" ya albian gak akan marah lah , malah dia seneng melakukan itu" bisik bima pada aska
" oh gitu, eh tapi , apa al gak nyadar dia itu siapa dan amel siap" tanya ya bingung
" itu biarkan menjadi urusan nya , kita hanya di tugas kan untuk mendampingi nya" jawab bima yang langsung menuju ke bangku ya yang ada di belakang albian dan amel
Albian memberikan kertas yang ada tulisan nya kepada amel, amel langsung membuka nya dengan kesal
"Gak usah cemberut terus nanti aku cium lagi " isi surat itu, amel langsung melemparkan surat itu ke arah albian
" kamu gak usah kurang ajar ya sama aku, aku udah punya calon suami , jadi jangan ganggu aku atau pun kurang ajar sama aku , atau aku akan mengadukan kamu pada calon suami aku" ancam amel
' aku calon suami kamu amel ' batin albian sambil tersenyum
" aku gak takut sama calon suami kamu" ucap albian dengan senyuman
" beneran ya aku aduin kamu sama dia , biar kamu di hajar sama dia " ucap amel dengan senyum sinis
" silahkan , aku gak takut" tantang albian dengan tertawa dalam hati nya
' duh gimana ni , apa aku harus minta bantuan sama pria itu , untuk mengajar pria tak tau malu ini' batin amel
" kenapa diam, cepet aduin sama calon suami kamu kalau aku tadi nyium kamu" tantang albian
Amel langsung mengeluarkan henfon nya, ia sedikit ragu ingin menelfon pria semalam
" kenapa" tanya albian kepada amel ia tersenyum puas melihat amel kebingungan
" dia lagi sibuk kerja , nanti aja aku menghubungi nya" ucap amel ynag tak jadi menghubungi pria semalam
"alasan" jawab albian dengan singkat
" awas ya nanti aku beneran akan mengadukan mu kepada nya ,jangan salah kan aku kalau muka kamu yang mulus itu akan bonyok oleh nya" ucap amel dengan tersenyum
" baik lah akan aku tunggu , kedatangan calon suami mu itu , untuk melawan ku" ucap albian dengan tersenyum tipis
Tak lama bel masuk sekolah, semua siswa masuk ke kelas nya masing masing, tak lama guru mata pelajaran yang mengajar di kelas pun memasuki kelas untuk menjelas kan materi pelajaran
Setelah dua jam belajar bel istirahat pun berbunyi , para siswa bersorak ria mendengar bel istirahat, paa siswa berhamburan menuju ke kentin untuk mengisi perut mereka
" amel , ya ampun aku gak nyangka banget kamu seberani itu sama al" ucap lisa yang langsung menghampiri amel saat albian cs sudah keluar
" iya mel , kalau aku udah kelepek kelepek deh di cium sama al" ucap olivia dengan senyam senyum sendiri membayang kan kalau diri nya yang di cium sama al tadi
" dah lah gak usah di bahas lagi masalah itu , males aku jadi ya" ucap amel yang enggan mengingat kejadian tadi
pelak...
Tiba tiba bella menampar amel dengan keras , sehingga pipi amel memerah, amel langsung memegangi bekas tamparan bella
" hey ,apa apaan kamu ini bel, datang datang langsung menampar orang sembarangan" ucap lisa yang mendorong bahu bella
" gak usah ikut campur deh kamu< ini urusan aku sama dia" bela sambil membalas mendorong bahu lisa
" ada apa bel , kenapa kamu nampar aku , apa salah aku ama kamu" tanya amel yang bingung kenapa kaka tiri nya tiba tiba menampar diri nya
" kamu gak usah ke gatelan deh jadi cwek , kamu sengaja kan menggoda albian agar dia mau mau mencium kamu , dan menyuruh kamu duduk di sini" ucap bella dengan penuh emosi
Bella tau dari para siswa lain yang sedang menggosipi kalau amel tadi di cium sama albian
" gak bel , aku gak pernah menggoda albian " amel berkata juju
" gak usah munafik deh kamu , ingan amel kamu itu sudah di jodoh kan , jadi jangan coba coba kamu merayu albian " ucap bella dengan keras , ia sengaja mengeras kan suara nya agar mereka tau kalau amel sudah di jodoh kan
" awas ya kalau kamu berani , menggoda albian lagi akan ku adukan kepada calon suami mu itu" ancam bella yang langsung meninggalkan amel dan teman teman nya
" mel , apa bener yang di katakan bella" tanya lisa
" iya aku sudah di jodoh kan oleh papa ku" ucap amel jujur
" kenapa kamu gak cerita sama kita mel , kalau kamu mau di jodoh kan " tanya olivia
" aku juga baru tau semalem , sebenernya aku juga mau cerita sama kalian , tapi belum sempat aku cerita , bella udah mengatakan nya" ucap mel sambil menunduk kan kepala nya
Lisa dan oliv pun langsung memeluk sahabat nya
" kamu yang sabar ya mel , aku yakin pasti papa kamu mau yang terbaik untuk anak nya" ucap lisa
" oh ya mel , kamu kan mau di jodoh kan , apa kamu pernah bertemu dengan nya" tanya oliv
" belum liv , tapi dia semalem nelfon aku , dan dia bilang kalau mau nikahin aku malam minggu nanti" ucap amel sambil berbisik
" what..." teriak oliv terkejut, lisa langsung menutup mulut olivia
"iii oliv gak usah teriak teriak nanti semua orang pada denger, meskipun aku udah menikah nanti aku masih akan sekolah, jadi jangan sampai orang lain tau" ucap amel
" tau ni oliv , mulut nya gak bisa di jaga" ucap lisa
" hehe sorry , aku kan tadi kaget " ucap oliv sambil cengengesan
" aku minta tolong ya jangan sampai ada orang lain tau , cuma kalian yang aku kasih tau" ucap amel memohon
"kamu tenang aja , kami bisa kok jaga rahasia" ucap lisa
" kalau beneran kamu nikah malam minggu , kita di undang gak" tanya olivia
" pasti dong , aku akan meminta papa ku untuk mengundang kalian" ucap amel
" kami pasti akan datang , kamu kirim aja alamat nya ok" ucap lisa
" ok" jawab amel
****
Di tempat lain albian dan teman teman nya kini sedang berada di atas gedung tempat daerah kekuasaan mereka
" al , kamu beneran suka sama amel" tanya bima
" ya , malam minggu ini aku mau menikahi nya" ucap albian
" apa , kamu mau menikahinya" tanya bima yang terkejut
" ya" jawab albian dengan santai
" al , apa kamu gak mikir kita siapa dan dia siapa," ucap bima mengingat kan
" ya aku tau , tapi rasa cinta aku sama dia gak bisa aku tahan lagi , aku juga gak mau hidup seperti ini " ucap ablian dengan kesal
" kalau kamu, gak di jadikan seorang vampir , kamu udah mati al , jadi bersyukur lah kalu kamu saat ini masih hidup" ucap bima mengingat kan albian
" tapi aku sangat mencintai dia , aku gak mau kehilangan dia , ini adalah satu kesempatan aku untuk memiliki nya" ucap albian
" baik lah kalau itu sudah menjadi keputusan mu , aku cuma memberi tahu pada mu , kalau dia tidak bisa menerima keadaan mu seperti ini , jangan benci diri mu yang sekarang" ucap bima
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
Sinting
semangat thor
2024-09-03
0