Malam pun tiba Kini Laysha dan Hasna tengah sibuk membuat hidangan untuk makan malam,sepanjang menata hidangan Hasna terlihat sangat gembira dan tersenyum, Harun menatap aneh pada istrinya lantas bertanya
" Apa yg terjadi disini mah,papa lihat hari ini mama terlihat senang dan tak berhenti tersenyum"
" ah tidak ada terjadi apa apa pah,mama hanya merasa senang anak kita sudah menikah dengan wanita yg baik dan juga berbakat, coba papa lihat semua hidangan disini Laysha loh yg memasak nya bahkan mama sudah mencicipi dan rasanya enak sungguh mama tak menyangka jika gadis muda itu begitu hebat membuat banyak menu masakan" Ujarnya seraya membanggakan menantu baru nya
Hasna bercerita dengan antusias kepada suaminya,ia benar-benar senang karena Laysha adalah anak perempuan idaman nya sejak dahulu
"kemana Laysha bukan nya kata mamah kalian habis masak bersama " tanya Harun
"Laysha pergi kekamar, soalnya Ray gak turun turun dari tadi jadi aku suruh dia naik untuk manggil Ray" jawab Hasna yang masih menampilkan senyuman tipis diwajahnya
Taklama kemudian terlihat lah Rayyanka dan Laysha turun bersama keduanya terlihat serasi walaupun usia mereka terpaut cukup jauh, Rayyanka terlihat lelah karena banyak pekerjaan yang ia bawa pulang kerumah itulah sebabnya ia tak turun turun sejak pulang kerumah
" Ray betah amat di kamar kaya anak perawan" ucap Harun meledek putra nya
Rayyanka tertawa kecil mendengar tutur papanya
" banyak pekerjaan yg gak ke handle sejak aku cuti mengurus pernikahan ku kemarin pah makanya ada sebagian kerjaan yang aku bawa pulang kerumah" Jawab Rayyanka
" kamu tuh ya kalau udah kerja selalu lupa waktu selalu lupa makan,kamu juga harus jaga kesehatan Ray, Laysha kalau kamu ngelihat Ray kerja nya lama sampe berjam-jam tegur aja ya bila perlu tarik telinga nya suruh istirahat ini anak susah banget di kasih tau nya perlu di jewer dulu baru nurut" omel mama nya seraya mendelik kepada Rayyanka
Rayyanka yang mendengar Omelan mama nya hanya menggaruk belakang kepalanya seraya memegang kedua telinganya dan sedikit tersenyum kecil
"udah udah mah sekarang kita makan simpan dulu omelan mu itu kasian itu anak perempuan kamu kaya nya udah laper soalnya diem aja dari tadi" ledek Harun memandang Laysha yang hanya berdiri di depan meja makan
Laysha yang merasa namanya disebut lantas menjawab
" ah enggak kok pah Laysha ga laper,Laysha kan kuat jangan-jangan papah nih yang laper Laysha lihat papa terus saja melirik kearah ayam goreng itu hahaha" balasnya meledek papa mertua nya mereka tertawa mendengar ledekan Laysha
Laysha menyendokan nasi ke dalam piring papa mertua nya kemudian kepiring mama nya dan juga ke piring Rayyanka
"papa mau yg mana dulu nih lauk nya" tanya Laysha pada Harun
"kayanyaa enak semua ya Sha,papa mau semua deh" jawab Harun seraya tertawa
"pertama kali dimasakin sama anak perempuan Sha maklum ya papa kamu agak rakus " ujar Hasna menimpali
Laysha hanya tersenyum menanggapi nya
ia kemudian mengambil kan satu persatu lauk untuk mereka semua dan saat giliran Rayyanka ia pun bertanya
" mas mau yang mana" tanya nya pelan
"aku mau ayam sama sayur nya aja Sha" jawab Rayyanka
Laysha lantas bergerak mengambil lauk yang di inginkan suaminya
sebelum makan mereka semua terlihat khusyuk membaca doa.
