...Laysha dan hasna malam ini tengah menyiapkan makan malam untuk suami mereka wanita beda generasi itu begitu lihai dalam urusan memasak , tetapi malam ini laysha terlihat sedikit pucat dan juga tak bersemangat...
..." sha , kamu gapapa nak?"...
..."aku gapapa mah ,aku akan panggil mas ray dan papa mah"...
...Tak lama kemudian terlihat Harun dan Rayyanka yang menuju meja makan , kini mereka semua sudah duduk dimeja masing-masing dan mulai makan dengan khusyuk saat sedang makan laysha merasakan perutnya seperti di aduk-aduk dan..mmm...
... "Hoeeekkkkk"...
...Ia segera berlari menuju kamar mandi yang ada dilantai bawah , Ray ,Hasna , dan Harun berpandangan satu sama liat ray lalu menyusul laysha yang kini tengaj terdengar sedang memuntahkan isi perutnya...
...Sedangkan Hasna dan Harun masih berpandangan sedetik kemudia mereka tersenyum dan saling berpelukan...
..." Selamat mah " ujar Harun dengan wajah yang sumringah...
..." Selamat untuk kamu juga pah " balas Hasna seraya menekan Harun di dalam pelukan nya tanpa sadar ia malah membuat Harun terbatuk-batuk karena sesak di peluk sekencang itu...
...Mereka berdua tertawa dan saling bertos ria layaknya anak remaja yang berhasil memenangkan jackpot...
..." kamu ternyata sudah tua nenek Hasna "...
..." lihat itu rambut mu sudah banyak yang memutih kakek Harun " ledek mereka berdua satu sama lain semoga apa yang mereka pikirkan benar-benar nyata, mereka sangat menantikan kehadiran cucu dirumah ini...
...Tak lama kemudian Laysha dan Rayyanka keluar dari bilik kamar mandi Hasna dan Harun langsung berlari mendekat pada Laysha yang terlihat pucat dan lunglai ,untuk memastikan apa yang mereka pikirkan benar-benar nyata ,Harun berinisiatif menelpon dokter pribadi keluarga mereka....
..." Maafin laysha ya mah ,pah, karena laysha kalian jadi tidak melanjutkan makan malam nya ,jangan khawatir mungkin laysha hanya masuk angin kalian lanjutkan saja makan malamnya laysha mau istirahat dikamar ya pah ,mah "...
...Rayyanka memapah istri nya sampai ke kamar dan ketika sudah didalam kamar laysha langsng tumbang tak berdaya di atas kasurnya ia lalu merintih pada ray ,sunggu tenaga sudah sangat habis malam ini...
... "mas ini aku kenapa ya, badan ku lemes banget kepala ku juga berat perut laysha seperti diaduk-aduk mas" rintih nya pelan seraya menggenggam tangan suaminya...
..." yang sabar ya sayang sebentar lagi dokter datang dan akaan memeriksa kondisi kamu, aku janji dokter itu tidak akan menyuntik mu tenang saja ya sayang"...
...Rayyanka begitu cemas melihat keadaan laysha lemah tak berdaya seperti saat ini,sedetik pun tak ia lepaskan tangan wanita itu seraya mengusap rambutnya pelan iya berdoa dalam hatinya semoga saja pemikiran nya tentang kondisi laysha saat ini adalah sebuah blerita yang menggembirakan....
...Saat ini dokter keluarga yang biasa nya merawat keluarga pak Harun telah tiba , Dokter Ningtyas namanya, ia kemudian masuk kedalam kamar ray dan laysha seketika tersenyum melihat pemandangan di depannya,rayyanka yang ia kenal sangat dingin Kini terlihat begitu cemas karena istrinya,ia lalu meminta ijin pada rayyanka untuk memeriksa keadaan laysha. Ray terpaksa harus melepaskan tangan laysha sesaat karena ingin memberikan ruang pada Dokter Ningtyas....
...Dokter ningtyas kini tengah mengecek keadaan laysha , kemudian ia tersenyum ke arah Rayyanka kemudia melirik pada Harun dan Hasna yang berdiri di depan pintu ,ia lalu bangkit seraya mengucapkan...
..." Selamat ya ray kamu sebentar lagi akan menjadi seorang Ayah " ucap nya memberi tahu rayyanka yang kini tengah mendekap Laysha yang terkulai lemas...
...Harun dan Hasna lantas berpelukan layaknya Teletubbies mereka berdua bahkan meloncat-loncat sangking gembira nya mendengar kabar tersebut mereka lalu mengucapkan terimakasih pada Dokter Ningtyas...
