...Harun sungguh kesal dengan perilaku keysheva yang begitu kasar terhadap laysha yang kini menjadi menantu nya ia berpikir kasihan sekali anak itu di usia nya yang masih mudab sudah menjadi korban keegoisan kakak nya dan kini ia malah terjebak pernikahan yang tak di inginkan nya ,Ia lantas terpikir untuk menelpon Effendi dan memberi tahu apa yang terjadi pada laysha...
"assalamualaikum pak Effendi,apa saya mengganggu?"
"Waalaikumsallam pak Harun , Tidak kok pak, ada apa pak apa anak saya laysha membuat masalah disana?"
ujar Effendi cemas
"tidak pak,laysha sama sekali tak membuat masalah ,maaf jika saya mengatakan hal yang kurang mengenakan di hati bapak,tapi saya menelpon karena ingin memberi tahu soal anak bapak yang lain,yaitu keysheva"
"Ada apa dengan putri saya pak,apa dia sudah kembali,dia belum ada datang kerumah ini"
" jadi begini pak,tadi sore laysha dan ray pergi ke salah satu mall,dan tak disangka keysheva tiba-tiba datang ke hadapan mereka dan berbicara kasar pada adik nya,dan dari yang saya dengar ia juga mendorong laysha sampai terjatuh, maaf jika membuat bapak khawatir tapi sepertinya laysha sedikit shock wajahnya pucat dan kaki nya terluka"
"Astaghfirullah laysha, Terimakasih sudah memberi tahu saya pak,saya aku segera melihat kondisi putri saya dan juga segera mencari sheva maaf jika kedua putri saya merepotkan pak"
"tidak apa-apa pak Effendi laysha sudah saya anggap seperti anak saya sendiri saya ingin membawanya ke dokter tapi ia terus menolak,putri kecil kita ini sangat kerasa kepala ternyata "
ujar harun seraya bercanda
"laysha tidak pernah ke rumah sakit pak,karena itu tempat yang paling membuat nya takut, selama ini jika ia sakit saya selalu meminta dokter yang datang kerumah".
Jawab Effendi mengingat masa kecil putri bungsunya yang tak pernah mau diajak kerumah sakit ,ia masih ingat sekali ketika laysha megurung diri dikamar karena takut akan disuntik ia menangis memohon untuk tak disuntik
Effendi menghembuskan nafasnya kala mengingat masa lalu kini anak nya sudah menikah dan menjadi istri orang, seingatnya ia baru saja bermain dengan nya
"Oalah baiklah kalau begitu pak, itu saja yang ingin saya sampaikan pada pak Effendi,bapak jangan khawatir saya akan merawat laysha seperti anak saya sendiri,kalau begitu saya tutup telponnya ya pak,, Assalamualaikum "
"waalaikumsallam pak"
Effendi lantas memijat Pangkal hidungnya ia merasa jika sheva sekarang sudah jauh berubah ia sadar jika sheva tak pernah menyukai laysha sejak kecil karena anak itu tipekal anak yang mudah cemburu dan merasa jika laysha mengambil semua nya,ia merasa tersisihkan sebagai anak pertama padahal kenyataannya ia dan istrinya selalu berbuat adil pada sheva dan laysha sama sekali takada pilih kasih,sudah sering Mereka memberi tahu pada nya jika laysha adalah adik nya dan harus akur tapi nyatanya sheva sama sekali tak ingin menerima kehadiran adik nya.
Dikediaman Rayyanka
Saat ini rayyanka tengah berperan sebagai dokter tanpa peralatan medis, tanpa obat tanpa stetoskop apalagi jarum suntik ,ia menjadi dokter hanya bermodalkan tangan nya guna memijat kaki laysha... Keduanya sangat canggung saat ini laysha baru pertama kali menggunakan celana pendek di depan ray karen ia merasa kaki nya sakit jika memakai celana panjang, ray juga terlihat gugup karena ini pertama kali nya menyentuh kulit laysha mereka berdua terdiam dan sibuk sama pikiran masing-masing,
laysha sibuk dengan rasa gugupnya dan rayyanka yang tengah sibuk memijat kaki laysha
"mas udah , kaki ku udah lumayan gak sakit kok mas istirahat aja makasih ya mas udah mijatin kaki aku,maaf kalau aku merepotkan mas" ujar nya pelan seraya menunduk
Rayyanka mendekati dan mencium kening laysha, Laysha yang terkejut lalu mengangkat kepalanya
ia melihat rayyyanka tersenyum padanya
"Kamu ga merepotkan sayangku,kamu istri ku sudah seharusnya aku merawat mu kamu jangan sungkan ya sama aku,kamu ingat kan kalau aku ini suami ku"
BLLUUUSSSSHHHH
laysha salah tingkah dan menyembunyikan pipi nya yang panas ia tahu pasti saat ini pipi nya tengah merona
Rayyankan yang melihat tingkah istrinya lantas terkekeh dan mulai menjahili nya ia semakik mendekat pada laysha dan mencium pipi nya lalu kening nya sampai laysha mengangkat kepala nya ia pun menggelitik perut laysha sampai wanita itu tertawa keras
Kini rayyanka dan laysha terdiam sejenak saling memandang posisi mereka, rayyanka saat ini berada diatas laysha mengungkung wanita dibawah nya ia kemudian melihat ke arah bibir laysha yang merah tanpa polesan lipstik ataupun pelembab lain nya,ia meneguk ludah nya
"eeeuuummm shaaa, ap-apa boleh mas mencium bibir kamu?" tanya nya pelan
Laysha membelalakkan mata nya mendengar itu ia juga sangat gugup saat ini berada begitu dekat dengan suaminya selama pernikahan mereka belum pernah berada sedekat ini, ia kemudian menghembuskan nafas seraya mengangguk.
