Hahahaha”
Suara teriakan Mo Yu Chen sangat keras bahkan dapat di dengar oleh beberapa orang yang berada di luar Vila. Suara tawa Han Xue juga menyertai suara teriakan itu.
Suara keduanya juga mengagetkan Gu Han, Nalan Mei dan Yu Shen yang bermeditasi tidak jauh dari Mo Yu Chen.
“Brengsek, kalian mengganggu meditasiku.”
Gu Han juga berteriak, dan hanya ditanggapi gelengan oleh Nalan Mei dan Yu Shen, bahkan Yu Bai, Han Lan dan Nalan Shui juga ikut terkekeh ringan.
Melihat Han Xue yang sedang dikejar oleh Mo Yu Chen, mereka segera terdiam dengan bibir berkedut.
Tidak ada yang tahu selain mereka, bos yang terlihat dingin, berkharisma, dan tampak tak tersentuh akan berubah 180 derajat menjadi apa yang terlihat oleh mata mereka saat ini.
“Kemari kau!! Jangan kabur!!”
“Hahaha bos, kau terlalu serius.”
Keduanya asik saling mengejar bahkan suara bel tidak mereka hiraukan.
Mengabaikan keduanya yang saling mengejar, Nalan Shui menatap rekannya yang lain dan dia segera berdiri membuka pintu.
Melihat siapa yang datang, dia mengernyit karena tidak mengenal salah satu dari mereka.
“Hei, kami tetangga baru kalian, hanya ingin saling menyapa dan mengenal.”
“Oh, silakan masuk.”
Berdiri di depan pintu Vila, mereka bisa mendengar suara tawa dari dalam.
“Hahaha Bos, berhenti!! Itu geli.”
“Siapa yang menyuruhmu mengganggu meditasiku.”
“hahahaha Bos, hahahaha”
Pruuuut
Sontak semua terdiam, bahkan Mo Yu Chen yang sedang menggelitiki Han Xue tampak kaku hingga suara menggelegar Mo Yu Chen kembali terdengar.
“A Xue gadis bau, aku tidak akan mengampunimu.”
“Hahahahaha”
Segera semua orang di ruangan itu tertawa mendengar suara kentut Han Xue.
Han Xue sendiri jangan tanya, wajahnya sudah merona, tapi masih sempat menyuapi Mo Yu Chen es krim baru kemudian dia kabur.
“Bos, kau tidak bisa menangkapku lagi. Hahahaha.”
Bahkan Tim Nirvana yang baru masuk ke ruang keluarga juga tercengang, kemudian ikut tertawa.
“Abaikan mereka, silakan duduk!”
Meski bibir Nalan Shui berkedut menahan tawa, tapi tentu dia tidak boleh mengabaikan tamu, apa lagi tamu ini telah melihat tingkah konyol si bungsu dan yang tertua dalam Tim.
Setelah mereka duduk, Qin Qing langsung memperkenalkan diri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
sipuuttt
aska aga nya.....
2024-02-15
0
⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛
Like ✓
Coment ✓
Gift ✓
Vote ✓
semangat and sehat slalu Aska,,
/Determined//Rose//Rose//Kiss//Heart//Heart//Heart//Heart//Coffee//Coffee//Gift/
2024-01-15
1
Indah Zhie
lanjuttt thorrr
2024-01-14
0