Saat alexa sedang berjalan ia tak sengaja mengenggol bahu seseorang.Hingga orang itu terjatuh.
"Sorry..." datar alexa.
"Dasar,GK punya mata ya Lo, uda buat orang jatuh malah diam aja" Semprot seorang pria menatap tajam alexa.
"Terus lu mau apa?"datar alexa.
"Bantuin kek..."kesal cowok itu, alexa pun mengulurkan tangannya.
Bukannya menerima uluran tangan alexa,pria itu malah berdiri dengan wajah kesal.
"Eh..awas yah loh, gw akan buat perhitungan sama loh"teriak cowok itu, wajah alexa sama sekali tak berubah.
"Bodo..." datar alexa berjalan menuju kelas.
"Cewek es "gumam cowok itu kesal.
Alexa berjalan menuju kelas, tetapi seseorang memanggilnya.
"alexa..."teriak seorang perempuan berwajah imut, ia adalah anak dari camila,ia seumuran dengan alexa, sedangkan barclay ia memiliki satu putri lagi, tetapi masih berumur 1 tahun.
"Apa...?" jawab alexa menaikan alisnya.
"Tungguin Caca, Caca juga mau kekelas"ucap gadis imut itu bernama caca dengan senyum polosnya itu.
"Hm..."ucap alexa datar.
" ayo! "teriak caca semangat.
Caca langsung merangkul Alexa,mereka berdua pun berjalan menuju kelas.
\\\\\\*
Disatu sisi davin,anan dan raka sedang menunggu alumni yang akan ikut tawuran sambil duduk disebuah pohon mangga.Karna mereka bosan jika harus terus berada di warung belakang sekolah.
"Lama banget sih..dia kira waktu gw gk penting apa.." kesal davin yang duduk di sebuah pohon mangga besar,ia memakan mangga muda itu dengan kesal.
"Sabar...dikit lagi juga sampe"ucap anan melempar biji mangga itu, dan tak sengaja terkena wajah tampan raka.
"Lu yang bener dong,asal lempar aja, ntar wajah ganteng gw lecet nih,hah..untuk jambul gw masih rapih"ucap raka menyisir rambutnya dengan sisir kecil miliknya.
"Lebay lu, cowok bukan,kena biji aja ngerocos" kesal anan kembali memakan mangga mudanya.
"Heleh..." kesal raka kembali menyisirkan rambutnya.
Alexa dan caca berjalan menuju lapangan untuk berjalan jalan karna guru dikelasnya tidak masuk.
"Alexa liat abang aku gk?"tanya caca melihat sekitar karna raka bilang ia tidak akan masuk kelas.
"Gk.."datar alexa,ia pun memicingkan matanya melihat tiga orang yang sedang duduk diatas pohon dengan dandanan badboy.
"Ternyata disitu dia"ucap alexa berjalan kearah pohon itu.
"Alexa mau kemana?"teriak caca mengikuti alexa.
"Bang turun luh"ucap alexa kesal.
"ngapa sih dek...ah males ah"ucap davin kesal ,alexa pun menarik kaki davin yang menjuntai kebawah.
"Ah...aduh jangan ditarik nanti gw jatuh...."teriak davin ketakutan.Davin pun turun dengan terpaksa.
"Bang lu kok bolos lagi, gw bilangin papah yah"ucap alexa kesal.
"Jangan dek..orang gw diizinin ama mamah, katanya ditunggu surat bk nya"ucap davin.
"Oh " jawab alexa datar.
"Oh aza ya kan"ucap davin kesal.
"Abang....turun !" teriak caca kaget melihat abangnya diatas pohon.
"Tolong...abang ,abang gk bisa turun !"teriak raka dramatis.
"Tunggu caca cari tangga.."teriak caca kelabakan.
"Hahaha....benar² abang durhaka"tawa anan melihat raka dan caca.
"Kok bang ana tawa sih"ucap caca bingung.