Tanpa aba-aba lagi rayyanka melahap bibir ranum merah muda milik istrinya ia menyecap nya dengan sangat lembut karena takut bibir itu akan rusak,ia merasa jika laysha tak membalas ciuman nya,wajar saja laysha adalah anak yg sangat menjaga kehormatan nya dan ia yakin jika laysha tidak pernah melakukan ini sebelum nya
Cukup lama mereka berpangutan bibir kini keduanya saling memandang dan kemudian tersenyum,ray tiba-tiba saya menjatuhkan kepalanya di lekukan leher laysha ia menghirup wangi tubuh laysha yang benar-benar sangat memabukkan
Laysha saat ini merasakan ribuan kupu-kupu seperti terbang diperutnya apalagi posisi rayyanka yang kini sangat intim membuat nya harus menahan nafas,ia juga merasa geli dengan hembusan nafas ray di leher nya tapi ia membiarkan itu karena menurut nya sangat nyaman berada di dekat ray seintim itu
" Sha apa boleh mas meminta hak mas sebagai suami" tanya ray pelan karen takut jika laysha akan tersinggung
Laysha kaget dan semakin berdegup jantung nya,ia memandang ke arah ray yang menatap nya dengan tatapan memohon,ia juga tau besar dosa nya jika menolak permintaan suami ,apalagi tentang ibadah dalam rumah tangga
Ia mencoba tersenyum kemudian menggaguk
Rayyanka dengan semangat 45 langsung melahap bibir laysha lagi kali ini agak cepat dan agresif karena sesuatu dibawah sana sudah berdiri tegak dan kokoh
ia mulai melepaskan celana yang laysha kenakan dan mulai menciumi leher mulus laysha
Laysha yang baru pertama kali mendapat serangan seperti itu lantas mengeluarkan lenguhan halus dari bibirnya sungguh ia merasa panas dan juga nyaman secara bersamaan tanpa ia sadar lenguhan kecil nya malah membuat ray semakin menggila
Rayyanka kini melepaskan baju yang di kenakan laysha dan ia juga mulai melucuti pakaian nya sendiri mereka berdua kini sama-sama hanya menggunakan dalaman saja
Ray menatap kearah gundukan sintal di depan ia sangat terpesona melihat kulit laysha yang mulus dan putih,ia memandang kearah laysha yang pipi nya tengah merona lalu ia melepaskan bra yang dikenakan laysha
Ia mendekatkan bibir nya kearah gundukkan itu dan mulai menyecap nya seperti bayi ia terus saja memainkan lidah nya diatas 2 gunung kembar itu dan mulai menyusuri area perut laysha dan kini wajah nya telah berada di depan segitiga bermuda yang masih tersegel CD
Ia membuka nya dengan pelan setelah itu mulai menghirup aroma harum yang ada disana,ia juga menjulur kan sedikit lidah nya dan merasakan jika ada cairan lengket disana ia lantas tersenyum dan menyecap habis cairan itu,,kini saat yang mendebarkan bagi kedua nya pusaka ray telah berada di depan segitiga bermuda laysha ray mulai memasukan sedikit demi sedikit namun saat sudah berada ditengah ia mendengar laysha merintih kesakitan,ia lalu mencium bibir wanita itu lagi dan dengan sekali hentakan pusaka nya masuk dengan sempurna dilihat nya laysah mengeluarkan airmata ia pun lalu menciumi wanita itu bertubi-tubi sampai laysha tenang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
Yani
Wow... Ray belah duren pasti Ray ke canduan 🤭
2025-01-17
0
Asih Widayanti
aku polos...aku polos
2023-09-20
1
Neus Assalma
kurang gereget thor
2023-09-09
0