BAB 12

"Aku juga, karena biar dapat uang tambahan dari hasil memegang arisan aja," jawab ibu yang lain.

Charzo menggeleng kepala. "Sungguh kasihan," ucap Charzo pelan.

"Wah, kalian semua sudah datang ya, ayo silakan duduk," ucap Lena tersenyum ramah.

"Hey kamu! Cepat ambilkan cemilan!" perintah Lena kepada Charzo.

Charzo berjalan menuju dapur dan mengambilkan berbagi cemilan dan membuatkan minuman.

"Itu pembantu kamu?" tanya salah satu wanita yang memakai baju kuning.

"Ya begitulah." angguk Lena.

"Tapi kenapa kamu malah memilih pembantu pria, dari yang pernah ku tahu semua di rumah orang hanya ada pembantu perempuan," ucap mereka.

Lena terdiam, akan tetapi ia langsung tersenyum.

"Oh iya Jeng, kalian mau makan apa? Masakan dia enak lho," ucap Lena mengalihkan pembicaraan.

"Oh, jadi kamu pilih dia jadi pembantu karena masakkannya enak ya Jeng?" tanya yang lain.

"He-he-he, tepat sekali," ucap Lena mengacungkan jempol.

"Hm? Makanan ingin makan daging cincang bombai," sahut wanita memakai baju Oren.

"Aku mau makan ayam asam pedas."

"Aku mau steak sapi."

"Aku mau ikan salmon dengan saus tiram."

"Daging sapi panggang wijen."

"Chicken katsu."

"Spaghetti kuah susu full cream."

'Sial! Apa mereka ingin menghabiskan uang ku?' batin Lena rasanya tak terima. Tapi ia tetap tersenyum.

"Oke, sebentar ya, aku suruh pembantu ku untuk berbelanja dulu," ucap Lena tersenyum dan menuju ke arah dapur.

"Kamu sudah dengarkan apa yang mereka ingin makan, ini uang belanjanya aku nggak mau tau uang segini cukup untuk membeli bahan makanannya." Lena meletakan 500 ribu di atas meja.

"Ibu mertua, uang segini mana cukup untuk membeli bahan makanannya, harga daging sapi sekarang naik dan di tambah harga ikan salmon juga mahal," ucap Charzo.

"Ih, kamu ini ya!" Lena mengeluarkan lagi uang 500 ribu dan meletakkan di atas meja.

"Tidak ada penambahan lagi, kalau mau penambahan lagi kamu cari sendiri," ucap Lena meninggalkan Charzo di dapur dan bergabung dengan teman-teman arisanya.

Rencananya mereka akan berenang bersama lalu baru mereka akan makan.

Charzo membuka celemek dan menggantungnya di dapur.

Charzo pun siap-siap untuk pergi, tapi yang harus ia lakukan adalah meletakkan para kodok kecil itu dulu, biar mandi mereka menjadi asik.

Kodok ini Charzo meletakkannya di pinggir saja, saat mereka ingin mandi baru ini kodok masuk ke dalam kolam.

Charzo pun pergi menuju pasar.

[Klik di sini untuk membuka]

[Klik]

Charzo mengambil sepedanya dan ia pun mendayung pedal sepeda menuju pasar yang cukup jauh itu.

"Oh ya, sebelum ke pasar, aku mampir dulu ke warnet," ucap Charzo.

"Wah kamu datang ya, baru saja aku ingin menghubungi mu," ucap pemilik warnet.

"Wah, sepertinya gamenya laris ya, banyak banget yang datang ke sini, penuh malahan," ucap Charzo tersenyum.

"Iya, aku juga tidak menyangka jika game buatan mu sangat di minati dan banyak menarik pelanggan baru," jawab pemilik warnet sangat senang.

"Ah, itu Abang juga bagus dalam mempromosikannya, jika tidak mana mereka tahu jika ada game terbaru," ucap Charzo tersenyum.

"Ya, intinya kerja sama kita ini pasti akan mendapatkan keuntungan besar, dari yang aku lihat kamu hanya pakai sepeda, bagaimana jika hasil keuntungannya Abang belikan motor untukmu?" saran pemilik warnet.

Terpopuler

Comments

Rokay 675_

Rokay 675_

😁😁

2024-12-28

0

✨𝓛𝓾𝓴𝓪 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪☘︎

✨𝓛𝓾𝓴𝓪 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪☘︎

/Curse//Curse//Curse//Curse//Curse/

2024-10-25

0

✨𝓛𝓾𝓴𝓪 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪☘︎

✨𝓛𝓾𝓴𝓪 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪☘︎

/Good//Good//Good//Good//Good/

2024-10-25

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!