Laysha keluar dari dalam kamar mandi dan sudah lengkap menggunakan piyama lengan panjang serta celana panjangnya rambutnya iya tutup dengan handuk kemudian ia berjalan menuju meja rias nya,ia melirik Rayyanka yg tengah sibuk berkutat dengan laptop nya dimeja sudut iya kemudian duduk dan menghembuskan nafas beratnya
'tenang Laysha tenang dia itu suami mu tenang lah'ucapnya dalam hati seraya menguatkan diri nya sendiri,ia kemudian membuka lilitan handuk di kepala nya dan mulai mengeringkan rambutnya dengan hair dryer,ia melihat Rayyanka yang menutup laptop nya dan berjalan menuju ranjang dikamar itu ,setelah ia selesai mengering kan rambut nya ia pun berjalan ke arah ranjang dan menggambil 1 bantal untuk nya lalu ia bawa menuju ke sofa
Rayyanka yang melihat Laysha beralih ke sofa lantas bangkit seraya memandangi gadis itu
"kamu ngapain di situ?" Tanya Rayyanka
Laysha lantas melirik dan menjawab " kamu kan tidur di kasur yaudah aku tidur di sofa saja kalau begitu" jawab nya ketus seraya berbaring di atas sofa itu
Rayyanka mengernyitkan dahi nya "kenapa disofa kenapa tidak di samping ku saja,lihat bahkan ranjang ini sangat besar masih muat untuk 2 orng" jawabnya seraya menunjuk kasur kosong di sebelah nya
Laysha terdiam sejenak kemudian melirik Rayyanka dan berkata
" maaf mas aku belum siap" Ungkap nya pelan
Rayyanka kemudian bangkit dan berjalan ke arah nya, melihat Rayyanka berdiri Laysha lantas terduduk
"kamu jgn berpikiran yg macam-macam ya aku mengerti apa yg kamu maksud aku pun sama seperti mu aku canggung dengan keadaan ini tapi sekarang kamu istri ku dan aku suami mu jujur saja aku masih memikirkan tentang Keysheva kemana dia dan apa alasannya meninggalkan ku di hari pernikahan kami,kamu tenang saja aku tidak akan menyentuh mu tanpa izin dari mu, tidurlah di ranjang itu bersama ku aku berjanji aku tidak akan menyentuh mu" ucap Rayyanka menjelaskan dengan sangat halus
Laysha terdiam sejenak memandang mata suami nya mencari apa ada kebohongan dibalik kata-kata nya ia sangat tahu bahwa lelaki tidak mungkin tak menyentuh wanita apalagi berduaan didalam kamar seperti mereka saat ini ,tetapi Rayyanka terlihat tulus dan tak berbohong sama sekali Laysha kemudian memandang kasur yg besar itu ia merasa tidak nyaman karena terkesan menjauhi Rayyanka yg status nya adalah suaminya bukan pacar kakaknya iya kemudian menghela nafas beratnya dan berjalan menuju ranjang tanpa menjawab ucapan Rayyanka,ia berbaring dan lantas menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut
Rayyanka yg melihat itu tersenyum seraya menggelengkan kepala nya ia berpikir bahwa Laysha adalah wanita yg sangat polos dan unik.
rayyanka lalu mematikan lampu dan ikut bergabung dengan Laysha di kasur itu
POV LAYSHA
menjelang pagi sinar matahari masuk kedalam kamar ku,aku kemudian terbangun dan melihat di samping ku ada seorang lelaki yg kini sudah menjadi suami ku lelaki yg tidak aku kenal sama sekali kini malah tidur 1 ranjang bersama ku
sejenak aku terdiam memandang langit-langit dikamar ku dan berpikir tentang kejadian semalam disaat Kakak ku pergi meninggalkan acara pernikahan nya dan dengan terpaksa aku yg menggantikan nya menjadi pengantin aku masih terbayang wajah ayah dan ibu ku yg menangis di depan ku sungguh aku tak tega melihat mereka berdua menangis seperti itu,ku lirik lagi kesamping ku dan melihat lelaki yg kini menjadi suami ku wajahnya tampan bulu matanya lentik bibir nya pink alami alis tebal serta hidung yg mancung aku tak mengerti kenapa kak Sheva meninggalkan pacar nya yg menurut ku tampan dan juga mapan ini,setahu ku mereka sudah sangat lama berpacaran,aku kemudian menghembuskan nafas berat ku bangkit menuju lemari untuk menggambil pakaian yg akan aku kenakan hari ini jujur saja aku merasa takut jika harus mengganti pakaian di dalam kamar jika mas Rayyanka masih disini kemudian aku berlalu ke kamar mandi karena aku harus kuliah hari ini.
Setelah aku selesai aku pun keluar dari kamar mandi dan melirik ke arah jam ,jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi dan ku lirik mas Rayyanka yg masih nyenyak dalam tdurnya aku kemudian segera bersiap dan turun ke bawah untuk membantu ibu mertuaku
"Laysha mau kemana sepagi ini sudah rapi nak" tanya bu Hasna yg merupakan metua ku wajah nya cantik dan kulitnya putih bersih serta wajahnya yang sangat ramah kepada ku
" Laysha ada jadwal pagi ini mah Laysha harus kuliah,gapapa kan mah? " tanyaku padanya yg sedang tersenyum
Ia lalu mendekat kearah ku dan mengelus rambutku seraya berkata " tidak apa tapi sarapan dulu sebelum pergi ya mama sudah buatkan sarapan untuk kamu" sungguh aku merasa tidak enak padanya saat ini karena ia menyiapkan sarapan seorang diri sedangkan aku malah tidur dan kemudian ingin pergi
aku pun lantas mengangguk dan tersenyum " terimakasih mah" ucap ku
kami kemudian berjalan menuju meja makan bersama ia duduk disamping ku dan tak lama setelah itu papa mertua ku Harun bergabung dengan kami dimeja makan
"Laysha mau kemana pagi pagi sudah rapi nak" tanya Harun pada ku
Sejenak aku melihat wajah nya yang begitu ramah pada ku bahkan ia tersenyum kala aku memandang wajah nya
"Laysha ada jadwal pah,mau ke kampus sebentar lagi" jawab ku dengan tersenyum canggung
"oh ya kalau begitu bareng papa aja, kebetulan kampus Laysha dan kantor papa searah kalau begitu abis sarapan kamu tunggu papa di depan ya papa antarin kamu ke kampus nya"
aku lantas menggelengkan kepala ku menolak halus ajakan nya karna tak enak padanya " tidak usah pah Laysa akan pesan taxi online papa duluan saja gapapa" ucapku seraya tersenyum canggung padanya
"sudah jangan merasa sungkan seperti itu, ayo dimakan sarapan nya abis itu kita berangkat bersama" jawab Harun lagi
aku kemudian tersenyum canggung dan mengangguk ,takpapalah itung-itung adaptasi dengan metua pikir ku dalam hati,kami bertiga kini sarapan dengan damai tanpa Rayyanka ,aku tak enak membangunkan pria itu karena ia terlihat sangat nyenyak dan kelelahan apalagi saat mengetahui wanita yang ia pacari selama ini malah kabur dihari pernikahan nya jadi aku lebih memilih tak membangun nya.
Aku pun sebenarnya bertanya-tanya kemana kak Sheva pergi apa ia tak memikirkan nasib pria itu dan juga nasib keluarga nya aku saja kasihan melihat mas Rayyanka yang terlihat banyak pikiran dan juga papa Harun dan mama Hasna yang pura-pura tersenyum di depan putra mereka
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
Yani
Mampir lagi sh...
2024-04-23
0