04

sepulang sekolah amel langsung pulang kerumah nya , setelah sampai di rumah ia langsung memasuki kamar nya untuk beristirahat

Tok... Tok...

Seseorang mengetuk pintu kamar amel, amel segera bangkit dari tiduran nya dan membuka kan pintu

" ada apa bik" tanya amel saat pintu sudah terbuka

" non di panggil sama bapak " bik sum pembantu di rumah amel

" iya bi , nanti aku ke bawah" ucap amel yang langsung masuk kembali dalam kamar nya untuk berganti pakaian , setelah selesai ia langsung keluar dari kamar nya menuju ruang keluarga , disana sudah ada bella,ross ibu tiri nya dan diki ayah nya

" pa , kok tumben jam segini udah pulang" tanya amel saat sampai di ruang keluarga

" kebetulan di kantor papa sedang tidak terlalu banyak kerjaan mel" jawab papa diki

" papa kata nya tadi mau ngomong , emang nya mau ngomong apa sih pa" tanya bella yang sudah penasaran

" iya pa , kita semu sudah berkumpul semua ni" ujar ross mama tiri amel

" begini , sebenarnya dulu papa sama sahabat papa pernah berjanji , kalau kami memiliki anak yang berlawanan jenis , kami akan menjodohkan nya ketika merek dewasa, tadi papa bertemu dengan nya kau beliau mau mempercepat perjodohan ini, papa harap salah satu dari kalian ada yang mau " papa diki memberi tahu

" aku gak mau pa , aku masih mau sekolah , aku mau mengejar impian ku dulu" bella langsung menolak perjodohan itu

" bener pa , bella mau menggapai impian nya terlebih dahulu , gimana kalau kamu aja mel" ucap ross

Amel hanya terdiam ia tak bisa menjawab apa apa, kalau ia menolak ia takut papa nya akan sedih , tapi jika ia menerima nya bagai mana dengan sekolah nya

" mel , bella tidak mau , cuma kamu harapan papa nak , apa kamu juga akan menolak perjodohan ini" papa diki dengan raut wajah sedih

" aa- aku mau pa " jawab amel dengan ragu ragu

' yes , dengan begini aku gak ada saingan lagi buat dapetin albian' batin bella dengan gembira

" benarkah nak "tanya papa diki memastikan

" ia pa , tapi apa aku masih bisa bersekolah pa" tanya amel

" kamu tenang aja sayang ,nanti papa akan bicara pada teman papa"jawab papa diki dengan gembira

" amel ke kamar dulu ya pa , mau ngerjain tugas" pamit amel pada papa nya

" ia sayang" ucap papa diki pada amel , amel langsung beranjak dari duduk nya dan langsung pergi menuju kamar nya

" pa , siapa sih yang mau di jodohin sama amel " tanya ross

" anak nya luis yang pertaman" jawab papa diki

" apa papa pernah bertemu dengan nya" tanya bella yang penasaran

" papa sih belum pernah bertemu dengan nya, yang papa tau kalau dia sama usia nya seperti kalian" ujar papa diki

*****

Di tempat lain albian baru sampa di rumah orang tuanya , di ruang tamu ternyata ia sudah di tunggu oleh papa nya

" al , dari mana saja kamu jam segini baru pulang" tanya papa luis pada albian saat albian baru masuk rumah

" main pa " jawab singkat albian

" duduk sini al , ada yang ingin papa bicarakan sama kamu" tutur papa luis pada albian , albian pun langsung duduk di samping papa nya

" al , kamu tau kan kalau kamu anak papa satu satu nya yang laki laki" ucap papa luis pada albian'

" ya pa" jawab albian

" kamu tau kan al , adat keluarga kita untuk memimpin perusahaan" ucap papa luis lagi

" harus sudah menikah" jawab albian dengan tepat , ya adat keluarga papa luis memang seperti itu , kalau tidak maka saat papa luis meninggal perusahaan akan di berikan kepada keluarga yang lain nya yang telah menikah, kalau anak papa luis belum ada yang menikah

" tepat sekali , al papa dulu pernah berjanji sama sahabat papa , kalau kami memiliki anak yang berlawanan jenis kelamin nya , makan kami akan menjodohkan nya, tadi papa sudah bertemu dengan nya dan tenyata dia memiliki anak perempuan , jadi papa ingin janji kami dulu akan di laksanakan dalam waktu dekat ini" jelas papa luis

" jadi maksud papa , papa mau menjodohkan aku dengan anak sahabat papa itu" tanya albian memastikan

" iya al, papa takut suatu saat nanti papa sudah tidak ada dan kamu belum menikah , kalian akan hidup menderita , kamu tau sendiri kan bagai mana serakah nya keluarga papa, ini foto gadis yang akan di jodoh kan sama kamu ,papa tidak akan memaksakan kamu , kalau kamu tidak mau dengan gadis itu maka papa akan mencarikan lang lain , yang sesuai dengan keinginan kamu" jelas papa luis sambil mengeluarkan selembar foto seorang gadis cantik

Albian pun mengambil foto itu dan melihat nya , alangkah terkejut nya dia kalau gadis yang akan di jodoh kan dengan nya itu gadis yang selama ini ia sukai secara diam

" baik lah aku mau menikah dengan gadis ini , tapi dengan satu syarat" pinta albian

" apa syarat nya " tanya papa luis penasaran

" yang pertama, jangan pertemukan kami sebelum kami menikah , yang kedua aku ingin pernikahan ini di rahasiakan dan hanya di hadiri oleh ayah dari membelai wanita dan dari kita hanya kita serumah saja , yang ketiga nikah nya di apartemen aku saja dan yang ke empat , kami akan langsung tinggal di apartemen " albian bicara panjang lebar

"kalau dari yang satu sampai ke tiga , papa gak masalah , tapi kalau yang ke empat, papa gak yakin mama mu akan setuju" jawab papa luis

" kalau masalah mama , nanti aku yang akan bicara dengan mama" ucap albian

" baik lah , jadi kamu mau dengan anak sahabat papa " tanya papa luis memastikan lagi

" iya pa , dia teman sekelas ku" jawab albian

" benarkah al" tanya papa luis lagi

" iya pa , tapi papa diam saja , jangan bilang apa apa pada teman papa itu" pinta albian

" baik lah , kamu tenang saja" ucap papa lius sambil tersenyum

" kalian lagi ngomongin apa sih kok serius sekali" tanya mama laura yang baru datang menghampiri anak dan suami nya

" kami membicarakan masalah perjodohan itu ma" jawab papa luis

" terus bagai mana , kamu mau kan al , mama udah liat foto nya tadi , anak nya cantik dan kelihatan nya dia sangat baik " ucap mama laura

" al, udah tau ma , anak sahabat papa itu ternyata teman satu kelas nya albian" papa laura memberitahu

" yang bener sayang" tanya mama laura memastikan

" ia ma , tapi mama diam aja ya , biar ini nanti jadi kejutan buat dia" albian sambil tersenyum membayangkan raut wajah nya saat terkejut

" duh ini belum apa apa udah senyum senyum sendiri sih, hey al ,jangan membayangkan yang tidak tidak ya" tegus sang mama

" gak kok ma, aku ke kamar dulu ya ma mau ngerjain tugas " pamit albian langsung menuju ke kamar nya sambil membawa foto amel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!