"Ana? nama gw anan,sembarangan ganti nama orang " sewot anan.
"Hahaha....caca besok² panggil dia ana oke.." ucap raka tertawa.
"Siap bang ! " teriak caca tersenyum lebar.
"Dasar adek kakak somplak"kesal anan.
"Somplak itu apa bang?"tanya caca bingung pada abangnya yaitu raka.
"Somplak itu cantik.."ucap raka tersenyum.
"Wah berarti caca cantik,makasih bang ana, uda bilang caca somplak"ucap caca pada anan,anan pun langsung menepuk keningnya kesal.
"Yey...caca somplak ! "teriak caca menari nari dilapangan.
Davin pun tertawa terbahak bahak, begitu pun dengan anan dan raka.
"Gila sih lu parah bro" ucap davin menahan tawanya.
"Apasih yang ada di pikiran adek lu"ucap anan bingung.
"GK tau,Dahlah biarin biar adek gw senang"ucap raka dengan wajah sok bijak.
"Senang dari mana buduk, yang ada malah malu" Ucap anan Kesal.
"Bang gw kekelas..."ucap alexa datar.
"Iya ...hati hati yah batu es"teriak anan dan raka berbarengan.
"Lah gw abangnya "Ucap Davin heran.
"Ups...bagi 3."Ucap anan dan Raka berbarengan.
"Ayo ca".ucap alexa.
"Alexa aku somplak yah.."ucap caca dengan wajah polos.
"Somplak..?"heran alexa.
"Iya ...artinya itu cantik kata bang raka"ucap caca tersenyum polos.
"Somplak itu artinya setengah"ucap alexa datar, caca pun kebingungan.
"Setengah apa yang setengah"heran caca.
"Mungkin dia bilang otak lu setengah"ucap alexa tersenyum tipis, caca pun mencerna ucapan alexa,setelah beberapa menit ia langsung berlari dan berteriak.
"Bang ana,bang raka bohong ! "teriak caca mengejar raka dan anan,sedangkan davin malah tertawa terbahak bahak dibawah pohon.
"Biarin aja...hos,Hikss....aku bilangin mamah sama papah"tangis caca mengusap matanya.
"dek...kok nangis sih, maafin abang yah, aduh jangan nangis dong,nanti abang kasih mangga muda"ucap raka membujuk adiknya itu.
"Mana ?"ucap caca berhenti menangis,Dan langsung mengulurkan tangan
"Buset dah, ama mangga doang diam"ucap anan melotot.
"Bacot kau"ucap raka memanjat pohon dan langsung memetik buah mangga untuk adik manjanya itu.
"Nih jangan nangis , jangan bilangin papah atau mamah, nanti bisa bisa abang diusir dari rumah,emg kamu mau abang jadi gembel"ucap raka memelas.
"Abang kok jadi gembel, abang jual sisir abang aja,kan bisa dapet duit" ucap caca menatap polos sisir raka.
"Nanti kalau abang jadi gembel siapa yang akan beliin kamu es krim sama coklat". ucap raka memelas.
"Iya uda deh aku gk bilangin,abang jangan bohong lagi"ucap caca berlari kearah alexa. ia dan alexa pun pergi dari sana.
"Abang...abang...kok jadi gembel kan abang bisa jual sisir abang" ledek anan menyerupai suara caca.
"Iya...tapikan sisir abang murah karna ditemukan diselokan...hahahah"sahut davin berpura pura menjadi raka.
Mereka berdua pun tertawa bersama,sedangkan raka ia malah memasang wajah datar.
jangan lupa like dan komen yah kalo suka sama ceritanya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 175 Episodes
Comments
Pipin Wahyuni
hehehe seruuu thorr lanjutttt
2023-05-07
0
Salvina Darmayanti
🤣🤣🤣🤣🤣
2022-03-06
1
BINTANG PENGHACUR
gw bingung sumpah bacanya
2021-12-17
0