albian melotot saat melihat amel memakai handuk saja
' dia sengaja atau apa sih , meski pun aku vampir , aku juga punya nafsu , tolong jangan di pancing kaya gini' batin albian
" em sana pakek baju kamu , aku mau ke kamar mandi" ucap albian yang berusaha bisa saja, dan langsung memasuki kamar mandi
" ya ampun amel bodoh , kenapa kamu gak sadar kalau kamu lagi memakai handuk aja , untung aja kamu tadi gak di makan sama dia" ucap amel yang mengakui kebodohan nya
Amel segera menuju ke lemari untuk mengambil baju dan mengenakan nya, setelah itu ia langsung rebahan di atas kasur dan terlelap
Albian yang baru keluar dari kamar mandi , ia langsung menuju ke arah kasur yang di mana amel tengah tertidur pulas
" hem , sukur lah kalau dia sudah tidur" ucap albian yang langsung membuka baju nya dan merebah kan tubuh nya di samping amel , ia juga memeluk amel dari belakang
Namaun amel langsung berbalik dan memeluk albian seperti bantal guling
" kamu tu udah cantik , lucu dan menggemaskan , aku beruntung bisa memiliki kamu, selamat malam sayang" ucap albian yang mengecup kening amel, namun albian sangat ingin mencium bibir amel
" gak papa lah cicip sedikit , dia nya juga tidur , sayang aku boleh ya cium bibir kamu yang mengemas kan ini" ucap albian yang langsung mencium bibir amel dan melamut nya , albian memperdalam ciuman nya, tak lama ia pun melepas ciuman nya
" ah , kalau kaya gini aku bisa ke bablasan , manis banget sih bibir kamu sayang , kalau kamu tau aku mencium bibir kamu yang menggemaskan ini , pasti kamu akan menampar aku lagi " ucap albian mengecup sekilas bibir amel lalu ia tidur sambil memeluk amel
di pagi hari nya amel tengah meraba raba bantal guling nya amel merasa ada yang aneh dengan bantal guling nya, kenapa bantal guling nya tersara keras dan dingin, albian yang merasakan belaian amel pun tersenyum tipis tapi ia pura ura tudur
Amel pun perlahan membuka mata nya , ia masih memeluk albian dan tangan nya masih meraba raba dada bidang albian
" aaaaaa, apa yang kamu lakukan sama aku, kenapa kamu ada di kamar aku" teiak amel saat melihat albian yang ia peluk , amel langsung beranjak dari tidur nya , ia duduk sambil memegangi selimut
" sssttt, masih pagi amel jangan teriak teriak , apa kamu sudah lupa kalau aku suami kamu" ucap albian yang memejam kan mata nya lagi
" oh iya ya , kok aku bisa lupa " ucap amel sendiri, albian hanya tersenyum tipis mendengar ucapan amel
" eh , kenapa kamu tidur gak pakek baju " tanya amel dengan nada ketus nya
" gerah mel , aku juga udah terebiasa kalau tidur gak pernah pkek baju" ucap albian yang memang sudah terbiasa kalau tidur tidak pakai baju
" iii dasar gak maulu , ayo bangun cepet emang nya kamu gak sekolah" ucap amel pada albian
" ini hari minggu sayang , kalau kamu udah bangun sana cepet beresin baju kamu kita mau pindah ke apartemen aku" ucap albian yang masih menutup matanya
" apa pindah , gak aku gak mau pindah dari sini" ucap amel menolak
" kamu mau , kalau sampek bella tau kalau kamu nikah sama aku , dan bella berusaha untuk merebut aku dari kamu" ucap albian dengan santai , amel pun berfikir
' bener juga ya yang di katakan albian , kalau bella sampek tau , aku menikah dengan pujaan hati nya , apsti dia kan lebih musuhin aku , dan dia pasti akan cari gara gara terus sama aku' batin amel
" kamu masih mau di sini , ya udah , kita di sini aja gak usah pindah , tapi kamu juga harus siap untuk berantem terus sama bella untuk meperebut kan aku" ucap alian sambil tersenyum mejahili amel
" dih gr banget kamu , kalau kamu mau sama bella ya silah kan , aku bisa cari colok lain " ucap mael
" kalau kamu berani cari cowok lain aku akan mengahamili kamu saat ini juga " ucap abian yang langsung beranjak dari tidur nya dan duduk menatap amel dengan tajam
" eh gak gak , aku tadi cuma bercada kok ,a aku gak akan cari cowok lain , kan udah ada kamu" uacap amel ketakutan
" bagus , ini baru istri yang penurut" ucap albian sambil tersenyum dan langsung pergi menuju ke kemar mandi
" selamet selamt aku " ucap amel yang mengsung menuju ke lemari nya untuk memberes kan baju baju nya
" eh , aku baru inget kalai semalem aku , mimpi di ***** sama albian , dia beneran ***** aku gak ya , mau tanya tapi nanti dia kira aku ke gr an lagi" ucap amel bicara sendiri sambil menyusun baju bajunya ke koper
Ia tidak sadar kalau ada albian di belakang nya yang sedang tersenyum mendengarkan ucapan amel tadi
' jadi , kejadian semalem dia kira itu mimpi' batin albian
" mau aku bantu" tanya albian , amel terkejut saat mendengar suara albian
" kamu ngagetin aku aja , sejak kapan kamu di sana" ucap amel yang bukan nya menjawab pertanyaan albian malah ia bertanya balik
" baru aja , emang nya kenapa" tanya balik albian
" gak papa " jawab amel
" mau aku bantu gak nyusunun baju nya" ucap albian
" gak usah aku gak bawa baju banyak kok , nanti kapan kapan kalau aku main ke sini aku bawa lagi" ucap amel
" ya udah kalau gak mau di bantia' ucap albian yang langsung rebahan lagi di kasur sambil meain kan fonsel nya
" dih dasar gak peka " ucap amel dengan lirih
" gak peke gimana mel ,aku sudah menawari untuk membantu , kamu bilang gak usah , aku ahrus bagai mana sayang" ucap albian yang langsung beranjak dari tidur nya dan menghampiri amel dan memeluk amel dar belakang
" iii apaan sih kamu main peluk peluk aja" ucap amel ynag memberontak ingin melepas kan pelukan albian
" biarkan sebentar seperti ini sebentar sayang " ucp albian memohon
amel yang di panggil sayang dari deket pun langung pipinya memerah karena malu, ia membiarkan albian untuk memeluknya
" mel " panggil albian
" hem" jawab amel
" aku minta sama kamu , mulai sekarang ,kamu jangan dekat dekat dengan cowok lain selain aku , aku juga minta sama kamu untuk menjadikan perikahan ini seperti suami istri pada umum nya , kalau masalah nafkah aku akan memberikan nya , namun untuk nafkah batin , aku akan meminta nya di saat yang tepat nanti , aku tau kamu belum siap untuk melakukan itu , jadi mulai sekarang bersikp lah seperti suami istri pada umum nya ya sayang" ucap albian yang langsung membalik ken badan amel dan albian langsung mencium bibir amel dan memperalam ciuman itu, amel yang mendapatkan ciuman dari albian hanya terdiam , sebab ini adalah ciuman pertama nya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments