davin dan marvil baru saja keluar dari sebuah toko baju, mereka kesana untuk membeli celana.
" nah...ayo kita pulang" ucap davin, sekarang ia sudah merasa lega, karna sudah mengganti celana.
" yauda gw pulang dulu, dah". ucap marvil pergi meninggalkan davin,tetapi davin menahan tangannya.
" biar gw anter ayo".ucap davin menarik marvil menuju tempat mereka meninggalkan sepeda.
" gk perlu ". ucap marvil, tetapi davin tetap menarik tangannya.
tidak seperti tadi, kali ini davin sudah bisa mengendarai sepeda itu dengan tenang.
" tuh lu bisa ngendarainnya" heran marvil dibelakang davin.
" gw uda bisa". ucap davin mengayuh sepeda itu teratur.
" kok bisa ,masa baru pertama kali pake uda bisa".heran marvil.
" hehe...gw emg gampang banget menyerap ilmu".ucap davin terkekeh.
"oh..". jawab marvil, marvil pun mengarahkan dimana rumahnya akhirnya mereka pun sampai disebuah rumah mewah .
" makasih..". ucap marvil , davin mengangguk.
" gw minta nomor lu dong".ucap davin tersenyum.
" haha buat apaan".bingung marvil.
" yah kali aja lu butuh gw, buat cuci mata ". ucap davin terkekeh.
"najong.". kesal marvil,tetapi ia tetap memberikan nomor telponnya.
ia pun berjalan masuk menuju rumahnya
" heh...lu uda pulang juga j* lang, bawa pacar miskin lagi". ucap saudara tiri marvil baru keluar dari rumah
" apaan sih lu sandra".kesal marvil, davin pun menatap bingung kedua perempuan itu.
" gimana sama ibu luh itu, dia uda gk ada tapi papah gk mau nemuin dia,kesihan banget, bahkan sekarang lu gk boleh liat". ucap sandra sinis.
"loh.." teriak marvil ingin mencekik sandra tetapi dihentikan oleh suara beriton milik papahnya.
" marvil...kamu mau apain sandra". teriak arif ayah dari marvil.
"pah..dia mau cekik aku". teriak sandra berekting menangis.
" marvil...kamu benar benar keterlaluan ".teriak arif marah.
" tapi pah...". ucap marvil terpotong dengan teriakan papahnya itu.
" masuk sekarang".teriak arif , marvil pun menatap papahnya dengan pandangan terluka,dulu papahnya tidak seperti ini,tapi kenapa sejak kedatangannya sandra dan ibunya papahnya jadi seperti ini.
marvil berlari memasuki rumah dengan menangis.davin yang melihat itu menjadi terdiam, ia kira marvil tidak memiliki masalah apapun .
"kamu siapa". teriak atif menatap davin dengan tajam.
"saya davin...teman marvil".ucap davin dingin, mata birunya menatap tajam mata arif.
davin pergi meninggalkan rumah marvil dengan pandangan yang sulit diartikan.
\\\\\*
KRING....". KRING...."KRING....".
"eh...batu es...lu kok makannya gk selesai selesai sih". kesal sandi pada alexa yang dari tadi makan dikantin.
" bodo...".datar alexa.
"untung aja kita diizinin gk masuk kelas karna harus berlatih,kalo gk bisa mati mendadak gw, guru gw kan sadis😢". ucap sandi.alexa pun memutar bola matanya malas.
setelah makan alexa langsung berdiri untuk membayar makanannya, namun dicegah oleh sandi.
"woy...batu es ,gw uda bayar baksonya". ucap sandi menarik tangan alexa.
" oh...". jawab alexa datar ,dan langsung pergi dari sana.
" dasar batu es,kesel banget gw".teriak sandi kesal sambil mengejar alexa menuju ruang musik.
"woy...es batu, itu kak davin kemana? kok tumben dia gk sama loh".ucap sandi berjalan beriringan bersama alexa.
"sakit..". ucap alexa datar.
" sakit apa?". tanya sandi kepo.
" kepo...". kesal alexa.
"heleh....". kesal sandi membuang muka asal.
" lu bilang gk suka hello kitty , tapi kok lu pake terus?". bingung alexa melihat sandi masih memakai jepitan rambut nya itu.
" oh...jadi lu gk ikhlas".ucap sandi sinis.
"ikhlas...tapi semua orang yang liat lu,pasti ketawa".ucap alexa datar, sandi cukup tertegun,ternyata gadis didepannya ini mengkhawatirkannya.
" oh...udalah santuy aja, gw akan sobek mulut orang yang tawain gw".ucap sandi layaknya orang jahat.alexa pun menatap datar sandi, dia bilang santuy.batin alexa.
"hai kalian berdua...!!!!".teriak pak fahri kearah alexa dan sandi.
" ada apa yah pak". ucap sandi heran.
"tolong...hos...kalian berdua jaga perpus untuk sementara, istri saya mau melahirkan". ucap pak fahri ngos ngosan.
" loh tapi pak...".sandi ingin menolak tetapi pak fahri langsung pergi dengan tergesa gesa.
" ah...gk ada pilihan lain, masa harus jaga perpus sih". kesal sandi menunduk dilantai bagaikan anak kecil.
"bangun ...keperpus".datar alexa meninggalkan sandi menuju perpus.
" ah...lelah hayati". gumam sandi berdiri mengejar alexa.
jangan lupa like dan komen yah kalo suka sama ceritanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 175 Episodes
Comments
Bidadarinya Sajum Esbelfik
wiiihh pasangannya es batu si angry bird😡🐥 😂😂😂😂
2021-10-10
0
Ladydiana Diana
sandi ich mulutny comel bnr dah kya the power of emak" yg ngocehin harga sembako yg naek mulu...hahaha
2021-03-19
0
Erna Masliana
Marvil..aku kebayangnya kapten marvel🤔
2021-02-19
0