Freya lari dengan cepat meninggalkan gedung dan semua orang orang itu, meskipun ia tidak tahu kearah mana ia berlari,Freya terus berlari untuk menjauh dari hal yang sangat mengusiknya tersebut.
Hingga saat semua tidak bisa ia kendalikan lagi,Freya membiarkan dirinya jatuh ke pinggir jalan dan menangis sekencang-kencangnya untuk meluapkan perasaannya.
"Aaaaahhhhh!!!" teriak Freya keras keras saat dirinya merasa terjebak oleh perasaannya sendiri.
"Kenapa tuhan? kenapa kau biarkan aku memiliki perasaan ini?aku tidak tahu harus apa sekarang?ujianmu begitu sangat menyakitiku tuhan,aku tidak bisa menghadapi ini semua,aku tidak bisa!!!!" tangis Freya.
Nasi sudah menjadi bubur, itulah pepatah yang tepat untuk menggambarkan situasi yang Freya hadapi saat ini.Jika saja ia tidak pernah datang ke Turki untuk mengetahui kabar adiknya, mungkin ia masih bisa hidup dengan normal tanpa kesedihan karena berita kematian adiknya dan juga pertemuannya dengan zervano yang memunculkan rasa cinta dihati Freya.
Andai saja jika ia tidak pernah memutuskan untuk tinggal di turki untuk Adam, Freya tidak mungkin masih memiliki perasaan ini untuk zervano.
Sekarang apa yang harus ia lakukan?
Dengan mata yang sembab dan perasaannya yang hancur,Freya memutuskan untuk kembali ke rumah zervano menggunakan taksi.
Malam ini ia akan pergi meninggalkan turki,Adam maupun zervano.Ya,itu adalah keputusan yang tepat untuk mengembalikan keadaan seperti semula.
Freya harap zervano masih belum menyadari kepergiannya di acara ulang tahun pernikahan nyonya dan tuan denizer, sehingga ia akan memiliki banyak waktu untuk pergi ke bandara.
Setelah mengganti pakaiannya dan mengambil barang bawaannya,Freya pergi ke kamar Adam untuk berpamitan.
Pukul satu malam terlihat Adam sudah tertidur pulas di atas ranjang nya,Freya mencium kening anak laki laki itu sembari mengucapkan perpisahan.
"Nona Freya?anda mau pergi kemana dengan pakaian se-rapi ini?" tanya nilufer saat datang ke kamar Adam untuk menjaganya.
"Saya mau meninggalkan turki malam ini, tolong sampaikan salam perpisahan saya kepada Adam dan tuan zervano." ucap Freya yang sontak membuat pelayan itu merasa sangat terkejut.
"Tapi bukankah anda telah memutuskan untuk tinggal disini bersama kami? mengapa anda pergi malam ini nona Freya?" tanya nilufer sedih
"Ada sesuatu yang membuatku tidak tahan untuk menetap disini lebih lama lagi nilufer, tolong jaga Adam baik baik." ucap Freya yang langsung bergegas ke mobilnya dengan buru buru dan pergi meninggalkan kediaman zervano dengan cepat.
Sementara itu nilufer yang merasa bahwa kepergian Freya adalah hal yang sangat penting dan darurat, seketika langsung mengambil telepon rumah dan menghubungi zervano untuk memberitahukan hal tersebut.
Sayangnya zervano tidak menjawab satupun panggilan telepon dari nilufer dan itu membuat nilufer merasa sangat mengkhawatirkan akan kedamaian rumah majikannya.
Sementara itu di gedung tempat perayaan ulang tahun pernikahan nyonya dan tuan denizer digelar, tampaknya pertunjukan dansa waltz sudah berakhir dengan baik.
Para pedansa itu menari sangat baik dalam menghibur para tamu yang hadir pada malam ini.Sembari melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul setengah dua dini hari, zervano pun hendak mengajak Freya untuk kembali pulang bersamanya.
Namun zervano dibuat panik ketika ia tidak melihat keberadaan Freya di dalam gedung ataupun berbincang bersama tuan dan nyonya denizer.
Mengetahui hal itu zervano pun segera bergegas keluar dari gedung untuk mencari keberadaan Freya yang ia duga tersesat atau telah lebih dulu menunggunya di parkiran mobil.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 106 Episodes
Comments