*
*
Malam sudah semakin larut jam menunjukkan sudah pukul 10 malam dan Rayyanka masih terlihat sibuk dengan laptop nya,Laysha yang kepikiran dengan ucapan mama nya pun lantas berdiri dan menghampiri suaminya
" mas Ray ini udah malam, apa ga dilanjutkanin besok aja pekerjaan nya" ujar Laysha seraya memegang bahu Ray
Rayyanka tentu saja terkejut dengan sentuhan Laysha ,sungguh ia begitu senang Laysha mau mendekat dan menyentuh nya walaupun hanya sekadar menyentuh tangan ataupun bahu nya
"oh iya aku gak sadar udah jam 10,baiklah mari kita istirahat kalau begitu " ujar Rayyanka canggung
Mereka pun lalu menuju ranjang dan tidur agak berjauhan
diam-diam Laysha melirik ke arah suami nya memastikan apa ia sudah tidur atau belum
Rayyanka sadar jika Laysha memperhatikan nya sedari tadi ia pun berbalik dan berkata
" apa yang ingin kamu tanyakan Sha,tanyakan lah "
Laysha terkejut karena Rayyanka mengetahui isi pikiran nya,ia pun terdiam sejenak
" mas kamu rasa kemana perginya kak Sheva aku sungguh merindukan nya aku ingin meminta maaf pada nya karena sudah menikah dengan mu" ujar nya dengan mata yang berkaca-kaca
"aku juga gatau kemana pergi nya Sheva sejak pernikahan kita aku sama sekali tidak ada mencari tahu keberadaan nya lagi karena aku sudah menganggap jika Sheva meninggalkan ku dan itu sudah cukup jelas bagi ku" jawab Rayyanka dengan raut wajah yg datar
" apa kamu sungguh menerima ku sebagai istri mu mas?" lirih Laysha pelan
"tentu saja bahkan seharusnya aku yang menanyakan itu pada mu,karena kamu cenderung menjauhi ku Sha" tegas nya seraya menatap Laysha yg termenung
"a-aku hanya takut mas ,takut jika kak Sheva marah pada ku takut jika kak Sheva semakin membenci ku"
"kenapa kamu takut sudah ku katakan ini bukan salah mu dia memilih untuk pergi tanpa alasan, sudahlah Laysha aku tidak ingin membahas Sheva lagi yang ku tau sekarang kamu adalah istri ku dan aku suami mu" ujar Rayyanka
Laysha terdiam dan memandang ke arah suaminya sungguh ia terpaku dengan kata-kata suami nya barusan 'kamu istri ku dan aku suami mu',sejenak ia berpikir kenapa tidak mencoba membuka hati untuk Rayyankan yang sudah menjadi suami nya,bukan kah pernikahan mereka sah secara agam dan negara juga dengan restu kedua orangtuanya,,dan setahu nya menikah adalah Ibadah kenapa dia harus menjauhi Rayyanka yang menerima nya sebagai istri sah nya
"Mas "
Rayyanka melirik laysha seraya menaikan 1 alis alisnya
"euumm maafkan aku,,kamu benar aku sekarang adalah istri mu dan kamu suami ku,mulai sekarang aku akan membuka hati ku untuk kamu,aku akan menuruti apa yang suami ku katakan" ujar nya pelan seraya menundukkan kepala nya
Rayyanka terkejut dengan ucapan Laysha dan ia langsung duduk memandang ke arah Laysha dengan tatapan tak percaya
Laysha yang merasa dipandangi seketika menjadi gugup dan salah tingkah ia kemudian bangun dari tidur nya dan bertanya
"k-kenapa melihat ku seperti itu mas?"
"apa kamu serius sha akan membuka hati mu untuk ku ,dan menuruti semua keinginanku?" ujar nya seraya tak percaya
Laysha hanya mengangguk malu-malu
"bo-bolehkah aku memeluk mu untuk yang pertama kalinya Sha?"
Laysha memandang ke arah rayyanka seraya membuka tangan nya bermaksud mengkode Rayyanka untuk segera memeluknya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
Yani
Baru mampir lagi
2025-01-17
0
·Laius Wytte🔮·
Jangan lupa update yaa, ini fan berat nih
2023-08-09
0