Rayyanka tiba dirumah pukul 3 sore,sang mama yang tidak melihat keberadaan menantu nya lantas bertanya
" lho Ray,Laysha mana kan mama udah bilang jemput Laysha gimana toh kamu ini" omel Hasna pada putra nya
" Ray udah hubungi Laysha mah Ray bahkan jemput Laysha di kampus nya tapi Laysha bilang dia ingin pulang sendiri karena dia ada urusan sama-sama temen temen nya" jawab Ray seraya melepaskan sepatu nya
Hasna hanya menganggukan kepala nya seraya menatap lembut pada putra kesayangannya
" Ray,kamu tau kan usia kamu dan Laysha terpaut cukup jauh,mama minta kamu memaklumi sikap Laysha ya nak mama kasihan dengan gadis itu di usia nya yang masih 18 tahun ia harus berkorban untuk kakak nya demi menyelamatkan martabat keluarga nya , Laysha masih sangat muda dan dari yang mama tau Laysha sama sekali tidak pernah dekat dengan lelaki manapun jadi mama harap kamu memaklumi sikap Laysha yang terkesan agak menjauh dari mu ya nak" ucap mama nya seraya menatap Rayyanka dengan tatapan yang sulit di artikan
Rayyanka tersenyum dan memegang kedua tangan mama nya
" Ray tahu mah Laysha masih sangat muda untuk mengenal pernikahan dan Ray janji sama mama papa ,ayah dan ibu untuk tidak mengecewakan kalian ,aku bahkan sangat mengerti bagaimana sikap Laysha kepada ku walaupun aku merasa dia agak menjauh pada ku tetapi dia dewasa mah dia menghormati ku sebagai suaminya dan aku senang Laysha tidak dingin padaku,mama tenang saja aku akan menjaga menantu mama dengan sebaik baik nya seperti janji ku pada ayah mertua ku " ucap Rayyanka menengkan mama nya
"kamu memang putra kebanggaan mama Ray,ya sudah kalau begitu kamu ganti baju setelah itu makan mama mau nyiram tanaman mama yg di taman depan" jawab Hasna lagi
Sejak dulu Rayyanka selalu menjadi putra kebanggaan Hasna dan Harun,putra semata wayang mereka adalah anak yg berprestasi dan juga sangat patuh kepada orangtuanya,hanya saja Rayyanka sangat dingin kepada orang yang tak dikenal nya,itulah sebab nya ia dan suaminya menyetujui untuk menikahkan Rayyanka dan juga Lagi aysha karena hanya dengan keluarga itu Rayyanka bisa sedikit terbuka.
Entah apa jadinya jika pak Effendi tidak mengusulkan untuk menikahkan Rayyanka dan Laysha mungkin saja putra mereka sekarang akan menjadi pria dingin yg datar itu yg ada di pikiran Hasna, karena itu ia amat menyayangi Laysha walaupun ia tau Laysha terkesan menjaga jarak pada putra nya
Rayyanka masuk kedalam kamar nya dan langsung menjatuhkan tubuh nya ke kasur ia kemudian melamun dan selalu memikirkan Keysheva,bukan ia merasa Rindu pada gadis itu tetapi dia hanya penasaran apa alasan gadis itu pergi meninggalkannya di hari pernikahan Mereka,ia pun lalu bangkit dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya.
Setelah selesai dengan ritual nya dikamar mandi Rayyanka menuju meja kerja nya yang ada disudut kamar ,ia menghabiskan waktunya dengan setumpuk berkas yang ia bawa pulang ,ia tak ingin menjadi lelaki yang depresi karena ditinggal wanita terlebih lagi saat ini ia sudah memiliki istri yang jauh lebih muda ia tak ingin Laysha merasa tak enak padanya karena ia terus memikirkan Sheva yang hilang tanpa kabar.
