semua orag terkejut mendengar ucapan pak budi , terutama amel yang tak menyangka kalau diri nya di suruh duduk sebangku, bersama dengan manusia tercuek dan terdingin di kelas nya.
" pak , saya aja yang duduk bersama albian" bella menawarkan diri ya
" kalau kamu yang duduk bersama albian , bisa bisa albian nambah jelek nilai nya, ayo amel kamu pindah sekarang" tutur pak budi, yang membuat bella sangat kesal
Amel pun memasuk kan buku nya ke dalam tas , untuk bersiap siap pindah tempat duduk
" mel, kamu bisa deket sama pangeran Es" bisik lisa pada amel
" yah , kalau amel pindah tempat duduk , aku gak ada yang lagi nyontekin dong" ujar oliv
" kan ada lisa , aku pindah dulu ya , lis kamu pindah duduk sama oliv " pinta amel , dan diangguki oleh lisa
" menang banyak kamu ya, al" bisik bima, albian hanya tersenyum tipis tanpa menjawab ucapan bima
Amel langsung duduk di bangku sebelah albian dengan rasa takut takut , namun ia berusaha tenang dan biasa aja, berbeda dengan albian ia merasa senang bisa duduk bersama wanita yang selama ini ia sukai secara diam
Bella sangat kesal dan hal itu membuat nya nambah membenci amel
" awas aja kamu amel , aku akan memberi mu pelajaran" Bella sambil mengepal kan tangan nya yang melihat amel duduk di sebelah albian
pelajaran pun di mulai, para siswa dan siswi yang ada di kelas itu pun belajar dengan serius , mereka mendengar kan penjelasan materi dari guru
" ada, pertanyaan untuk materi kali ini" tanya pak budi pada para siswa yang ada di dalam kelas , namun tidak ada yang bertanya
" baik lah, kalau tidak ada yang bertanya , silahkan kerjakan halaman 210 , selesai kan hari ini juga , kalian bisa bekerja sama dengan teman sebangku " perintah pak Budi, dan di patuhi oleh seluruh siswa
Amel mengarjakan soal soal yang ada di buku dengan teliti , sesekali ia melirik ke arah albian yang hanya duduk santai sambil memainkan pena nya
" kamu gak ngerjain tugas nya" tanya amel pada albian, ia memberanikan diri nya uuntuk bertanya
" gak ngerti" jawab albian dengan singkat, amel menghela nafas nya mendengar ucapan albian
" kalau gak ngerti , kenapa tadi gak bertanya" ujar amel , albian langsung melihat ke arah amel
" males" jawab albian singkat , yang masih mengamati raut wajah amel
' pantesan nilai nya selalu jelek , serba males' batin amel mengumpat albian, albian yang mendengar umpatan amel dalam hati nya pun tersenyum tipis , namun hanya dia yang menyadari nya
" mau aku jelaskan lagi supaya kau mengerti" tawar amel pada albian , ia menawar kan untuk menjelas kan ke pada albian karena ia di minta untuk mengajari albian
Albian hanya menggeser kan tempat duduk nya mendekati amel, hal itu membuat amel terkejut
" kamu mau apa" tanya amel waspada
" kata nya kamu mau ngajarin aku" jawab albian dengan santai nya
"ya tapi kan gak usah sedekat ini juga " protes amel
" biar aku ngerti ,kalau aku jauh gak bakalan ngarti" tutur albian yang sebenernya hanya alasan nya saja untuk bisa berdekatan dengan amel
bima hanya tersenyum tipis melihat albian modus' amel
' dasar vampir modus' batin bima
Amel pun mulai menjelas kan materi yang di jelas kan oleh pak budi kepada albian , albian hanya memandangi wajah amel dari dekat tanpa mendengarkan penjelasan dari amel
" apa , kamu sudah mengerti" tanya amel pada albian yang terus mengamati nya sedari tadi
" terimakasih " ucap albian sambil tersenyum ke arah amel, sontak hal itu membuat amel tar pana , akan ke tampanan albian saat tersenyum , sebeb amel selama satu kelas dengan nya tidak pernah melihat albian senyum
'ternyata ganteng juga kalau dia tersenyum' batin amel saat melihat senyum albian, albian yang mendengar amel memuji nya hanya tersenyum tipis tanpa ada yang menyadari nya
" aku ganteng ya " ucap albian , yang membuat amel terkejut
" siapa yang bilang kamu ganteng" jawab amel dengan nada ketus ' kok dia bisa tau kalau aku bilang dia ganteng' batin amel yang menutupi rasa malu nya
" kamu duduk di sini aja , jangan pendah lagi" pinta albian pada amel
" maaf ya, aku cuma pindah ke sini saat pelajaran pak budi saja"jawab amel tanpa melihat ke arah albian
Albian terdiam setelah mendengar ucapan amel yang menolak dudu dengan nya, sedangkan amel masih foku mengerjakan tugas dari pak budi
" kamu gak negerjain tugas nya" tanya amel pada ablian yang hanya melamun saja
" dia minta di contekin mel" jawab bima yang ada di belakang nya, amel pun langsung menoleh ke arah bima , setelah itu dia melihat lagi ke arah albian
" nih " amel menyerah kan buku nya untuk albian conteki
Albian langsung tersenyum mengambil buku amel dan langsung menyalin jawaban ke buku nya
" bilang aja mau nyontek , aku kan gak susah susah ngejelasin panjang lebar tadi" gerutu amel dengan pelan, namun masih trrdengar oleh albian
" ikhlas gak" tanya albian pada amel
" apa nya" tanya balik amel yang tak mengerti dengan albian
" kamu ngasih jawaban sama aku , ikhlas gak" albian mengulang pertanyaan nya
" ikhlas , buruan bentar lagi jam pak budi abis" ucap amel ,dengan cepat albian menyalin jawaban ke buku nya
" nih , makasih" albian mengembalikan buku amel, amel sangat terkejut padahal albian baru beberapa detik menyalin jawaban namun sudah selesai
" kamu udah selesai " tanya amel yang seolah oleh tak percaya
albian hanya mengangguk kan kepalanya, amel langsung merebut buku albian utuk memastikan kalau albian bener bener sudah menyalin jawaban nya
Alangkah terkejut nya amel saat melihat buku albian , ternyata albian telah selesai menyalin jawaban yang lumayan banyak itu
" kenapa" tanya albian yang tersenyum dalam hati nya , melihat raut kebingungan dari wajah amel
" gak papa " ucap amel yang langsung menyerah kan buku albian
' kapan dia nulis nya, perasaan dia dari tadi hanya bersantai satai aja ' batin amel yang masih ke heranan
" al " panggil bima
"Hem" jawab albian yang langsung menoleh ke arah bima, seakan iya mengerti kenapa bima memanggil nya
' kamu menggunakan kekuatan mu' tanya bima lewat tatapan mata nya kepada albian
' ya ' jawab albian singkat
' kamu jangan gila al, nanti dia curiga gimana , ingat kita di sini sedang menjalan kan misi , selain kita mengikuti aktifitas kita sebagai manusia' tutur bima pada albian
' ya aku tau' jawab albian dengan santai
" kalian ini ngomong gak ngajak ngajak aku" ucap aska yang melihat albian dan bima berbicara lewat tatapan mata
" kepo " jawab bima pada aska
" ah kalian mah gitu , selalu aja main rahasia rahasiaan terus" kesal aska pada albian dan bima
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
Laksana mutiara🥀
'Bima' namanya seperti di novel kakak yang aku sukai yaitu 'aku selingkuhan suamiku' 😂😊
2023-03-05
1