..." Sekali lagi saya ucapkan Selamat untuk keluarga kalian semoga calon cucu nya sehat dan akan menjadi kebanggaan keluarga ini kalau begitu saya permisi ya pak ,buk , dan khusus untuk kamu ray saya minta tolong jaga kesehatan ibu dan janin jangan membuat calon ibu muda ini stres dan juga tolong diperhatikan makanan nya , kondisi laysha sangat lemah saat ini ada baik nya ia istirahat total untuk seminggu ini jangan mengerjakan pekerjaan berat dan juga selalu berikan vitamin khusus ibu hamil " Jelas Dokter Ningtyas panjang memberikan wejangan pada calon ayah yang terkenal dingin dan cuek itu...
...Harun dan Hasna mengantar Dokter Ningtyas sampai keteras rumah , setelah Dokter itu pergi mereka berdua kembali berpegangan tangan dan meloncat loncat kegirangan persis sekali Teletubbies berambut putih.....
...Rayyanka dan Laysha kini tengah terharu setelah tau ada nyawa lain yang berada di perut nya mereka sungguh tak menyangka jika sebentar lagi akan dikaruniai seorang anak ,tak terasa usia pernikahan mereka kini sudah 2 bulan dan mereka mereka diberi kepercayaan untuk segera menjadi seorang ayah dan ibu , semoga saja dengan adanya anak diantara mereka semakin membuat hubungan mereka bertahan lama dan takakan mudah goyah walau apapun masalah nya...
^^^" Terimakasih sayaang, terimakasih karena memberikan ku hadiah yang sangat istimewa" ujar rayyanka seraya mencium kening laysha^^^
...Laysha hanya tersenyum dan menggagguk karena ia kehabisan tenaga saat ini,tak pernah ia rasakan selemas ini selama hidupnya , mereka berdua kemudian tidur dan saling berpelukan.....
...Pukul 5 pagi terdengar suara dari balik kamar mandi, rayyanka yang terusik kemudian terpaksa membuka matanya dan di lihatnya laysha tidak ada di samping nya ia kemudian bangkit dan berjalan menuju kamar mandi mereka, dilihat nya laysha yang saat ini tengah bersandar pada dinding di depan wastafel, Wajah nya pucat dan tubuhnya terkulai sangat lemas , ia merasa kasihan melihat kondisi istri nya yang begitu terlihat tak berdaya,ia kemudian menggendong laysha dan dibawa nya kembali menuju kasur nya...
..." tunggu sebentar ya sayang aku ambilkan air hangat buat kamu "...
...Rayyanka kemudian berlalu dari kamar dan turun ke lantai bawah dilihat nya Hasna yang sudah sibuk berkutat dengan bahan-bahan yang akan ia olah untuk sarapan, Hasna yang melihat rayyanka turun sepagi ini lalu bertanya...
..." lho ray , tumben sekali kamu bangun sepagi ini kamu mau kemana "...
Dilihat ray yang Tengah membuat teh tanpa gula dan ia pasti kan jika itu pasti untuk laysha
..."mah ,laysha barusan muntah muntah ray khawatir karena kondisi laysha bener bener lemas ,apa yang harus ray lakuin mah ray takut terjadi apa-apa pada laysha dan calon anak ray "...
...Hasna mengerti perasaan putra nya yang kini tengah dilanda kecemasan...
..." kamu tenang saja nanti mama akan bawakan makanan untuk laysha ,sana kamu naik dan temani dia mama lagi buatin bubur untuk laysha ,kasihan dia tadi malam hanya makan sedikit"...
...ray mengganguk dan buru-buru kembali ke kamarnya. Setelah sampai dikamar ray tidak melihat keberadaan istrinya ia kemudian meletakkan teh ditangan nya diatas nakas dan mendengar suara dari kamar mandi ,ia langsung masuk dan kini melihat laysha yang sepertinya memaksaan sesuatu untuk keluar dari mulutnya...
...Laysha yang melihat ray di depan nya kini malah menangis seraya bersandar...
..." mass aku lelah , dari tadi aku terus muntah tapi sedikit pun gakada yang keluar " ia menangis terisak di depan suaminya...
...Rayyanka kemudian memeluk istrinya dan mengelus punggung wanita itu ia memberikan semangat dan juga menciumi wanita yang kini tengah terkulai lemas...
..." semangat ya sayang demi calon anak kita,kita berdua harus sama-sama semangat,nanti aku akan carikan obat untuk mengurangi rasa mual kamu,tapi sekarang kita kembali kekamar dan kamu haru mengisi perut mu dulu yah kasian anak kita pasti dia sekarang melompat lompat karena tak diberi makan ibu nya "...
...ujar rayyanka mencairkan suasana , ia kemudian menggendong laysha dan membawa nya kembali ke kasur , ia kini tengah meniup niup teh yang baru saja dibuatnya untuk meredakan rasa mual istrinya...
......................
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
Yani
Selamat buat Lasha dan Rayyanka sehat" ibu dan calon bayinya
2025-01-17
0