Laysha kini berada di mall bersama Renata dan Anjani mereka menikmati waktu bersama,mereka tak tahu kapan bisa hangout bertiga lagi mengingat status Laysha yang kini sudah bersuami tak mungkin ia terus berpergian dengan teman nya dan meninggalkan suaminya dirumah ia tak ingin Hasna dan Harun berpikiran buruk tentang nya dan juga tentang didikan orang tuanya,Laysha sangat memikirkan tindakan nya dan apa yang akan terjadi dikemudian hari dengan tindakan nya,ia takmau orang-orang mempertanyakan bagaimana didikan Effendi dan Wati ,tak seperti Sheva yang selalu bertindak mengikuti kemauan nya sendiri tanpa memikirkan orang lain dan juga akibatnya untuk dirinya sendiri bahkan untuk keluarga nya.
Pukul 5 sore Laysha pulang diantar oleh Renata dan Anjani ,Rayyanka yg mendengar suara mobil lantas mengintip di balik jendela nya ia tersenyum kala melihat sang istri pulang dengan wajah yg ceria,Laysha pun melambaikan tangan nya kepada kedua temannya lalu masuk kedalam rumah yg baru sehari ia tinggali itu
"Assalamu'alaikum" ucap Laysha
"Waalaikumsallam,eh Laysha udah pulang nak tadi diantar siapa, kok ga minta jemput sama Rayyanka saja,bahaya loh perempuan pergi pergi sendiri" jawab mama mertua nya dengan penuh perhatian
Laysha tersenyum dan bersyukur mendapat mertua sebaik bu Hasna dan pak Harun karena mereka begitu baik dan juga penuh perhatian pada nya
" aku nggak sendiri kok mah tadi di antar teman ku namanya Renata dan Anjani"
"lainkali kalau kemana-mana minta anterin sama Ray aja ya nak mama khawatir kamu sendirian, maklum mama tidak punya anak perempuan makanya mama gakmau anak perempuan mama satu-satunya ini kenapa-napa" ujar Hasna lagi
Sungguh Laysha sangat tersentuh dengan mama mertua nya ini dan juga merasa sedikit bersalah padanya karena ia masih menjauhi Rayyanka..
"iya mah lainkali Laysha akan pergi bersama mas Ray,Laysha mandi dulu ya mah setelah itu kita masak bareng bareng" ujar Laysha seraya berlalu menaiki tangga yang menuju kamar nya dan juga Rayyanka
Hasna sungguh merasa senang dan bersyukur karena Laysha anak yg sangat baik dan juga sopan ia berdoa semoga hubungan putra nya dan menantu nya diberi kelancaran serta kemudahan sampai maut memisahkan
Laysha masuk kekamar dan melihat Ray yg tengah sibuk berkutat dengan laptop nya ia lalu berjalan mendekati suami nya
" mas " panggil nya seraya menjulurkan tangan nya
Ray mengernyit menatap tangan Laysha di depan nya,Laysha pun lantas mengambil tangan kanan Ray dan ia mencium nya
Rayyanka sejenak terpaku dan terdiam melihat Laysha mencium tangan nya karena selama ini belum pernah ada yg mencium tangan nya
"maaf ya mas aku pulang nya agak telat soalnya ngerjain beberapa tugas dari dosen,mas udah makan?aku mandi dulu ya abis itu aku masakin buat mas" ujar Laysha seraya mengambil beberapa pakaian nya dan membawa nya ke dalam kamar mandi
Rayyanka hanya terdiam memandang pintu kamar mandi yg sudah tertutup ia memandang kearah tangan nya yang baru saja di cium oleh gadis itu ,sudut pipinya tertarik karena hanya dengan bersentuhan tangan saja sudah membuat nya berpikir jika Laysha sudah terbuka padanya ,padahal menurut Laysha itu hanya adalah kewajiban seorang istri yang harus mencium tangan suaminya apabila sedang bepergian ataupun kembali dari luar .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
suharyantik
JD baper sendiri baca ceritanya, lanjutkan thor
2023-09-27
0