davin menarik marvil menuju tangga darurat , mereka akan turun, marvil berjalan dengan kesal.saat davin turun ia kaget melihat banyak suster sedang mencarinya.
" aduh...kebiasaan cowok ganteng yah gini nih, sakit pun dikerubutin ama suster".gumam davin mengumpat dibalik tembok bersama marvil, marvil pun menatap datar davin.
" SUS NIH ORANGNYA".teriak marvil para suster itu pun menoleh dan langsung berlari menuju davin, davin melotot dan langsung menarik tangan marvil menuju keluar rumah sakit.
" TUAN MUDA DAVIN". teriak para suster itu, davin pun tetap berlari menarik marvil.
" hos...gimana nih,masih ngejar lagi". ucap davin ngos ngosan.
"ngapain sih lu kabur". ucap marvil datar.
"bodo...ayo buru buru kita pergi".ucap davin kembali menarik tangan marvil,saat berlari ia tak sengaja melihat sepeda butut yang berada diparkiran.
"ayo kita naik itu aja".teriak davin mengambil sepeda itu,marvil pun molotot.
" lu gila".teriak marvil tak percaya.
"TUAN MUDA DAVIN".teriak para suster itu.
"aduh gc naik...ah..". teriak davin mengajak marvil gonceng dibelakang sepedanya, dengan terpaksa marvil duduk dijok sepeda butut itu, davin punmenggoes sepeda itu dengan pelentang - pelentong.
" yang bener dong bawanya".teriak marvil kesal dibelakang davin.
"berisik...gw gk pernah naik sepeda".ucap davin sambil menggows sepeda dengan kesusahan.
" apaaa...kenapa lu kendaraain".teriak marvil kesal.
"gk ada kendaraan lain, jadi pake aja yang ada". teriak davin .
" lu ngapain sih nekat banget bawa gw,kita ini musuh , inget". teriak marvil .
"gw gk nganggep lu musuh kok, dan gw bawa loh karna , gw gk suka liat orang lain sedih". ucap davin serius.
"gw gk perlu dikasihanin".ucap marvil kesal.
"siapa yang kesian,gw cuma gk mau liat orang lain sedih,uda itu aja , gk ada yang lain". ucap davin, marvil terdiam mendengar perkataan davin.
setelah percakapan itu, mereka berdua terdiam dengan fikiran masing masing, davin yang memikirkan cara mengendarai sepeda, sedangkan marvil sibuk memikirkan perkataan davin.
saat sedang fokus berfikir,davin tak sengaja melihat seekor kucing,ia kaget dan langsung membelokan sepeda itu kekanan, namun diarah kanan ada sebuah batu besar,akhirnya mereka berdua pun jatuh disemak semak.
"lu yang bener dong goesnya". kesal marvil mengusap tangannya yang sedikit kotor.
" iya..maklum baru make sepeda".ucap davin dengan watadosnya.
wus..wus..
" kok bau yah". ucap marvil mengendus udara sekitar.
"hm..iya..kok kaya bau t*i kucing". ucap davin berdiri,ia pun meraba bokongnya.
"waa...apaan nih".teriak davin melihat tangannya penuh dengan t*i, ternyata ia tak sengaja menduduki t*i kucing.
" ptttrr...hahahahahaaaaa".tawa marvil melihat bokong davin berwarna coklat,dengan bau menyengat.
"tawa aja terus...ah..sial amat gw". teriak davin kesal.
"mah kakak itu cepirit".ucap seorang anak kecil pada ibunya saat mereka melewati marvil dan davin.
" uda sayang, jangan diikutin,uda besar masih cepirit dicelana".ucap ibunya menuntun anaknya untuk pergi.
marvil masih sibuk tertawa,sedangkan davin, ia malah mencari daun untuk membersihkan pup itu.
" karna lu uda buat mood gw membaik,gw bantu lu beli celana ayo".ucap marvil menarik davin, akhirnya kali ini yang membawa sepeda adalah marvil.davin ikut dengan kesal diboncengan marvil.
\\\\
" nih pesanan loh,puas loh uda buat gw jadi pembantu".kesal sandi membanting pesanan dihadapan alexa.
"emg siapa yang mau".datar alexa kesal, memang sandi yang mengajak nya kekantin tetapi ia malah menyuruh alexa untuk memesan,tapi alexa hanya diam tanpa menjawab, jadilah sandi yang memesan.
" yauda nih makan". ucap sandi memberikan semangkuk bakso.
" mksh..". ucap alexa datar.
"yaelah ck ck...makasih aja disingkat, heran gw". ucap sandi kesal, ia pun memakan makananya.
mereka berdua pun dipandangi oleh seisi kantin,bagaimana tidak, sandi adalah pria yang dikenal dengan sebutan si tukang marah,tetapi ini dia malah berbicara dengan alexa , bahkan memesan kan makanan untuk alexa , sedangkan alexa ,mereka pun sama kagetnya , gadis yang sering disebut batu es itu tak menolak satu meja dengan sandi.
sandi yang merasa diperhatikan oleh penjuru kantin pun menjadi kesal.
" woy...lu semua pada ngefans ama gw, ngeliatin terus, mau gw congkel mata lu semua".teriak sandi pada seluruh penjuru kantin.semuanya pun langsung mengalihkan pandanganya.
" kesel banget gw".ucap sandi kembali duduk dengan kaki diatas.
" ribet amat dah rambut gw ,kesel gw". gumam sandi marah, mengusap rambutnya kebelakang,rambutnya sudah diikat dengan karet, tetapi masih menjuntai dibagian wajahnya.
sandi terus mengoceh tak suka dengan rambutnya yang merusak waktu makannya.
"berisik...sini gw potong".ucap alexa datar,ia kesal mendengar ocehan sandi.
" enak aja , susah tau manjanginya".ucap sandi mengusap rambutnya.
" b aja".jawab alexa datar, mereka pun melanjutkan makannya, tetapi sandi tetap mengusap rambutnya kebelakang dan terus memeganginya.
alexa pun maju kehadapan sandi,sandi yang melihat itu berfikir yang tidak -tidak.
" dia mau ngapain maju maju,apa dia mau cium gw". batin sandi khawatir.
" nah gini". ucap alexa memasangkan sebuah jepit rambut berbentuk hello kitty.
"what...hello kitty loh gila". teriak sandi kaget,ia berusaha untuk mencopot jepitan itu,tetapi tangannya langsung ditarik oleh alexa.
" itu untuk saat makan aja, lu berisik".ucap alexa datar,sandi pun mengangguk , mendingan lah dari pada harus memotong rambutnya, batinnya melanjutkan makannya.
jangan lupa like dan komen yah kalo suka sama ceritanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 175 Episodes
Comments
BINTANG PENGHACUR
bikin Davin lebih perhatian sama adiknya dong, kangen gw sama kakak gw udah 1 tahun gw merantau , gak ada lagi kakak yang sering merhatiin gw🥺
2021-12-17
0
Bidadarinya Sajum Esbelfik
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2021-10-10
0
Lutha Novhia
ngakak mulu aku😂😂😂
2021-04-23
0