sepulang sekolah amel langsung pulang kerumah nya , setelah sampai di rumah ia langsung memasuki kamar nya untuk beristirahat
Tok... Tok...
Seseorang mengetuk pintu kamar amel, amel segera bangkit dari tiduran nya dan membuka kan pintu
" ada apa bik" tanya amel saat pintu sudah terbuka
" non di panggil sama bapak " bik sum pembantu di rumah amel
" iya bi , nanti aku ke bawah" ucap amel yang langsung masuk kembali dalam kamar nya untuk berganti pakaian , setelah selesai ia langsung keluar dari kamar nya menuju ruang keluarga , disana sudah ada bella,ross ibu tiri nya dan diki ayah nya
" pa , kok tumben jam segini udah pulang" tanya amel saat sampai di ruang keluarga
" kebetulan di kantor papa sedang tidak terlalu banyak kerjaan mel" jawab papa diki
" papa kata nya tadi mau ngomong , emang nya mau ngomong apa sih pa" tanya bella yang sudah penasaran
" iya pa , kita semu sudah berkumpul semua ni" ujar ross mama tiri amel
" begini , sebenarnya dulu papa sama sahabat papa pernah berjanji , kalau kami memiliki anak yang berlawanan jenis , kami akan menjodohkan nya ketika merek dewasa, tadi papa bertemu dengan nya kau beliau mau mempercepat perjodohan ini, papa harap salah satu dari kalian ada yang mau " papa diki memberi tahu
" aku gak mau pa , aku masih mau sekolah , aku mau mengejar impian ku dulu" bella langsung menolak perjodohan itu
" bener pa , bella mau menggapai impian nya terlebih dahulu , gimana kalau kamu aja mel" ucap ross
Amel hanya terdiam ia tak bisa menjawab apa apa, kalau ia menolak ia takut papa nya akan sedih , tapi jika ia menerima nya bagai mana dengan sekolah nya
" mel , bella tidak mau , cuma kamu harapan papa nak , apa kamu juga akan menolak perjodohan ini" papa diki dengan raut wajah sedih
" aa- aku mau pa " jawab amel dengan ragu ragu
' yes , dengan begini aku gak ada saingan lagi buat dapetin albian' batin bella dengan gembira
" benarkah nak "tanya papa diki memastikan
" ia pa , tapi apa aku masih bisa bersekolah pa" tanya amel
" kamu tenang aja sayang ,nanti papa akan bicara pada teman papa"jawab papa diki dengan gembira
" amel ke kamar dulu ya pa , mau ngerjain tugas" pamit amel pada papa nya
" ia sayang" ucap papa diki pada amel , amel langsung beranjak dari duduk nya dan langsung pergi menuju kamar nya
" pa , siapa sih yang mau di jodohin sama amel " tanya ross
" anak nya luis yang pertaman" jawab papa diki
" apa papa pernah bertemu dengan nya" tanya bella yang penasaran
" papa sih belum pernah bertemu dengan nya, yang papa tau kalau dia sama usia nya seperti kalian" ujar papa diki
*****
Di tempat lain albian baru sampa di rumah orang tuanya , di ruang tamu ternyata ia sudah di tunggu oleh papa nya
" al , dari mana saja kamu jam segini baru pulang" tanya papa luis pada albian saat albian baru masuk rumah
" main pa " jawab singkat albian
" duduk sini al , ada yang ingin papa bicarakan sama kamu" tutur papa luis pada albian , albian pun langsung duduk di samping papa nya
" al , kamu tau kan kalau kamu anak papa satu satu nya yang laki laki" ucap papa luis pada albian'
" ya pa" jawab albian
" kamu tau kan al , adat keluarga kita untuk memimpin perusahaan" ucap papa luis lagi
" harus sudah menikah" jawab albian dengan tepat , ya adat keluarga papa luis memang seperti itu , kalau tidak maka saat papa luis meninggal perusahaan akan di berikan kepada keluarga yang lain nya yang telah menikah, kalau anak papa luis belum ada yang menikah
" tepat sekali , al papa dulu pernah berjanji sama sahabat papa , kalau kami memiliki anak yang berlawanan jenis kelamin nya , makan kami akan menjodohkan nya, tadi papa sudah bertemu dengan nya dan tenyata dia memiliki anak perempuan , jadi papa ingin janji kami dulu akan di laksanakan dalam waktu dekat ini" jelas papa luis
" jadi maksud papa , papa mau menjodohkan aku dengan anak sahabat papa itu" tanya albian memastikan
" iya al, papa takut suatu saat nanti papa sudah tidak ada dan kamu belum menikah , kalian akan hidup menderita , kamu tau sendiri kan bagai mana serakah nya keluarga papa, ini foto gadis yang akan di jodoh kan sama kamu ,papa tidak akan memaksakan kamu , kalau kamu tidak mau dengan gadis itu maka papa akan mencarikan lang lain , yang sesuai dengan keinginan kamu" jelas papa luis sambil mengeluarkan selembar foto seorang gadis cantik
Albian pun mengambil foto itu dan melihat nya , alangkah terkejut nya dia kalau gadis yang akan di jodoh kan dengan nya itu gadis yang selama ini ia sukai secara diam
" baik lah aku mau menikah dengan gadis ini , tapi dengan satu syarat" pinta albian
" apa syarat nya " tanya papa luis penasaran
" yang pertama, jangan pertemukan kami sebelum kami menikah , yang kedua aku ingin pernikahan ini di rahasiakan dan hanya di hadiri oleh ayah dari membelai wanita dan dari kita hanya kita serumah saja , yang ketiga nikah nya di apartemen aku saja dan yang ke empat , kami akan langsung tinggal di apartemen " albian bicara panjang lebar
"kalau dari yang satu sampai ke tiga , papa gak masalah , tapi kalau yang ke empat, papa gak yakin mama mu akan setuju" jawab papa luis
" kalau masalah mama , nanti aku yang akan bicara dengan mama" ucap albian
" baik lah , jadi kamu mau dengan anak sahabat papa " tanya papa luis memastikan lagi
" iya pa , dia teman sekelas ku" jawab albian
" benarkah al" tanya papa luis lagi
" iya pa , tapi papa diam saja , jangan bilang apa apa pada teman papa itu" pinta albian
" baik lah , kamu tenang saja" ucap papa lius sambil tersenyum
" kalian lagi ngomongin apa sih kok serius sekali" tanya mama laura yang baru datang menghampiri anak dan suami nya
" kami membicarakan masalah perjodohan itu ma" jawab papa luis
" terus bagai mana , kamu mau kan al , mama udah liat foto nya tadi , anak nya cantik dan kelihatan nya dia sangat baik " ucap mama laura
" al, udah tau ma , anak sahabat papa itu ternyata teman satu kelas nya albian" papa laura memberitahu
" yang bener sayang" tanya mama laura memastikan
" ia ma , tapi mama diam aja ya , biar ini nanti jadi kejutan buat dia" albian sambil tersenyum membayangkan raut wajah nya saat terkejut
" duh ini belum apa apa udah senyum senyum sendiri sih, hey al ,jangan membayangkan yang tidak tidak ya" tegus sang mama
" gak kok ma, aku ke kamar dulu ya ma mau ngerjain tugas " pamit albian langsung menuju ke kamar nya sambil membawa foto amel
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments