"pegangin bangkunya yang benar dong".teriak sandi kesal,sekarang ia sedang menaiki bangku perpus untuk keluar menggunakan jendela, tugas alexa adalah memegangi bangku yang sedang sandi pijak,tetapi bangku itu terus saja bergoyang karna alexa memeganginya hanya dengan kaki.
"gc...". ucap alexa kesal.
"sabar...nih dikit lagi , gw berhasil buka jendelanya".teriak sandi senang, namun bangku yang ia pijak bergoyang dengan kencang, alexa yang bertugas memegangi bangku itu melebarkan matanya.
" eh...eh...ah...". teriak sandi , akhirnya sandi pun jatuh menindih alexa karna bangku yang ia pijak jatuh.
"BRAK....".
sandi dan alexa menatap pintu yang didobrak dengan mata lebar, mereka melihat orang tua mereka menatap mereka dengan pandangan kaget,alexa langsung mendorong sandi , ia bangkit begitupun dengan sandi.
"kalian berdua ngapain?". kaget kenzi menatap kedua remaja itu.
" pah...aku bisa jelasin".ucap sandi ingin menjelaskan tetapi terhenti oleh suara ibunya.
"sebagai lelaki kamu harus bertanggung jawab".ucap kenzi tegas.
" kalian berdua pacaran, wah...berarti kita calon besan dong".teriak sinta pada aubrey.
"wah...ide bagus tuh, putri gw kan paling anti ama cowok, tapi tadi gw liat anak gw mau aja didekatin putra loh".ucap aubrey tak percaya.
" akhirnya putri gw yang dingin punya cowok juga".ucap arion tersenyum.
" gw juga gak nyangka anak gw yang pemarah bisa dapet jodoh juga". ucap kenzi memeluk arion.
Alexa dan sandi pun saling pandang,mereka tidak tahu mengapa orang tua mereka bisa berfikiran jauh, padahal mereka telah salah paham dengan apa yang mereka lihat.
" mah pah...sebenarnya kita itu gk pacaran". ucap alexa datar pada orang tuanya, semuanya pun langsung berhenti tertawa.
" terus kenapa kalian sampai ...?". ucap sinta mengingat posisi kedua remaja itu sangat dekat.
"mah...kita gk pacaran, tadi cuma salah paham, aku gk sengaja jatuh dari bangku, makanya aku jatuh menimpa alexa". ucap sandi menjelaskan.
Keempat orang tua itu pun menatap kedua remaja itu dengan pandangan bertanya.
" yah...jadi kalian gk pacaran , padahal mamah uda senang loh".ucap sinta kecewa.
" eh mah , maafin aku yah".ucap sandi berusaha tersenyum melihat ibunya menunduk kecewa.
" iya uda deh". ucap sinta kecewa.
"tunggu , kamu harus tanggung jawab sama putri saya,belum pernah ada yang sedekat itu dengan dia".ucap arion tegas.
" papah apaan sih, aku gk diapa apain kok".kesal alexa.
"iya aku gk apa apain dia".ucap sandi.
"eh aubrey gw akan tanggung jawab , sebagai gantinya anak gw akan jadi tunangan anak loh".ucap sinta dengan wajah serius.
"yaudalah , gw bersyukur lu mau tanggung jawab".ucap aubrey dengan wajah serius.
" APA...ENGGAK MAU!!!" teriak alexa dan sandi.
"kamu harus nurut siapa suruh berduan disini,mana posisinya kaya gitu lagi".ucap aubrey.
"tapi mah...mamah taukan aku gk kaya gitu, mah jangan gini lah".rengek alexa ,sandi yang melihat itu pun langsung kaget tak percaya.
"pokoknya gk ada pilihan lain, kalian berdua akan di jodohkan " ucap aubrey , arion , sinta dan kenzi pun mengangguk setuju.
bagai disambar petir, alexa dan sandi menatap kedua orang tuanya dengan wajah yang kaku.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
" marvil ada masalah apa yah sama bokapnya, kok gw kepo sih".ucap davin berbaring didalam kamarnya.
"hm...gw samperin kerumah nya aja deh". ucap davin ,ia pun memasuki kamar mandi untuk melakukan wudhu dan mandi.
setelah selesai, ia turun kebawah dengan berjalan pelan pelan,tetapi ia dikagetkan dengan suara pintu yang terbuka, ternyata itu adalah alexa dan kedua orang tuanya, yang membuatnya aneh, alexa pulang dengan keadaan murung.
" dek...ngapa luh?".tanya davin heran,alexa menggeleng dan langsung pergi kekamarnya.
"mah...pah alexa kenapa?" tanya davin bingung.
"dia mamah jodohin sama anak teman mamah, mamah cuma mau dia gk terlalu kaku sama laki laki".ucap aubrey serius,kalau mamahnya itu sudah serius berarti keinginanya tak bisa diganggu gugat.
"kamu mau kemana?". tanya arion pada putranya itu.
"aku mau kerumah teman". ucap davin mencium kedua tangan orang tuanya.
" tunggu kamu masih sakit".ucap aubrey.
"aku gpp mah, teman aku sedang dalam masalah, kata mamah kita harus membantu teman yang sedang dalam masalahkan". ucap davin tersenyum.
" yauda hati hati, jangan larut larut pulangnya".ucap aubrey , davin pun mengangguk.
ia memutuskan untuk memakai mobilnya , karna motornya khusus untuk sekolah.sebelum pergi kerumah marvil,davin membeli martabak terlebih dahulu saat diperjalanan.
setelah pesanannya siap, ia langsung membayar dan langsung mengendarai mobilnya menuju rumah marvil.
saat sampai ia menatap rumah marvil dengan pandangan bingung, melihat tatapan dari orang tua marvil, ia tak akan diizinkan untuk menemui marvil.
"gk ada pilihan lain, gw harus keluarin kemampuan gw". ucap davin tersenyum smirk berjalan menuju pagar rumah marvil yang kebetulan satpam rumah itu sedang tertidur pulas.
jangan lupa like dan komen yah kalo suka sama ceritanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 175 Episodes
Comments
ILALANG
orang tua apaan yg bangga anaknya melakukan zinah?ya meskipun itu salah paham tapi bacanya agak gimana gitu,seakan-akan jika emang bener Meraka melakukan zinah yaudah biarin aja yg penting nanti dijodohin
2025-03-25
0
Linggar
ini yg mau di up siapa nih...alexa- sandi apa Davin - marvil....
2021-10-24
0
Diana Putri
bagus banget cerita nya, aku suka deh
2021-10-17
0