albian baru sampai di rumah nya, ia sudah di sambut oleh ibu nya
" dari mana kamu al ,kok jam segini baru pulang" tanya mama laura saat albian baru memasuki rumah
" aku abis minta restu ma , sama mommy dan dady" ucap albian
" kamu abis dari tempat sinta " tanya mama laura
" ya ma , mama dapet salam dari mommy " ucap albian menyampaikan salam dari orang tua angkat nya
" apa mereka nanti akan ke sini , saat kamu menikah nanti" tanya mama laura
" ya ma, kata nya mereka akan menghadiri acara pernikahan ku" ucap albian
" baik lah kalau mereka akan datang, mama akan menyiapkan hidangan yang sepesial untuk menyambut mereka" ucap mama laura yang sangat senang
" ya , terserah mama aja, oh ya ma papa mana" tanya albian
" papa mu ada di ruang kerja al , dia tadi juga menyuruh mu ke ruangan kerja nya " ucap mama laura
" baik ma , kalau begitu aku mau menemui papa dulu" ucap albian
" ya sana , papa mu sudah menunggu dari tadi" ucap mama laura
Albian pun langsung meninggal kan sang mama yang berada di ruang tamu, ia menuju ke ruang kerja papa nya
Tok.. Tok...
" masuk" ucap papa luis dari dalam ruangan, albian pun membuka pintu ruangan papa nya
" pa" panggil albian
" al , kamu sudah pulang , dari mana saja kamu" tanya papa luis
" aku menemui mom dan dady , pa" ucap albian
" kamu menemui mereka" tanya papa luis memastikan
" ya pa , mom dan dady menitip kan salam untuk mu" ucap albian
" dengan siapa kamu kesana al" tanya papa luis lagi
" aku di temani aska dan bima pa, oh ya aku mau bertanya bagai mana dengan permintaan aku semalam" tanya albian
" ya , itu lah yang ingin papa bicarakan sama kamu, papa sudah bicara pada ayah nya amel , beliau setuju saja , tapi untuk akad nikah nya ayah amel meminta di ramah nya " ucap papa luis
" apa papa menyetujuinya" tanya albian
" belum ,papa mau bertanya dulu dengan mu" ucap papa luis
" pa , bukan nya aku tidak mau akad di rumah nya orang tua amel , aku ingin menghindari kaka tiri nya amel , dia sangat menyukaiku , aku tidak mau kalau dia berbuat nekat untuk menyakiti amel , aku ingin dia tidak tau siapa suami amel pa" ucap albian
" apa selama ini kaka nya amel tidak berperilaku baik kepada amel" tanya papa luis yang penasaran
" iya pa, aku sering sekali melihat amel kesusahan dan parah nya amel juga pernah mendapat kekerasan dari kaka nya" ucap albian
" terus bagai mana cara kita ,agar kaka nya amel tidak tau kalau kamu suami amel" tanya papa luis
" begini saja pa , papa bujuk saja kalau akad nikah nya di rumah kita , dan masalah ibu dan kaka tiri nya amel , kita kasih uang saja untuk berbelanja , agar mereka tidak bisa menghadiri acara pernikahan aku dan amel" ucap albian
" tapi bagai mana cara nya ,papa amel pasti akan mengjakmereka mereka untuk hadir di acara kamu nanti" tanya papa luis
" begini pa , papa temui saja ibu dan kaka nya amel secara pribadi , papa bilang kalau papa yang akan di nikah kan dengan amel , dan papa berikan mereka tiket liburan sebagai hadiah dan sejumlah uang , dan tiket keberangkatan itu tepat saat hari pernikahan aku dan amel" ucap albian memberi ide
" bagai mana , kalau mereka nanti cerita sama suami nya" ucap papa luis lagi
" aku jamin mereka tidak akan cerita kepada , papa nya amel , dan mereka pasti berbagai cara agar mereka bisa pergi liburan gratis dari papa " ucap albian dengan yakin nya
" baik lah , kalau menurut mu itu akan berhasil , akan papa lakukan " ucap papa luis
" baik lah , kalau begitu , aku ke kamar dulu ya pa" ucap albian pamit
" ya ,papa juga mau langsung menghubungi papa amel dan papa juga meu menghubungi ibu dan kaka tiri amel" ucap papa luis
" baik lah pa" ucap albian yang langsung meninggalkan ruangan papa nya ia menuju ke kamar nya
*****
di rumah amel mama ros , mama tiri dari amel sedang bahagian ia langsung menuju ke kamar anak kesayangan nya
" bella, mama ada kabar gembira buat kita" ucap mama ros
" kabar gembira apa sih ma, sampek masuk kamar aku langsung nyelonong aja" ucap bella yang lagi rebahan di atas kasur sambil memainkan fonsel nya
" mama tadi dapat telfon dari calon nya amel, ternyata calon nya amel udah tua , dan dia ngasih tiket liburan ke singapure untuk kita berdua , dan kita juga di berikan uang seratus juta untuk kita liburan" ucap mama ros dengan senang
" yang bener ma " tanya bella memastikan
" iya sayang tapi dia saat membeli kan tiket nya tidak melihat tanggal nya, tanggal nya jatuh saat amel nikah " ucap mama ros
" gak masalah ma , kita gak menghadiri acara nya amel lagian juga paling acara nya sangat membosankan , mendingan kita jalan jalan" ucap bella dengan gembira
" tapi mama bingung, bagai mana cara nya izin sama papa kamu" ucap mama ros
" mama tenang aja , kita bilang aja nenek lagi sakit dan meminta kita untuk pulang dulu , jadi kan papa gak mungkin kalau gak mengizinkan kita pergi" ucap bella
" kamu pinter sekali sih , baik lah nanti mama akan bicara pada papa , dan kamu segera siap siap , kita akan berangkat besok pagi " ucap mama ros
" ok mama ku sayang " ucap bella dengan gembira
Mama ros langsung meninggalkan kamar anak nya ia menuju ke ruang kerja suami nya
" pa" panggil mama ros
" ya ma, masuk ma" ucap papa diki yang masih mengerjakan pekerjaan nya
" pa , mama mau minta izin sama papa , tadi ibu telfon katanya beliau sakit , dan meminta aku dan bella untuk pulang" ucap mama ros berbohong
" memang nya kapan kamu akan pulang ma" tanya papa diki
" besok pagi pa rencananya" ucap mama ros yang berekting sedih
" apa harus besok pagi ma ,besok malam nya itu akad nya amel " ucap papa diki
" maaf pa , bukan nya aku gak mau menghadiri pernikahan amel tapi ibu meminta ku pulang secepat nya" ucap mama ros dengan raut sedih nya
" baik lah kalau begitu, silahkan mama pergi sama bella , bilang sama ibu kalau aku gak bisa menganter kamu ke sana " ucap papa diki
' yes , liburan' batin mama ros kegirangan mendapat izin dari papa diki
" iya pa gak papa , tadi aku juga sudah bilang sama ibu kalau kamu gak bisa anterin aku pulang" ucap mama ros yang masih menjalan kan ekting nya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
Sinting
btw ponsel y bukan "fonsel"
2024-09-03
0